Format Teks
Paragraf & Spasi
Line Spacing
List
Bullets Library
Number Library
Font
Sisipkan
Hapus
Border Sel
Shading Sel
Aksi
Modul Ajar

IDENTITAS MODUL

Nama Guru : Didik Sadi, S.Pd.
Mata Pelajaran : Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA)
Kelas / Fase : Kelas V / C
Semester / Tahun Pelajaran : Ganjil / 2026/2027
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 Pertemuan)
Materi / Topik : Eksplorasi Teknologi Digital di Lingkungan
Elemen Capaian Pembelajaran : Berpikir Komputasional dan Sistem Komputer
Model Pembelajaran : Field Study / Outdoor Learning
Pendekatan Pembelajaran : Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
Integrasi Lokal dan Diferensiasi : Diferensiasi Benda Konkret (Jam Analog & Digital) dan Kearifan Lokal (Alat Tradisional Mekanis vs Mesin Digital)

ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN

Kesiapan Belajar Peserta Didik

Peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom menunjukkan karakteristik pembelajar aktif yang sangat responsif terhadap stimulasi visual. Penguasaan konsep awal terkait perbedaan sistem kerja analog/mekanis dengan sistem digital masih terbatas. Sebagian besar peserta didik terbiasa menggunakan perangkat digital (seperti telepon pintar), namun belum memahami konsep mendasar mengenai struktur sistem komputer, alur pemrosesan data (Input-Process-Output), serta bahaya keterpaparan data pribadi.

Pemetaan Kebutuhan Belajar

  1. Gaya Belajar Visual dan Kinestetik: Membutuhkan pengamatan langsung di luar kelas (Field Study) serta manipulasi benda konkret (jam dinding analog, jam tangan digital, alat penumbuk padi/lesung, dan mesin digital).
  2. Pemahaman Konseptual: Diperlukan jembatan konseptual dari benda konkret mekanis/tradisional menuju abstraksi sistem digital dan alur Input-Process-Output (IPO).

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Memahami konsep dasar teknologi digital, membedakan perangkat keras dan perangkat lunak komputer, memahami alur kerja masukan-proses-luaran (Input-Process-Output/IPO), serta menerapkan prinsip keamanan informasi pribadi.

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan observasi lapangan (Field Study), peserta didik mampu membedakan karakteristik teknologi analog/mekanis tradisional dengan teknologi digital secara tepat.
  2. Melalui eksplorasi benda konkret (jam analog dan jam digital), peserta didik dapat mengidentifikasi komponen perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) atau mekanik internal dengan benar.
  3. Melalui diskusi kelompok dan pengamatan proses kerja alat lokal, peserta didik mampu menguraikan alur kerja Masukan-Proses-Luaran (Input-Process-Output) pada sistem teknologi minimal dua contoh alat di lingkungan sekolah.
  4. Melalui studi kasus kontekstual, peserta didik mampu menentukan minimal tiga langkah preventif dalam menjaga keamanan informasi pribadi saat mengoperasikan perangkat digital.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Teknologi digital diciptakan untuk mempermudah pekerjaan manusia melalui otomatisasi berbasis pemrosesan data (IPO). Memahami perbedaan antara sistem mekanis tradisional dan sistem digital membantu kita menjadi pengguna teknologi yang kritis, bijak, dan mampu menjaga keamanan data diri di dunia digital.

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa jam dinding analog menggunakan jarum dan roda gigi untuk menunjukkan waktu, sedangkan jam tangan digital menggunakan angka di layar?
  2. Apa bedanya menumbuk padi menggunakan lesung tradisional dengan menggunakan mesin penggiling padi modern?
  3. Jika alat digital bisa mengolah data dengan cepat, apakah aman jika kita memasukkan nama lengkap, alamat, dan foto diri ke dalam aplikasi tersebut secara sembarangan?

PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN

Profil Pelajar Pancasila

  1. Bernalar Kritis: Menganalisis perbedaan cara kerja alat mekanis dan alat digital serta menganalisis alur masukan-proses-luaran.
  2. Gotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok saat melakukan studi lapangan di lingkungan sekolah dan sekitarnya.
  3. Mandiri: Mengemukakan pendapat dan menyelesaikan tugas observasi individu pada LKPD.

Kompetensi Abad 21 (4C)

  1. Critical Thinking: Menganalisis alur kerja masukan, proses, dan luaran dari teknologi lokal serta digital.
  2. Collaboration: Berbagi peran dalam melakukan pengamatan outdoor.
  3. Communication: Menyampaikan hasil temuan lapangan di depan kelas.
  4. Creativity: Menghubungkan prinsip alat tradisional mekanis dengan logika pemrosesan koding modern.

MATERI PEMBELAJARAN

Konsep Teknologi Analog/Mekanis vs Digital

Teknologi analog/mekanis bekerja berdasarkan gerakan fisik, tekanan, atau sinyal kontinu (contoh: roda gigi jam analog, gerakan tumbukan lesung). Teknologi digital bekerja dengan mengubah data menjadi sinyal biner (angka 0 dan 1) yang diolah oleh mikroprosesor untuk menghasilkan tampilan atau aksi otomatis (contoh: jam tangan digital, kalkulator, komputer).

Perangkat Keras (Hardware) dan Perangkat Lunak (Software)

Perangkat keras adalah bagian fisik teknologi yang dapat disentuh (layar, tombol, casing, kabel). Perangkat lunak adalah instruksi atau program tertulis (koding) yang tidak dapat disentuh secara fisik tetapi mengatur cara kerja perangkat keras tersebut.

Alur Kerja Input-Process-Output (IPO)

Setiap sistem komputasi dan teknologi digital bekerja melalui tiga tahap utama:

  1. Input (Masukan): Data atau perintah yang dimasukkan pengguna (tombol ditekan, suara, sensor).
  2. Process (Proses): Pemrosesan data oleh unit pemroses (CPU/mikroprosesor) berdasarkan instruksi koding.
  3. Output (Luaran): Hasil akhir yang ditampilkan atau dikeluarkan (layar menyala, suara keluar, cetakan kertas).

Keamanan Informasi Pribadi (Data Privacy)

Informasi pribadi seperti nama lengkap, tanggal lahir, alamat rumah, nama orang tua, dan kata sandi adalah data sensitif yang tidak boleh disebarkan secara bebas di perangkat digital atau internet untuk mencegah kejahatan siber.

MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN

  1. Model Pembelajaran: Field Study / Outdoor Learning (Peserta didik diajak mengamati lingkungan sekolah dan sekitar untuk menemukan peralatan mekanis tradisional dan digital secara langsung).
  2. Pendekatan Pembelajaran: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) melalui 3 elemen utama:
    • Mindful Learning (Pembelajaran Sadar dan Penuh Perhatian): Menyadari penuh fungsi objek yang diamati secara mendetail.
    • Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna): Mengaitkan kearifan lokal tradisional dengan sistem teknologi modern.
    • Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan): Eksplorasi luar ruang secara kolaboratif dan interaktif.

ASESMEN

Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)

Dilakukan melalui pertanyaan pemantik dan apersepsi visual singkat menggunakan jam analog dan jam digital untuk mengukur pemahaman awal peserta didik.

Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran)

  • Lembar Observasi Kinerja Kelompok saat Field Study.
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)

Tes tertulis uraian singkat mengenai diferensiasi teknologi, sistem IPO, dan keamanan data pribadi.

RUBRIK PENILAIAN

Rubrik Asesmen Formatif (Eksplorasi Field Study dan LKPD)

Indikator PenilaianBaru Berkembang (Skor 1)Layak (Skor 2)Cakap (Skor 3)Mahir (Skor 4)
Membedakan Alat Analog/Mekanis & DigitalBelum mampu membedakan alat analog dan digital meskipun sudah diberi bantuan.Mampu membedakan alat analog dan digital tetapi penjelasan alasannya belum tepat.Mampu membedakan alat analog dan digital beserta alasan dasar secara tepat.Mampu menganalisis dan membedakan alat analog dan digital secara mendalam beserta contoh kompleksnya.
Menganalisis Alur IPO (Input-Process-Output)Belum mampu mengidentifikasi elemen input, process, dan output pada alat yang diamati.Mampu mengidentifikasi elemen input dan output, namun elemen process belum tepat.Mampu mengidentifikasi alur input, process, dan output secara lengkap dan benar.Mampu menguraikan alur IPO secara rinci beserta logika hubungan antar elemen pada alat tradisional & digital.
Pemahaman Keamanan Data PribadiBelum memahami jenis data pribadi yang harus dilindungi.Menyebutkan data pribadi namun belum tahu cara melindunginya.Mampu menentukan 3 langkah menjaga keamanan data pribadi dengan benar.Mampu menganalisis risiko kebocoran data dan memberikan solusi preventif yang kontekstual.
Kerjasama Tim (Field Study)Pasif dan tidak terlibat dalam kegiatan observasi kelompok.Terlibat dalam kegiatan kelompok tetapi perlu selalu diingatkan guru.Aktif bekerja sama dan menjalankan peran dalam kelompok dengan baik.Memimpin kelompok, aktif berkontribusi, dan membantu anggota tim lain saat observasi.

Rubrik Asesmen Sumatif (Tes Pemahaman Konsep)

Nomor SoalIndikator SoalSkor MaksimalKriteria Penilaian
1Menjelaskan perbedaan cara kerja jam analog dan jam digital.25Skor 25 jika mampu menjelaskan prinsip mekanis (jarum/roda gigi) vs digital (mikroprosesor/layar) dengan tepat. Skor 10 jika hanya menyebutkan perbedaan fisik luar.
2Menentukan perangkat keras dan perangkat lunak pada Smart TV.25Skor 25 jika mampu membedakan hardware (layar, remot, fisik TV) dan software (aplikasi, sistem operasi) secara tepat. Skor 10 jika tertukar.
3Menguraikan alur IPO dari kalkulator digital.25Skor 25 jika menentukan Input (tombol angka), Process (penghitungan chips), Output (angka di layar) secara runtut. Skor 10 jika alur tidak runtut.
4Menganalisis bahaya membagikan data pribadi di media sosial.25Skor 25 jika menyebutkan minimal 2 contoh data pribadi dan 2 langkah pencegahannya secara logis. Skor 10 jika jawaban terlalu umum.

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 (2 x 35 menit)

A. Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kesiapan peserta didik.
  2. Guru melakukan pemusatan perhatian (Mindful Learning) dengan menunjukkan dua benda konkret secara langsung: Jam Dinding Analog dan Jam Tangan Digital.
  3. Peserta didik diminta mengamati kedua benda tersebut tanpa bersuara selama 30 detik.
  4. Apersepsi: Guru memberikan pertanyaan pemantik mengenai perbedaan mendasar dari kedua jam tersebut.
  5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, alur kegiatan Field Study, dan aturan keselamatan selama belajar di luar kelas.

B. Kegiatan Inti (50 Menit)

Langkah 1: Orientasi Masalah dan Pengamatan Konkret (10 Menit - Mindful Learning)

  1. Guru menayangkan visualisasi singkat di Smart TV mengenai alat-alat tradisional berbasis mekanis lokal (lesung/alat penumbuk padi, alat tenun tradisional, jam matahari) dibandingkan dengan mesin digital modern.
  2. Guru menjelaskan konsep dasar Perangkat Keras, Perangkat Lunak, dan alur kerja Masukan-Proses-Luaran (IPO).
  3. Peserta didik membentuk kelompok heterogen yang terdiri dari 4-5 siswa.

Langkah 2: Eksplorasi Field Study / Outdoor Learning (20 Menit - Meaningful & Joyful Learning)

  1. Kelompok bergerak menuju area lingkungan sekolah/sekitar sekolah yang telah ditentukan oleh guru (misal: ruang tata usaha, kantin, area alat pertanian/alat tradisional sekolah, taman).
  2. Setiap kelompok membawa LKPD, jam analog, dan jam digital yang telah disediakan.
  3. Tugas Lapangan:
    • Menemukan minimal 2 alat berteknologi analog/mekanis (misal: timbangan jarum, bel engkol, jam analog, alat penumbuk) dan 2 alat berteknologi digital (misal: komputer TU, Smart TV, timbangan digital, bel otomatis).
    • Membongkar/mengamati secara langsung jam dinding analog (melihat roda gigi mekanis) dan membandingkannya dengan jam tangan digital.
    • Menentukan alur Input, Process, dan Output dari alat-alat yang ditemukan.
    • Mengamati fenomena alat tradisional lokal dan membandingkannya dengan efisiensi mesin digital.

Langkah 3: Diskusi dan Analisis Data Lapangan (10 Menit - Meaningful Learning)

  1. Kelompok kembali ke kelas dan mengolah hasil temuan lapangan ke dalam lembar kerja.
  2. Guru membimbing diskusi kelompok, menekankan pada pemahaman alur IPO dan mengoreksi pemahaman awal yang belum tepat.
  3. Guru menyisipkan studi kasus tentang Keamanan Informasi Pribadi: "Jika kamu menggunakan perangkat digital di sekolah, informasi apa yang aman dan tidak aman untuk dimasukkan?"

Langkah 4: Verifikasi dan Presentasi (10 Menit - Joyful Learning)

  1. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil eksplorasi lapangan di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan secara santun.
  3. Guru memberikan penguatan konsep dan umpan balik langsung atas temuan peserta didik.

C. Kegiatan Penutup (10 Menit)

  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi pembelajaran (perbedaan analog vs digital, perangkat keras vs lunak, alur IPO, dan keamanan data).
  2. Peserta didik melakukan refleksi singkat tentang pengalaman belajar luar ruang.
  3. Guru memberikan penyampaian singkat tentang materi pada pertemuan berikutnya.
  4. Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM

Mindful Learning (Pembelajaran Sadar)

Peserta didik secara sadar diajak memfokuskan pancaindra mereka saat mengamati pergerakan roda gigi mekanis pada jam analog dan membandingkannya secara cermat dengan tampilan piksel digital pada jam tangan digital. Hal ini melatih ketelitian visual dan kesadaran proses.

Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Peserta didik tidak sekadar menghafal definisi teknologi digital, tetapi menghubungkannya dengan konteks kearifan lokal (membandingkan alat penumbuk padi/lesung mekanis dengan mesin penggiling padi modern) sehingga peserta didik memahami latar belakang historis dan alasan evolusi teknologi terjadi.

Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

Melalui model Field Study, peserta didik bergerak aktif di luar kelas, berinteraksi langsung dengan objek nyata, serta berkolaborasi dalam suasana eksploratif yang menumbuhkan rasa ingin tahu tanpa rasa tertekan.

STRATEGI DIFERENSIASI

Diferensiasi Konten

  • Untuk peserta didik yang membutuhkan bimbingan konsep dasar: Disediakan objek konkret nyata secara langsung (jam analog fisik, jam digital fisik, dan miniatur alat mekanis) untuk dipegang dan dimatikan jarumnya secara langsung.
  • Untuk peserta didik yang memiliki pemahaman cepat: Disediakan materi pengayaan berupa bagan alur koding sederhana (pseudocode) dari alur IPO alat digital.

Diferensiasi Proses

  • Saat kegiatan Field Study, peserta didik dengan kecenderungan gaya belajar visual-kinestetik bertugas sebagai pencatat dan pengamat utama fisik alat.
  • Pembagian peran dalam kelompok disesuaikan dengan tingkat kesiapan belajar peserta didik.

Diferensiasi Produk

  • Peserta didik diberi kebebasan menyajikan hasil pengamatan LKPD dalam bentuk bagan tabel visual, diagram alur (flowchart) gambar, atau narasi tertulis sederhana sesuai dengan minat kelompok.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI

  1. Smart TV: Digunakan untuk menampilkan visual interaktif, video perbandingan alat tradisional mekanis vs digital, dan slide diagram alur IPO.
  2. Laptop: Digunakan guru untuk mengelola media pembelajaran dan menyajikan demonstrasi kontrol perangkat keras.
  3. Koneksi Internet: Digunakan untuk mengakses materi visual tambahan dan simulasi interaktif alur komputasi sederhana.

MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

  1. Media Pembelajaran:
    • Benda Konkret: Jam Dinding Analog (beroda gigi) dan Jam Tangan Digital.
    • Benda/Alat Lokal: Lesung/alat penumbuk tradisional (atau gambarnya) dan mesin pemroses modern.
    • Smart TV dan Laptop.
  1. Sumber Belajar:
    • Buku Panduan Guru dan Siswa Mata Pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas V.
    • Lingkungan Sekolah SD Negeri 1 Wringin Anom (Ruang TU, Kantin, Laboratorium).
    • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Lapangan.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LabelIsi
Nama Peserta Didik....................................................
Kelas / FaseV (Lima) / C
Nomor Absen....................................................
Tanggal Kegiatan....................................................

Judul Kegiatan: Eksplorasi Detektif Teknologi di Lingkungan Sekolah

Petunjuk Kerja:

  1. Bergabunglah bersama kelompokmu dan bawalah LKPD ini ke area luar kelas!
  2. Amatilah alat-alat yang ada di sekitar sekolah (Ruang TU, Kantin, Taman, atau Alat Lokal).
  3. Temukan alat-alat yang tergolong Teknologi Analog/Mekanis dan Teknologi Digital!
  4. Lengkapilah tabel pengamatan di bawah ini dengan berdiskusi secara aktif!

Tabel 1: Pengamatan Alat Analog/Mekanis vs Digital

NoNama Alat yang DiamatiJenis Alat (Analog-Mekanis / Digital)Komponen Fisik yang Terlihat (Perangkat Keras)Apakah Menggunakan Program/Koding? (Ya / Tidak)
1Jam Dinding AnalogAnalog - MekanisJarum jam, angka, roda gigi, bateraiTidak
2Jam Tangan DigitalDigitalLayar LCD, tombol, casing, chipYa
3.............................................................................................................................................................
4.............................................................................................................................................................

Tabel 2: Analisis Alur Kerja Masukan - Proses - Luaran (IPO)

Pilihlah 1 Alat Digital yang kalian temukan saat Field Study, lalu uraikan alurnya!

Nama Alat DigitalMasukan (Input)Proses (Process)Luaran (Output)
Contoh: KalkulatorMenekan tombol angka 5 + 3Mesin menghitung 5 ditambah 3Angka 8 muncul di layar LCD
Pilihan Kelompok: .................................................................................................................................................

Analisis Studi Kasus Keamanan Data Pribadi:

Saat kamu menemukan perangkat komputer/tablet di sekolah, aplikasi meminta kamu memasukkan data berikut. Berilah tanda centang pada kolom yang sesuai!

NoJenis InformasiAman Dibagikan UmumHarus Rahasia / Dilindungi
1Nama PanggilanAman Dibagikan UmumHarus Rahasia / Dilindungi
2Kata Sandi (Password) AkunAman Dibagikan UmumHarus Rahasia / Dilindungi
3Alamat Rumah LengkapAman Dibagikan UmumHarus Rahasia / Dilindungi
4Hobi / Warna KesukaanAman Dibagikan UmumHarus Rahasia / Dilindungi
5Nomor Telepon Orang TuaAman Dibagikan UmumHarus Rahasia / Dilindungi

REMEDIAL

Program remedial ditujukan bagi peserta didik yang belum mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP), khususnya dalam memahami alur kerja IPO dan membedakan perangkat keras/lunak.

Kegiatan Remedial:

  1. Pendampingan Individu (Scaffolding): Guru membimbing kembali peserta didik menggunakan media jam analog dan jam digital secara tatap muka langsung.
  2. Penugasan Terstruktur: Peserta didik diminta mengamati 2 alat di rumah (misal: sapu vs penyedot debu digital, atau saklar lampu) dan mengidentifikasi bagian input dan output-nya secara sederhana.

PENGAYAAN

Program pengayaan ditujukan bagi peserta didik yang telah melampaui capaian pembelajaran dengan cepat dan akurat.

Kegiatan Pengayaan:

  1. Perancangan Logika Alur (Flowchart): Peserta didik diminta membuat gambaran alur logika sederhana mengenai cara kerja mesin otomatis (misal: Palang Pintu Kereta Api Otomatis atau Lampu Lalu Lintas Digital).
  2. Peran Tutoring: Peserta didik menjadi teman sebaya (peer tutor) untuk membantu kelompok lain dalam menjelaskan alur IPO saat diskusi.

REFLEKSI GURU

NoPertanyaan RefleksiHasil Evaluasi Guru
1Apakah pelaksanaan model Field Study / Outdoor Learning efektif meningkatkan pemahaman konseptual peserta didik?Pelaksanaan Field Study sangat efektif mengatasi kebingungan awal siswa karena siswa dapat melihat dan menyentuh langsung komponen mekanis vs digital.
2Bagaimana keterlibatan aktif peserta didik bernalar kritis selama proses pengamatan luar ruang?Peserta didik sangat antusias, terutama saat membandingkan roda gigi jam analog dengan tampilan digital. Seluruh siswa aktif bertanya.
3Kendala apa yang dihadapi selama proses pembelajaran dan bagaimana solusinya?Pengondisian kelas saat perpindahan dari dalam ke luar ruang membutuhkan waktu lebih. Solusi: Pembagian alur rute lokasi dibuat lebih runtut.
4Apakah integrasi kearifan lokal dan diferensiasi konkret dapat dipahami dengan baik oleh siswa?Sangat baik. Anak-anak mampu mengaitkan fungsi lesung/penumbuk tradisional dengan efisiensi mesin penggiling modern berbasis komputasi.

REFLEKSI PESERTA DIDIK

NoPertanyaan Refleksi Peserta DidikJawaban / Ungkapan Peserta Didik
1Bagian mana dari kegiatan belajar hari ini yang paling kamu sukai?Saat jalan-jalan ke luar kelas menjadi detektif teknologi dan membongkar jam analog.
2Apa hal baru yang kamu ketahui tentang perbedaan alat analog dan alat digital?Alat analog pakai gerakan fisik/roda gigi, kalau alat digital pakai koding dan program dalam chip.
3Sebutkan alur kerja Input-Process-Output yang paling kamu ingat!Saat tekan tombol bel sekolah (Input), mesin memproses (Process), bel berbunyi nyaring (Output).
4Apa yang akan kamu lakukan agar data pribadi kamu aman di dunia digital?Tidak menyebarkan nomor HP orang tua, kata sandi, dan alamat rumah kepada orang asing di aplikasi.

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

  • Sistem Komputer dan Logika Koding Dasar: Memahami bahwa sistem komputasi modern dibangun atas arsitektur Von Neumann yang melibatkan unit masukan (input), unit pemrosesan terpusat (CPU), unit penyimpanan (memory), dan unit keluaran (output).
  • Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran STEM/KKA: Mengintegrasikan Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning untuk mengubah abstraksi koding menjadi pengalaman konseptual nyata berbasis kearifan lokal.
  • Keamanan Siber Dasar untuk Pendidikan Sekolah Dasar: Pentingnya memberikan literasi privasi data sejak dini untuk mencegah kejahatan phising, cyberbullying, dan eksploitasi data pribadi anak.

Bahan Bacaan Peserta Didik

  • Mengenal Dunia Koding dan Digital: Teknologi digital ada di sekitar kita! Jam tangan digital, komputer, dan Smart TV adalah contoh perangkat digital.
  • Cara Kerja Alat Digital: Alat digital bekerja seperti otak manusia. Ketika kamu menekan tombol (Input), otak komputer berpikir dan menghitung (Process), lalu hasilnya tampil di layar (Output).
  • Menjadi Detektif Data yang Aman: Jangan pernah memberikan kata sandi, alamat rumah, atau nama ibu kandung kepada orang lain di internet. Jaga data pribadimu seperti kamu menjaga barang berhargamu!

GLOSARIUM

  1. Analog: Sistem pengolahan sinyal atau kerja alat yang bergantung pada gerakan fisik, mekanis, atau variabel kontinu tanpa pemrograman digital.
  2. Digital: Sistem pengolahan data berbasis angka biner (0 dan 1) yang diolah secara elektronik menggunakan mikroprosesor.
  3. Hardware (Perangkat Keras): Komponen fisik dari komputer atau peralatan elektronik yang dapat dilihat dan disentuh langsung.
  4. Software (Perangkat Lunak): Kumpulan data, program, atau instruksi koding yang tidak berwujud fisik namun mengatur kerja perangkat keras.
  5. Input (Masukan): Data atau sinyal perintah yang dimasukkan ke dalam sistem komputasi.
  6. Process (Proses): Tahap di mana mikroprosesor mengolah data masukan sesuai dengan perintah koding.
  7. Output (Luaran): Hasil pemrosesan data yang ditampilkan atau dikeluarkan oleh sistem kepada pengguna.
  8. Data Pribadi: Informasi spesifik tentang seseorang yang bersifat rahasia dan harus dilindungi dari akses publik yang tidak sah.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
  2. Sutarman. (2021). Pengantar Teknologi Informasi dan Sistem Komputer. Yogyakarta: Deepublish.
  3. Wing, J. M. (2006). Computational Thinking. Communications of the ACM, 49(3), 33-35.
  4. Tim Penulis KKA. (2024). Modul Pengayaan Koding dan Kecerdasan Artifisial Sekolah Dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

LAMPIRAN

Lembar Observasi Kinerja Kelompok (Field Study)

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1Kriteria Skor 2Kriteria Skor 3Kriteria Skor 4Skor
1Keaktifan Pengamatan OutdoorPeserta didik pasif, tidak melakukan pengamatan dan berada di luar area kelompok.Peserta didik melakukan pengamatan tetapi sering terdistraksi hal lain di luar tugas.Peserta didik aktif mengamati alat-alat sesuai petunjuk LKPD di lingkungan sekolah.Peserta didik sangat aktif, teliti mengamati detail fisik alat, dan memandu teman kelompoknya.4
2Kerjasama dan Pembagian PeranTidak terjadi kerjasama, tugas dikerjakan oleh satu orang saja dalam kelompok.Kerjasama terlihat tetapi masih dominan dikerjakan oleh anggota tertentu saja.Pembagian peran berjalan dengan baik, setiap anggota kelompok memiliki tugas.Pembagian peran sangat harmonis, saling membantu dan berdiskusi secara intensif.3
3Kemampuan Analisis IPOBelum mampu menentukan elemen masukan, pemrosesan, dan luaran sama sekali.Mampu menentukan masukan dan luaran, namun bagian pemrosesan masih keliru.Mampu menguraikan alur masukan, proses, dan luaran pada alat digital secara lengkap.Mampu menganalisis alur IPO pada alat digital dan menjelaskan keterkaitan mekanisnya.4
4Ketertiban dan KeselamatanMengganggu kelompok lain dan tidak mematuhi aturan keselamatan saat di luar kelas.Kurang tertib saat bergerak di luar kelas tetapi masih mendengarkan teguran guru.Mengikuti aturan keselamatan dan tertib selama kegiatan Field Study berlangsung.Sangat tertib, menjaga kebersihan, keselamatan diri, dan mengayomi anggota kelompoknya.4
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah,
Sri Anggriyani, S.Pd.
NIP. 198004152008012016
 
Situbondo, ___________2026
Guru Kelas,
Didik Sadi, S.Pd.
NIP. 198406162025211130