Line Spacing
Bullets Library
Number Library
Border Sel:
Shading Sel:
Modul Ajar

IDENTITAS MODUL

Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Wringin Anom
Nama Guru : Didik Sadi, S.Pd.
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
Kelas / Fase : Kelas V / C
Semester / Tahun Pelajaran : Ganjil / 2026/2027
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 Pertemuan)
Materi / Topik : Peran produsen, distributor, dan konsumen dalam kegiatan sehari-hari
Elemen Capaian Pembelajaran : Pemahaman IPAS (Sains dan Sosial)
Model Pembelajaran : Project Based Learning (PjBL)
Pendekatan Pembelajaran : Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) & Culturally Responsive Teaching
Integrasi Lokal dan Diferensiasi : Profesi keluarga Wringin Anom; Diferensiasi Peta Pikiran Grafis atau Naratif

ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN

Karakteristik Peserta Didik

Peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom dominan memiliki gaya belajar visual. Mereka lebih cepat menyerap, mengolah, dan mengingat informasi yang disajikan melalui gambar, diagram berwarna, tayangan video interaktif, serta pemetaan visual. Peserta didik aktif berinteraksi ketika dihadapkan pada media konkret dan tampilan tayangan Smart TV.

Pengetahuan Awal

Peserta didik telah memiliki pengalaman empiris dalam kehidupan sehari-hari terkait kegiatan jual beli, seperti berbelanja di warung dekat rumah, pasar tradisional Wringin Anom, atau mengamati profesi orang tua mereka (seperti petani, pedagang, peternak, dan pengrajin). Namun, peserta didik belum mengelompokkan peran tersebut secara sistematis ke dalam konsep ilmu ekonomi: produsen, distributor, dan konsumen.

Kesiapan Belajar

  1. Kelompok Mahir: Memahami konsep jual beli dan mampu menjelaskan alur barang dari pembuat hingga pembeli secara rinci.
  2. Kelompok Sedang: Memahami jual beli namun belum runtut dalam menjelaskan rantai distribusi barang.
  3. Kelompok Perlu Bimbingan: Mengidentifikasi jual beli sebatas kegiatan transaksi uang dan barang di toko.

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Pada Akhir Fase C, peserta didik mengidentifikasi aktivitas pelaku ekonomi keluarga dan peran produsen, distributor, serta konsumen dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di lingkungan sekitar.

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pengamatan tayangan video dan gambar interaktif pada Smart TV, peserta didik mampu mengalisis peran produsen, distributor, dan konsumen dalam kegiatan ekonomi masyarakat Wringin Anom dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok berbasis Project Based Learning, peserta didik mampu menyusun peta pikiran (mind map) alur rantai ekonomi keluarga/daerah sesuai tingkat kesiapan belajar dan minat visualnya secara mandiri dan bekerja sama.
  3. Melalui presentasi hasil karya, peserta didik mampu menyajikan hasil analisis mengenai dampak saling ketergantungan antarperan ekonomi terhadap keberlangsungan hidup masyarakat dengan percaya diri.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Kegiatan ekonomi tidak berdiri sendiri. Setiap barang yang digunakan dalam keluarga melalui alur panjang yang melibatkan produsen (pembuat), distributor (penyalur), dan konsumen (pemakai). Saling ketergantungan antarperan ini menjaga roda kehidupan sosial dan ekonomi di daerah Wringin Anom tetap berjalan serasi.

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Dari manakah asal nasi dan sayuran yang kita makan setiap hari di rumah?
  2. Bagaimana beras dari petani di sawah Wringin Anom bisa sampai ke meja makan kita?
  3. Apa yang akan terjadi jika toko atau pasar di sekitar rumah kita tutup selama satu bulan?

PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN

Profil Pelajar Pancasila

  1. Bernalar Kritis: Memproses informasi alur ekonomi dan menganalisis peran masing-masing pelaku ekonomi.
  2. Gotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan proyek pembuatan peta pikiran alur ekonomi.
  3. Kreatif: Menghasilkan visualisasi peta pikiran alur ekonomi yang menarik dan bermakna.

Kompetensi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

  1. Critical Thinking: Menganalisis keterkaitan antarperan ekonomi serta dampak jika salah satu peran terganggu.
  2. Collaboration: Membagi peran dan berkolaborasi membuat proyek peta pikiran secara efektif.
  3. Communication: Menyampaikan ide dan mempresentasikan hasil karya visual di depan kelas.
  4. Creativity: Merancang tata letak dan bentuk simbolik pada peta pikiran berbasis kearifan lokal.

MATERI PEMBELAJARAN

Pengertian Pelaku Ekonomi

  1. Produsen: Pihak yang menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan (contoh: Petani padi Wringin Anom, peternak ayam, pengrajin mebel).
  2. Distributor: Pihak yang menyalurkan barang atau jasa dari produsen kepada konsumen (contoh: Sopir truk pengangkut beras, pedagang grosir, agen sayur, pedagang kelontong).
  3. Konsumen: Pihak yang menggunakan atau menghabiskan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup (contoh: Siswa yang membeli alat tulis, keluarga yang mengonsumsi hasil pertanian).

Rantai Kegiatan Ekonomi Lokal

Contoh alur di Wringin Anom:

  1. Produsen: Petani menanam dan memanen padi di sawah Wringin Anom.
  2. Distributor: Tengkulak/Pedagang mengangkut beras menggunakan mobil bak terbuka ke pasar lokal dan toko kelontong.
  3. Konsumen: Orang tua siswa membeli beras di toko kelontong untuk dimasak menjadi nasi bagi keluarga.

Keterkaitan Antarperan

Setiap pelaku ekonomi saling membutuhkan. Tanpa produsen, distributor tidak memiliki barang dagangan. Tanpa distributor, barang produsen tidak sampai ke konsumen. Tanpa konsumen, produsen dan distributor tidak mendapatkan pendapatan.

MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran

Project Based Learning (PjBL) dengan langkah-langkah:

  1. Pertanyaan mendasar
  2. Mendesain perencanaan produk
  3. Menyusun jadwal pembuatan
  4. Memonitor keaktifan dan perkembangan proyek
  5. Menguji hasil
  6. Evaluasi pengalaman belajar

Pendekatan Pembelajaran

Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang mengintegrasikan:

  1. Mindful Learning: Kesadaran penuh peserta didik saat mengamati fenomena ekonomi di sekitarnya.
  2. Meaningful Learning: Mengaitkan materi pembelajaran dengan profesi nyata orang tua dan lingkungan Wringin Anom.
  3. Joyful Learning: Pembelajaran interaktif berbasis audio-visual dan proyek kreatif yang menyenangkan.

ASESMEN

Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)

Tanya jawab lisan interaktif dan kuis singkat visual di Smart TV untuk mengukur pemahaman awal tentang profesi dan jual beli di lingkungan sekitar.

Asesmen Formatif (Selama Pembelajaran)

  1. Penilaian Sikap: Lembar observasi Profil Pelajar Pancasila (Gotong Royong dan Bernalar Kritis).
  2. Penilaian Kinerja Proyek: Lembar observasi diskusi dan pembuatan peta pikiran alur ekonomi.

Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)

Tes tertulis essay singkat/pilihan ganda berbasis cerita bergambar untuk mengukur pemahaman konsep produsen, distributor, dan konsumen.

RUBRIK PENILAIAN

Rubrik Penilaian Kinerja Proyek (Peta Pikiran Alur Ekonomi)

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor (1-4)Skor
1Keakuratan Konsep EkonomiSkor 4: Semua elemen (produsen, distributor, konsumen) diidentifikasi dan dijelaskan dengan sangat akurat sesuai rantai ekonomi.
Skor 3: Sebagian besar elemen diidentifikasi dengan akurat, ada sedikit kekeliruan minor pada alur.
Skor 2: Hanya mampu mengidentifikasi 2 elemen secara benar dan alur kurang runtut.
Skor 1: Salah dalam menentukan peran produsen, distributor, dan konsumen.
2Keterkaitan Contextual / Kearifan LokalSkor 4: Menggunakan contoh profesi lokal Wringin Anom yang sangat relevan dan mendetail.
Skor 3: Menggunakan contoh profesi lokal namun kurang mendetail dalam deskripsi.
Skor 2: Contoh yang digunakan terlalu umum dan tidak mencerminkan lingkungan lokal.
Skor 1: Tidak mencantumkan contoh profesi sama sekali.
3Estetika dan Desain VisualSkor 4: Tampilan peta pikiran sangat rapi, bersih, penggunaan warna/simbol visual harmonis dan mempermudah pemahaman.
Skor 3: Tampilan rapi, menggunakan warna/simbol namun kurang bervariasi.
Skor 2: Tampilan kurang rapi dan penataan visual membingungkan.
Skor 1: Tampilan sangat tidak rapi dan tidak memiliki unsur visual pendukung.
4Kerjasama KelompokSkor 4: Seluruh anggota kelompok berpartisipasi aktif, pembagian tugas merata, dan saling mendukung.
Skor 3: Sebagian besar anggota berpartisipasi aktif dalam pembuatan proyek.
Skor 2: Hanya 1-2 anggota yang mendominasi pekerjaan kelompok.
Skor 1: Kelompok tidak mampu bekerja sama dan tugas diselesaikan secara individual.

Rubrik Penilaian Presentasi Kelompok

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor (1-4)Skor
1Kejelasan PenyampaianSkor 4: Suara lantang, artikulasi jelas, narasi runtut, dan mudah dipahami seluruh audiens.
Skor 3: Suara cukup jelas, narasi runtut namun sesekali kurang terdengar di belakang.
Skor 2: Penyampaian terbata-bata dan alur penjelasan kurang runtut.
Skor 1: Penyampaian tidak jelas, ragu-ragu, dan tidak dapat dipahami.
2Penguasaan MateriSkor 4: Mampu menjelaskan alur peta pikiran tanpa membaca teks sepenuhnya dan menjawab pertanyaan dengan tepat.
Skor 3: Mampu menjelaskan alur dengan sesekali melihat teks dan menjawab pertanyaan cukup tepat.
Skor 2: Terpaku pada teks saat menjelaskan dan kesulitan menjawab pertanyaan sederhana.
Skor 1: Tidak menguasai materi dan tidak mampu menjawab pertanyaan.

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Kegiatan Awal (10 Menit)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam hangat, menanyakan kabar, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan latihan pernapasan singkat (mindfulness) untuk mengondisikan kesiapan belajar (Mindful Learning).
  3. Guru menyajikan gambar kondisi Pasar Wringin Anom di Smart TV dan memberikan pertanyaan pemantik: "Dari manakah sayuran yang ada di meja makan kalian berasal?"
  4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, aktivitas proyek yang akan dilakukan, serta manfaat materi dalam kehidupan sehari-hari (Meaningful Learning).

Kegiatan Inti (50 Menit)

Fase 1: Pertanyaan Mendasar (10 Menit)

  1. Guru menayangkan video animasi pendek tentang perjalanan sebungkus kripik singkong dari petani hingga sampai ke tangan pembeli melalui Smart TV.
  2. Peserta didik mengamati unsur visual video dengan cermat.
  3. Guru memfasilitasi tanya jawab: "Siapa pembuatnya? Siapa yang membawa ke toko? Siapa yang memakan?"
  4. Peserta didik mendefinisikan istilah produsen, distributor, dan konsumen secara mandiri berdasarkan tayangan visual.

Fase 2: Mendesain Perencanaan Produk (10 Menit)

  1. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok heterogen (4-5 siswa per kelompok).
  2. Guru membagikan LKPD dan bahan proyek (kertas karton, spidol warna, stiker gambar profesi lokal).
  3. Setiap kelompok memilih topik alur ekonomi lokal Wringin Anom yang ingin mereka angkat (misal: Rantai Ekonomi Beras, Rantai Ekonomi Sayuran, Rantai Ekonomi Mebel Woodcraft Wringin Anom).
  4. Kelompok mendesain format peta pikiran sesuai gaya diferensiasi yang dipilih (Grafis Murni dengan banyak gambar/diagram ATAU Naratif Bergambar dengan penjelasan alur).

Fase 3: Menyusun Jadwal Pembuatan (5 Menit)

  1. Guru dan peserta didik menyepakati alokasi waktu pengerjaan proyek peta pikiran selama 20 menit.
  2. Guru membagikan peran dalam kelompok: Ketua, Ilustrator/Peta Gambar, Penulis Keterangan, dan Presenter.

Fase 4: Memonitor Keaktifan dan Perkembangan Proyek (15 Menit)

  1. Peserta didik berkolaborasi menyusun peta pikiran alur ekonomi pada kertas karton (Joyful Learning).
  2. Guru berkeliling memantau keaktifan peserta didik, memberikan bimbingan bagi kelompok yang membutuhkan scaffolding, dan memastikan semua anggota berpartisipasi.
  3. Guru memberikan apresiasi verbal dan masukan konstruktif atas visualisasi yang dibuat peserta didik.

Fase 5: Menguji Hasil (10 Menit)

  1. Setiap kelompok menempelkan peta pikiran hasil karyanya di dinding kelas (Gallery Walk).
  2. Presenter kelompok bertugas menjelaskan produknya kepada pengunjung dari kelompok lain, sementara anggota lain berkunjung ke kelompok lain untuk memberikan apresiasi/catatan.
  3. Guru menilai keakuratan materi dan kejelasan penyampaian.

Fase 6: Evaluasi Pengalaman Belajar (5 Menit)

  1. Guru mengumpulkan kembali seluruh peserta didik dalam lingkaran kelas.
  2. Guru dan peserta didik memberikan umpan balik serta refleksi bersama atas karya yang telah dibuat.
  3. Guru meluruskan jika terdapat miskonsepsi mengenai peran produsen, distributor, dan konsumen.

Kegiatan Penutup (10 Menit)

  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan inti pembelajaran mengenai pentingnya peran produsen, distributor, dan konsumen.
  2. Peserta didik mengerjakan tes evaluasi sumatif singkat pada lembar asesmen tertulis.
  3. Guru memberikan refleksi singkat dan apresiasi atas kerja keras seluruh kelompok.
  4. Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM

Mindful Learning (Kesadaran Penuh)

Peserta didik secara sadar diajak mengamati kegiatan ekonomi di lingkungan sekitarnya melalui teknik stop & observe, menyadari bahwa setiap benda yang dipakai di kelas atau rumah merupakan hasil kerja keras orang lain (produsen dan distributor).

Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Materi disambungkan langsung dengan profesi nyata orang tua peserta didik di Wringin Anom. Peserta didik memahami bahwa pekerjaan orang tua mereka (baik petani, pedagang, maupun buruh) memiliki peran vital dalam rantai ekonomi masyarakat.

Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

Penggunaan media Smart TV, pembuatan karya peta pikiran berwarna-warni, serta metode pameran karya "Gallery Walk" menciptakan suasana belajar yang dinamis, interaktif, dan bebas dari tekanan teknis hafalan.

STRATEGI DIFERENSIASI

Diferensiasi Proses

  1. Kelompok Mahir: Membuat peta pikiran dengan skema alur kompleks yang melibatkan lebih dari satu rantai distribusi (produsen - agen - pedagang eceran - konsumen).
  2. Kelompok Sedang dan Perlu Bimbingan: Membuat peta pikiran dengan skema alur langsung/sederhana (produsen - distributor - konsumen) dengan bantuan template gambar yang disediakan guru.

Diferensiasi Produk

  1. Opsi A (Peta Pikiran Grafis): Dominan visual, bagan warna, simbol, dan ilustrasi gambar dengan keterangan teks singkat. (Dikhususkan untuk peserta didik dengan kecenderungan visual murni).
  2. Opsi B (Peta Pikiran Naratif Bergambar): Bagan alur sederhana dengan deskripsi cerita/kalimat singkat pada setiap tahapan alur ekonomi.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI

  1. Smart TV: Menampilkan video animasi interaktif "Rantai Ekonomi Lokal" dan tayangan slide gambar kondisi ekonomi sekitar Wringin Anom.
  2. Laptop & Internet: Digunakan guru untuk memutar media pembelajaran digital berbasis YouTube dan sumber belajar visual online.

MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

Media Pembelajaran

  1. Video Animasi "Perjalanan Sawah hingga Meja Makan".
  2. Gambar Ilustrasi Berwarna: Petani, Pabrik, Mobil Pengangkut, Pasar, Warung Kelontong, Pembeli.
  3. Karton Manila, Spidol Warna, Lem, dan Gunting.

Sumber Belajar

  1. Buku Siswa IPAS Kelas V SD Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  2. Lingkungan sosial ekonomi masyarakat Wringin Anom (Profesi orang tua dan pasar lokal).

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LabelIsi
Nama Kelompok.....................................................
Anggota Kelompok1. .................................................
2. .................................................
3. .................................................
4. .................................................
Kelas / FaseV (Lima) / C
Tanggal.....................................................

Judul Proyek

Peta Pikiran Rantai Ekonomi Masyarakat Wringin Anom

Tujuan Aktivitas

Mengidentifikasi dan memetakan alur peran produsen, distributor, dan konsumen berdasarkan aktivitas ekonomi lokal.

Alat dan Bahan

Kertas karton, gambar ilustrasi profesi, spidol warna, gunting, dan lem.

Petunjuk Pengerjaan

  1. Diskusikan dengan kelompokmu satu jenis barang/produk lokal khas Wringin Anom (Contoh: Padi/Beras, Sayuran, Mebel Kayu, atau Telur Ayam).
  2. Tentukan siapa yang bertindak sebagai:

    • Produsen (Pembuat/Penghasil)
    • Distributor (Penyalur/Pengangkut/Pedagang)
    • Konsumen (Pemakai/Pembeli)

  1. Susunlah alur rantai ekonomi tersebut pada kertas karton dalam bentuk Peta Pikiran (Mind Map) yang menarik!
  2. Tambahkan warna, panah alur, dan gambar pendukung agar mudah dipahami secara visual.
  3. Siapkan diri untuk menjelaskan hasil peta pikiran kelompokmu saat kegiatan Gallery Walk!

Lembar Kerja Kerangka Alur

  1. Barang/Produk yang dipilih: ....................................................................
  2. Tahap 1 (Produsen):

    • Siapa pelaku ekonominya? ....................................................................
    • Apa yang dilakukan? ....................................................................

  1. Tahap 2 (Distributor):

    • Siapa pelaku ekonominya? ....................................................................
    • Apa yang dilakukan? ....................................................................

  1. Tahap 3 (Konsumen):

Siapa pelaku ekonominya? ....................................................................

Apa yang dilakukan? ....................................................................

REMEDIAL

Sasaran

Peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) pada tes sumatif (skor di bawah 70).

Bentuk Kegiatan

  1. Bimbingan Perorangan / Small Group Tutoring: Guru mengulas kembali gambar sederhana alur jual beli menggunakan kartu bergambar (Flashcard) interaktif.
  2. Penugasan Terstruktur: Peserta didik diminta mengidentifikasi 1 aktivitas jual beli di warung dekat rumahnya dan menuliskan siapa produsen, distributor, dan konsumennya dalam tabel sederhana.

PENGAYAAN

Sasaran

Peserta didik yang telah melampaui Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dengan nilai sangat baik.

Bentuk Kegiatan

Peserta didik diberikan tantangan berupa studi kasus komprehensif:

"Bagaimana jika jembatan penghubung desa Wringin Anom putus sehingga distributor tidak bisa masuk? Apa dampaknya bagi Produsen di desa dan Konsumen di kota?"

Peserta didik menuliskan gagasan solutif dalam bentuk diagram sebab-akibat sederhana.

REFLEKSI GURU

NoPertanyaan RefleksiHasil Refleksi / Catatan Guru
1Apakah seluruh peserta didik dapat memahami konsep produsen, distributor, dan konsumen melalui tayangan visual dan pembuatan peta pikiran?Peserta didik sangat antusias mengamati gambar visual di Smart TV dan sebagian besar mampu membedakan ketiga peran ekonomi tersebut secara cepat.
2Kendala apa yang dihadapi selama proses pelaksanaan pembelajaran berbasis PjBL ini?Manajemen waktu pada saat pembuatan peta pikiran sempat melebihi target 5 menit karena siswa sangat detail dalam mewarnai visual.
3Apakah pembagian kelompok dan diferensiasi produk berjalan efektif sesuai karakteristik siswa?Sangat efektif. Siswa visual bekerja sangat baik saat diberikan kebebasan menggambar diagram dan peta pikiran berwarna.
4Langkah perbaikan apa yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya?Memberikan batas waktu yang lebih tegas pada setiap tahap pembuatan produk dan menyiapkan potongan gambar siap tempel lebih banyak bagi kelompok yang lambat menggambar.

REFLEKSI PESERTA DIDIK

NoPertanyaan Refleksi Peserta DidikJawaban / Respon Siswa
1Bagian mana dari kegiatan pembelajaran hari ini yang paling kamu sukai?Saat membuat peta pikiran bersama kelompok dan melihat gambar-gambar berwarna di Smart TV.
2Apakah kamu sudah bisa membedakan antara Produsen, Distributor, dan Konsumen?Ya, produsen yang buat barang, distributor yang antar/jual, konsumen yang memakai/makan.
3Apa kesulitan yang kamu rasakan saat membuat proyek peta pikiran bersama temanmu?Menentukan siapa distributornya jika barangnya dijual dari pasar ke warung kecil.
4Setelah belajar hari ini, bagaimana perasaanmu terhadap pekerjaan orang tua atau tetangga di sekitar Wringin Anom?Merasa bangga karena semua pekerjaan orang tua saling membantu dan berguna untuk orang lain.

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

Kegiatan ekonomi adalah seluruh tindakan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang beragam. Dalam ilmu ekonomi dasar, kegiatan ini dibagi menjadi tiga pilar utama: produksi, distribusi, dan konsumsi.

  1. Produksi adalah kegiatan menciptakan atau meningkatkan nilai guna suatu barang/jasa. Pelakunya disebut produsen. Di kawasan Wringin Anom, sektor produksi didominasi oleh pertanian (padi, jagung, sayur), peternakan, serta industri rumah tangga (olahan makanan dan kerajinan kayu).
  2. Distribusi merupakan kegiatan menyalurkan barang/jasa dari produsen ke konsumen. Pelakunya disebut distributor. Rantai distribusi bisa bersifat langsung (produsen langsung ke konsumen) maupun tidak langsung (melibatkan pedagang besar, agen, grosir, hingga pengecer di toko kelontong).
  3. Konsumsi adalah kegiatan menggunakan atau mengurangi nilai guna barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan. Pelakunya adalah konsumen. Pemahaman rantai ini penting bagi siswa agar mampu mengapresiasi setiap profesi di lingkungan sosialnya.

Bahan Bacaan Peserta Didik

Tahukah kamu dari mana barang-barang di rumahmu berasal?

Setiap hari kita makan nasi, memakai baju, dan menulis dengan pensil. Semua benda itu bisa sampai ke tangan kita melalui 3 tahap penting:

  1. dibuat oleh PRODUSEN. Petani yang menanam padi di sawah Wringin Anom adalah contoh Produsen. Mereka menghasilkan barang.
  2. Diantar oleh DISTRIBUTOR. Padi yang sudah jadi beras diangkut oleh pak sopir truk dan dijual oleh pedagang di pasar atau warung. Mereka adalah Distributor yang menyalurkan barang.
  3. Digunakan oleh KONSUMEN. Kita dan keluarga kita yang membeli beras lalu memasaknya menjadi nasi adalah Konsumen. Kita yang menggunakan barang tersebut.

Jika salah satu dari mereka tidak ada, rantai ekonomi akan terganggu. Oleh karena itu, kita harus menghargai setiap pekerjaan orang di sekitar kita!

GLOSARIUM

  1. Produsen: Orang atau lembaga yang menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan.
  2. Distributor: Orang atau lembaga yang bertugas menyalurkan barang atau jasa dari produsen kepada konsumen.
  3. Konsumen: Orang atau kelompok yang menggunakan, menghabiskan, atau memanfaatkan barang dan jasa.
  4. Rantai Ekonomi: Alur keterkaitan perjalanan barang/jasa dari proses pembuatan hingga sampai ke tangan pemakai.
  5. Peta Pikiran (Mind Map): Diagram visual yang digunakan untuk merepresentasikan kata, ide, atau tugas yang dihubungkan secara teratur di sekitar ide kunci.
  6. Kearifan Lokal: Nilai-nilai, tradisi, atau potensi profesi lokal yang ada di suatu daerah tertentu (seperti Wringin Anom).

DAFTAR PUSTAKA

  1. Fitri, A., dkin. (2021). Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek.
  2. Fitri, A., dkk. (2021). Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbudristek.
  3. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  4. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: BSKAP Kemendikbudristek.

LAMPIRAN

Lembar Observasi Sikap Profil Pelajar Pancasila

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor (1-4)Skor
1Bernalar KritisSkor 4: Aktif menganalisis alur ekonomi, sering bertanya hal rasional, dan tepat mengidentifikasi peran.
Skor 3: Mampu mengidentifikasi peran ekonomi dengan benar dan sesekali bertanya.
Skor 2: Mengikuti analisis hanya jika diarahkan oleh guru.
Skor 1: Pasif dan tidak menunjukkan proses berpikir kritis selama pembelajaran.
2Gotong RoyongSkor 4: Sangat aktif membantu teman kelompok, berbagi tugas secara adil, dan menghargai pendapat teman.
Skor 3: Bekerja sama dengan baik dalam kelompok dan menyelesaikan tugas bagiannya.
Skor 2: Kurang aktif dalam kelompok dan hanya bekerja jika diminta teman.
Skor 1: Tidak mau bekerja sama dan mengganggu kerja kelompok.
3KreatifSkor 4: Menghasilkan gagasan visual peta pikiran yang sangat inovatif, unik, dan kaya warna/simbol.
Skor 3: Membuat peta pikiran dengan susunan rapi dan menggunakan ragam visual yang baik.
Skor 2: Membuat peta pikiran dengan meniru contoh guru tanpa ada variasi.
Skor 1: Tidak menunjukkan usaha dalam memperindah atau menata peta pikiran.

Lembar Penilaian Asesmen Sumatif (Tes Tertulis Singkat)

Instrumen Soal

Soal 1:

Pak Ahmad adalah seorang petani di Desa Wringin Anom. Beliau menanam jagung di sawah hingga memanennya. Berdasarkan kegiatan ekonomi, apa peran Pak Ahmad? Jelaskan alasannya!

Soal 2:

Ibu Siti membeli jagung dari Pak Ahmad lalu membawanya menggunakan mobil pikap untuk dijual kembali kepada pedagang-pedagang kecil di pasar kota. Apa peran Ibu Siti dalam kegiatan ekonomi tersebut?

Soal 3:

Keluarga Budi membeli jagung di pasar untuk dibuat perkedel jagung sebagai lauk makan siang di rumah. Apa peran keluarga Budi dalam alur tersebut?

Soal 4:

Apa yang akan terjadi pada pedagang di pasar (distributor) jika petani (produsen) mengalami gagal panen total? Jelaskan keterkaitannya!

Rubrik Penilaian Asesmen Sumatif

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor (1-4)Skor
1Jawaban Soal 1 (Produsen)Skor 4: Menjawab Produsen dengan alasan yang sangat tepat dan runtut.
Skor 3: Menjawab Produsen dengan alasan yang kurang lengkap.
Skor 2: Menjawab Produsen tetapi alasan salah.
Skor 1: Jawaban salah total.
2Jawaban Soal 2 (Distributor)Skor 4: Menjawab Distributor dengan alasan yang sangat tepat dan runtut.
Skor 3: Menjawab Distributor dengan alasan yang kurang lengkap.
Skor 2: Menjawab Distributor tetapi alasan salah.
Skor 1: Jawaban salah total.
3Jawaban Soal 3 (Konsumen)Skor 4: Menjawab Konsumen dengan alasan yang sangat tepat dan runtut.
Skor 3: Menjawab Konsumen dengan alasan yang kurang lengkap.
Skor 2: Menjawab Konsumen tetapi alasan salah.
Skor 1: Jawaban salah total.
4Jawaban Soal 4 (Analisis Keterkaitan)Skor 4: Mampu menjelaskan hubungan sebab-akibat ketergantungan antarperan secara logis dan tepat.
Skor 3: Mampu menjelaskan dampak namun alasan kurang lengkap.
Skor 2: Menjelaskan dampak tetapi tidak logis.
Skor 1: Tidak dapat menjawab atau jawaban tidak relevan.
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah,
Sri Anggriyani, S.Pd.
NIP. 198004152008012016
 
Situbondo, ___________2026
Guru Kelas,
Didik Sadi, S.Pd.
NIP. 198406162025211130