Line Spacing
Bullets Library
Number Library
Border Sel:
Shading Sel:
Modul Ajar

IDENTITAS MODUL

Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Wringin Anom
Nama Guru : Didik Sadi, S.Pd.
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
Kelas / Fase : Kelas V / Fase C
Semester / Tahun Pelajaran : Ganjil / 2026/2027
Alokasi Waktu : 3 x 35 menit (1 Pertemuan)
Materi / Topik : Air sebagai Kebutuhan Dasar, Energi, Irigasi, dan Transportasi
Elemen Capaian Pembelajaran : Pemahaman IPAS (Sains dan Sosial)
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Pendekatan Pembelajaran : Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) & Contextual Teaching and Learning
Integrasi Lokal dan Diferensiasi : Kearifan Lokal: Pemanfaatan Sungai Lokal (Irigasi/Wisata) \

ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN

Karakteristik dan Kesiapan Peserta Didik

Peserta didik Kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom berjumlah 25 anak dengan dominasi gaya belajar visual. Hasil asesmen awal menunjukkan bahwa peserta didik sangat aktif dan antusias ketika disajikan media visual berupa gambar bergerak, video, atau objek nyata. Namun demikian, secara konseptual peserta didik masih berada pada tataran pemahaman permukaan (surface learning). Mereka mengetahui bahwa air digunakan untuk minum dan mandi, tetapi belum memahami secara holistik alur perjalanan air serta pemanfaatan sistemik air untuk energi, irigasi pertanian lokal, dan transportasi/wisata.

Potensi Kearifan Lokal

Lingkungan SD Negeri 1 Wringin Anom dikelilingi oleh aliran sungai lokal yang dimanfaatkan warga masyarakat sebagai sumber irigasi persawahan dan potensi objek wisata desa. Potensi ini dijadikan sebagai stimulus utama kontekstualisasi materi agar pembelajaran bersifat riil, bermakna, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Pada akhir Fase C, peserta didik mengabstraksi pemahaman tentang sistem organ tubuh, ekosistem, serta interaksi manusia dengan lingkungan. Khusus pada topik ini, peserta didik mampu menyusun bagan alur perjalanan air dari rumah sampai ke laut serta menganalisis peran air sebagai kebutuhan dasar, sumber energi, sistem irigasi pertanian, dan sarana transportasi atau wisata di lingkungan sekitarnya.

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pengamatan tayangan video kontekstual pada Smart TV, peserta didik dapat mengidentifikasi 4 fungsi utama air (kebutuhan dasar, energi, irigasi, dan transportasi/wisata) dengan tepat.
  2. Melalui sintaks Discovery Learning, peserta didik dapat mengorelasikan pemanfaatan sungai lokal Wringin Anom dengan kebutuhan masyarakat secara kritis.
  3. Melalui penugasan kelompok terdiferensiasi, peserta didik dapat menyusun bagan alur perjalanan air dari rumah sampai ke laut yang dilengkapi dengan penjelasan fungsi air secara runut dan kreatif.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Air merupakan sumber daya vital yang mengalir dan menghubungkan berbagai sisi kehidupan manusia. Air tidak hanya memenuhi kebutuhan harian di rumah tangga, tetapi juga menggerakkan perekonomian melalui irigasi persawahan desa Wringin Anom, menghasilkan energi, serta menyediakan sarana transportasi dan wisata. Menjaga kebersihan alur air dari rumah hingga ke laut adalah wujud tanggung jawab menjaga kelangsungan ekosistem dan kehidupan bersama.

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Darimana air yang kita pakai untuk mandi di rumah berasal, dan ke manakah air itu mengalir setelah keluar dari saluran pembuangan kita?
  2. Bagaimana sungai yang mengalir di sekitar Desa Wringin Anom bisa membantu para petani padi dan menjadi tempat wisata?
  3. Apa yang akan terjadi pada sungai dan laut jika air yang kita buang dari rumah penuh dengan sampah atau bahan kimia berbahaya?

PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN

Profil Pelajar Pancasila

  • Bergotong Royong: Bekerja sama, berbagi peran, dan berdiskusi secara aktif dalam kelompok untuk menyelesaikan bagan alur air.
  • Bernalar Kritis: Menganalisis alur perjalanan air dan mengkritisi dampak pencemaran air terhadap fungsi irigasi dan wisata lokal.
  • Kreatif: Menghasilkan karya produk simpulan berupa bagan alur air sesuai minat dan preferensi visual kelompok.

Kompetensi Deep Learning

  • Mindful Learning: Kesadaran penuh saat mengamati fenomena air dan sungai lokal melalui media visual.
  • Meaningful Learning: Mengaitkan konsep siklus/alur air dengan realitas manfaat sungai di lingkungan tempat tinggal sendiri.
  • Joyful Learning: Pengalaman belajar yang menyenangkan melalui eksplorasi gambar interaktif, kolaborasi visual, dan pembuatan produk karya.

MATERI PEMBELAJARAN

Air sebagai Kebutuhan Dasar Manusia

Air pemenuh kebutuhan biologis dan sanitasi domestik harian, seperti minum, memasak, mandi, dan mencuci.

Air sebagai Sumber Energi

Prinsip energi kinetik dari aliran air yang dimanfaatkan untuk menggerakkan kincir air atau pembangkit listrik tenaga air (PLTA) skala mikro/makro.

Air sebagai Sarana Irigasi Pertanian

Peran penting air sungai dalam menyokong sistem pengairan sawah warga Desa Wringin Anom, membagi debit air dari bendungan kecil menuju saluran irigasi tanaman pangan.

Air sebagai Sarana Transportasi dan Wisata

Pemanfaatan aliran sungai besar atau danau/laut sebagai jalur lalu lintas perahu, serta pemanfaatan potensi keindahan sungai lokal sebagai objek wisata air desa.

Alur Perjalanan Air dari Rumah Sampai ke Laut

  • Sumber Air: Mata air / Sumur / Saluran PDAM.
  • Penggunaan Domestik: Digunakan di rumah tangga (dapur, kamar mandi).
  • Saluran Pembuangan / Drainase: Air sisa pemakaian mengalir ke selokan pemukiman.
  • Sungai Lokal: Air mengalir menyatu di sungai Wringin Anom (dimanfaatkan untuk irigasi dan wisata).
  • Muara Pesisir: Pertemuan antara aliran sungai dan perairan laut.
  • Lautan Luas: Tempat bermuara akhirnya seluruh alur air permukaan bumi.

MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN

  • Model Pembelajaran: Discovery Learning.
  • Pendekatan Pembelajaran: Deep Learning (Meaningful, Mindful, Joyful Learning) dikombinasikan dengan Contextual Teaching and Learning (CTL).

ASESMEN

Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)

  • Teknik: Tanya jawab lisan berbasis gambar (visual prompt) mengenai penggunaan air harian di rumah dan sungai desa.

Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran)

  • Teknik: Lembar observasi sikap gotong royong, keaktifan diskusi, dan lembar unjuk kerja tahapan discovery.

Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)

  • Teknik: Penilaian produk karya simpulan bagan alur air (Diferensiasi Produk) dan tes tertulis pemahaman konsep (5 soal uraian singkat).

RUBRIK PENILAIAN

Rubrik Penilaian Produk Karya Simpulan Bagan Alur Air

Kriteria PenilaianSkor 4 (Sangat Baik)Skor 3 (Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Kelengkapan Alur Perjalanan AirAlur disajikan sangat lengkap dari rumah, drainase, sungai lokal, muara, hingga laut tanpa ada tahapan yang terlewat.Alur disajikan lengkap memuat rumah, sungai, dan laut, terdapat 1 tahapan kecil yang terlewat.Alur disajikan kurang lengkap, melompati beberapa tahapan penting perjalanan air.Alur tidak runtut dan banyak tahapan utama yang tidak disajikan.
Integrasi Fungsi AirMemuat 4 fungsi air (kebutuhan dasar, energi, irigasi lokal, wisata/transportasi) dengan penjelasan sangat tepat.Memuat 3 fungsi air dengan penjelasan yang tepat dan jelas.Memuat 2 fungsi air dengan penjelasan yang cukup tepat.Hanya memuat 1 fungsi air atau penjelasan fungsi kurang tepat.
Estetika dan Kejelasan VisualTampilan visual sangat rapi, menarik, penggunaan warna tepat, dan mudah dipahami.Tampilan visual rapi, cukup menarik, dan mudah dipahami.Tampilan visual kurang rapi namun masih dapat dibaca dan dipahami.Tampilan visual tidak rapi, tidak teratur, dan sulit dipahami.
Kerja Sama KelompokSeluruh anggota kelompok berpartisipasi aktif dan berbagi peran secara merata.Sebagian besar anggota kelompok berpartisipasi aktif dalam pengerjaan.Hanya setengah anggota kelompok yang aktif bekerja.Hanya 1 siswa yang mendominasi pengerjaan karya.

Rubrik Penilaian Pemahaman Konsep (Tes Tertulis)

NilaiKualifikasiKeterangan Ketercapaian
86 - 100Sangat TuntasMampu menjelaskan seluruh konsep fungsi air dan alur perjalanan air secara logis dan analitis.
71 - 85TuntasMampu menjelaskan konsep fungsi air dan alur perjalanan air dengan tepat.
61 - 70Cukup TuntasMampu menjelaskan sebagian besar konsep fungsi air dan alur perjalanan air dengan bantuan minimal.
< 60Belum TuntasBelum mampu menjelaskan konsep fungsi dan alur perjalanan air, memerlukan remedial intensif.

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam hangat, menyapa peserta didik, dan mengondisikan kelas agar siap belajar secara nyaman.
  • Seorang peserta didik memimpin doa bersama.
  • Guru memeriksa kehadiran peserta didik dan melakukan apersepsi kontekstual dengan menampilkan gambar sungai lokal Wringin Anom di Smart TV.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik awal untuk menggugah rasa ingin tahu siswa.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, kegiatan yang akan dilakukan, serta bentuk apresiasi/penilaian yang akan dilaksanakan.

Kegiatan Inti (75 Menit)

Tahap 1: Stimulation (Pemberian Rangsangan)

  • Peserta didik mengamati tayangan video durasi pendek tentang aliran air dari kran rumah, mengalir ke selokan, menyatu di sungai Wringin Anom yang digunakan untuk irigasi sawah dan objek wisata air, hingga akhirnya menuju laut.
  • Guru memfasilitasi kegiatan Mindful Observation dengan meminta siswa fokus memperhatikan gambar dan suara aliran air dalam tayangan Smart TV.

Tahap 2: Problem Statement (Pernyataan/Identifikasi Masalah)

  • Guru memancing pemikiran kritis peserta didik melalui pertanyaan: "Mengapa air di sungai desa kita bisa digunakan untuk mengairi sawah? Bagaimana perjalanan air dari rumah tangga bisa sampai ke laut tanpa pernah habis?"
  • Peserta didik merumuskan masalah utama: "Bagaimana alur perjalanan air dari rumah sampai ke laut dan apa saja peran penting air di sepanjang alur tersebut?"

Tahap 3: Data Collection (Pengumpulan Data)

  • Peserta didik dibagi menjadi 5 kelompok heterogen (masing-masing 5 anak) dengan mempertimbangkan tingkat pemahaman awal.
  • Setiap kelompok diberikan kartu informasi visual, bahan bacaan bergambar, serta kesempatan mengakses tayangan infografis interaktif pada Smart TV/Laptop.
  • Peserta didik berdiskusi mengumpulkan data mengenai fungsi air (kebutuhan dasar, energi, irigasi Wringin Anom, dan transportasi/wisata) serta tahapan titik perjalanan air.

Tahap 4: Data Processing (Pengolahan Data)

  • Peserta didik mengolah data yang ditemukan dengan menyusun rancangan bagan alur perjalanan air.
  • Guru menerapkan strategi diferensiasi produk:
  • Kelompok A (Gaya belajar visual-kreatif tinggi): Membuat Poster Bagan Alur Air Bergambar Komik/Visual.
  • Kelompok B (Gaya belajar visual-struktural): Membuat Infografis Diagram Alur Perjalanan Air beserta Kartu Keterangan Fungsi.
  • Kelompok C (Gaya belajar visual-kinestetik): Membuat Mini Diorama Bagan 2D/3D Alur Air Menggunakan Media Gambar Pop-Up.

Tahap 5: Verification (Pembuktian)

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil karya bagan alur air di depan kelas secara bergantian.
  • Kelompok lain memberikan tanggapan, masukan, atau pertanyaan korelatif.
  • Guru mengonfirmasi kebenaran alur perjalanan air dan penjelasan fungsi-fungsinya, terutama mengaitkannya dengan irigasi sungai lokal Wringin Anom (Meaningful Learning).

Tahap 6: Generalization (Penarikan Kesimpulan)

  • Secara kolaboratif (Joyful Learning), peserta didik bersama guru menyimpulkan alur perjalanan air dari rumah hingga ke laut beserta fungsi esensialnya.
  • Guru memberikan penekanan pada pentingnya menjaga kebersihan saluran air dan sungai agar tidak mencemari laut dan mengganggu irigasi sawah warga.

Kegiatan Penutup (15 Menit)

  • Peserta didik mengerjakan tes tertulis sumatif singkat secara mandiri.
  • Peserta didik bersama guru melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung.
  • Guru memberikan umpan balik positif serta mengapresiasi seluruh karya kelompok peserta didik.
  • Pembelajaran ditutup dengan pesan moral untuk menghemat dan menjaga kebersihan air, doa bersama, dan salam penutup.

PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM

Mindful Learning (Belajar Sadar Diri)

Peserta didik diajak untuk menyadari secara utuh keberadaan air di sekitar mereka. Saat mengamati tayangan video di Smart TV, peserta didik tidak hanya melihat visual, melainkan diajak merasakan betapa pentingnya tetesan air bersih bagi kehidupan sehari-hari, irigasi sawah di Wringin Anom, dan ekosistem laut.

Meaningful Learning (Belajar Bermakna)

Konsep alur air tidak dihafalkan sebagai teori abstrak. Pembelajaran dikaitkan langsung dengan pemanfaatan sungai lokal Wringin Anom yang saban hari dilihat oleh peserta didik. Peserta didik memahami keterkaitan antara tindakan membuang air limbah di rumah dengan kualitas air irigasi tanaman yang dimakan keluarga mereka.

Joyful Learning (Belajar Menyenangkan)

Proses penyusunan bagan dilaksanakan melalui kegiatan kelompok yang membebaskan peserta didik memilih jenis karya (poster, infografis, mini diorama pop-up). Penggunaan media digital berlayar lebar (Smart TV) serta interaksi antaranggota kelompok menciptakan suasana belajar yang dinamis dan membahagiakan.

STRATEGI DIFERENSIASI

Diferensiasi Konten

Menyediakan media belajar visual beragam: tayangan video animasi berdurasi pendek, lembar infografis berwarna, dan kartu bergambar (flashcard) kontekstual lingkungan lokal Wringin Anom.

Diferensiasi Proses

Guru memberikan tingkat pendampingan (scaffolding) yang disesuaikan dengan kesiapan belajar kelompok:

  • Kelompok yang belum memahami konsep alur disasar dengan bimbingan langsung menggunakan kartu urutan langkah.
  • Kelompok yang sudah mahir diberikan tantangan menganalisis dampak pencemaran air pada alur irigasi.

Diferensiasi Produk

Peserta didik diberikan kebebasan mengekspresikan pemahaman akhir kelompok dalam bentuk produk karya simpulan bagan alur air:

  • Option 1: Poster Visual Komik Alur Air.
  • Option 2: Diagram Infografis Teks dan Skema Alur.
  • Option 3: Mini Diorama Pop-Up 2D/3D Alur Perjalanan Air.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI

  • Laptop: Digunakan guru untuk mengolah bahan ajar, mengoperasikan aplikasi presentasi, dan memutar media pembelajaran.
  • Smart TV: Digunakan sebagai media penampil utama video pembelajaran berkualitas tinggi dan gambar kontekstual sungai Wringin Anom agar mengakomodasi gaya belajar visual peserta didik secara optimal.
  • Koneksi Internet: Digunakan untuk mengakses sumber belajar digital, video edukasi alur air, serta gambar-gambar pendukung secara real-time.

MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

Media Pembelajaran

  • Video Dokumenter Singkat Pemanfaatan Sungai dan Alur Air.
  • Smart TV dan Laptop.
  • Flashcard / Kartu Bergambar (Rumah, Selokan, Irigasi Sawah Wringin Anom, Wisata Sungai, PLTA, Muara, Laut).
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Cetak Berwarna.
  • Alat dan Bahan Karya: Kertas karton, spidol warna, gunting, lem, dan kertas gambar pop-up.

Sumber Belajar

  • Buku Siswa IPAS Kelas V Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
  • Modul Lokal Potensi Sumber Daya Air Desa Wringin Anom.
  • Video Edukasi Perjalanan Air dan Irigasi Pertanian (Sumber Internet/YouTube Edukasi).

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LabelIsi
Nama Peserta Didik............................................................................
Kelas / No. AbsenV (Lima) / ..........
Tanggal............................................................................

Judul Aktivitas: Menyusun Bagan Alur Perjalanan Air dan Menganalisis Fungsinya

Tujuan Aktivitas

  1. Menyusun alur perjalanan air dari lingkungan rumah tangga hingga sampai ke laut secara sistematis.
  2. Mengidentifikasi dan menjelaskan fungsi air sebagai kebutuhan dasar, energi, irigasi lokal Wringin Anom, dan transportasi/wisata pada bagan yang dibuat.

Alat dan Bahan

  1. Kertas karton / kertas manila.
  2. Gambar tempel / Flashcard alur air.
  3. Spidol berwarna, pensil warna, dan alat tulis.
  4. Gunting dan lem kertas.

Petunjuk Kerja Kelompok

  1. Bergabunglah bersama anggota kelompokmu secara tertib.
  2. Diskusikan alur perjalanan air yang diawali dari sumber/rumah tangga sampai bermuara di laut.
  3. Tempelkan atau gambarkan urutan alur perjalanan air pada kertas karton yang telah disediakan.
  4. Berikan keterangan fungsi air pada setiap tahapan alur yang tepat:
    • Fungsi Kebutuhan Dasar (di area Rumah).
    • Fungsi Irigasi dan Wisata (di area Sungai Lokal Wringin Anom).
    • Fungsi Energi (di area Aliran Sungai/PLTA).
    • Fungsi Muara dan Lautan.
  1. Kreasikan produk buatan kelompokmu sesuai format yang disepakati (Poster Komik, Infografis Diagram, atau Mini Diorama Pop-up).
  2. Presentasikan hasil karya kelompokmu secara percaya diri di depan kelas!

Pertanyaan Diskusi Kelompok

  1. Tuliskan secara runtut tahapan perjalanan air dari rumahmu sampai mencapai laut!

Jawaban: ....................................................................................................................................................

  1. Berdasarkan kondisi desa kita di Wringin Anom, apa manfaat utama aliran sungai bagi para petani dan masyarakat sekitar?

Jawaban: ....................................................................................................................................................

  1. Mengapa kita harus menjaga air limbah sisa cuci/mandi dari rumah agar tidak mencemari sungai dan laut?

Jawaban: ....................................................................................................................................................

REMEDIAL

Program Bimbingan Remedial

Diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai batas minimal ketercapaian tujuan pembelajaran (nilai tes sumatif < 71).

Langkah Kegiatan

  1. Pendampingan Individu/Kelompok Kecil: Guru menjelaskan kembali konsep alur perjalanan air menggunakan media gambar konkret sederet (sequencing cards).
  2. Tugas Terbimbing: Peserta didik melengkapi bagan rumpang alur perjalanan air beserta 4 fungsi utamanya.
Nama Peserta DidikIndikator Belum DikuasaiBentuk PendampinganHasil AkhirKeterangan
....................Alur perjalanan air dari sungai ke laut.Bimbingan kartu visual bertahap.................
....................Penjelasan fungsi irigasi dan energi.Diskusi konteks sungai Wringin Anom.................

PENGAYAAN

Program Kegiatan Pengayaan

Diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai ketercapaian tinggi (nilai tes sumatif >= 86).

Langkah Kegiatan

Peserta didik diberikan tantangan berupa studi kasus lingkungan lokal: "Menganalisis dan merancang ide ide dasar pencegahan pencemaran sampah plastik di sungai Wringin Anom agar sistem irigasi pertanian tetap bersih sampai ke laut." Hasil analisis disajikan dalam bentuk poster ajakan (kampanye kebersihan air).

REFLEKSI GURU

Pertanyaan RefleksiJawaban / Catatan Evaluasi Guru
Apakah penggunaan Smart TV dan media visual mampu meningkatkan pemahaman konsep peserta didik?Seluruh peserta didik sangat antusias memperhatikan tayangan visual visualisasi sungai lokal, hal ini terbukti meningkatkan fokus belajar visual mereka secara signifikan.
Apakah sintaks Discovery Learning terlaksana dengan runtut dan efektif?Sintaks berjalan baik, terutama pada tahap pengolahan data dan pembuktian saat siswa menyusun bagan kelompok.
Bagaimana efektivitas penerapan diferensiasi produk karya simpulan dalam kelompok?Peserta didik merasa senang karena diberikan kebebasan memilih bentuk karya (poster, infografis, diorama pop-up) sesuai minat kelompok.
Kendall apa yang dihadapi selama proses pembelajaran berlangsung?Pengelolaan waktu saat pembuatan karya kelompok memerlukan ketegasan alokasi waktu yang lebih presisi agar tahap presentasi tidak terburu-buru.
Apa langkah perbaikan yang akan dilakukan untuk pertemuan berikutnya?Menyiapkan kerangka dasar bahan karya yang lebih siap pakai agar waktu pembuatan produk diferensiasi dapat berjalan lebih efisien.

REFLEKSI PESERTA DIDIK

Pertanyaan Refleksi Peserta DidikJawaban / Pilihan Sikap
Bagaimana perasaanmu selama mengikuti pembelajaran IPAS hari ini?[ ] Sangat Senang
[ ] Senang
[ ] Cukup Senang
[ ] Sedih
Bagian kegiatan mana yang paling kamu sukai hari ini?[ ] Menonton video di Smart TV
[ ] Diskusi kelompok
[ ] Membuat karya bagan air
[ ] Presentasi
Apakah kamu sudah memahami alur perjalanan air dari rumah hingga ke laut beserta fungsi sungai Wringin Anom?[ ] Paham Sekali
[ ] Paham
[ ] Ragu-ragu
[ ] Belum Paham
Apa hal baru yang akan kamu lakukan untuk menjaga kebersihan sungai di sekitarmu?Catatan Siswa: ............................................................................

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

Air merupakan salah satu zat kimia universal yang mengalami sirkulasi konstan di bumi. Dalam konteks pedagogis Sekolah Dasar, pemahaman mengenai air tidak hanya terbatas pada siklus hidrologi (evaporasi, kondensasi, presipitasi), tetapi dikembangkan menuju pemahaman fungsional dan keterkaitan sosio-ekologis. Alur air dimulai dari tangkapan air alami (mata air/sumur), dimanfaatkan untuk kebutuhan domestik (kebutuhan dasar manusia), lalu dibuang melalui sistem drainase menuju sungai. Di sepanjang aliran sungai, air memegang peranan multi-sektoral: sebagai penyedia energi kinetik (PLTA/kincir), sarana irigasi pertanian yang mendistribusikan debit air ke petak persawahan, serta sarana transportasi dan wisata air lokal. Aliran sungai berakhir di muara dan bersatu dengan lautan. Mengintegrasikan fenomena sungai lokal seperti yang ada di Wringin Anom sangat penting untuk membangun place-based learning (pembelajaran berbasis tempat tinggal), sehingga siswa menyadari keterikatan antara aktivitas harian mereka dengan kelestarian lingkungan pesisir dan laut.

Bahan Bacaan Peserta Didik

Tahukah kamu dari mana air di rumahmu berasal? Air berasal dari sumber air tanah atau pegunungan yang dialirkan ke rumah kita. Kita menggunakan air untuk minum, mandi, dan mencuci. Ini disebut air sebagai kebutuhan dasar.

Setelah kita gunakan, air sisa mandi mengalir ke selokan dan menyatu di sungai desa kita, Desa Wringin Anom. Di sungai, air memiliki tugas hebat! Air sungai dialirkan oleh Pak Tani ke sawah-sawah agar tanaman padi tumbuh subur. Ini disebut fungsi irigasi. Selain itu, sungai yang bersih dan indah bisa dijadikan tempat wisata air dan sarana naik perahu (transportasi).

Aliran sungai akan terus berjalan mengalir menuju tempat yang lebih rendah, melewati muara, hingga akhirnya sampai di laut lepas. Jika kita membuang sampah atau limbah kimia di selokan rumah, sungai akan tercemar, tanaman padi bisa rusak, dan laut menjadi kotor. Oleh karena itu, mari kita jaga kebersihan air sejak dari rumah kita!

GLOSARIUM

  • Drainase: Saluran air buangan yang berfungsi mengalirkan air berlebih atau air sisa penggunaan dari pemukiman menuju badan air (selokan/sungai).
  • Irigasi: Usaha penyediaan, pengaturan, dan pembuangan air untuk menunjang pertanian (pengairan sawah).
  • Energi Kinetik Air: Energi yang dimiliki oleh air yang mengalir yang dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan kincir atau turbin pembangkit listrik.
  • Muara: Wilayah daratan bagian hilir sungai yang menjadi tempat pertemuan antara air sungai dan air laut.
  • Discovery Learning: Model pembelajaran yang mengarahkan peserta didik untuk menemukan sendiri konsep atau prinsip melalui tahapan pengamatan dan pembuktian.
  • Deep Learning: Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pemahaman mendalam, keterhubungan konteks nyata, serta penciptaan pengalaman belajar yang sadar (mindful), bermakna (meaningful), dan menyenangkan (joyful).

DAFTAR PUSTAKA

  • Fitri, A., dkk. (2021). Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek.
  • Fitri, A., dkk. (2021). Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek.
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
  • Mulyasa, E. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dan Pembelajaran Mendalam di Sekolah Dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

LAMPIRAN

Lembar Observasi Sikap Profil Pelajar Pancasila dan Proses Discovery Learning

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1Kriteria Skor 2Kriteria Skor 3Kriteria Skor 4Skor
1Gotong Royong (Kerja Sama Kelompok)Pasif, tidak mau bekerja sama, dan mengganggu kerja kelompok.Mau bekerja sama hanya jika diperintah oleh guru.Bekerja sama dengan baik dalam kelompok tetapi kurang konsisten.Sangat aktif bekerja sama, berbagi peran, dan membantu teman secara sukarela.[ ... ]
2Bernalar Kritis (Analisis Fungsi dan Alur Air)Tidak mampu mengidentifikasi alur dan fungsi air serta tidak berargumen.Mampu menyebutkan alur air sederhana namun belum bisa menjelaskan fungsinya.Mampu menganalisis alur dan fungsi air dengan cukup logis.Mampu menganalisis alur air, fungsi irigasi/energi, dan dampak pencemaran secara kritis dan tepat.[ ... ]
3Kreatif (Pembuatan Produk Simpulan)Tidak menunjukkan kreasi, hanya meniru karya lain tanpa penataan.Menunjukkan kreasi sederhana namun kurang rapi dan kurang terstruktur.Menunjukkan kreasi yang baik, rapi, dan sesuai dengan skema alur.Menunjukkan kreasi visual yang sangat unik, rapi, estetis, dan menyampaikan informasi secara jelas.[ ... ]
4Keterlibatan Deep Learning (Mindful & Meaningful)Tidak fokus, acuh tak acuh saat mengamati media Smart TV dan diskusi.Kurang fokus, membutuhkan sering teguran untuk memperhatikan media visual.Fokus memperhatikan media visual dan mampu mengaitkan dengan sungai lokal.Sangat fokus, antusias, serta aktif mengorelasikan fenomena sungai Wringin Anom dengan kehidupan nyata.[ ... ]

Lembar Solusi Penilaian Unjuk Kerja Presentasi

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1Kriteria Skor 2Kriteria Skor 3Kriteria Skor 4Skor
1Kejelasan Penyampaian (Artikulasi)Suara sangat pelan, tidak terdengar, dan penyampaian terbata-bata.Suara cukup terdengar namun kurang jelas dan ragu-ragu.Penyampaian jelas, suara terdengar baik di seluruh kelas.Penyampaian sangat jelas, lancar, intonasi tepat, dan percaya diri.[ ... ]
2Penguasaan Materi Bagan Alur AirTidak mampu menjelaskan bagan yang dibuat kelompoknya sendiri.Menjelaskan bagan dengan sering melihat teks dan kurang runtut.Menjelaskan bagan alur air dari rumah ke laut dengan runtut dan lancar.Menjelaskan alur air beserta 4 fungsi utama secara mendalam dan mampu menjawab pertanyaan.[ ... ]
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah,
Sri Anggriyani, S.Pd.
NIP. 198004152008012016
 
Situbondo, ___________2026
Guru Kelas,
Didik Sadi, S.Pd.
NIP. 198406162025211130