IDENTITAS MODUL
| Satuan Pendidikan | : | SD Negeri 1 Wringin Anom |
| Nama Guru | : | Didik Sadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | : | Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial |
| Kelas / Fase | : | Kelas V / C |
| Semester / Tahun Pelajaran | : | Ganjil / 2026/2027 |
| Alokasi Waktu | : | 2 x 35 menit (1 Pertemuan) |
| Materi / Topik | : | Komitmen nyata perubahan perilaku sehari-hari untuk menjaga alam. |
| Elemen Capaian Pembelajaran | : | Mengimplementasikan rencana pemeliharaan lingkungan sekolah. |
| Model Pembelajaran | : | Project Based Learning (PjBL) |
| Pendekatan Pembelajaran | : | Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Student-Centered, Culturally Responsive Teaching |
| Integrasi Lokal dan Diferensiasi | : | Diferensiasi: Jenis komitmen individual. Kearifan Lokal: Aksi kebersihan lingkungan lokal. |
ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN
Karakteristik Peserta Didik
Peserta didik Kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom memiliki kecenderungan gaya belajar visual yang kuat. Mereka sangat responsif terhadap tayangan gambar, tayangan video interaktif, serta peragaan langsung. Meskipun demikian, hasil pemetaan awal menunjukkan bahwa pemahaman konsep peserta didik mengenai hubungan antara komitmen perilaku pribadi dengan pemeliharaan lingkungan secara berkelanjutan masih berada pada kategori dasar. Peserta didik terbiasa melakukan pembersihan lingkungan hanya atas instruksi rutin, namun belum memahami makna mendalam dari komitmen pribadi dan dampak aksi nyata tersebut terhadap kelestarian alam secara menyeluruh.
Pengetahuan Awal (Prasyarat)
Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar mengenai jenis-jenis sampah (organik dan anorganik) serta mengetahui aturan kebersihan kelas secara rutin, namun belum terbiasa merancang dan mengimplementasikan komitmen aksi pribadi secara terstruktur.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir Fase C, peserta didik mengimplementasikan rencana pemeliharaan lingkungan sekolah sebagai bentuk aksi nyata dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitarnya.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Melalui pengamatan tayangan video dan gambar interaktif pada Smart TV, peserta didik dapat menganalisis permasalahan kebersihan dan pemeliharaan lingkungan sekolah dengan cermat.
- Melalui diskusi kelompok berbasis kearifan lokal, peserta didik dapat merancang dokumen komitmen nyata perubahan perilaku sehari-hari untuk menjaga alam sesuai minat dan kemampuan individual.
- Melalui metode Project Based Learning, peserta didik dapat mengimplementasikan aksi nyata rencana pemeliharaan lingkungan sekolah secara bertanggung jawab.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Menjaga kelestarian alam bukan sekadar kewajiban formal atau rutinitas sekolah, melainkan bentuk komitmen moral dan tanggung jawab pribadi sehari-hari. Tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten dan terus-menerus akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan hidup di sekolah dan masyarakat lokal.
PERTANYAAN PEMANTIK
- Apa yang akan terjadi pada lingkungan sekolah kita dalam satu bulan ke depan jika seluruh warga sekolah berhenti membuang sampah pada tempatnya?
- Bagaimana sebuah tindakan kecil yang kamu lakukan setiap hari di sekolah dapat menyelamatkan alam di sekitar desa Wringin Anom?
- Jenis komitmen nyata apa yang paling sesuai dengan kemampuanmu untuk menjaga kebersihan dan kelestarian sekolah kita mulai hari ini?
PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN
Profil Pelajar Pancasila
- Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia: Menunjukkan rasa syukur atas ciptaan Tuhan melalui perilaku merawat dan menjaga lingkungan hidup.
- Gotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok untuk mengimplementasikan aksi pemeliharaan lingkungan berdasarkan prinsip kearifan lokal.
- Mandiri: Menunjukkan kesadaran dan tanggung jawab pribadi dalam menjalankan komitmen perubahan perilaku sehari-hari.
- Bernalar Kritis: Menganalisis kondisi lingkungan sekolah serta menentukan solusi aksi nyata yang efektif.
Dimensi Deep Learning (Pembelajaran Mendalam)
- Mindful Learning: Kesadaran penuh peserta didik terhadap kondisi lingkungan hidup dan pentingnya tindakan nyata.
- Meaningful Learning: Mengaitkan materi pemeliharaan lingkungan dengan nilai kearifan lokal kebersihan masyarakat setempat.
- Joyful Learning: Pengalaman belajar yang menyenangkan melalui perancangan proyek komitmen visual bertema aksi lingkungan.
MATERI PEMBELAJARAN
Konsep Utama
- Komitmen Nyata Perubahan Perilaku: Suatu tekad dan janji pada diri sendiri yang diwujudkan dalam bentuk tindakan konsisten sehari-hari untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
- Bentuk Aksi Pemeliharaan Lingkungan Sekolah:
- Pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
- Pemilahan sampah organik dan anorganik di area sekolah.
- Perawatan tanaman dan area hijau sekolah.
- Hemat penggunaan air dan energi listrik di kelas.
- Kearifan Lokal Ro'an (Gotong Royong Kebersihan): Nilai-nilai kebudayaan lokal dalam masyarakat Wringin Anom yang menjunjung tinggi kebersihan lingkungan secara bersama-sama.
MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran
Project Based Learning (PjBL) dengan 6 Langkah Sintaks:
- Pertanyaan Mendasar (Essential Question)
- Desain Perencanaan Proyek (Design Project Plan)
- Penyusunan Jadwal Pelaksanaan (Create Schedule)
- Memonitor Kemajuan Proyek (Monitor Progress)
- Menguji Hasil Proyek (Assess Outcome)
- Evaluasi Pengalaman Belajar (Evaluate Experience)
Pendekatan Pembelajaran
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis Culturally Responsive Teaching dan Diferensiasi Proyek Individual.
ASESMEN
Asesmen Awal (Diagnostik)
Teknik: Kuis Visual Interaktif menggunakan Smart TV.
Instrumen: Pertanyaan bergambar mengenai kondisi lingkungan bersih dan tercemar serta respon tindakan awal siswa.
Asesmen Formatif
Teknik: Observasi Diskusi Kelompok, Penilaian Proses Pembuatan Pohon Komitmen, dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
Instrumen: Rubrik observasi partisipasi kelompok dan ceklis proses PjBL.
Asesmen Sumatif
Teknik: Penilaian Produk Proyek "Pohon Komitmen Hijau" dan Unjuk Kerja Aksi Nyata Lingkungan Sekolah.
Instrumen: Rubrik penilaian produk dan unjuk kerja aksi nyata.
RUBRIK PENILAIAN
Rubrik Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila)
| Kategori Sikap | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Akhlak Kepada Alam | Konsisten merawat lingkungan sekolah tanpa diperintah dan mengajak teman. | Merawat lingkungan sekolah dengan penuh kesadaran mandiri. | Merawat lingkungan sekolah jika diingatkan oleh guru. | Belum menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. |
| Gotong Royong | Sangat aktif bekerjasama, membagi tugas, dan membantu teman kelompok. | Aktif bekerja sama dalam kegiatan kelompok. | Cukup aktif bekerja sama namun kadang pasif. | Tidak mau bekerja sama dalam kelompok. |
| Mandiri | Bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan komitmen pribadi secara konsisten. | Bertanggung jawab terhadap komitmen pribadi dengan sedikit arahan. | Memerlukan dorongan berulang untuk menjalankan komitmen. | Tidak menyelesaikan komitmen yang telah dibuat. |
Rubrik Penilaian Keterampilan Proyek (Pohon Komitmen)
| Kriteria Penilaian | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Relevansi Aksi Nyata | Rencana komitmen sangat konkret, realistis, dan berorientasi jangka panjang. | Rencana komitmen konkret dan dapat dilaksanakan di sekolah. | Rencana komitmen terlalu umum dan kurang terukur. | Rencana komitmen tidak sesuai dengan topik pemeliharaan alam. |
| Estetika dan Kreativitas Visual | Tampilan karya visual sangat rapi, kreatif, dan kaya warna/elemen visual. | Tampilan karya visual rapi dan menarik. | Tampilan karya visual cukup rapi namun kurang variasi. | Tampilan karya kurang rapi dan tidak selesai. |
| Implementasi Aksi | Melaksanakan aksi nyata dengan penuh kesadaran dan hasil yang sangat bersih. | Melaksanakan aksi nyata sesuai rencana komitmen dengan baik. | Melaksanakan aksi nyata sebagian dari rencana komitmen. | Belum melaksanakan aksi nyata pemeliharaan lingkungan. |
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan 1 (2 x 35 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa peserta didik, dan mengajak berdoa bersama dipimpin oleh ketua kelas.
- Guru memeriksa kehadiran peserta didik serta merapikan tempat duduk.
- Guru melakukan apersepsi visual melalui Smart TV dengan menampilkan gambar kondisi kebersihan lingkungan SD Negeri 1 Wringin Anom dan lingkungan lokal sekitar.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memancing kesadaran peserta didik (Mindful Learning).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, materi utama, dan alur kegiatan proyek yang akan dilaksanakan.
Kegiatan Inti (50 Menit)
Sintaks 1: Pertanyaan Mendasar (10 Menit)
- Guru menayangkan video pendek berdurasi 3 menit tentang dampak sampah plastik dan kebiasaan tidak merawat lingkungan sekolah melalui Smart TV.
- Peserta didik mengamati tayangan secara saksama (memfasilitasi gaya belajar visual).
- Guru memfasilitasi diskusi interaktif: "Apa yang kamu rasakan setelah melihat video tersebut? Apa kaitan budaya Ro'an di desa kita dengan menjaga kebersihan sekolah kita?"
- Peserta didik dihubungkan dengan konsep komitmen nyata individual dalam pemeliharaan lingkungan.
Sintaks 2: Desain Perencanaan Proyek (10 Menit)
- Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok heterogen (4-5 siswa per kelompok).
- Guru menjelaskan proyek utama: Membuat "Pohon Komitmen Hijau" kelompok yang berisi daun-daun "Komitmen Nyata Perubahan Perilaku Sehari-hari".
- Guru membagikan LKPD kepada setiap kelompok.
- Guru memberikan diferensiasi pada jenis komitmen individual yang dapat dipilih peserta didik sesuai kemampuan dan minatnya:
- Komitmen A: Pemilahan dan Pengurangan Sampah Plastik.
- Komitmen B: Pemeliharaan Taman dan Tanaman Sekolah.
- Komitmen C: Kebersihan Fasilitas dan Area Bersama (Kantin/Teras).
- Komitmen D: Penghematan Air dan Energi Sekolah.
Sintaks 3: Menyusun Jadwal Pelaksanaan (5 Menit)
- Guru dan peserta didik menyepakati alokasi waktu pembuatan Pohon Komitmen (15 menit) dan pelaksanaan unjuk aksi nyata pemeliharaan lingkungan sekolah (10 menit).
- Peserta didik membagi peran dalam kelompok (ketua, pencatat komitmen, pemotong/penempel bentuk daun visual, pelaksana unjuk aksi).
Sintaks 4: Memonitor Kemajuan Proyek (15 Menit)
- Peserta didik berdiskusi merumuskan janji komitmen nyata individual pada kertas bentuk daun berwarna.
- Peserta didik menempelkan daun-daun komitmen pada bagan Pohon Komitmen yang disiapkan pada media kertas asturo/karton.
- Guru berkeliling memantau proses kerja kelompok, memberikan bimbingan bagi peserta didik yang memerlukan pemahaman konsep lebih dalam, dan memastikan keterlibatan aktif seluruh anggota.
Sintaks 5: Menguji Hasil Proyek (5 Menit)
- Setiap kelompok menampilkan hasil "Pohon Komitmen Hijau" di depan kelas atau pada papan pajangan kelas.
- Perwakilan kelompok membacakan komitmen nyata individual yang telah disepakati bersama.
- Guru dan kelompok lain memberikan apresiasi serta masukan positif.
Sintaks 6: Evaluasi Pengalaman Belajar (5 Menit)
- Peserta didik secara bersama-sama langsung mengimplementasikan aksi nyata singkat (aksi kebersihan 5 menit berdasarkan kearifan lokal Ro'an) di area kelas dan halaman depan sekolah sesuai komitmen yang telah dibuat.
- Guru memberikan penguatan bahwa komitmen ini berlaku untuk dijalankan setiap hari.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
- Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya komitmen nyata perubahan perilaku sehari-hari untuk menjaga kelestarian alam.
- Peserta didik melakukan refleksi pembelajaran dengan mengisi lembar refleksi peserta didik.
- Guru memberikan apresiasi atas kerja keras, kreativitas, dan partisipasi seluruh peserta didik.
- Guru menyampaikan informasi singkat mengenai rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam penutup.
PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM
Mindful Learning
Peserta didik secara sadar diajak mengamati kondisi lingkungan sekolahnya melalui media visual Smart TV, merenungkan dampak tindakan pribadi terhadap keberlanjutan alam, dan menyadari pentingnya niat serta komitmen sebelum melakukan tindakan nyata.
Meaningful Learning
Peserta didik menghubungkan materi pemeliharaan lingkungan dengan kearifan lokal budaya Ro'an (gotong royong kebersihan) yang ada di desa Wringin Anom. Pembelajaran tidak berhenti pada teori, melainkan bermakna melalui tindakan konkrit yang berdampak langsung pada lingkungan sekolah.
Joyful Learning
Peserta didik merasakan kegembiraan dalam merancang karya visual "Pohon Komitmen Hijau" dengan kreasi warna, bentuk daun, serta pelaksanaan unjuk aksi kebersihan bersama teman kelompok secara interaktif.
STRATEGI DIFERENSIASI
Diferensiasi Konten
Menyediakan berbagai opsi pilihan fokus komitmen pemeliharaan lingkungan (pemilahan sampah, pemeliharaan tanaman, hemat energi, dan kebersihan area bersama) yang disesuaikan dengan minat peserta didik.
Diferensiasi Proses
Menggunakan bantuan media gambar dan video interaktif bagi peserta didik visual serta memberikan bimbingan langsung (scaffolding) bagi peserta didik yang masih kesulitan merumuskan kalimat komitmen yang spesifik.
Diferensiasi Produk
Bentuk tampilan visual "Pohon Komitmen Hijau" dapat bervariasi sesuai kreativitas kelompok (penggunaan susunan warna, pola daun komitmen, dan variasi bentuk hiasan).
PEMANFAATAN TEKNOLOGI
- Smart TV: Digunakan untuk menampilkan video motivasi lingkungan, slide pemantik visual, serta menampilkan timer waktu pengerjaan proyek PjBL.
- Laptop: Digunakan guru untuk mengoperasikan materi multimedia interaktif dan mengelola instrumen penilaian digital.
- Koneksi Internet: Digunakan untuk mengakses sumber tayangan edukasi lingkungan berbasis kearifan lokal.
MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
Media Pembelajaran
- Video Edukasi "Dampak Sampah dan Pentingnya Menjaga Alam".
- Gambar Interaktif Lingkungan Sekolah Bersih dan Tercemar.
- Papan/Bagan "Pohon Komitmen Hijau" dari kertas karton.
- Kertas lipat berwarna (origami) berbentuk daun, spidol warna-warni, lem, dan gunting.
Sumber Belajar
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Buku Panduan Guru & Buku Siswa IPAS Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
- Lingkungan Fisik SD Negeri 1 Wringin Anom sebagai laboratorium alam.
- Nilai-nilai Kearifan Lokal Budaya Ro'an Masyarakat Wringin Anom.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Kelompok | ......................................................................... |
| Anggota Kelompok | 1. ....................................................................... 2. ....................................................................... 3. ....................................................................... 4. ....................................................................... 5. ....................................................................... |
| Kelas / Fase | V (Lima) / C |
| No. Absen | ......................................................................... |
| Tanggal | ......................................................................... |
Judul Proyek: Pohon Komitmen Hijau Menjaga Alam Sekolahku
Petunjuk Kerja
- Perhatikan tayangan video/gambar lingkungan yang disajikan oleh guru pada Smart TV!
- Diskusikan bersama anggota kelompokmu mengenai masalah kebersihan yang ada di sekitar lingkungan sekolah kita!
- Tentukan jenis komitmen perubahan perilaku sehari-hari yang akan dilakukan oleh masing-masing anggota kelompok!
- Tuliskan komitmen nyatamu pada Kertas Daun Komitmen yang telah disediakan dengan rapi dan jelas!
- Tempelkan Kertas Daun Komitmen tersebut pada bagan Pohon Komitmen Kelompok!
- Laksanakan aksi nyata kebersihan lingkungan sekolah selama 5 menit sesuai komitmen yang telah dibuat!
Tabel Perencanaan Komitmen Kelompok
| No | Nama Peserta Didik | Jenis Komitmen yang Dipilih | Kalimat Komitmen Nyata Sehari-hari |
|---|---|---|---|
| 1 | |||
| 2 | |||
| 3 | |||
| 4 | |||
| 5 |
Pertanyaan Diskusi Kelompok
- Mengapa kamu memilih janji komitmen tersebut untuk dijalankan sehari-hari di sekolah?
Jawab: .........................................................................................................................................................
- Apa manfaat dari komitmen nyatamu bagi kelestarian lingkungan SD Negeri 1 Wringin Anom?
- Bagaimana cara kelompokmu menjaga agar komitmen tersebut tetap dilaksanakan setiap hari, seperti tradisi Ro'an di daerah kita?
Jawab: .........................................................................................................................................................
Bagi peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran (belum mampu merumuskan komitmen dan memahami dampak aksi pemeliharaan lingkungan):
- Guru memberikan bimbingan individual (one-on-one coaching) dengan memanfaatkan gambar visual sederhana mengenai aksi-reaksi pemeliharaan lingkungan.
- Peserta didik diminta memilih 1 tindakan paling sederhana (misal: membuang 1 bungkus sampah plastik pada tempatnya setiap hari) dan menuliskannya kembali dalam kartu komitmen sederhana.
PENGAYAAN
Bagi peserta didik yang telah melampaui kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran:
- Peserta didik ditugaskan menjadi "Duta Lingkungan Cilik Kelas V" yang bertugas mengawasi dan mengajak teman-teman di kelas lain untuk menerapkan komitmen pemeliharaan lingkungan.
- Peserta didik membuat kampanye poster aksi lingkungan sederhana untuk ditempel di mading sekolah atau area umum sekolah.
REFLEKSI GURU
| No | Pertanyaan Refleksi | Hasil Refleksi Guru |
|---|---|---|
| 1 | Apakah seluruh peserta didik dapat memahami makna komitmen nyata pemeliharaan lingkungan sekolah melalui model PjBL? | Seluruh peserta didik antusias dan mampu memahami materi dengan baik melalui media visual dan proyek Pohon Komitmen. |
| 2 | Kendala apa yang dihadapi selama proses pembuatan proyek Pohon Komitmen dan pelaksanaan aksi nyata? | Pembagian waktu pada saat unjuk aksi kebersihan memerlukan pengawasan lebih intensif agar berjalan tertib. |
| 3 | Apakah diferensiasi jenis komitmen individual efektif membimbing siswa sesuai tingkat pemahamannya? | Sangat efektif karena siswa dapat memilih aksi nyata yang paling sesuai dengan kemampuan dan minatnya. |
| 4 | Bagaimana efektivitas penggunaan Smart TV dalam menunjang gaya belajar visual peserta didik? | Tayangan gambar dan video interaktif sangat membantu meningkatkan fokus dan daya ingat siswa terhadap materi. |
| 5 | Langkah perbaikan apa yang akan dilakukan untuk pembelajaran pada pertemuan berikutnya? | Memberikan pembatasan waktu yang lebih tegas pada tiap tahapan PjBL dan mengoptimalkan peran ketua kelompok. |
REFLEKSI PESERTA DIDIK
| No | Pertanyaan Refleksi Peserta Didik | Jawaban / Ungkapan Peserta Didik |
|---|---|---|
| 1 | Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini saat membuat Pohon Komitmen? | Saya sangat senang saat menempelkan daun komitmen dan melakukan aksi kebersihan bersama teman-teman. |
| 2 | Apakah kamu sudah memahami alasan mengapa kita harus memiliki komitmen nyata menjaga alam sekolah? | Sudah, karena jika sekolah bersih kita bisa belajar dengan nyaman dan alam sekitar tidak rusak. |
| 3 | Komitmen nyata apa yang akan kamu lakukan secara konsisten besok pagi di sekolah? | Saya berjanji tidak akan membuang plastik sembarangan dan selalu menyiram tanaman di depan kelas. |
| 4 | Bagian mana dari kegiatan hari ini yang menurutmu paling sulit dilakukan? | Saat merumuskan kalimat janji komitmen agar benar-benar bisa saya lakukan setiap hari. |
BAHAN BACAAN
Bahan Bacaan Guru
Pemeliharaan lingkungan sekolah merupakan bagian integral dari pendidikan karakter berbasis lingkungan (Adiwiyata). Komitmen perubahan perilaku peserta didik tidak dapat dibentuk hanya melalui pengetahuian teoritis, melainkan harus melalui pengalaman belajar mendalaman (Deep Learning) yang melibatkan emosi, kesadaran nurani (Mindful), pengaitan makna lokal (Meaningful), serta suasana belajar yang menyenangkan (Joyful). Integrasi kearifan lokal seperti tradisi Ro'an (gotong royong kebersihan) memberikan dasar sosiokultural yang kuat bagi peserta didik di SD Negeri 1 Wringin Anom untuk menginternalisasi nilai-nilai kepedulian lingkungan sebagai kebiasaan hidup sehari-hari.
Bahan Bacaan Peserta Didik
Menjaga alam dan kebersihan lingkungan sekolah adalah tugas kita semua. Alam yang bersih membuat udara segar, badan sehat, dan suasana belajar menjadi menyenangkan. Komitmen adalah janji jujur pada diri sendiri untuk melakukan perbuatan baik setiap hari. Contoh komitmen nyata sehari-hari antara lain: membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah organik dan anorganik, mematikan kran air setelah digunakan, mematikan lampu kelas saat siang hari, dan merawat tanaman di sekitar sekolah. Seperti masyarakat desa kita yang rajin melakukan Ro'an (gotong royong), kita juga harus bekerja sama menjaga kebersihan SD Negeri 1 Wringin Anom tercinta!
GLOSARIUM
- Komitmen: Janji atau keterikatan diri secara sadar untuk melakukan suatu tindakan nyata secara konsisten.
- Pemeliharaan Lingkungan: Upaya terpadu untuk melestarikan, merawat, dan mencegah kerusakan pada lingkungan hidup.
- Project Based Learning (PjBL): Model pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan peserta didik dalam menyelesaikan masalah nyata melalui karya nyata.
- Deep Learning: Pendekatan pembelajaran mendalam yang berfokus pada pemahaman makna, kesadaran penuh, dan pengalaman belajar yang menyenangkan.
- Ro'an: Istilah kearifan lokal masyarakat setempat untuk kegiatan kerja bakti atau gotong royong membersihkan lingkungan secara bersama-sama.
- Visual Learner: Gaya belajar peserta didik yang lebih mudah menyerap informasi melalui penglihatan (gambar, warna, video, dan peragaan).
DAFTAR PUSTAKA
- Fitri, A. dkk. (2021). Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek.
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
- Permendikbud Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024 terkait Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
- Suharjo. (2020). Pendidikan Lingkungan Hidup dan Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Surabaya: Unesa University Press.
LAMPIRAN
Lembar Observasi Sikap Peserta Didik
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor 1 | Kriteria Skor 2 | Kriteria Skor 3 | Kriteria Skor 4 | Skor |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Kepedulian Lingkungan (Akhlak Alam) | Belum menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah. | Menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan jika ditegur atau diingatkan guru. | Menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan secara mandiri tanpa harus diingatkan. | Sangat peduli terhadap lingkungan, konsisten menjaga kebersihan, dan mengajak teman. | |
| 2 | Gotong Royong Kelompok | Tidak mau bekerja sama dan pasif dalam kegiatan proyek kelompok. | Bekerja sama hanya jika diminta oleh teman satu kelompoknya. | Aktif bekerja sama dan menjalankan tugas kelompok dengan baik. | Sangat aktif memimpin, membantu teman, dan membagi tugas kelompok. | |
| 3 | Tanggung Jawab Mandiri | Tidak menyelesaikan komitmen yang telah dibuat dalam proyek. | Menyelesaikan komitmen namun memerlukan dorongan dan pengawasan berulang. | Menyelesaikan komitmen pribadi dengan penuh kesadaran dan tepat waktu. | Sangat bertanggung jawab dan konsisten melaksankaan komitmen tanpa pengawasan. |
Lembar Observasi Keterampilan Unjuk Kerja Proyek
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor 1 | Kriteria Skor 2 | Kriteria Skor 3 | Kriteria Skor 4 | Skor |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Perumusan Kalimat Komitmen | Kalimat komitmen tidak jelas dan tidak sesuai dengan pemeliharaan lingkungan. | Kalimat komitmen terlalu umum dan sulit diukur dalam perilaku sehari-hari. | Kalimat komitmen jelas, konkret, dan dapat dilaksanakan di sekolah. | Kalimat komitmen sangat spesifik, terukur, realistis, dan berdampak jangka panjang. | |
| 2 | Kerapian dan Krestivitas Visual | Hasil karya Pohon Komitmen tidak rapi, tidak selesai, dan tidak menarik. | Hasil karya cukup rapi namun kurang variasi bentuk dan warna visual. | Hasil karya rapi, bersih, dan menggunakan variasi elemen visual yang menarik. | Hasil karya sangat rapi, sangat kreatif, harmonis dalam warna, dan sangat estetis. | |
| 3 | Pelaksanaan Aksi Nyata Lingkungan | Tidak melakukan aksi nyata pemeliharaan lingkungan saat unjuk kerja. | Melakukan aksi nyata pemeliharaan lingkungan namun kurang bersungguh-sungguh. | Melakukan aksi nyata pemeliharaan lingkungan sesuai perencanaan proyek. | Melakukan aksi nyata dengan sangat antusias, bersih sempurna, dan membantu area lain. |