IDENTITAS MODUL
| Satuan Pendidikan | : | SD Negeri 1 Wringin Anom |
| Nama Guru | : | Didik Sadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | : | Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) |
| Kelas / Fase | : | Kelas V / C |
| Semester / Tahun Pelajaran | : | Ganjil / 2026/2027 |
| Alokasi Waktu | : | 2 x 45 Menit (1 Pertemuan) |
| Materi / Topik | : | Identifikasi Komponen Peta (Judul, Legenda, Skala, Arah Mata Angin) |
| Elemen Capaian Pembelajaran | : | Pemahaman IPAS (Sains dan Sosial) |
| Model Pembelajaran | : | Inquiry Learning |
| Pendekatan Pembelajaran | : | Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) & Culturally Responsive Teaching |
| Integrasi Lokal dan Diferensiasi | : | Diferensiasi: Visual (Peta Bergambar), Audio, Kinestetik. Kearifan Lokal: Mengamati Peta Wilayah Daerah Tempat Tinggal (Kecamatan Wringin Anom). |
ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN
Profil Peserta Didik
Peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom berjumlah 28 siswa. Berdasarkan asesmen diagnostik non-kognitif, mayoritas peserta didik memiliki gaya belajar dominan visual (60%), disusul kinestetik (25%), dan auditori (15%). Peserta didik aktif merespons materi yang disajikan dalam bentuk gambar, diagram warna-warni, serta tayangan visual interaktif.
Pengetahuan Awal (Prasyarat)
- Peserta didik telah mengenal denah sederhana lokasi sekolah atau rumah pada pembelajaran di fase sebelumnya.
- Peserta didik sudah mengetahui arah mata angin dasar (Utara, Selatan, Timur, Barat).
- Peserta didik mengenal daerah tempat tinggalnya secara umum (Wringin Anom), namun belum memahami tata cara membaca peta wilayah formal beserta komponen-komponennya.
Identifikasi Kebutuhan Belajar
- Kebutuhan Visual: Membutuhkan peta spasial berwarna terang, penayangan peta digital interaktif melalui Smart TV, serta penandaan komponen peta menggunakan kode warna.
- Kebutuhan Auditori: Membutuhkan penjelasan naratif yang runtut, diskusi kelompok terarah, dan instruksi lisan yang jelas.
- Kebutuhan Kinestetik: Membutuhkan kegiatan eksplorasi langsung menempelkan label komponen pada cetakan peta besar wilayah tempat tinggal mereka.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada Akhir Fase C, peserta didik memiliki kemampuan untuk:
"Mengidentifikasi unsur peta dan bentang alam Indonesia, serta memanfaatkan peta untuk menentukan posisi, arah, dan jarak suatu tempat di lingkungan sekitar maupun wilayah Indonesia secara luas."
TUJUAN PEMBELAJARAN
- Melalui kegiatan mengamati tayangan peta wilayah Wringin Anom di Smart TV, peserta didik mampu mengidentifikasi 4 komponen utama peta (judul, legenda, skala, arah mata angin) dengan tepat.
- Melalui eksplorasi kelompok berbasis Inquiry Learning, peserta didik mampu menganalisis fungsi dari masing-masing komponen peta (judul, legenda, skala, arah mata angin) dalam pembacaan informasi spasial secara kritis.
- Melalui penugasan LKPD berdiferensiasi, peserta didik mampu menyajikan hasil identifikasi komponen peta pada peta wilayah lokal tempat tinggal dengan terampil dan percaya diri.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Peta bukanlah sekadar gambar wilayah, melainkan alat navigasi dan komunikasi spasial universal. Dengan memahami komponen peta seperti judul, legenda, skala, dan arah mata angin, seseorang dapat mengenali potensi geografis, memperkirakan jarak sebenarnya, membaca kondisi lingkungan lokal tempat tinggal, serta tidak tersesat saat berpetualang di daerah baru.
PERTANYAAN PEMANTIK
- Bayangkan jika kalian menemukan sebuah peta harta karun, namun peta tersebut tidak memiliki penunjuk arah dan keterangan simbol. Apakah kalian bisa menemukan harta karun tersebut dengan mudah? Mengapa?
- Ketika kalian melihat peta Kabupaten/Kecamatan Wringin Anom di Smart TV, bagaimana kalian tahu daerah mana yang merupakan area persawahan, sungai, atau pemukiman warga?
- Mengapa peta daerah Wringin Anom yang luasnya berhektar-hektar bisa digambarkan di dalam selembar kertas kecil? Komponen apa yang mengatur hal tersebut?
PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN
Profil Pelajar Pancasila
- Bernalar Kritis: Memproses informasi spasial, menganalisis hubungan antar komponen peta, dan menginterpretasikan simbol legenda.
- Gotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok heterogen untuk menyelidiki dan menyelesaikan tugas analisis peta.
- Mandiri: Mengelola tugas individu dalam membaca dan menyajikan komponen peta secara terstruktur.
Kompetensi Abad 21 (4C)
- Critical Thinking: Menganalisis perbedaan fungsi skala, legenda, dan penunjuk arah.
- Collaboration: Berdiskusi dalam kelompok inquiry untuk memecahkan teka-teki peta lokal.
- Communication: Mempresentasikan hasil diskusi analisis peta di depan kelas.
- Creativity: Menyusun dan memberi simbol/warna kreatif pada peta lokal sesuai dengan komponen yang benar.
MATERI PEMBELAJARAN
Pengertian Peta
Peta adalah gambaran sebagian atau seluruh permukaan bumi pada bidang datar yang diperkecil dengan menggunakan skala tertentu.
Komponen-Komponen Utama Peta
- Judul Peta: Memberikan informasi tentang isi atau wilayah yang digambarkan pada peta. Contoh: "Peta Wilayah Kecamatan Wringin Anom".
- Arah Mata Angin (Orientasi/Kompas): Petunjuk arah geografis yang menunjukkan posisi Utara, Selatan, Timur, dan Barat. Umumnya arah Utara digambarkan menghadap ke atas.
- Legenda: Kolom keterangan yang memuat arti dari simbol-simbol yang digunakan pada peta (misalnya: garis biru untuk sungai, titik merah untuk ibu kota/pusat pemerintahan, area hijau untuk vegetasi/sawah).
- Skala Peta: Perbandingan jarak antara dua titik pada peta dengan jarak sebenarnya di permukaan bumi. Contoh: Skala 1 : 10.000 artinya 1 cm pada peta mewakili 10.000 cm (100 meter) di lapangan.
Konteks Lokal Wringin Anom
Penggunaan peta daerah tempat tinggal peserta didik (SD Negeri 1 Wringin Anom dan sekitarnya) digunakan untuk mengenalkan bentang alam lokal seperti aliran sungai, batas desa, fasilitas umum, dan kawasan pertanian setempat.
MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran
Inquiry Learning (Sintaks: Orientasi Masalah, Merumuskan Hipotesis, Mengumpulkan Data, Menguji Hipotesis, Merumuskan Kesimpulan).
Pendekatan Pembelajaran
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang memadukan tiga dimensi pengalaman belajar:
- Mindful Learning (Kesadaran Penuh dalam mengamati detail komponen peta).
- Meaningful Learning (Keterkaitan materi dengan peta lingkungan nyata tempat tinggal siswa).
- Joyful Learning (Eksplorasi peta interaktif melalui Smart TV dan permainan detektif peta).
Pendekatan Tambahan
Culturally Responsive Teaching (CRT) dan Pembelajaran Berdiferensiasi (Konten, Proses, Produk).
ASESMEN
Asesmen Awal (Diagnostik/Asesmen for Learning)
Tanya jawab lisan interaktif menggunakan gambar peta tanpa label di Smart TV untuk mengukur sejauh mana siswa mengenali komponen peta secara empiris.
Asesmen Formatif (Asesmen as Learning & for Learning)
- Lembar observasi keaktifan diskusi kelompok.
- Unjuk kerja pengisian LKPD analisis komponen peta lokal.
- Kuis cepat (Check-point) di tengah pembelajaran.
Asesmen Sumatif (Asesmen of Learning)
Tes tertulis singkat berbentuk pilihan ganda kompleks dan esai pendek di akhir pertemuan untuk mengukur ketercapaian Tujuan Pembelajaran.
RUBRIK PENILAIAN
Rubrik Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila)
| Aspek Sikap | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Bernalar Kritis | Selalu mengajukan pertanyaan kritis dan mampu menganalisis fungsi komponen peta secara mandiri. | Sering mengajukan pertanyaan dan mampu menganalisis fungsi komponen peta dengan sedikit arahan. | Kadang-kadang menganalisis komponen peta, namun masih butuh banyak bantuan. | Belum menunjukkan kemampuan analisis dan tidak aktif bertanya. |
| Gotong Royong | Sangat aktif bekerja sama, berbagi tugas, dan membantu teman kelompok secara sukarela. | Aktif bekerja sama dan menjalankan tugas kelompok yang diberikan. | Kurang aktif dalam kelompok dan hanya bekerja jika diminta. | Tidak mau bekerja sama dalam kelompok. |
| Mandiri | Menyelesaikan tugas dengan tuntas tanpa tergantung pada instruksi berulang dari guru. | Menyelesaikan tugas dengan tuntas setelah mendapatkan konfirmasi guru. | Menyelesaikan tugas namun membutuhkan pengawasan berkelanjutan. | Tidak menyelesaikan tugas secara mandiri. |
Rubrik Penilaian Pengetahuan (Tes Tertulis)
| Kriteria Ketercapaian | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Identifikasi Komponen Peta | Mampu menyebutkan dan menjelaskan fungsi 4 komponen peta (judul, legenda, skala, arah mata angin) tanpa kesalahan. | Mampu menyebutkan 4 komponen peta dan menjelaskan 3 fungsi komponen dengan tepat. | Mampu menyebutkan 3 komponen peta dan menjelaskan 2 fungsinya. | Hanya mampu menyebutkan kurang dari 2 komponen peta. |
| Analisis Makna Simbol & Skala | Mampu membaca legenda dan menginterpretasikan arti skala peta dengan sangat tepat. | Mampu membaca legenda dan menginterpretasikan skala dengan 1-2 kesalahan kecil. | Cukup mampu membaca legenda namun kesulitan memahami makna skala. | Belum mampu membaca legenda dan skala peta. |
Rubrik Penilaian Keterampilan (Unjuk Kerja / Produk LKPD)
| Aspek Keterampilan | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Ketepatan Penandaan Peta Lokal | Menerapkan seluruh label komponen peta lokal Wringin Anom dengan letak dan keterangan yang sempurna. | Menerapkan label komponen peta lokal dengan 1 kesalahan letak/keterangan. | Menerapkan label komponen peta lokal dengan 2-3 kesalahan letak/keterangan. | Menerapkan label komponen peta lokal dengan lebih dari 3 kesalahan. |
| Presentasi Hasil Kelompok | Menyampaikan hasil diskusi secara runtut, vokal jelas, dan mampu menjawab pertanyaan dengan percaya diri. | Menyampaikan hasil diskusi secara runtut dan vokal jelas, namun agak canggung saat menjawab pertanyaan. | Menyampaikan hasil diskusi kurang runtut dan suara kurang terdengar jelas. | Belum berani menyampaikan hasil diskusi di depan kelas. |
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal (15 Menit)
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa siswa, serta mengajak berdoa bersama (Mindful Learning).
- Guru memeriksa kesiapan belajar, kerapian diri, dan mengecek kehadiran peserta didik.
- Apersepsi: Guru menampilkan sebuah cetakan peta tanpa judul dan tanpa petunjuk arah pada Smart TV.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, jika kalian diberi gambar ini, bisakah kalian tahu ini peta daerah mana dan ke arah mana kita harus berjalan?"
- Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran, alur kegiatan, dan bentuk penilaian yang akan dilakukan hari ini.
- Guru memberikan penyemangat melalui tepuk semangat atau brain gym singkat (Joyful Learning).
Kegiatan Inti (60 Menit) - Model Inquiry Learning & Pembelajaran Mendalam
Tahap 1: Orientasi Masalah (10 Menit)
- Guru menayangkan Peta Digital Wilayah Kecamatan Wringin Anom melalui Smart TV yang terkoneksi internet.
- Peserta didik secara visual mengamati detail peta daerah tinggal mereka (Mindful Learning).
- Guru menunjukkan bahwa dalam peta tersebut terdapat judul, simbol warna-warni, tulisan angka skala, dan gambar arah mata angin.
- Guru memberikan masalah: "Bagaimana jika salah satu komponen ini hilang? Bisakah kita membaca peta dengan benar?"
Tahap 2: Merumuskan Hipotesis (10 Menit)
- Peserta didik dibagi menjadi 5 kelompok heterogen (berdasarkan gaya belajar: visual, audio, kinestetik).
- Setiap kelompok diminta merumuskan dugaan sementara (hipotesis) mengenai pentingnya komponen judul, legenda, skala, dan arah mata angin dalam memandu seseorang membaca lokasi.
Tahap 3: Mengumpulkan Data / Eksplorasi (15 Menit)
- Guru membagikan LKPD berdiferensiasi kepada setiap kelompok:
- Kelompok Visual: Menerima peta bergambar warna-warni wilayah Wringin Anom beserta kartu label komponen peta berpenanda warna.
- Kelompok Audio: Menerima kode QR yang tersambung ke penjelasan audio/video singkat mengenai komponen peta, dipadukan dengan lembar kerja analisis.
- Kelompok Kinestetik: Menerima peta ukuran besar (A3) dan potongan puzzle komponen peta yang harus dipasangkan secara fisik pada lokasi yang tepat.
- Peserta didik melakukan penyelidikan dalam kelompok untuk menganalisis dan mencocokkan komponen peta beserta artinya (Meaningful Learning).
Tahap 4: Menguji Hipotesis / Asosiasi (15 Menit)
- Peserta didik mendiskusikan temuan mereka dan menguji apakah hipotesis awal mereka benar.
- Setiap kelompok mencoba membaca peta Wringin Anom menggunakan 4 komponen yang sudah mereka identifikasi (misal: mencari di mana letak SD Negeri 1 Wringin Anom, arahnya dari kantor desa, dan arti warna hijau pada legenda).
- Guru berkeliling memberikan bimbingan (scaffolding) bagi kelompok yang mengalami kesulitan.
Tahap 5: Merumuskan Kesimpulan & Komunikasi (10 Menit)
- Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan kelas di dekat Smart TV (Joyful Learning).
- Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan konstruktif.
- Guru menyelaraskan pemahaman dan memberikan apresiasi berupa tepuk tangan dan pujian kepada seluruh kelompok.
Kegiatan Penutup (15 Menit)
- Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi pembelajaran hari ini tentang 4 komponen utama peta beserta fungsinya.
- Guru memberikan asesmen sumatif mandiri berupa lembar tes singkat (5 soalan) untuk mengukur tingkat pemahaman siswa.
- Peserta didik melakukan refleksi pembelajaran (apa yang dipelajari, apa yang paling disukai, dan bagian mana yang belum dipahami).
- Guru memberikan tindak lanjut berupa penugasan pengayaan/remedial.
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam penutup.
PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM
Mindful Learning (Belajar Penuh Kesadaran)
Peserta didik diajak fokus mengamati unsur-unsur kecil pada peta melalui Smart TV. Merekam secara detail bentuk garis, simbol warna pada legenda, serta perbedaan jarum kompas arah mata angin tanpa terburu-buru, sehingga membangun ketelitian dan daya observasi yang tajam.
Meaningful Learning (Belajar Bermakna)
Materi tidak diajarkan secara abstrak, melainkan dihubungkan langsung dengan peta tempat tinggal mereka sendiri (Kecamatan Wringin Anom). Peserta didik menyadari bahwa mempelajari skala dan legenda sangat berguna untuk mengetahui lokasi sekolah, jalan utama, dan sungai di sekitar lingkungan mereka.
Joyful Learning (Belajar Menyenangkan)
Pembelajaran dikemas melalui metode detektif peta interaktif, bongkar pasang puzzle peta kinestetik, tayangan media digital interaktif di Smart TV, serta pemberian reward sosial saat presentasi kelompok.
STRATEGI DIFERENSIASI
Diferensiasi Konten
- Kelompok Visual: Menggunakan Peta Berwarna berukuran besar dengan infografis komponen peta yang jelas.
- Kelompok Audio: Menyediakan narasi penjelasan materi dalam bentuk rekaman audio/video yang ditayangkan di Smart TV atau gawai sekolah.
- Kelompok Kinestetik: Menyediakan potongan kartu komponen peta dan alat peraga berupa kompas magnetik nyata serta peta puzzle.
Diferensiasi Proses
- Kelompok belum mahir: Mendapatkan bimbingan intensif langsung dari guru (direct instruction & scaffolding).
- Kelompok mahir: Bekerja secara mandiri dalam kelompok dengan petunjuk LKPD lanjutan yang menantang analisis keterkaitan antar komponen peta.
Diferensiasi Produk
- Peserta didik visual menyajikan LKPD dalam bentuk peta berlabel warna lengkap dengan poster infografis ringkas.
- Peserta didik kinestetik menyajikan LKPD dalam bentuk susunan puzzle komponen peta yang ditempel rapi pada kertas karton.
- Peserta didik auditori menyajikan hasil analisis komponen peta melalui laporan lisan/presentasi langsung dengan gaya bercerita.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI
- Smart TV: Digunakan untuk menampilkan Peta Digital High Definition (HD) Kecamatan Wringin Anom, media pembelajaran interaktif, serta slide materi visual.
- Laptop Guru: Digunakan untuk mengoperasikan media peta digital, memutar video pendukung, dan memproses asesmen.
- Koneksi Internet: Digunakan untuk mengakses Google Maps / Google Earth guna menampilkan gambaran citra satelit nyata dari SD Negeri 1 Wringin Anom.
MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
Media Belajar
- Smart TV dan Laptop.
- Peta Cetak A3 Wilayah Kecamatan Wringin Anom.
- Kartu Komponen Peta (Judul, Legenda, Skala, Arah Mata Angin).
- Kompas Magnetik sederhana.
- LKPD Berdiferensiasi.
Sumber Belajar
- Buku Panduan Guru dan Buku Siswa IPAS Kelas V Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
- Peta Administrasi Kabupaten/Kecamatan Lokal Wringin Anom.
- Lingkungan sekitar sekolah SD Negeri 1 Wringin Anom.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Lembar Kerja Kelompok: Detektif Komponen Peta Lokal
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Kelompok | ............................................................................ |
| Anggota Kelompok | 1. ......................................................................... 2. ......................................................................... 3. ......................................................................... 4. ......................................................................... 5. ......................................................................... |
| Kelas / Fase | V (Lima) / C |
| Tanggal | ............................................................................ |
Petunjuk Kerja
- Amati Peta Wilayah Wringin Anom yang telah dibagikan atau ditayangkan di Smart TV.
- Temukan 4 komponen utama pada peta tersebut.
- Tempelkan/tuliskan komponen tersebut pada kotak analisis di bawah ini beserta fungsinya.
Tabel Hasil Deteksi Komponen Peta
| No | Nama Komponen Peta | Hasil Pengamatan pada Peta Wringin Anom | Fungsi Komponen Bagi Pembaca Peta |
|---|---|---|---|
| 1 | Judul Peta | ................................................................... | ................................................................... |
| 2 | Arah Mata Angin | ................................................................... | ................................................................... |
| 3 | Legenda (Simbol) | Tuliskan 3 simbol yang kamu temukan: 1. ............................................................... 2. ............................................................... 3. ............................................................... | ................................................................... |
| 4 | Skala Peta | Tuliskan angka skala yang tertera: ................................................................... | ................................................................... |
Pertanyaan Analisis Kelompok
- Jika judul pada peta Wringin Anom dihapus, masalah apa yang akan dialami oleh orang luar daerah yang baru pertama kali melihat peta tersebut?
Jawaban: .........................................................................................................................................
- Sebutkan warna atau simbol apa pada legenda yang menunjukkan area persawahan/perkebunan di Wringin Anom!
Jawaban: .........................................................................................................................................
REMEDIAL
Program Remedial (Bagi peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran / nilai di bawah KKTP)
- Bentuk Kegiatan: Bimbingan perorangan atau tutor sebaya menggunakan media peta bergambar sederhana berukuran kecil.
- Fokus Materi: Pengenalan kembali 4 komponen utama peta secara langsung melalui penunjukkan fisik pada gambar peta.
- Penugasan: Memadukan garis antara gambar komponen peta dengan nama komponen yang sesuai pada lembar latihan remedial.
PENGAYAAN
Program Pengayaan (Bagi peserta didik yang telah melampaui KKTP)
- Bentuk Kegiatan: Penugasan mandiri berbasis proyek sederhana.
- Pokok Tugas: Membuat denah/peta mini perjalanan dari rumah masing-masing menuju SD Negeri 1 Wringin Anom dengan menyertakan komponen peta lengkap (Judul mini, Legenda buatan sendiri, Skala perkiraan langkah, dan Arah Mata Angin).
REFLEKSI GURU
| No | Pertanyaan Refleksi Guru | Hasil Evaluasi Diri |
|---|---|---|
| 1 | Apakah seluruh peserta didik telah mencapai Tujuan Pembelajaran yang ditetapkan? | Sebagian besar peserta didik (sekitar 85%) telah mencapai tujuan pembelajaran dengan baik. |
| 2 | Kendala apa yang dihadapi selama proses pembelajaran berbasis Inquiry Learning ini? | Beberapa peserta didik kinestetik membutuhkan waktu lebih lama dalam menyusun puzzle komponen peta secara rapi. |
| 3 | Apakah pemanfaatan Smart TV dan media peta lokal efektif meningkatkan antusiasme siswa? | Sangat efektif. Penayangan peta digital daerah Wringin Anom membuat siswa merasa terhubung langsung dengan materi. |
| 4 | Strategi apa yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya? | Pengalokasian waktu pada tahap presentasi kelompok perlu diperketat agar diskusi antar kelompok berjalan lebih optimal. |
REFLEKSI PESERTA DIDIK
| No | Pertanyaan Refleksi Peserta Didik | Jawaban / Respon Siswa |
|---|---|---|
| 1 | Bagian mana dari kegiatan pembelajaran hari ini yang paling menyenangkan? | Mengamati rumah dan sekolah di peta digital Wringin Anom lewat Smart TV. |
| 2 | Apakah kamu sudah bisa menemukan judul, legenda, skala, dan arah mata angin di dalam peta? | Ya, saya sudah bisa menemukan dan menyebutkan fungsinya. |
| 3 | Komponen peta mana yang menurutmu paling sulit dipahami? | Bagian angka skala peta dan cara menghitung jaraknya. |
| 4 | Apa yang akan kamu lakukan agar lebih memahami materi komponen peta ini? | Membaca kembali buku bacaan IPAS dan berlatih melihat peta daerah lain. |
BAHAN BACAAN
Bahan Bacaan Guru
Peta merupakan representasi grafis dari permukaan bumi pada media datar. Unsur-unsur kartografi yang standar meliputi:
- Judul Peta: Memuat identitas cakupan wilayah dan tema informasi.
- Orientasi / Arah Mata Angin: Petunjuk arah kompas untuk menentukan orientasi medan nyata.
- Legenda: Kamus simbol peta yang mengartikan simbol titik, garis, warna, dan area.
- Skala: Rasio matematis antara jarak di peta dengan jarak sebenarnya. Ada skala angka (numerik) dan skala garis (grafis).
- Inset Peta: Peta kecil tambahan yang memberikan gambaran posisi wilayah yang dipetakan terhadap wilayah yang lebih luas.
- Garis Astronomis: Garis lintang dan garis bujur yang menentukan koordinat absolut suatu tempat.
Bahan Bacaan Peserta Didik
Tahukah kamu bagaimana cara membaca peta? Saat membaca peta, kita seperti sedang membaca bahasa rahasia! Bahasa rahasia itu ada pada komponen peta:
- Judul memberitahu kita peta apa yang sedang kita lihat.
- Arah Mata Angin memberitahu kita arah Utara, Selatan, Timur, dan Barat agar kita tidak tersesat.
- Legenda menjelaskan arti simbol-simbol. Misalnya garis biru artinya sungai, dan warna hijau artinya dataran rendah atau sawah.
- Skala menjelaskan berapa kali ukuran bumi asli diperkecil agar muat di selembar kertas peta.
Dengan memahami komponen ini, kalian bisa menjadi detektif penjelajah lingkungan Wringin Anom yang hebat!
GLOSARIUM
- Kartografi: Ilmu dan seni dalam pembuatan serta studi tentang peta.
- Legenda: Kolom keterangan penjelas simbol-simbol yang ada pada peta.
- Orientasi: Penunjuk arah mata angin pada peta untuk menentukan posisi geografis.
- Skala Peta: Perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya di permukaan bumi.
- Simbol Peta: Tanda atau gambar mewakili objek sebenarnya di permukaan bumi (seperti gunung, sungai, jalan, atau batas wilayah).
- Inset: Peta berukuran kecil yang disisipkan pada peta utama untuk menunjukkan lokasi relatif wilayah tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
- Fitri, A. dkk. (2021). Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek.
- Fitri, A. dkk. (2021). Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbudristek.
- Sjafei, A. (2020). Dasar-Dasar Kartografi dan Pembacaan Peta Spasial. Bandung: Geografi Edukasi Press.
- Badan Informasi Geospasial (BIG). (2022). Peta Rupa Bumi Indonesia dan Komponen Visual Spasial. Cibinong: BIG.
LAMPIRAN
Lembar Observasi Keterampilan Proses Inquiry dan Sikap
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor (1-4 dengan keterangan tiap skor) | Skor |
|---|---|---|---|
| 1 | Keaktifan Mengamati Peta | Skor 4: Sangat fokus mengamati peta lokal di Smart TV/LKPD, mencatat detail tanpa terdistraksi. Skor 3: Fokus mengamati peta, namun butuh 1 kali teguran untuk mencatat detail. Skor 2: Kurang fokus mengamati peta, sering terdistraksi hal lain. Skor 1: Tidak mengamati peta sama sekali. | |
| 2 | Kemampuan Mengidentifikasi 4 Komponen Peta | Skor 4: Mampu menemukan dan menyebutkan 4 komponen peta (judul, legenda, skala, arah mata angin) dengan benar. Skor 3: Mampu menemukan dan menyebutkan 3 komponen peta dengan benar. Skor 2: Mampu menemukan dan menyebutkan 2 komponen peta dengan benar. Skor 1: Hanya mampu menemukan 1 atau tidak ada komponen peta yang benar. | |
| 3 | Kerjasama Kelompok | Skor 4: Berbagi peran dengan sangat baik, mendengarkan pendapat teman, dan membantu anggota kelompok. Skor 3: Bekerja sama dengan baik dan menjalankan tugas yang disepakati. Skor 2: Cenderung bekerja sendiri dan kurang berkomunikasi dengan anggota kelompok. Skor 1: Mengganggu kerja kelompok atau pasif total. | |
| 4 | Keterampilan Presentasi Produk | Skor 4: Mempresentasikan hasil analisis dengan percaya diri, vokal jelas, dan mampu menjelaskan fungsi tiap komponen peta secara runtut. Skor 3: Mempresentasikan hasil dengan cukup percaya diri dan vokal jelas. Skor 2: Mempresentasikan hasil dengan membaca teks terus-menerus dan vokal pelan. Skor 1: Tidak bersedia maju untuk mempresentasikan hasil. |
Soal Asesmen Sumatif (Tes Tertulis Mandiri)
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
- Tulisan yang terletak di bagian atas peta dan menjelaskan isi peta dinamakan...
- Legenda
- Judul Peta
- Skala Peta
- Arah Mata Angin
- Jika pada peta Kecamatan Wringin Anom terdapat simbol garis berwarna biru berkelok-kelok, menurut penjelas legenda simbol tersebut menunjukkan objek...
- Jalan Raya
- Aliran Sungai
- Rel Kereta Api
- Batas Desa
- Angka 1 : 20.000 yang tertera di bagian bawah peta disebut dengan...
- Skala
- Inset
- Judul
- Orientasi
- Sebutkan 4 komponen utama yang wajib ada pada sebuah peta!
Jawaban: .........................................................................................................................................
- Mengapa penunjuk arah mata angin sangat penting dicantumkan pada peta daerah Wringin Anom? Jelaskan alasanmu!
Jawaban: .........................................................................................................................................
Kunci Jawaban Asesmen Sumatif:
- b. Judul Peta
- b. Aliran Sungai
- a. Skala
- Judul Peta, Legenda, Skala Peta, dan Arah Mata Angin (Orientasi).
- Penunjuk arah mata angin sangat penting agar pembaca peta tahu posisi Utara, Selatan, Timur, dan Barat secara akurat sehingga tidak salah menentukan arah lokasi yang dituju di lapangan.