Line Spacing
Bullets Library
Number Library
Border Sel:
Shading Sel:
Modul Ajar

IDENTITAS MODUL

Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Wringin Anom
Nama Guru : Didik Sadi, S.Pd.
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
Kelas / Fase : Kelas V / C
Semester / Tahun Pelajaran : Ganjil / 2026/2027
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 Pertemuan)
Materi / Topik : Perubahan bentang alam daerah dari masa lalu, masa kini, dan prediksi masa depan
Elemen Capaian Pembelajaran : Pemahaman IPAS (Sains dan Sosial) dan Keterampilan Proses
Model Pembelajaran : Project Based Learning (PjBL)
Pendekatan Pembelajaran : Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning) dan Culturally Responsive Teaching
Integrasi Lokal dan Diferensiasi : Evaluasi bentang alam Wringin Anom; Diferensiasi produk berupa diagram alur (tulisan, gambar, atau komik)

ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN

Karakteristik Peserta Didik

Peserta didik Kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom memiliki kecenderungan gaya belajar visual yang kuat. Mereka lebih cepat menyerap materi melalui pengamatan foto, video, peta visual, dan ilustrasi berwarna. Tingkat keaktifan kelas tinggi ketika disajikan media digital yang interaktif.

Pengetahuan Awal Peserta Didik

Peserta didik sudah mengenal nama-nama bentuk bentang alam di sekitar mereka seperti sungai, area persawahan, perbukitan, dan kawasan permukiman Wringin Anom. Namun, mereka belum secara utuh memahami bahwa bentang alam tersebut mengalami perubahan secara bertahap dari masa lalu hingga sekarang akibat aktivitas manusia dan alam, serta belum mampu memprediksi dampaknya bagi masa depan.

Tantangan Pembelajaran

  1. Menghubungkan sebab-akibat antara tindakan manusia masa kini dengan kondisi bentang alam masa depan.
  2. Memfasilitasi kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) peserta didik visual untuk mengomunikasikan gagasan melalui karya diagram alur yang terstruktur.

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Pada akhir Fase C, peserta didik mampu mengidentifikasi perubahan bentang alam di permukaan bumi yang disebabkan oleh faktor alam maupun perbuatan manusia. Peserta didik dapat merefleksikan perubahan lingkungan di sekitarnya serta mengomunikasikan hasil pengamatan tersebut dengan merancang karya diagram alur perkembangan bentang alam lokal dari masa lalu, masa kini, hingga prediksi masa depan secara runtut dan logis.

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pengamatan tayangan visual interaktif pada Smart TV, peserta didik dapat menganalisis minimal dua faktor penyebab perubahan bentang alam di lingkungan Wringin Anom dari masa lalu hingga masa kini secara kritis.
  2. Melalui diskusi kelompok berbasis masalah kontekstual, peserta didik dapat memprediksi dua potensi perubahan bentang alam daerah setempat di masa depan beserta dampak ekologisnya secara rasional.
  3. Melalui penugasan proyek berdiferensiasi, peserta didik dapat menyusun dan menyajikan diagram alur perkembangan bentang alam (pilihan bentuk: teks berurut, ilustrasi gambar, atau komik visual) secara kreatif dan komunikatif.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Bentang alam di sekitar kita tidak bersifat abadi, melainkan terus berubah seiring waktu. Tindakan manusia di masa kini memegang peranan kunci dalam menentukan apakah bentang alam di masa depan akan lestari atau rusak. Pemahaman masa lalu dan masa kini membantu manusia bertindak bijak demi keberlanjutan lingkungan hidup.

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Amati foto lingkungan Wringin Anom pada layar Smart TV ini, apa perbedaan paling menyolok antara pemandangan 20 tahun lalu dengan kondisi hari ini?
  2. Mengapa area persawahan di dekat sekolah kita perlahan-lahan berubah menjadi deretan bangunan?
  3. Jika seluruh pepohonan di perbukitan sekitar Wringin Anom ditebang habis saat ini, bagaimana nasib bentang alam dan desa kita 15 tahun yang akan datang?

PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN

Profil Pelajar Pancasila

  1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia: Ditunjukkan melalui sikap peduli, menjaga, dan menyayangi bentang alam ciptaan Tuhan.
  2. Bernalar Kritis: Mampu mengidentifikasi pola perubahan bentang alam serta memprediksi dampaknya berdasarkan fakta.
  3. Kreatif: Menghasilkan karya diagram alur visual (gambar/komik/tulisan) yang inovatif dan terstruktur.
  4. Gotong Royong: Bekerja sama secara aktif dan kolaboratif dalam penyelesaian proyek kelompok.

Kompetensi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

  1. Mindful Learning: Kesadaran penuh saat mengamati kondisi lingkungan sekitar dan merefleksikan tindakan diri terhadap alam.
  2. Meaningful Learning: Mengaitkan materi pembelajaran dengan realitas kehidupan sehari-hari di desa Wringin Anom.
  3. Joyful Learning: Antusiasme dan kegembiraan dalam merancang proyek visual sesuai minat bakat peserta didik.

MATERI PEMBELAJARAN

Bentang Alam Masa Lalu Wringin Anom

Kondisi historis daerah Wringin Anom yang didominasi oleh tutupan vegetasi hijau, aliran sungai yang jernih dan lebar, luasnya kawasan persawahan irigasi teknis, serta keterbatasan akses jalan buatan.

Bentang Alam Masa Kini dan Faktor Penyebab Perubahan

Kondisi eksistensi bentang alam saat ini yang mengalami alih fungsi lahan menjadi kawasan permukiman, penyempitan sempadan sungai, penutupan permukaan tanah dengan aspal/beton, serta berkurangnya daerah resapan air. Faktor penyebab mencakup lonjakan populasi, eksploitasi alam, pembangunan infrastruktur, serta fenomena iklim global.

Prediksi Bentang Alam Masa Depan dan Upaya Pelestarian

Proyeksi kondisi lingkungan 10 hingga 20 tahun mendatang berdasarkan dua skenario:

  1. Skenario Buruk: Terjadinya banjir tahunan, kekeringan air bersih, dan hilangnya lahan hijau akibat pembangunan tak terkendali.
  2. Skenario Baik: Terwujudnya konsep desa hijau melalui reboisasi, pembuatan sumur resapan, penataan pemukiman ramah lingkungan, dan pelestarian alur sungai.

MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran

Project Based Learning (PjBL) dengan 6 langkah sintaks:

  1. Pertanyaan Mendasar
  2. Mendesain Perencanaan Proyek
  3. Menyusun Jadwal Pembuatan Proyek
  4. Memonitor Keaktifan dan Perkembangan Proyek
  5. Menguji Hasil (Presentasi)
  6. Evaluasi Pengalaman Belajar

Pendekatan Pembelajaran

Deep Learning (Mindful Learning, Meaningful Learning, Joyful Learning) dikombinasikan dengan Culturally Responsive Teaching (CRT) yang mengangkat konteks bentang alam lokal Wringin Anom.

ASESMEN

Asesmen Diagnostik (Awal)

Asesmen non-tes berupa kuis visual interaktif melalui Smart TV untuk mengukur pemahaman awal tentang bentuk bentang alam dan gaya belajar dominan peserta didik.

Asesmen Formatif (Proses)

  1. Lembar observasi diskusi kelompok dan partisipasi aktif.
  2. Lembar monitoring kemajuan proyek diagram alur.

Asesmen Sumatif (Akhir)

  1. Penilaian Produk: Diagram alur perkembangan bentang alam (skor kriteria estetika, keruntutan kronologis, keakuratan prediksi).
  2. Penilaian Unjuk Kerja: Presentasi hasil karya kelompok.

RUBRIK PENILAIAN

Rubrik Penilaian Produk (Diagram Alur Bentang Alam)

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1Kriteria Skor 2Kriteria Skor 3Kriteria Skor 4Skor
1Keruntutan Kronologis (Masa Lalu, Kini, Masa Depan)Hanya menampilkan 1 alur waktu dan tidak runtut.Menampilkan 2 alur waktu namun hubungan sebab-akibat belum jelas.Menampilkan 3 alur waktu secara runtut namun prediksi kurang terhubung.Menampilkan 3 alur waktu (Masa Lalu, Kini, Masa Depan) secara runtut, logis, dan saling terhubung.
2Keakuratan Konten dan Faktor PerubahanKonten tidak akurat dan tidak menyebutkan faktor perubahan.Konten kurang akurat, menyebutkan 1 faktor perubahan tanpa penjelasan.Konten akurat, menyebutkan 2 faktor perubahan dengan penjelasan sederhana.Konten sangat akurat sesuai konteks lokal Wringin Anom, menyebutkan faktor perubahan secara mendalam.
3Kreativitas dan Visualisasi KaryaKarya tidak rapi, tidak berwarna, dan sulit dipahami secara visual.Karya kurang rapi, penggunaan warna terbatas, dan visualisasi kurang jelas.Karya rapi, menarik, berwarna, dan isi visual mudah dipahami.Karya sangat rapi, sangat estetik, penggunaan warna/elemen visual luar biasa menarik dan inovatif.

Rubrik Penilaian Unjuk Kerja (Presentasi Kelompok)

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1Kriteria Skor 2Kriteria Skor 3Kriteria Skor 4Skor
1Kejelasan Penyampaian (Artikulasi & Suara)Suara sangat pelan, artikulasi tidak jelas, peserta didik pasif.Suara terdengar terbatas, artikulasi kurang jelas, mendikte teks.Suara jelas, artikulasi cukup baik, menyampaikan dengan percaya diri.Suara sangat lantang, jelas, artikulasi sangat baik, tidak sekadar membaca teks, interaktif.
2Kerjasama dan Partisipasi AnggotaDominasi oleh 1 anggota kelompok, anggota lain diam.Hanya 2 anggota yang aktif, interaksi antar anggota kurang.Semua anggota berpartisipasi menyampaikan bagian masing-masing.Seluruh anggota menunjukkan pembagian peran yang sangat seimbang, kompak, dan saling mendukung.
3Penguasaan Latar Belakang & PrediksiTidak mampu menjawab pertanyaan dari penguji atau kelompok lain.Mampu menjawab pertanyaan dengan bantuan guru secara penuh.Mampu menjawab pertanyaan dengan tepat menggunakan argumen sederhana.Mampu menjawab pertanyaan secara kritis, tepat, dan mempertahankan argumen berbasis fakta karya.

Rubrik Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila)

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1Kriteria Skor 2Kriteria Skor 3Kriteria Skor 4Skor
1Akhlak kepada AlamTidak menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan belajar.Menunjukkan kepedulian lingkungan hanya jika diperintah guru.Menunjukkan kepedulian lingkungan dan menjaga kebersihan secara mandiri.Menjadi teladan dalam menjaga kebersihan, kerapian, serta menyuarakan pentingnya pelestarian alam.
2Bernalar KritisMenerima informasi begitu saja tanpa bertanya atau menganalisis.Mulai bertanya tetapi pertanyaan belum mengarah pada inti permasalahan.Aktif bertanya dan mampu menganalisis hubungan sebab-akibat perubahan alam.Mampu mengkritisi fenomena alam secara mendalam dan menawarkan solusi prediktif yang rasional.

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)

  1. Orientasi Mindful: Guru membuka pembelajaran dengan salam ramah, memeriksa kesiapan kelas, dan mengajak peserta didik melakukan latihan napas hening sejenak (1 menit) untuk mengondisikan kesadaran penuh (Mindful Learning).
  2. Apersepsi Meaningful: Guru menampilkan foto arsip Wringin Anom tahun 1990-an bersanding dengan foto Google Earth terkini melalui Smart TV. Guru mengajukan pertanyaan pemantik kontekstual.
  3. Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, alur kegiatan proyek PjBL, dan bentuk penugasan berdiferensiasi yang akan dibuat.

Kegiatan Inti (50 Menit)

Sintaks 1: Pertanyaan Mendasar (10 Menit)

  1. Peserta didik mengamati tayangan video berdurasi 3 menit tentang transformasi kawasan perdesaan menjadi kawasan permukiman padat di Smart TV.
  2. Peserta didik diajak berdiskusi interaktif: "Apa yang membuat sungai dan sawah kita berubah dari masa ke masa?"
  3. Peserta didik mengidentifikasi tantangan lingkungan utama di Wringin Anom saat ini (Meaningful Learning).

Sintaks 2: Mendesain Perencanaan Proyek (10 Menit)

  1. Peserta didik dibagi ke dalam kelompok heterogen berisi 4-5 orang.
  2. Guru memfasilitasi diferensiasi produk. Setiap kelompok bebas memilih bentuk karya diagram alur sesuai kesepakatan minat visual mereka:
    • Pilihan A: Diagram Alur Komik Visual (Gaya Komik)
    • Pilihan B: Diagram Alur Gambar Peta/Ilustrasi Berwarna
    • Pilihan C: Diagram Alur Teks Infografis Lengkap Gambar Symbol
  1. Kelompok membagi tugas, menentukan alat/bahan yang dibutuhkan (kertas karton, spidol warna, pensil warna, stiker).

Sintaks 3: Menyusun Jadwal Pembuatan (5 Menit)

  1. Guru dan peserta didik menyepakati batas waktu pengerjaan proyek selama 20 menit.
  2. Guru menayangkan penghitung waktu mundur (timer) di Smart TV agar peserta didik dapat mengelola waktu secara teratur (Mindful Learning).

Sintaks 4: Memonitor Keaktifan dan Perkembangan Proyek (20 Menit)

  1. Peserta didik berkolaborasi menyusun diagram alur tiga tahap: Masa Lalu (dulu), Masa Kini (sekarang), dan Prediksi Masa Depan (20 tahun lagi).
  2. Peserta didik menuangkan analisis penyebab perubahan pada garis panah penghubung alur.
  3. Guru berkeliling memfasilitasi diskusi, memberikan bimbingan, serta memastikan setiap anggota kelompok terlibat aktif (Joyful Learning).

Sintaks 5: Menguji Hasil (5 Menit)

  1. Setiap kelompok menempelkan hasil karya diagram alur mereka di papan pameran dinding kelas.
  2. Dilakukan kegiatan Gallery Walk cepat atau perwakilan kelompok mempresentasikan karya di depan Smart TV secara singkat dan percaya diri.
  3. Kelompok lain berkesempatan memberikan tanggapan atau pertanyaan positif.

Sintaks 6: Evaluasi Pengalaman Belajar (5 Menit)

  1. Guru memberikan apresiasi terhadap seluruh hasil karya proyek peserta didik.
  2. Peserta didik bersama guru menyimpulkan alur perubahan bentang alam Wringin Anom dan pentingnya langkah pelestarian lingkungan dari sekarang.

Kegiatan Penutup (10 Menit)

  1. Refleksi Singkat: Peserta didik mengisi lembar refleksi diri tentang perasaan dan pemahaman mereka selama proses pembelajaran.
  2. Rangkuman & Konfirmasi: Guru menguatkan konsep kunci bahwa masa depan bentang alam ditentukan oleh tindakan hari ini.
  3. Tindak Lanjut & Doa: Guru memberikan penugasan amatan sederhana di rumah (menanam 1 tanaman/merawat halaman) serta menutup pembelajaran dengan doa bersama.

PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM

Mindful Learning

Peserta didik dilatih untuk fokus dan sadar penuh terhadap kondisi lingkungan sekitarnya. Melalui kegiatan mengamati perubahan foto udara Wringin Anom, peserta didik menyadari secara mendalam dampak tindakan sekecil apa pun terhadap alam.

Meaningful Learning

Materi yang dipelajari tidak bersifat abstrak, melainkan bersumber langsung dari lingkungan tempat tinggal peserta didik (SDN 1 Wringin Anom dan sekitarnya). Peserta didik memahami keterkaitan nyata antara sejarah, kondisi saat ini, dan masa depan lingkungan tempat tinggal mereka.

Joyful Learning

Prosess pembelajaran dikemas secara menyenangkan melalui eksplorasi media visual Smart TV, kebebasan memilih bentuk ekspresi karya (komik, ilustrasi, atau infografis), serta aktivitas pameran karya (Gallery Walk) yang membangun kepercayaan diri peserta didik.

STRATEGI DIFERENSIASI

Diferensiasi Konten

Guru menyediakan berbagai sumber bahan pengamatan visual berupa video perubahan lahan, foto historis cetak, serta akses penelusuran citra satelit melalui laptop/Smart TV bagi kelompok yang membutuhkan detail lebih rinci.

Diferensiasi Proses

Guru memberikan tingkat pendampingan (scaffolding) yang disesuaikan: kelompok yang membutuhkan bimbingan diberikan kerangka alur awal, sedangkan kelompok yang sudah mahir dibiarkan mengksplorasi prediksi masa depan yang lebih kompleks secara mandiri.

Diferensiasi Produk

Peserta didik diberi kebebasan memilih cara mengomunikasikan hasil pemikiran mereka dalam bentuk diagram alur:

  1. Diagram Alur Komik: Menggunakan karakter bergambar dan balon kata.
  2. Diagram Alur Ilustrasi: Menggunakan gambar lanskap penuh warna dengan keterangan ringkas.
  3. Diagram Alur Infografis: Menggunakan bagan alur dengan simbol visual dan penjelasan naratif yang detail.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI

  1. Laptop Guru: Digunakan untuk mengelola media presentasi, mengontrol materi visual, dan menampilkan penghitung waktu proyek.
  2. Smart TV: Digunakan sebagai layar pameran utama untuk menampilkan perbandingan foto historis Wringin Anom, pemutaran video pembelajaran resolusi tinggi, serta penayangan hasil karya peserta didik.
  3. Internet: Digunakan untuk mengakses platform pemetaan digital (Google Earth) secara real-time guna melihat perubahan tutupan lahan daerah Wringin Anom secara spesifik.

MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

Media Pembelajaran

  1. Tayangan slide interaktif dan video transformasi bentang alam.
  2. Foto udara dan dokumentasi lama wilayah Wringin Anom.
  3. Kertas karton manila, spidol berwarna, pensil warna, dan kertas stiker.
  4. Timer digital Smart TV.

Sumber Belajar

  1. Buku Panduan Guru dan Buku Siswa IPAS Kelas V Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  2. Peta digital wilayah Kecamatan Wringin Anom.
  3. Lingkungan alam dan sosial di sekitar SD Negeri 1 Wringin Anom.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Lembar Identitas Peserta Didik

LabelIsi
Nama Peserta Didik
Kelas / No. AbsenV /
Tanggal Kegiatan

Judul LKPD: Proyek Diagram Alur Bentang Alam Wringin Anom

Petunjuk Kerja

  1. Bergabunglah dengan kelompok yang telah ditentukan.
  2. Amati tayangan materi dan dokumentasi foto bentang alam Wringin Anom pada Smart TV.
  3. Diskusikan bersama kelompokmu perubahan apa yang terjadi dari masa lalu, masa kini, dan bayangkan apa yang akan terjadi di masa depan (20 tahun lagi).
  4. Buatlah Diagram Alur Perkembangan Bentang Alam pada kertas karton yang disediakan. Kamu bebas memilih bentuk karya: Komik Visual, Gambar Ilustrasi, atau Infografis Teks.
  5. Pastikan diagram alurmu memuat 3 bagian utama:
    • Bagian 1: Kondisi Bentang Alam Masa Lalu
    • Bagian 2: Kondisi Bentang Alam Masa Kini & Penyebab Perubahannya
    • Bagian 3: Prediksi Bentang Alam Masa Depan & Upaya Menjaganya
  1. Hiaslah karyamu dengan warna dan visual yang menarik!

Format Isian Pengorganisasian Ide

Tahapan WaktuCiri-Ciri Bentang AlamPenyebab Perubahan / Kondisi Utama
Masa Lalu (20 Tahun Lalu)
Masa Kini (Saat Ini)
Prediksi Masa Depan (20 Tahun Mendatang)

Pertanyaan Analisis Kelompok

  1. Menurut analisis kelompokmu, apa faktor utama perbuat manusia yang paling cepat mengubah bentang alam Wringin Anom?
  2. Tuliskan 2 tindakan nyata yang harus dilakukan siswa SD Negeri 1 Wringin Anom dari sekarang agar bentang alam masa depan tetap hijau dan aman dari bencana!

REMEDIAL

Program remedial diperuntukkan bagi peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP):

  1. Bimbingan Perorangan: Guru mendampingi peserta didik mengamati kembali perbandingan 2 gambar bentang alam secara langsung.
  2. Penugasan Terstruktur: Peserta didik diminta melengkapi diagram alur sederhana yang telah disediakan ptemplate alurnya, lalu mengisi 2 faktor penyebab perubahan bentang alam secara terpandu.

PENGAYAAN

Program pengayaan diperuntukkan bagi peserta didik yang telah melampaui KKTP dengan cepat dan akurat:

  1. Studi Kasus Kompleks: Peserta didik diminta membuat peta rancangan ideal (masterplan) "Desa Wringin Anom Masa Depan yang Ramah Lingkungan".
  2. Peran Duta Lingkungan: Peserta didik membantu menjadi tutor sebaya bagi kelompok lain atau menambahkan elemen analisis dampak perubahan iklim global pada karya diagram alurnya.

REFLEKSI GURU

NoPertanyaan Refleksi GuruJawaban / Catatan Evaluasi
1Apakah seluruh peserta didik aktif terlibat dalam penyusunan proyek diagram alur bentang alam?Seluruh kelompok menunjukkan partisipasi aktif karena diberikan kebebasan memilih bentuk karya visual sesuai minat mereka.
2Apakah pemanfaatan Smart TV dan media visual efektif meningkatkan pemahaman konseptual peserta didik?Sangat efektif. Tayangan perbandingan foto riil Wringin Anom mempercepat daya tangkap peserta didik visual.
3Kendala apa yang paling dominan muncul selama proses pembuatan proyek berlangsung?Pengelolaan waktu pengerjaan karya visual sempat mundur sedikit dari jadwal pada beberapa kelompok yang terlalu detail menggambar.
4Apa langkah perbaikan yang akan diterapkan pada pertemuan pembelajaran berikutnya?Menyiapkan batasan alokasi pewarnaan gambar dan memperjelas pembagian peran spesifik tiap siswa dalam kelompok sejak awal.

REFLEKSI PESERTA DIDIK

NoPertanyaan Refleksi Peserta DidikJawaban / Ungkapan Perasaan
1Bagian mana dari kegiatan belajar hari ini yang paling menyenangkan bagimu?Saat menggambar komik/ilustrasi bersama teman kelompok dan melihat foto desa Wringin Anom jaman dahulu di Smart TV.
2Apa hal baru paling penting yang kamu pelajari tentang bentang alam daerahmu?Saya jadi tahu bahwa sawah dan pohon yang hilang bisa menyebabkan desa kita banjir dan kekeringan air di masa depan.
3Kesulitan apa yang kamu hadapi saat membuat diagram alur perkembangan bentang alam?Kesulitan saat membayangkan dan memprediksi bentuk rumah dan sungai Wringin Anom 20 tahun yang akan datang.
4Apa yang akan kamu lakukan mulai besok untuk menjaga kelestarian bentang alam di sekitar sekolah dan rumahmu?Tidak membuang sampah ke sungai atau selokan dan merawat tanaman di halaman rumah.

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

  1. Modul Utama IPAS Fase C: Geometri Bentang Alam dan Perubahan Lingkungan Lokal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  2. Jurnal Pendidikan Lingkungan Hidup: Penggunaan Citra Satelit dan Konteks Lokal dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar.
  3. Panduan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Kurikulum Merdeka.

Bahan Bacaan Peserta Didik

  1. Buku Bacaan Bergambar: "Mengenal Desa Wringin Anom dari Masa ke Masa", Perpustakaan SDN 1 Wringin Anom.
  2. Buku Siswa IPAS Kelas V Bab Perubahan Bentang Alam Indonesia.

GLOSARIUM

  1. Bentang Alam: Pemandangan alam daratan dengan aneka bentuk permukaan bumi (seperti gunung, sawah, sungai, lembah, dan permukiman) yang membentuk satu kesatuan.
  2. Diagram Alur: Bagan visual yang menunjukkan urutan langkah, proses, atau perkembangan kejadian dari waktu ke waktu.
  3. Ekologis: Hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya.
  4. Alih Fungsi Lahan: Perubahan kegunaan lahan dari kawasan alamiah/pertanian menjadi kawasan terbangun atau permukiman.
  5. Reboisasi: Penanaman kembali hutan atau lahan kosong yang telah gundul agar fungsi kealamiannya kembali pulih.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2024). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Fase C. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  2. Fitri, A., dkk. (2021). Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
  3. Fitri, A., dkk. (2021). Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
  4. Pusat Asesmen Pembelajaran. (2023). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.

LAMPIRAN

Lembar Observasi Sikap Peserta Didik

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1Kriteria Skor 2Kriteria Skor 3Kriteria Skor 4Skor
1Kepedulian Lingkungan (Akhlak Alam)Membuang sampah sembarangan dan tidak merawat alat belajar.Menjaga kebersihan hanya jika ditegur guru secara langsung.Menjaga kebersihan meja dan area kelompok secara mandiri.Aktif mengajak teman menjaga kebersihan dan kerapian ruang kelas secara konsisten.
2Kemampuan Bernalar KritisPasif, tidak memberikan tanggapan atau analisis pada tugas kelompok.Memberikan tanggapan sederhana tanpa memberikan alasan pendukung.Mampu menganalisis alur perubahan bentang alam dengan alasan logis.Mampu mengkritisi penyebab perubahan alam dan memberikan ide prediksi yang inovatif.
3Kerjasama KelompokMengganggu anggota kelompok lain atau tidak mau bekerja sama.Bekerja hanya jika diminta oleh ketua kelompok.Aktif menyelesaikan tugas bagian diri sendiri di dalam kelompok.Sangat aktif membantu rekan kelompok, membagi tugas, dan menjaga kekompakan.
4Kerapian dan Keaktifan KaryaKarya acak-acakan, tidak terselesaikan tepat waktu.Karya selesai namun kurang rapi dan penataan visual belum teratur.Karya rapi, selesai tepat waktu, dan visualisasi jelas.Karya sangat rapi, selesai sebelum batas waktu, visualisasi luar biasa estetik.
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah,
Sri Anggriyani, S.Pd.
NIP. 198004152008012016
 
Situbondo, ___________2026
Guru Kelas,
Didik Sadi, S.Pd.
NIP. 198406162025211130