IDENTITAS MODUL
| Satuan Pendidikan | : | SD Negeri 1 Wringin Anom |
| Nama Guru | : | Didik Sadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | : | Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) |
| Kelas / Fase | : | Kelas V / C |
| Semester / Tahun Pelajaran | : | Ganjil / 2026/2027 |
| Alokasi Waktu | : | 3 x 35 menit (1 Pertemuan) |
| Materi / Topik | : | Rantai Kegiatan Ekonomi (Produksi, Distribusi, Konsumsi) |
| Elemen Capaian Pembelajaran | : | Pemahaman IPAS (Sains dan Sosial) |
| Model Pembelajaran | : | Discovery Learning |
| Pendekatan Pembelajaran | : | Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) |
| Integrasi Lokal dan Diferensiasi | : | Diferensiasi Bagan Visual/Teks dan Usaha Produksi Lokal |
ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN
Karakteristik Peserta Didik
Peserta didik Kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom memiliki gaya belajar yang cenderung dominan visual. Mereka memiliki antusiasme tinggi saat disajikan tayangan bergambar, animasi, maupun video interaktif. Meskipun demikian, asesmen diagnostik menunjukkan bahwa pemahaman dasar peserta didik mengenai alur kegiatan ekonomi masih bersifat parsial dan abstrak. Peserta didik mengenal istilah membeli atau membuat barang, tetapi belum mampu menghubungkan keterkaitan antara produsen, distributor, dan konsumen sebagai sebuah sistem rantai ekonomi yang utuh.
Lingkungan Belajar dan Potensi Daerah
Lingkungan sekitar SD Negeri 1 Wringin Anom kaya akan aktivitas ekonomi berbasis kearifan lokal, seperti industri rumah tangga pembuatan keripik olahan hasil pertanian dan perkebunan warga. Potensi kontekstual ini dimanfaatkan sebagai jembatan konseptual agar peserta didik dapat mengaitkan materi pelajaran dengan konteks nyata di sekitar tempat tinggal mereka.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir Fase C, peserta didik memperjelas pemahamannya tentang rantai kegiatan ekonomi dan membedakan peran produksi, distribusi, dan konsumsi dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia sehari-hari di lingkungan masyarakat.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran Utama
- Melalui kegiatan pengamatan video dan stimulus visual pada Smart TV, peserta didik dapat mendeskripsikan pengertian kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi dengan bahasa sendiri secara tepat.
- Melalui diskusi kelompok berbasis studi kasus usaha lokal, peserta didik dapat menganalisis peran pelaku ekonomi (produsen, distributor, konsumen) dalam rantai kegiatan ekonomi secara rinci.
- Melalui penugasan terdiferensiasi, peserta didik dapat menyusun bagan rantai kegiatan ekonomi dari produk lokal daerah Wringin Anom secara kooperatif dan sistematis.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Setiap barang atau jasa yang kita nikmati setiap hari merupakan hasil dari sebuah alur panjang yang saling terhubung. Masing-masing peran—baik pembuat (produsen), penyalur (distributor), maupun pengguna (konsumen)—memiliki nilai penting yang saling membutuhkan. Memahami alur ini melatih rasa menghargai terhadap kerja keras orang lain dan menumbuhkan kesadaran sebagai konsumen yang bijak.
PERTANYAAN PEMANTIK
- Pernahkah kalian berpikir, bagaimana bungkus keripik olahan lokal bisa sampai di meja makan rumah kalian?
- Apa yang akan terjadi jika tidak ada orang yang mengangkut atau menjual bahan makanan dari petani ke pasar?
- Siapa saja orang-orang hebat di sekitar kita yang bekerja membuat dan menyalurkan barang-barang kebutuhan sehari-hari?
PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN
Profil Pelajar Pancasila
- Bernalar Kritis: Memproses informasi, menganalisis alur rantai ekonomi, dan mengidentifikasi peran masing-masing pelaku ekonomi.
- Gotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok terdiferensiasi untuk menyusun dan mempresentasikan bagan alur kegiatan ekonomi.
- Mandiri: Mengelola tanggung jawab tugas individu dalam penyelesaian tugas kelompok maupun evaluasi mandiri.
Kompetensi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
- Critical Thinking: Menganalisis dampak jika salah satu mata rantai ekonomi terputus.
- Collaboration: Berbagi peran dalam penyusunan produk visual atau teks alur ekonomi.
- Communication: Menyampaikan hasil diskusi kelompok di depan kelas secara percaya diri.
- Creativity: Merancang alur bagan visual atau alur cerita teks kegiatan ekonomi yang menarik.
MATERI PEMBELAJARAN
Konsep Dasar Kegiatan Ekonomi
Kegiatan ekonomi adalah seluruh aktivitas yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kegiatan ekonomi terbagi menjadi tiga tahapan utama:
- Kegiatan Produksi
- Pengertian: Kegiatan menghasilkan barang atau jasa, atau meningkatkan nilai guna suatu barang.
- Pelaku: Produsen.
- Contoh Kontekstual Lokal: Perajin keripik di Wringin Anom yang mengolah singkong mentah menjadi keripik siap konsumsi.
- Kegiatan Distribusi
- Pengertian: Kegiatan menyalurkan barang atau jasa dari tempat produksi ke tangan konsumen.
- Pelaku: Distributor (pedagang grosir, agen, kurir, sopir angkutan).
- Contoh Kontekstual Lokal: Kurir atau pedagang kelontong yang mengangkut dan menjual keripik dari pabrik rumah tangga ke warung-warung lokal.
- Kegiatan Konsumsi
- Pengertian: Kegiatan menggunakan, menghabiskan, atau mengurangi nilai guna barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan.
- Pelaku: Konsumen.
- Contoh Kontekstual Lokal: Siswa dan warga masyarakat yang membeli dan memakan keripik tersebut.
Rantai Kegiatan Ekonomi
Rantai kegiatan ekonomi menggambarkan keterikatan yang tidak dapat dipisahkan antara Produsen -> Distributor -> Konsumen. Terputusnya salah satu peran akan mengganggu keterseediaan barang dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Pendekatan Pembelajaran | Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) |
| Prinsip Utama Deep Learning | Mindful Learning (Keterlibatan Penuh), Meaningful Learning (Kebermaknaan Kontekstual), Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan) |
| Metode | Pengamatan Visual, Diskusi Kelompok, Penugasan Berkelompok, Presentasi, Permainan Peran Singkat |
ASESMEN
Asesmen Diagnostik (Awal Pembelajaran)
- Non-Kognitif: Menanyakan perasaan siswa dan gaya belajar yang paling disukai hari ini.
- Kognitif: Tanya jawab singkat menggunakan gambar produk lokal untuk mengukur pemahaman awal istilah pembuat, penyalur, dan pembeli.
Asesmen Formatif (Proses Pembelajaran)
- Lembar Observasi Sikap (Gotong Royong dan Bernalar Kritis).
- Performa Diskusi Kelompok dan LKPD Terdiferensiasi.
Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)
- Tes Tertulis Singkat berupa soal esai terbatas dan analisis kasus alur ekonomi lokal (5 Soal).
RUBRIK PENILAIAN
Rubrik Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila)
| Aspek yang Dinilai | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Bernalar Kritis | Mampu menganalisis seluruh alur rantai ekonomi dan dampaknya jika terputus secara mandiri dan logis. | Mampu menganalisis alur rantai ekonomi dengan sedikit bantuan arahan guru. | Mampu mengidentifikasi kegiatan ekonomi namun belum bisa menganalisis hubungan antar-peran. | Belum mampu mengidentifikasi maupun menganalisis kegiatan ekonomi. |
| Gotong Royong | Sangat aktif bekerja sama, membantu teman kelompok, dan menghargai pendapat anggota tim. | Aktif bekerja sama dan menjalankan tugas kelompok dengan baik. | Cukup aktif tetapi kadang perlu didorong untuk berkontribusi dalam kelompok. | Pasif dan tidak mau berpartisipasi dalam tugas kelompok. |
Rubrik Penilaian Keterampilan (Produk LKPD / Bagan Rantai Ekonomi)
| Aspek yang Dinilai | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Kelengkapan Komponen | Bagan/Teks memuat 3 elemen utama (Produksi, Distribusi, Konsumsi) beserta contoh lokal secara lengkap dan akurat. | Memuat 3 elemen utama beserta contoh, namun kurang rinci pada penjelasan peran. | Hanya memuat 2 elemen kegiatan ekonomi secara tepat. | Hanya memuat 1 elemen atau komponen tidak sesuai dengan konsep. |
| Kerapihan dan Kreativitas Visual/Struktur | Menyajikan bagan/teks dengan sangat rapi, estetis, jelas, dan keterbacaan tinggi. | Menyajikan bagan/teks dengan rapi dan mudah dibaca. | Menyajikan bagan/teks cukup rapi namun alur panah/struktur agak membingungkan. | Hasil karya tidak terstruktur dan sulit dibaca. |
Rubrik Penilaian Pengetahuan (Tes Sumatif)
| Nilai | Kriteria Pemahaman Konsep |
|---|---|
| 86 - 100 | Memahami sepenuhnya konsep produksi, distribusi, konsumsi serta mampu membedakan peran pelaku ekonomi secara tepat. |
| 71 - 85 | Memahami konsep dasar produksi, distribusi, konsumsi namun ada sedikit kekeliruan kecil pada analisis peran pelaku. |
| 60 - 70 | Hanya memahami sebagian konsep dasar (misal hanya produksi dan konsumsi). |
| < 60 | Belum memahami konsep dasar kegiatan ekonomi. |
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
- Pembukaan dan Kesadaran Diri (Mindful Orienting):
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa peserta didik, dan mengajak berdoa bersama.
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan fisik serta mental siswa (teknik bernapas sejenak untuk memfokuskan perhatian).
- Apersepsi Kontekstual (Meaningful Engagement):
- Guru menampilkan sebuah produk olahan lokal di Wringin Anom (misal: bungkus keripik singkong) melalui meja demonstrasi dan tayangan Smart TV.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Siapa di antara kalian yang menyukai keripik ini? Tahukah kalian bagaimana singkong di kebun bisa berubah menjadi keripik renyah di dalam bungkus ini?"
- Penyampaian Tujuan dan Orientasi:
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktivitas interaktif yang akan dilakukan.
- Guru menjelaskan garis besar penilaian dan pembentukan kelompok belajar.
Kegiatan Inti (75 Menit)
Sintaks 1: Pemberian Rangsangan (Stimulation) - 10 Menit
- Peserta didik mencermati tayangan video singkat melalui Smart TV yang memperlihatkan aktivitas pembuat keripik lokal di Wringin Anom, proses pengangkutan oleh mobil boks/kurir, hingga masyarakat yang membeli di toko.
- Peserta didik secara visual diajak memfokuskan pengamatan pada gerakan dan tindakan yang dilakukan oleh orang-orang dalam tayangan tersebut (Joyful & Visual Learning).
Sintaks 2: Pernyataan/Identifikasi Masalah (Problem Statement) - 10 Menit
- Guru memfasilitasi diskusi dengan melempar pertanyaan: "Mengapa produsen keripik memerlukan pedagang pasar atau kurir? Apa yang terjadi jika pembeli tidak ada?"
- Peserta didik merumuskan masalah utama: "Bagaimana hubungan kerja sama antara pembuat, penyalur, dan pembeli barang dalam kegiatan ekonomi?"
Sintaks 3: Pengumpulan Data (Data Collection) - 20 Menit
- Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok heterogen berdasarkan gaya belajar dan tingkat pemahaman awal:
- Kelompok Visual A/B: Diberikan kartu-kartu bergambar aktivitas ekonomi lokal untuk dirangkai menjadi bagan.
- Kelompok Teks/Naratif: Diberikan kartu narasi singkat yang menggambarkan alur perjalanan barang dari pabrik lokal ke rumah tangga.
- Peserta didik mengumpulkan informasi dari tayangan slide Smart TV, buku siswa, serta lembar bahan bacaan yang disediakan guru.
Sintaks 4: Pengolahan Data (Data Processing) - 15 Menit
- Dalam kelompok, peserta didik berdiskusi mengklasifikasikan mana aktivitas yang termasuk Produksi, Distribusi, dan Konsumsi.
- Peserta didik menyusun alur rantai ekonomi produk lokal pada Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang terdiferensiasi.
- Guru berkeliling memberikan bimbingan bagi kelompok yang membutuhkan (scaffolding).
Sintaks 5: Pembuktian (Verification) - 10 Menit
- Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil pengerjaan bagan/narasi alur kegiatan ekonomi di depan kelas.
- Kelompok lain memberikan tanggapan atau masukan konstruktif.
- Guru dan peserta didik memverifikasi kebenaran alur rantai ekonomi berdasarkan konsep IPAS yang tepat.
Sintaks 6: Menarik Kesimpulan (Generalization) - 10 Menit
- Peserta didik bersama guru merumuskan kesimpulan bahwa kegiatan ekonomi terdiri atas tiga tahapan yang saling bergantung.
- Guru memberikan penguatan mengenai pentingnya menghargai setiap peran pelaku ekonomi di lingkungan sekitar tempat tinggal mereka.
Kegiatan Penutup (15 Menit)
- Evaluasi Mandiri:
- Peserta didik mengerjakan tes formatif/sumatif singkat berupa 5 soal analisis di lembar kertas.
- Refleksi Pembelajaran:
- Peserta didik membagikan kesan pembelajaran (bagian mana yang paling menyenangkan dan materi apa yang sudah dipahami).
- Tindak Lanjut dan Penutup:
- Guru memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh kelompok.
- Guru menyampaikan rencana materi pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam penutup.
PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM
Mindful Learning
Peserta didik dilatih untuk fokus dan sadar penuh saat mengamati tayangan proses produksi lokal, menyadari setiap detail pekerjaan manusia yang ada di balik sebuah barang yang sehari-hari mereka konsumsi.
Meaningful Learning
Materi tidak diajarkan secara hafalan abstrak, melainkan dihubungkan langsung dengan potensi ekonomi lokal daerah Wringin Anom (seperti usaha keripik lokal). Hal ini membuat siswa memahami kegunaan nyata dari pengetahuan IPAS dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Joyful Learning
Penggunaan media Smart TV, sistem kartu bergambar bongkar-pasang, serta interaksi presentasi kelompok yang saling memberikan apresiasi positif menciptakan suasana belajar yang bebas dari rasa takut dan menyenangkan.
STRATEGI DIFERENSIASI
Diferensiasi Konten
- Untuk kelompok dengan dominasi gaya belajar visual: Disediakan kartu bergambar beranimasi dan bagan alur dengan alur warna yang kontras.
- Untuk kelompok dengan pemahaman teks yang lebih kuat: Disediakan lembar cerita naratif bergaya studi kasus usaha lokal.
Diferensiasi Proses
- Peserta didik yang masih belum memahami konsep dasar mendapatkan pendampingan lebih intensif (scaffolding) dari guru secara langsung.
- Peserta didik yang sudah mahir diarahkan untuk menjadi tutor sebaya dalam kelompoknya.
Diferensiasi Produk
- Produk LKPD dapat berupa Bagan Visual Gambar Rantai Ekonomi (bagi kelompok visual) atau Peta Pikiran Berbasis Teks Deskriptif (bagi kelompok naratif).
PEMANFAATAN TEKNOLOGI
- Smart TV: Digunakan untuk menampilkan media pembelajaran interaktif, slide presentasi bergambar, dan video dokumenter pendek usaha produksi lokal Wringin Anom.
- Laptop: Digunakan guru untuk mengoperasikan media pembelajaran dan sistem asesmen digital.
- Akses Internet: Digunakan untuk mengunduh dan menyajikan materi kontekstual yang relevan dan terkini.
MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
Media Pembelajaran
- Slide Presentasi Interaktif Canva / PowerPoint.
- Video Dokumenter Pendek Usaha Lokal Wringin Anom.
- Kartu Bergambar Alur Kegiatan Ekonomi (Produksi, Distribusi, Konsumsi).
- Papan Flipchart dan Spidol Warna.
Sumber Belajar
- Buku Panduan Guru dan Buku Siswa IPAS Kelas V Kurikulum Merdeka, Kemendikbudristek.
- Lingkungan Usaha Rumah Tangga / Industri Lokal Masyarakat Wringin Anom.
- Modul Pembelajaran IPAS Fase C.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Lembar Kerja Peserta Didik: Menelusuri Rantai Ekonomi Produk Lokal
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Anggota Kelompok | 1. .................................................... 2. .................................................... 3. .................................................... 4. .................................................... |
| Kelas / Fase | V (Lima) / C |
| No. Absen | .................................................... |
| Tanggal | .................................................... |
Petunjuk Kerja Kelompok
- Amatilah kartu kasus / gambar usaha lokal yang diberikan oleh Guru!
- Diskusikan bersama teman kelompokmu untuk membagi kegiatan tersebut ke dalam 3 tahap: Produksi, Distribusi, dan Konsumsi.
- Tempelkan atau tuliskan alur kegiatan tersebut pada kotak yang telah disediakan!
- Jawablah pertanyaan analisis di bawah bagan!
Tugas 1: Bagan Rantai Kegiatan Ekonomi
Kotak 1: KEGIATAN PRODUKSI
- Siapa Pelakunya? (Nama Produsen): ..........................................................................................
- Apa yang Dihasilkan?: ..........................................................................................
- Deskripsi Kegiatan: ..........................................................................................
[TANDA PANAH ALUR SEBAB-AKIBAT]
Kotak 2: KEGIATAN DISTRIBUSI
- Siapa Pelakunya? (Nama Distributor): ..........................................................................................
- Bagaimana Cara Menyaluarkannya?: ..........................................................................................
- Deskripsi Kegiatan: ..........................................................................................
[TANDA PANAH ALUR SEBAB-AKIBAT]
Kotak 3: KEGIATAN KONSUMSI
- Siapa Pelakunya? (Nama Konsumen): ..........................................................................................
- Apa yang Dilakukan Konsumen?: ..........................................................................................
- Deskripsi Kegiatan: ..........................................................................................
Tugas 2: Pertanyaan Analisis Kasus
- Mengapa keberadaan distributor sangat penting bagi produsen keripik di Wringin Anom?
Jawab: ...........................................................................................................................................................
- Apa yang akan terjadi pada peternak atau petani lokal jika konsumen tidak mau membeli produk mereka?
Jawab: ...........................................................................................................................................................
REMEDIAL
Bagi peserta didik yang belum mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) pada asesmen sumatif:
- Guru memberikan bimbingan perorangan dengan memanfaatkan media konkrit (misalnya menggunakan pensil dan buku milik siswa langsung untuk mensimulasikan alur dari pabrik ke toko hingga dibeli).
- Peserta didik diberikan tugas sederhana menyusun kembali 3 urutan gambar rantai ekonomi dengan pendampingan tutor sebaya.
PENGAYAAN
Bagi peserta didik yang telah melampaui kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP):
- Peserta didik diberikan tantangan analisis peran e-commerce / toko online dalam merubah alur distribusi tradisional di zaman modern.
- Peserta didik diminta membuat poster ajakan sederhana untuk "Cinta dan Beli Produk Lokal Wringin Anom".
REFLEKSI GURU
| No | Pertanyaan Refleksi | Hasil Evaluasi Guru |
|---|---|---|
| 1 | Apakah seluruh peserta didik dapat aktif terlibat dalam pembelajaran visual dan diskusi kelompok? | Sebagian besar peserta didik sangat antusias dengan adanya media visual di Smart TV. Namun, 2 siswa masih membutuhkan dorongan untuk berani berbicara saat diskusi. |
| 2 | Apakah pemanfaatan contoh usaha lokal di Wringin Anom berhasil meningkatkan pemahaman siswa? | Sangat berhasil. Peserta didik lebih cepat memahami konsep karena produk yang dicontohkan sering mereka temui sehari-hari. |
| 3 | Kendala apa yang dihadapi selama proses pembelajaran berlangsung? | Pengelolaan waktu saat diskusi pengelompokan sedikit melebihi alokasi karena siswa sangat asyik memilih kartu gambar. |
| 4 | Apa langkah perbaikan untuk pertemuan selanjutnya? | Guru akan mengetatkan batasan waktu setiap sintaks dengan menggunakan timer visual di Smart TV. |
REFLEKSI PESERTA DIDIK
| No | Pertanyaan Refleksi Peserta Didik | Jawaban / Tanggapan |
|---|---|---|
| 1 | Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling kamu sukai? | Menonton video di Smart TV dan menyusun kartu gambar bersama kelompok. |
| 2 | Apakah kamu sudah bisa membedakan antara Produsen, Distributor, dan Konsumen? | Ya, saya sudah paham bedanya pembuat, penyalur, dan pemakai. |
| 3 | Apa yang akan kamu lakukan untuk menghargai pembuat barang di sekitar tempat tinggalmu? | Membeli produk lokal dan tidak membuang-buang makanan atau barang yang sudah dibeli. |
BAHAN BACAAN
Bahan Bacaan Guru
Kegiatan ekonomi merupakan fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning, pembelajaran IPAS pada topik ini tidak sekadar menekankan hafalan definisi (Produksi, Distribusi, Konsumsi), melainkan menekankan pemahaman sistemik. Guru perlu mengarahkan siswa untuk melihat bahwa keterputusan alur distribusi atau penurunan daya beli konsumen akan berdampak langsung pada kesejahteraan produsen. Penggunaan konteks lokal seperti UMKM/industri rumah tangga daerah Wringin Anom terbukti meningkatkan keterhubungan emosional dan daya kritis siswa terhadap realitas sosial-ekonomi di sekitar tempat tinggalnya.
Bahan Bacaan Peserta Didik
Tahukah kamu bagaimana sebuah barang bisa sampai ke tanganmu?
Semua barang yang kita gunakan sehari-hari melewati rantai kegiatan ekonomi yang terdiri dari tiga tahap:
- Produksi adalah kegiatan membuat atau mengolah barang. Orang yang membuatnya disebut Produsen. Contohnya: Pak Budi mengolah singkong menjadi keripik.
- Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Orang yang menyalurkannya disebut Distributor. Contohnya: Pak Kurir mengangkut keripik dari rumah Pak Budi ke warung-warung.
- Konsumsi adalah kegiatan menggunakan atau memakan barang tersebut. Orang yang menggunakannya disebut Konsumen. Contohnya: Kamu membeli dan memakan keripik tersebut di sekolah.
Semua pelaku ekonomi ini saling membutuhkan satu sama lain!
GLOSARIUM
- Produksi: Kegiatan menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup.
- Produsen: Pelaku atau orang/badan yang melakukan kegiatan produksi.
- Distribusi: Kegiatan menyalurkan barang atau jasa dari produsen kepada konsumen.
- Distributor: Pelaku atau orang/badan yang melakukan kegiatan distribusi.
- Konsumsi: Kegiatan menggunakan, memakai, atau menghabiskan nilai guna barang dan jasa.
- Konsumen: Pelaku atau orang/badan yang melakukan kegiatan konsumsi.
- Rantai Ekonomi: Alur keterkaitan ketergantungan antar-pelaku ekonomi dari hulu (produksi) hingga hilir (konsumsi).
DAFTAR PUSTAKA
- Fitri, Amalia, dika. 2021. Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek.
- Fitri, Amalia, dika. 2021. Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek.
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 2024. Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
LAMPIRAN
Lembar Observasi Sikap Peserta Didik (Proses Pembelajaran)
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor 1 | Kriteria Skor 2 | Kriteria Skor 3 | Kriteria Skor 4 | Skor |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Bernalar Kritis | Belum mampu mengidentifikasi dan membedakan jenis kegiatan ekonomi sama sekali. | Mampu mengidentifikasi kegiatan ekonomi namun belum bisa menjelaskan alur hubungannya. | Mampu menjelaskan alur kegiatan ekonomi dengan sedikit arahan dari guru. | Mampu menganalisis alur rantai ekonomi dan menjelaskan keterkaitan antar-peran secara mandiri dan logis. | |
| 2 | Gotong Royong | Pasif, tidak mau bekerja sama, dan mengganggu aktivitas diskusi kelompok. | Cukup kooperatif tetapi jarang memberikan masukan atau ide dalam kelompok. | Aktif dalam berdiskusi dan mampu menyelesaikan bagian tugas kelompoknya dengan baik. | Sangat aktif, memimpin/membantu teman sejawat, serta menghargai setiap pendapat dalam kelompok. | |
| 3 | Kemampuan Komunikasi | Tidak berani berbicara saat presentasi dan tidak merespon pertanyaan. | Berani berbicara saat presentasi namun volume suara sangat pelan dan ragu-ragu. | Menyampaikan hasil diskusi dengan jelas dan bahasa yang cukup runtut. | Menyampaikan hasil diskusi dengan sangat percaya diri, jelas, runtut, dan mampu menjawab pertanyaan. | |
| 4 | Keaktifan Mengamati (Visual/Smart TV) | Tidak memperhatikan tayangan Smart TV dan melakukan aktivitas lain yang tidak relevan. | Memperhatikan tayangan Smart TV hanya jika ditegur oleh guru. | Memperhatikan tayangan Smart TV dengan fokus dari awal hingga akhir. | Memperhatikan tayangan Smart TV secara fokus serta mencatat poin-poin penting secara mandiri. |