IDENTITAS MODUL
| Satuan Pendidikan | : | SD Negeri 1 Wringin Anom |
| Nama Guru | : | Didik Sadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | : | Bahasa Indonesia |
| Kelas / Fase | : | Kelas V / C |
| Semester / Tahun Pelajaran | : | Ganjil / 2026/2027 |
| Alokasi Waktu | : | 3 x 35 menit (1 Pertemuan) |
| Materi / Topik | : | Menulis Ulang Naskah Teks Prosedur yang Telah Disunting dan Melengkapinya dengan Ilustrasi/Gambar |
| Elemen Capaian Pembelajaran | : | Menulis |
| Model Pembelajaran | : | Project-Based Learning (PjBL) |
| Pendekatan Pembelajaran | : | Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) |
| Integrasi Lokal dan Diferensiasi | : | Diferensiasi Media Poster (Gambar Tangan/Digital) dan Apresiasi Estetik Publikasi Mading |
ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN
Profil dan Karakteristik Peserta Didik:
Peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom memiliki kecenderungan gaya belajar visual yang sangat dominan. Mereka lebih mudah menyerap pesan, memahami instruksi, dan mempertahankan fokus belajar apabila informasi disajikan dalam bentuk grafis, warna-warna cerah, serta simbol visual.
Kemampuan Awal Peserta Didik:
Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar mengenai teks prosedur dan telah menyelesaikan tahap penyuntingan tata bahasa serta ejaan pada naskah teks prosedur tentang hobi masing-masing pada pertemuan sebelumnya. Namun, keterampilan menyusun tata letak (layout) infografis dan menyelaraskan ilustrasi visual dengan langkah-langkah tertulis masih perlu ditingkatkan.
Kebutuhan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning):
- Mindful Learning: Peserta didik diajak untuk menyadari pentingnya kerapian, keakuratan urutan, dan kejelasan visual agar pembaca tidak salah dalam mempraktikkan hobi yang ditulis.
- Meaningful Learning: Peserta didik menghubungkan keterampilan menulis petunjuk hobi dengan manfaat nyata, yaitu berbagi keterampilan hobi kepada seluruh warga sekolah melalui media mading.
- Joyful Learning: Peserta didik mengekspresikan kreativitas seni rupa dan teknologi digital sesuai minat mereka untuk menciptakan produk visual yang estetis.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Elemen Menulis:
Peserta didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan prosedur sederhana dengan struktur yang runtut, tata bahasa yang benar, serta ejaan yang tepat. Peserta didik mampu menyajikan hasil tulisan dalam bentuk produk visual/infografis berupa poster panduan hobi yang informatif, komunikatif, dan estetis yang siap dipajang di majalah dinding (mading) sekolah.
TUJUAN PEMBELAJARAN
- Melalui kegiatan proyek poster teks prosedur, peserta didik mampu menulis ulang naskah teks prosedur hobi yang telah disunting secara runtut, rapi, dan sesuai dengan struktur teks prosedur yang benar.
- Melalui pemanfaatan media pilihan (gambar tangan atau digital), peserta didik mampu merancang ilustrasi visual yang relevan dan komunikatif untuk melengkapi setiap langkah pada teks prosedur hobi.
- Melalui metode pameran karya (Gallery Walk), peserta didik mampu menyajikan dan merefleksikan poster panduan hobi yang siap dipublikasikan di mading sekolah dengan percaya diri dan sikap saling menghargai.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Kejelasan informasi yang dipadukan dengan kesesuaian gambar visual membantu orang lain mempelajari hal baru secara efektif. Menulis petunjuk yang baik bukan sekadar merangkai kata, melainkan sebuah bentuk kepedulian untuk berbagi ilmu dan kegemaran kepada orang lain dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.
PERTANYAAN PEMANTIK
- Mengapa sebuah petunjuk atau panduan membuat sesuatu terasa lebih mudah dipahami jika dilengkapi dengan gambar?
- Bagaimana cara menyusun teks petunjuk hobi agar orang lain tergerak untuk mencoba hobi yang kalian sukai?
- Apa jadinya jika petunjuk hobi memiliki urutan yang salah atau gambar yang tidak sesuai dengan langkah-langkahnya?
PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN
Profil Pelajar Pancasila:
- Bernalar Kritis: Mampu menganalisis kesesuaian antara ilustrasi gambar dengan teks langkah-langkah prosedur.
- Kreatif: Mampu merancang poster infografis hobi dengan memadukan unsur kebahasaan dan seni visual secara estetis.
- Gotong Royong: Mampu memberikan umpan balik yang konstruktif dan membantu sesama teman dalam menyempurnakan tata letak poster.
- Mandiri: Mengelola waktu penyelesaian proyek poster secara disiplin sesuai dengan tahapan yang disepakati.
Kompetensi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning / 6C):
- Critical Thinking: Menganalisis kejelasan pesan visual agar tidak menimbulkan salah tafsir bagi pembaca.
- Creativity: Merancang layout poster, memilih warna, dan menggambar ilustrasi yang menarik perhatian.
- Collaboration: Berdiskusi dalam kelompok sebaya saat tahap peninjauan karya dan penataan media pameran mading.
- Communication: Mempresentasikan hasil poster panduan hobi di depan rekan-rekan kelas secara runtut.
- Character: Menumbuhkan ketelitian, kesabaran, dan rasa bangga terhadap hasil karya sendiri.
- Citizenship: Berkontribusi positif dalam literasi sekolah melalui penyediaan bahan bacaan edukatif di mading.
MATERI PEMBELAJARAN
Struktur Teks Prosedur Visual
- Judul Prosedur: Menarik, jelas, dan menggambarkan hobi yang dijelaskan.
- Tujuan/Pengantar: Alasan singkat mengapa hobi tersebut menarik untuk dilakukan.
- Alat dan Bahan: Rincian kebutuhan alat/bahan yang disajikan secara sistematis (menggunakan penomoran atau simbol bulatan).
- Langkah-Langkah: Urutan tindakan berurutan menggunakan kata kerja imperatif (contoh: siapkan, aduklah, rekatkan).
- Penutup/Tips Tambahan: Saran opsional agar hasil hobi lebih maksimal.
Fungsi dan Prinsip Ilustrasi Gambar
- Fungsi Ilustrasi: Memperjelas pesan tertulis, memberikan daya tarik visual, dan mempermudah pembaca memahami teknik yang rumit.
- Kriteria Gambar yang Baik: Relevan dengan isi langkah, memiliki ukuran proporsional dengan teks, warna yang kontras, serta memperlihatkan obyek dengan jelas.
Tata Letak (Layout) Poster Mading
- Penataan Judul berada di bagian atas dengan ukuran paling besar.
- Pembagian area teks dan area gambar seimbang (tidak terlalu padat teks atau terlalu kosong).
- Penggunaan bingkai, garis penunjuk, atau penomoran visual untuk mengarahkan alur baca pembaca dari atas ke bawah atau kiri ke kanan.
MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN
- Model Pembelajaran: Project-Based Learning (PjBL)
- Pendekatan Pembelajaran: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan sintaks terintegrasi (Mindful, Meaningful, Joyful Learning) dan Culturally Responsive & Esthetic Teaching.
- Metode Pembelajaran: Penugasan proyek, demonstrasi visual, diskusi peer-review, pameran karya (Gallery Walk).
ASESMEN
Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)
- Kognitif: Memeriksa naskah teks prosedur hobi siswa yang telah disunting pada pertemuan sebelumnya.
- Non-Kognitif: Angket singkat pilihan minat media (apakah siswa memilih menggambar manual menggunakan kertas gambar/karton atau media digital menggunakan aplikasi sederhana pada laptop).
Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran)
- Observasi unjuk kerja saat perancangan tata letak poster dan pembuatan ilustrasi.
- Lembar pengamatan keterlibatan siswa dan kedisiplinan waktu (Mindful Engagement).
Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)
- Penilaian Produk Akhir: Poster Teks Prosedur Hobi yang siap dipajang di mading sekolah.
- Penilaian Unjuk Kerja: Presentasi singkat/Gallery Walk poster hobi.
RUBRIK PENILAIAN
Rubrik Penilaian Produk Poster Teks Prosedur Hobi
| Kriteria Penilaian | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Struktur Teks Prosedur | Memuat seluruh struktur (Judul, Tujuan, Alat/Bahan, Langkah, Penutup) dengan sangat lengkap dan runtut. | Memuat struktur utama (Judul, Alat/Bahan, Langkah) dengan runtut. | Memuat struktur tetapi ada bagian yang tidak runtut atau hilang. | Struktur teks tidak lengkap dan tidak runtut. |
| Penggunaan Bahasa dan Ejaan | Tidak ada kesalahan ejaan, tanda baca, dan menggunakan kata kerja imperatif yang sangat tepat. | Terdapat 1-3 kesalahan ejaan atau tanda baca, namun kalimat tetap mudah dipahami. | Terdapat 4-6 kesalahan ejaan dan tanda baca yang cukup mengganggu keterbacaan. | Terdapat lebih dari 6 kesalahan ejaan dan bahasa sulit dipahami. |
| Relevansi dan Kualitas Ilustrasi | Semua langkah dilengkapi gambar yang sangat relevan, jelas, dan memperjelas instruksi. | Sebagian besar langkah dilengkapi gambar yang relevan dan cukup jelas. | Gambar kurang sesuai dengan teks atau kurang memperjelas instruksi. | Gambar tidak sesuai dengan teks atau tidak ada gambar sama sekali. |
| Tata Letak (Layout) dan Estetika | Desain poster sangat rapi, proporsional, perpaduan warna harmonis, dan sangat menarik untuk mading. | Desain poster rapi, proporsional, dan menarik untuk dipajang. | Desain poster cukup rapi namun penataan teks dan gambar kurang seimbang. | Desain poster tidak rapi, berantakan, dan sulit dibaca. |
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
- Guru membuka pembelajaran dengan salam hangat, mengondisikan kelas, dan mengajak peserta didik berdoa bersama.
- Guru memeriksa kesiapan belajar dan melakukan presensi.
- Guru melakukan kegiatan Apersepsi Visual melalui Smart TV: Mengembangkan pengamatan mindful dengan menayangkan dua contoh poster teks prosedur hobi (satu poster menarik dengan gambar jelas dan susunan rapi, satu poster tanpa gambar dan susunan acak-acakan).
- Peserta didik diajak membandingkan kedua contoh poster tersebut melalui pertanyaan pemantik: "Mana poster yang paling ingin kalian baca? Mengapa ilustrasi gambar sangat membantu kita memahami petunjuk tersebut?"
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, skenario kegiatan PjBL, serta manfaat proyek ini untuk mengisi konten majalah dinding (mading) sekolah.
Kegiatan Inti (75 Menit)
Sintaks 1: Pertanyaan Mendasar (10 Menit)
- Peserta didik mencermati kembali naskah teks prosedur hobi yang telah disunting pada pertemuan sebelumnya.
- Guru memberikan pertanyaan pengarah: "Bagaimana cara merubah naskah tulisan kalian ini menjadi sebuah poster panduan hobi yang siap dipajang di mading dan membuat teman-teman lain tertarik mempraktikkannya?"
- Peserta didik mengidentifikasi poin-poin utama naskah yang memerlukan ilustrasi visual agar mudah dipahami pembaca.
Sintaks 2: Mendesain Perencanaan Proyek (15 Menit)
- Peserta didik dibagi ke dalam kelompok minat berdasarkan Pilihan Diferensiasi Media Poster:
- Kelompok Manual: Menggunakan karton, kertas gambar, pensil warna, spidol, dan alat lukis.
- Kelompok Digital: Menggunakan laptop dan software/aplikasi desain sederhana (Canva/Paint/Word) dengan bimbingan guru.
- Peserta didik merancang tata letak (sketch/layout kasar) pada lembar kerja yang disediakan, menentukan posisi judul, daftar alat/bahan, langkah-langkah, dan letak ilustrasi gambar.
- Guru memberikan masukan terhadap rancangan tata letak peserta didik agar proporsional dan mudah dibaca.
Sintaks 3: Menyusun Jadwal Pembuatan Proyek (5 Menit)
- Guru dan peserta didik menyepakati batas waktu pengerjaan proyek poster (30 menit untuk tahap penyuntingan ulang tulisan dan pembuatan ilustrasi visual).
- Guru menjelaskan alur waktu pencapaian tahap demi tahap (menulis ulang naskah, menggambar/menyisipkan ilustrasi, mewarnai/merapikan layout, dan finishing).
Sintaks 4: Memonitor Keaktifan dan Perkembangan Proyek (30 Menit)
- Peserta didik secara mandiri dan tekun menulis ulang naskah teks prosedur yang sudah disunting ke dalam media poster pilihan mereka.
- Peserta didik melengkapi teks tersebut dengan ilustrasi gambar yang mencerminkan setiap langkah prosedur hobi (Mindful & Meaningful Learning).
- Guru berkeliling melakukan pendampingan, memberikan bimbingan teknis, memantau penggunaan bahasa, serta memastikan setiap peserta didik bekerja sesuai jadwal yang ditetapkan.
- Guru memfasilitasi integrasi teknologi bagi kelompok digital dengan menampilkan contoh-contoh elemen visual pendukung melalui Smart TV.
Sintaks 5: Menguji Hasil / Pameran Karya (10 Menit)
- Peserta didik menempelkan hasil poster teks prosedur hobi mereka pada papan display sementara di dinding kelas.
- Dilakukan kegiatan "Gallery Walk" (Pameran Karya Klasikal): Peserta didik berkeliling mengamati poster karya teman-temannya.
- Setiap peserta didik memberikan satu kartu apresiasi (apresiasi estetik) berisikan pujian dan saran membangun pada poster karya temannya.
Sintaks 6: Evaluasi Pengalaman Belajar (5 Menit)
- Guru mengarahkan peserta didik untuk melakukan refleksi bersama mengenai proses pembuatan poster hobi.
- Dua orang perwakilan peserta didik menyampaikan rasa bangga dan pengalaman belajar mereka saat mengubah tulisan menjadi bentuk visual yang indah (Joyful Learning).
- Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap hasil karya seluruh peserta didik dan mengumpulkan poster yang siap dipasang pada majalah dinding (mading) sekolah.
Kegiatan Penutup (15 Menit)
- Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting dalam membuat teks prosedur visual yang efektif (kejelasan teks, kesesuaian ilustrasi, kerapian tata letak).
- Peserta didik melakukan refleksi diri mengenai tingkat pemahaman dan perasaan mereka selama pembelajaran.
- Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras dan kreativitas seluruh peserta didik.
- Guru menyampaikan informasi singkat mengenai materi pada pertemuan berikutnya.
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.
PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM
Mindful Learning (Pembelajaran Bermakna dan Sadar):
Peserta didik diajak fokus dan teliti saat menyalin kembali teks yang telah disunting. Mereka menyadari bahwa kesalahan kecil dalam penulisan ejaan atau ketidaksesuaian gambar dapat membingungkan pembaca yang ingin mencoba hobi tersebut.
Meaningful Learning (Pembelajaran Relevan):
Peserta didik memahami bahwa karya yang mereka buat tidak berhenti di lembar penilaian guru, melainkan dipublikasikan secara nyata di mading sekolah. Karya mereka bermanfaat bagi teman-teman dari kelas lain untuk mempelajari hobi-hobi baru yang positif.
Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan):
Peserta didik merasakan kebebasan berkreasi dalam memilih media ekspresi visual (gambar tangan atau digital), mengolah warna, dan merancang tampilan visual sesuai kepribadian mereka tanpa rasa takut salah.
STRATEGI DIFERENSIASI
Diferensiasi Konten / Produk:
- Peserta didik diberikan kebebasan memilih bentuk media produk akhir (Poster Gambar Tangan pada kertas karton tebal ATAU Poster Cetak Digital yang dirancang menggunakan laptop/software desain).
- Peserta didik diberikan kebebasan memilih tema hobi sesuai dengan minat pribadi masing-masing (misalnya: hobi memasak, membuat kerajinan kertas, merawat tanaman, atau olahraga).
Diferensiasi Proses:
- Bagi peserta didik yang membutuhkan bimbingan visual tambahan, guru menyediakan template tata letak (layout guide) visual.
- Bagi peserta didik dengan tingkat kreativitas dan kemandirian tinggi, guru membebaskan eksplorasi tata letak poster secara mandiri.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI
- Smart TV: Digunakan untuk menampilkan contoh infografis/poster teks prosedur interaktif, menayangkan contoh-contoh gambar ilustrasi hobi, serta menampilkan instruksi waktu pengerjaan proyek (timer countdown).
- Laptop & Internet: Digunakan oleh peserta didik pada kelompok digital untuk merancang poster hobi, mencari gambar pustaka yang relevan, serta menyusun tata letak naskah.
MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
Media Pembelajaran:
- Smart TV, Laptop, dan Jaringan Internet.
- Contoh-contoh poster teks prosedur hobi visual dari majalah anak dan media digital.
- Kertas karton manila, kertas gambar A3, pensil warna, spidol, krayon, gunting, dan lem.
- Papan Majalah Dinding (Mading) Sekolah/Kelas.
Sumber Belajar:
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama Kelas V, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, 2021.
- Naskah hasil suntingan teks prosedur hobi milik peserta didik.
- Panduan pembuatan infografis dan tata letak poster sederhana.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Lembar Kerja Peserta Didik: Proyek Poster Teks Prosedur Hobi
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Peserta Didik | ..................................................... |
| Kelas / Fase | V / C |
| Nomor Absen | ..................................................... |
| Tanggal | ..................................................... |
Petunjuk Kerja Proyek Poster Hobi:
- Siapkan naskah teks prosedur hobi milikmu yang sudah diperiksa dan disunting pada pertemuan sebelumnya!
- Buatlah sketsa tata letak (layout) poster terlebih dahulu pada kotak di bawah ini sebelum membuat produk akhir!
- Pastikan poster memuat komponen wajib:
- Judul Teks Prosedur Hobi
- Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
- Langkah-Langkah Kerja yang Runtut
- Ilustrasi Gambar yang Sesuai untuk Setiap Langkah
- Tulislah naskah teks dengan rapi, jelas, dan dapat dibaca dari jarak 1 meter!
- Berikan warna dan hiasan agar poster terlihat estetis dan siap untuk dipajang di mading sekolah!
Rancangan Sketsa Tata Letak (Layout) Poster:
[ Area Kotak Gambar dan Layout ]
(Gambarkan posisi Judul, Teks, dan Gambar secara proporsional di sini)
Tabel Periksa Mandiri Kesiapan Publikasi Mading:
| No | Komponen Poster | Sudah Ada | Belum Ada | Catatan Perbaikan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Judul menarik dan jelas | |||
| 2 | Daftar Alat dan Bahan lengkap | |||
| 3 | Langkah-langkah runtut | |||
| 4 | Gambar/Ilustrasi sesuai langkah | |||
| 5 | Pewarnaan dan kerapian tulisan |
REMEDIAL
Kegiatan remedial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran pada penyusunan poster teks prosedur.
Langkah Remedial:
- Pendampingan Individu: Guru memberikan bimbingan khusus pada penyusunan tata letak teks dan pemilihan ilustrasi gambar yang sederhana.
- Penyederhanaan Tugas: Peserta didik diminta menulis ulang teks prosedur hobi dengan mengurangi jumlah langkah menjadi 3 langkah utama dan melengkapinya dengan gambar panduan berbentuk simbol sederhana.
- Waktu Tambahan: Memberikan alokasi waktu tambahan 1x35 menit di luar jam efektif untuk menyelesaikan gambar dan kerapian tulisan.
PENGAYAAN
Kegiatan pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran dengan sangat baik.
Langkah Pengayaan:
- Peserta didik ditugaskan menjadi "Duta Mading Visual" yang membantu memfasilitasi dan memberikan masukan estetik pada tata letak karya teman-temannya.
- Peserta didik membuat variasi panduan hobi dalam bentuk barcode digital (menggunakan pembuat QR code gratis) yang ditautkan pada video peragaan hobi mereka untuk ditempelkan pada poster mading.
REFLEKSI GURU
| No | Pertanyaan Refleksi | Jawaban / Catatan Guru |
|---|---|---|
| 1 | Apakah seluruh peserta didik telah berhasil menulis ulang naskah teks prosedur hobi dan menyajikannya dalam bentuk poster visual secara tepat waktu? | Sebagian besar peserta didik (85%) berhasil menyelesaikan poster tepat waktu. Hanya 3 peserta didik yang membutuhkan tambahan waktu untuk proses pewarnaan. |
| 2 | Kendala teknis apa yang dihadapi peserta didik dalam merancang tata letak dan gambar ilustrasi pada poster? | Peserta didik pada kelompok gambar tangan sempat kesulitan memperhitungkan ruang kertas sehingga tulisan di akhir terasa berdesakan. Perlu bimbingan sketsa awal yang lebih detail. |
| 3 | Bagaimanakah keterlibatan peserta didik saat pemanfaatan Smart TV dan kegiatan Gallery Walk? | Peserta didik sangat antusias saat mencermati contoh visual di Smart TV dan aktif memberikan apresiasi estetik kepada teman saat Gallery Walk. |
| 4 | Apakah diferensiasi media (manual dan digital) berjalan efektif meningkatkan motivasi belajar? | Sangat efektif. Peserta didik merasa dihargai karena dapat memilih media yang sesuai dengan bakat dan kenyamanan mereka. |
| 5 | Langkah perbaikan apa yang akan dilakukan pada pembelajaran berikutnya? | Menyiapkan panduan pengukuran skala ruang kertas yang lebih jelas sebelum peserta didik mulai menuliskan teks pada kertas karton. |
REFLEKSI PESERTA DIDIK
| No | Pertanyaan Refleksi Peserta Didik | Tanggapan Peserta Didik |
|---|---|---|
| 1 | Bagian mana dari pembuatan poster hobi ini yang paling kamu sukai? Mengapa? | Saya sangat suka saat mewarnai gambar ilustrasi dan menempelkannya di papan pameran karena membuat tulisan saya jadi cantik. |
| 2 | Apa kesulitan terbesar yang kamu alami saat menulis ulang teks dan menggambar ilustrasi hobi? | Kesulitan menyesuaikan ukuran tulisan agar semua langkah muat di dalam kertas poster. |
| 3 | Apakah gambar ilustrasi yang kamu buat sudah memperjelas langkah-langkah hobi yang kamu tulis? | Ya, gambar yang saya buat membantu teman-teman langsung tahu cara memegang gunting dan melipat kertas. |
| 4 | Bagaimana perasaanmu saat karya postermu dipajang dan dibaca oleh teman-teman di mading sekolah? | Saya merasa sangat bangga dan senang karena hobi saya bisa dipelajari oleh teman-teman kelas lain. |
BAHAN BACAAN
Bahan Bacaan Guru:
- Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka Sekolah Dasar (Kemendikbudristek, 2024).
- Strategi Visual Literacy dan Desain Infografis Sederhana dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia SD.
- Penerapan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Mengintegrasikan Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning dalam Proyek Berbasis Teks.
Bahan Bacaan Peserta Didik:
- Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas V SD: Bab 3 "Mengekspresikan Diri Melalui Hobi".
- Contoh-contoh poster dan infografis teks prosedur panduan hobi pada majalah anak/mading sekolah.
GLOSARIUM
- Teks Prosedur: Teks yang berisi petunjuk, langkah-langkah, atau tahap-tahap yang harus ditempuh untuk mencapai suatu tujuan secara runtut.
- Ilustrasi: Gambar, foto, atau lukisan yang berfungsi untuk memperjelas, menerangkan, atau memperindah isi suatu teks.
- Infografis: Bentuk penyajian data atau informasi visual yang menggabungkan teks, gambar, dan tata letak secara menarik agar mudah dipahami secara cepat.
- Layout (Tata Letak): Pengaturan tata letak elemen-elemen desain (teks, gambar, garis) pada suatu halaman media cetak atau digital.
- Mading (Majalah Dinding): Media komunikasi dan publikasi karya siswa berbentuk papan pameran yang ditempel di dinding sekolah.
- Gallery Walk: Metode pembelajaran di mana peserta didik berjalan mengelilingi ruang kelas untuk mengamati, menilai, dan mengapresiasi karya hasil proyek teman-temannya.
DAFTAR PUSTAKA
- Verawaty, Evy & C. Erni Setyowati. 2021. Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
- Kemendikbudristek. 2022. Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Menengah dan Dasar. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
- Resmini, Novi. 2020. Pengembangan Keterampilan Menulis Teks Fiksi dan Nonfiksi di Sekolah Dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
LAMPIRAN
Lampiran 1: Lembar Observasi Sikap dan Profil Pelajar Pancasila
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor 1 | Kriteria Skor 2 | Kriteria Skor 3 | Kriteria Skor 4 | Skor |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Bernalar Kritis | Belum mampu menyelaraskan ilustrasi gambar dengan isi teks prosedur. | Mampu menyelaraskan ilustrasi dengan bantuan penuh dari guru. | Mampu menyelaraskan ilustrasi gambar dengan isi teks prosedur secara mandiri. | Mampu menganalisis dan menyelaraskan ilustrasi gambar dengan sangat tepat serta memberikan alasan yang logis. | |
| 2 | Kreatif | Meniru desain poster tanpa ada variasi warna atau bentuk visual. | Menggunakan variasi warna sederhana namun tata letak kurang beraneka ragam. | Menghasilkan poster dengan kombinasi warna dan ilustrasi yang menarik serta rapi. | Menghasilkan desain poster yang sangat orisinal, estetis, menarik, dan inovatif. | |
| 3 | Mandiri | Tidak dapat menyelesaikan proyek tanpa pendampingan terus menerus. | Menyelesaikan proyek dengan sering meminta bantuan petunjuk guru. | Menyelesaikan proyek secara mandiri dengan sedikit arahan dari guru. | Mengelola waktu dan pengerjaan proyek dari awal hingga akhir secara sangat mandiri dan disiplin. | |
| 4 | Gotong Royong / Sikap Apresiatif | Tidak mau mengamati karya teman dan enggan memberikan masukan. | Mengamati karya teman namun tidak mau memberikan umpan balik apresiasi. | Mengamati dan memberikan umpan balik apresiasi positif sederhana kepada teman. | Aktif memberikan umpan balik apresiasi yang sangat santun, membangun, dan membantu kerapian pameran kelas. |
Lampiran 2: Lembar Observasi Keterampilan Menulis dan Penyajian Visual
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor 1 | Kriteria Skor 2 | Kriteria Skor 3 | Kriteria Skor 4 | Skor |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Keterbacaan dan Kerapian Tulis Ulang | Tulisan sangat berantakan, terdapat banyak coretan, dan tidak dibaca dari jarak dekat. | Tulisan kurang rapi dan hanya bisa dibaca dari jarak sangat dekat. | Tulisan rapi, bersih, dan mudah dibaca dari jarak normal. | Tulisan sangat indah, rapi, teratur, dan sangat mudah dibaca dari jarak jauh (1 meter). | |
| 2 | Kejelasan Ilustrasi Visual | Gambar tidak jelas, acak, dan tidak relevan dengan langkah teks prosedur. | Gambar relevan dengan sebagian langkah prosedur namun kurang jelas fungsinya. | Gambar jelas dan sesuai melengkapi seluruh langkah teks prosedur. | Gambar sangat jelas, sangat detail, komunikatif, serta sangat memperjelas setiap langkah prosedur. | |
| 3 | Penggunaan Bahasa Imperatif | Tidak menggunakan kata kerja imperatif pada langkah-langkah prosedur. | Menggunakan kata kerja imperatif hanya pada 1-2 langkah prosedur. | Menggunakan kata kerja imperatif pada sebagian besar langkah prosedur. | Menggunakan kata kerja imperatif secara konsisten dan sangat tepat di seluruh langkah prosedur. | |
| 4 | Kesiapan Publikasi Mading | Poster robek, kotor, dan tidak siap ditempel di majalah dinding. | Poster cukup bersih namun perlu perbaikan fisik sebelum ditempel di mading. | Poster bersih, utuh, dan siap dipajang pada media mading sekolah. | Poster dalam kondisi sangat sempurna, sangat rapi, estetis, dan menjadi percontohan ideal untuk mading. |