Line Spacing
Bullets Library
Number Library
Border Sel:
Shading Sel:
Modul Ajar

IDENTITAS MODUL

Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Wringin Anom
Nama Guru : Didik Sadi, S.Pd.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas / Fase : Kelas V / C
Semester / Tahun Pelajaran : Ganjil / 2026/2027
Alokasi Waktu : 3 x 35 menit (1 Pertemuan)
Materi / Topik : Memeriksa ketepatan ejaan, tanda baca, serta penggunaan imbuhan me-, -kan, -i pada draf tulisan teman
Elemen Capaian Pembelajaran : Menulis
Model Pembelajaran : Peer Editing Model
Pendekatan Pembelajaran : Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Berbasis Visual
Integrasi Lokal dan Diferensiasi : Diferensiasi panduan penyuntingan berjenjang dan pembiasaan umpan balik santun berbudaya lokal

ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN

Peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom memiliki karakteristik dominan sebagai pembelajar visual. Mereka lebih cepat menyerap informasi melalui tayangan grafis, warna, dan representasi simbolik. Dari segi kemampuan awal berbahasa tulis, mayoritas peserta didik telah mampu menyusun kalimat sederhana dan memahami kata dasar. Namun, dalam penyusunan paragraf utuh, masih sering ditemukan kesalahan sistematis seperti:

  1. Penggunaan huruf kapital di tengah kalimat yang tidak tepat.
  2. Kelalaian meletakkan tanda titik (.) dan tanda koma (,).
  3. Kesalahan pembentukan kata berimbuhan me-, -kan, dan -i (seperti peluluhan konsonan K, T, S, P yang belum konsisten dan penulisan imbuhan gabung).

Pembelajaran ini dirancang untuk memanfaatkan kekuatan visual peserta didik guna melatih kejelian analisis linguistik melalui model penyuntingan teman sejawat (Peer Editing Model). Karakteristik visual dimanfaatkan melalui penggunaan kode warna suntingan dan format tabel koreksi bergambar pada Smart TV.

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Pada akhir Fase C, peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:

Peserta didik mampu menulis teks eksposisi, narasi, dan deskripsi dengan memperhitungkan kaidah ejaan, tanda baca, serta tata bahasa yang tepat. Peserta didik mengidentifikasi dan memperhitungkan perbaikan kata perintah, kata berimbuhan (me-, -kan, -i), serta tanda titik dan koma pada naskah tulisan secara kritis dan kolaboratif melalui kegiatan penyuntingan tulisan.

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pengamatan tayangan teks visual pada Smart TV, peserta didik mampu menganalisis minimal 4 kesalahan ejaan, tanda baca (titik/koma), dan penggunaan imbuhan me-, -kan, -i secara tepat.
  2. Melalui kegiatan Peer Editing berpasangan, peserta didik mampu memeriksa dan menandai kesalahan pada draf tulisan teman menggunakan simbol suntingan visual secara teliti.
  3. Melalui diskusi umpan balik santun, peserta didik mampu merumuskan rekomendasi perbaikan dan merevisi draf tulisannya sendiri hingga menjadi teks yang akurat sesuai aturan tata bahasa.

PEMAHAMAN BERMAKNA

  1. Ketepatan ejaan, tanda baca, dan imbuhan menentukan kejelasan makna pesan yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca.
  2. Proses menyunting tulisan karya teman mengasah ketelitian, daya kritis, serta sikap saling menghargai pendapat dan kritik konstruktif.

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang akan terjadi jika sebuah petunjuk tertulis tidak menggunakan tanda baca koma atau salah menggunakan imbuhan kata?
  2. Bagaimana perasaanmu ketika tulisanmu dibaca orang lain dan mereka kesulitan memahami maksud tulisan tersebut?
  3. Mengapa kita membutuhkan bantuan teman untuk membaca dan memeriksa tulisan yang sudah kita buat?

PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN

Profil Pelajar Pancasila

  1. Bergotong Royong: Bekerja sama dalam pasangan untuk saling memeriksa tulisan dan memberikan umpan balik secara santun.
  2. Bernalar Kritis: Menganalisis ketepatan pembentukan kata berimbuhan me-, -kan, -i serta penggunaan tanda baca secara logis.
  3. Mandiri: Bertanggung jawab melakukan revisi mandiri berdasarkan hasil penyuntingan dari teman.

Kompetensi Utama

  1. Kemampuan Linguistik: Penguasaan ejaan, tanda baca, dan morfologi imbuhan me-, -kan, -i.
  2. Kemampuan Evaluatif: Mengidentifikasi kekeliruan sintaksis dan ejaan pada draf naskah.
  3. Kemampuan Komunikasi Empatis: Menyampaikan saran perbaikan tanpa melukai perasaan teman sejawat.

MATERI PEMBELAJARAN

Penggunaan Ejaan dan Tanda Baca

  1. Huruf Kapital: Ditempatkan pada awal kalimat, nama orang, nama tempat, dan nama hari/bulan.
  2. Tanda Titik (.): Digunakan pada akhir kalimat berita atau pernyataan.
  3. Tanda Koma (,): Digunakan di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian, sebelum kata hubung pertentangan (tetapi, melainkan), dan setelah kata transisi.

Penggunaan Imbuhan me-, -kan, dan -i

  1. Imbuhan me-:
    • me- + sapu = menyapu (huruf s luluh menjadi ny).
    • me- + tulis = menulis (huruf t luluh menjadi n).
    • me- + kirim = mengirim (huruf k luluh menjadi ng).
    • me- + potong = memotong (huruf p luluh menjadi m).
  1. Imbuhan -kan dan -i:
    • me- + ambil + -kan = mengambilkan (menyatakan melakukan tindakan untuk orang lain).
    • me- + garam + -i = menggarami (menyatakan memberi atau melakukan berulang pada objek).
  1. Kesalahan Umum:
    • Penulisan yang terpisah (contoh: me nyapu seharusnya menyapu).
    • Huruf pertama tidak luluh (contoh: mepotong seharusnya memotong).

Simbol Penyuntingan Visual (Peer Editing)

  1. Garis bawah merah: Kesalahan ejaan atau huruf kapital.
  2. Lingkaran biru: Kesalahan tanda baca (titik/koma).
  3. Kotak hijau: Kesalahan pembentukan kata berimbuhan me-, -kan, -i.

MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN

  1. Model Pembelajaran: Peer Editing Model.
  2. Pendekatan Pembelajaran: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Berbasis Visual.
  3. Metode Pembelajaran: Merekam Visual, Analisis Berpasangan, Diskusi Reflektif, Praktik Menyunting, Revisi Mandiri.

ASESMEN

Asesmen Awal (Diagnostik)

Mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik dalam menemukan kesalahan ejaan melalui kuis visual singkat yang ditampilkan pada Smart TV.

Asesmen Proses (Formatif)

  1. Penilaian Kinerja Peer Editing (Observasi saat peserta didik menyunting karya teman).
  2. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) hasil suntingan dan lembar umpan balik.

Asesmen Akhir (Sumatif)

Penilaian produk draf tulisan yang telah direvisi berdasarkan kriteria ejaan, tanda baca, dan ketepatan imbuhan me-, -kan, -i.

RUBRIK PENILAIAN

Rubrik Penilaian Kinerja Peer Editing (Proses)

IndikatorSangat Baik (4)Baik (3)Cukup (2)Perlu Bimbingan (1)
Kejelian Mengidentifikasi KesalahanMenemukan seluruh kesalahan ejaan, tanda baca, dan imbuhan (>90%).Menemukan sebagian besar kesalahan (75%-89%).Menemukan sebagian kecil kesalahan (50%-74%).Menemukan kesalahan kurang dari 50%.
Ketepatan Pemberian Simbol SuntinganSeluruh simbol suntingan warna digunakan dengan tepat dan rapi.Sebagian besar simbol suntingan digunakan dengan tepat.Penggunaan simbol suntingan sering tertukar.Tidak menggunakan simbol suntingan sesuai panduan.
Sikap Umpan BalikMenyampaikan saran dengan bahasa sangat santun, jelas, dan membangun.Menyampaikan saran dengan bahasa santun dan cukup jelas.Menyampaikan saran dengan kurang jelas atau kurang santun.Menyampaikan saran secara merendahkan atau tidak mau berdiskusi.

Rubrik Penilaian Produk Hasil Revisi Tulisan (Sumatif)

KriteriaSangat Baik (4)Baik (3)Cukup (2)Perlu Bimbingan (1)
Ketepatan Ejaan & Huruf KapitalTidak ada kesalahan ejaan dan penggunaan huruf kapital.Terdapat 1-2 kesalahan ejaan atau huruf kapital.Terdapat 3-4 kesalahan ejaan atau huruf kapital.Terdapat lebih dari 4 kesalahan ejaan atau huruf kapital.
Tanda Baca (Titik & Koma)Seluruh kalimat menggunakan tanda titik dan koma secara akurat.Terdapat 1-2 kekeliruan penggunaan tanda baca.Terdapat 3-4 kekeliruan penggunaan tanda baca.Tanda baca tidak digunakan atau hampir seluruhnya keliru.
Imbuhan me-, -kan, -iSeluruh pembentukan kata berimbuhan tepat dan luluh sesuai kaidah.Terdapat 1-2 kesalahan pembentukan kata berimbuhan.Terdapat 3-4 kesalahan pembentukan kata berimbuhan.Lebih dari 4 kesalahan pembentukan kata berimbuhan.

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru menampilkan sebuah paragraf singkat bergambar di Smart TV yang sengaja diisi banyak kesalahan ejaan, tanda baca, dan imbuhan me-, -kan, -i dengan warna mencolok.
  3. Peserta didik secara visual diminta mengamati paragraf tersebut (Mindful Learning).
  4. Apersepsi: Guru bertanya, "Apakah pesan pada tulisan di layar dapat dipahami dengan mudah? Mengapa ada kata yang terasa aneh saat dibaca?"
  5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, alur kegiatan Peer Editing, serta aspek yang akan dinilai.

Kegiatan Inti (75 Menit)

Tahap 1: Orientasi Visual dan Pemahaman Konsep (15 Menit)

  1. Guru menayangkan materi infografis interaktif melalui Smart TV tentang aturan peluluhan imbuhan me-, kata berimbuhan gabung me-kan dan me-i, serta fungsi tanda titik dan koma.
  2. Guru memodelkan cara menyunting teks menggunakan kode warna visual:
    • Garis bawah merah untuk ejaan/kapital.
    • Lingkaran biru untuk tanda titik/koma.
    • Kotak hijau untuk imbuhan me-, -kan, -i.
  1. Peserta didik melakukan simulasi menyunting 1 kalimat bersama guru melalui tampilan layar interaktif Smart TV.

Tahap 2: Pembentukan Pasangan dan Penyiapan Draf (10 Menit)

  1. Peserta didik dikelompokkan secara berpasangan (Peer Group).
  2. Setiap peserta didik menyiapkan draf tulisan narasi/deskripsi pendek (hasil karya pertemuan sebelumnya) yang akan diperiksa oleh temannya.
  3. Guru membagikan Lembar Kerja Penyuntingan (LKPD) yang bersisi daftar periksa (checklist) visual.

Tahap 3: Pelaksanaan Peer Editing (20 Menit)

  1. Peserta didik memukarkan draf tulisannya dengan teman pasangannya.
  2. Secara mandiri dan fokus, setiap peserta didik membaca tulisan temannya, lalu memberikan kode warna dan penandaan sesuai panduan visual.
  3. Peserta didik mengidentifikasi kesalahan ejaan, tanda titik/koma, serta kesalahan pembentukan kata berimbuhan me-, -kan, dan -i pada tulisan temannya.
  4. Guru berkeliling memberikan scaffolding bagi peserta didik yang membutuhkan bimbingan khusus.

Tahap 4: Diskusi Umpan Balik Santun (15 Menit)

  1. Peserta didik duduk berhadapan dengan pasangannya.
  2. Secara bergantian, peserta didik menjelaskan hasil suntingannya secara santun dengan formula: "Tulisanmu sudah bagus pada bagian..., namun saya menemukan sedikit kekeliruan pada kata... yang seharusnya ditulis...".
  3. Teman pemilik draf mendengarkan dan mengonfirmasi alasan perbaikan yang diusulkan.

Tahap 5: Revisi Mandiri (15 Menit)

  1. Peserta didik menerima kembali draf tulisannya beserta lembar masukan dari teman.
  2. Peserta didik menuliskan ulang kalimat-kalimat yang keliru pada lembar revisi akhir dengan memperbaiki seluruh ejaan, tanda baca, dan imbuhan me-, -kan, -i secara cermat.

Kegiatan Penutup (15 Menit)

  1. Guru menayangkan 1 draf hasil revisi peserta didik di Smart TV sebagai penguatan dan pembuktian keberhasilan perbaikan tulisan.
  2. Peserta didik bersama guru menyimpulkan kaidah utama penggunaan imbuhan me-, -kan, -i serta fungsi tanda titik dan koma.
  3. Peserta didik melakukan refleksi pembelajaran terkait pengalaman menyunting dan disunting oleh teman.
  4. Guru memberikan apresiasi terhadap kerja sama dan sikap santun seluruh peserta didik.
  5. Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM

  1. Mindful Learning (Pembelajaran Bermakna dan Terfokus): Peserta didik secara sadar mengamati teks tulisan, melatih kepekaan mata dan pikiran dalam menemukan ketidaksesuaian tata bahasa secara perlahan dan teliti.
  2. Meaningful Learning (Pembelajaran Mengena): Peserta didik memahami bahwa kesalahan penulisan imbuhan atau tanda baca dapat mengubah makna tulisan secara drastis, sehingga tata bahasa disadari sebagai alat komunikasi yang krusial.
  3. Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan): Penggunaan kode warna visual, interaksi sejawat yang komunikatif, serta peran sebagai "Detektif Bahasa" menciptakan suasana belajar yang interaktif dan bebas rasa takut salah.

STRATEGI DIFERENSIASI

Diferensiasi Konten / Panduan Visual

  1. Tingkat Dasar (Peserta didik yang belum lancar memahami kaidah): Diberikan panduan penyuntingan visual ringkas berisi daftar kata berimbuhan me- yang luluh dan tidak luluh secara eksplisit beserta contoh konkret.
  2. Tingkat Menengah (Peserta didik sesuai rata-rata): Diberikan panduan penyuntingan dengan format simbol warna standar.
  3. Tingkat Mahir (Peserta didik dengan kemampuan tinggi): Diberikan panduan penyuntingan lanjutan yang mencakup pemeriksaan struktur variasi kalimat kompleks.

Diferensiasi Proses

Pasangan belajar disusun secara fleksibel. Peserta didik mahir dipasangkan untuk saling menantang keterbacaan teks tingkat tinggi, sedangkan peserta didik yang membutuhkan bimbingan dipasangkan dengan teman yang memiliki kepekaan sosial tinggi atau didampingi langsung oleh guru secara intensif.

Diferensiasi Produk

Hasil revisi tulisan disesuaikan dengan kapasitas peserta didik, baik dalam hal panjang paragraf maupun tingkat kerumitan penggunaan kata berimbuhan gabung (me-kan dan me-i).

PEMANFAATAN TEKNOLOGI

  1. Smart TV: Menampilkan infografis interaktif ejaan dan tanda baca, visualisasi simulasi penyuntingan, serta tayangan draf teks untuk analisis klasikal.
  2. Laptop Guru: Mengoperasikan aplikasi presentasi visual dan menghubungkan perangkat dengan Smart TV.
  3. Akses Internet: Mengakses laman resmi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI Daring) dan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD V) sebagai rujukan valid saat validasi kata.

MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

Media Pembelajaran

  1. Slide Presentasi Visual "Detektif Ejaan dan Imbuhan" pada Smart TV.
  2. Kartu Simbol Suntingan Warna (Merah, Biru, Hijau).
  3. Papan Refleksi Visual.

Sumber Belajar

  1. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Buku Panduan Guru & Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas V: Bergerak Bersama. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
  2. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) / EYD Edisi V.
  3. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LabelIsi
Nama Peserta Didik...........................................................
Kelas / No. AbsenV (Lima) / ..........
Nama Penyunting (Teman)...........................................................
Tanggal Pelaksanaan...........................................................

Tugas Penyuntingan Teman Sejawat (Peer Editing)

Bacalah draf teks milik temanmu dengan cermat. Gunakan pensil warna untuk menandai kesalahan sesuai panduan berikut:

  1. Garis bawah merah: Kesalahan Huruf Kapital atau Ejaan Kata.
  2. Lingkaran biru: Kesalahan Tanda Titik (.) atau Tanda Koma (,).
  3. Kotak hijau: Kesalahan Imbuhan me-, -kan, dan -i.

Teks Draf Teman (Dibaca dan Ditandai)

Pak didi mepotong rumput di halaman rumah pada hari minggu. dia mepakai mesin pemotong rumput yang baru di beli. setelah selesai pak didi menyiramkan air pada tanaman bunga dan memetikkan daun yang kering. ia sangat menyukai kegiatan berkebun ini?

Lembar Tabel Perbaikan (Diisi oleh Penyunting)

NoKata / Bagian yang KeliruJenis Kesalahan (Ejaan/Tanda Baca/Imbuhan)Usulan Perbaikan yang Benar
:---1:---:---:---
1
2
3
4
5

Lembar Perbaikan Mandiri (Diisi oleh Pemilik Draf Setelah Diskusi)

Tuliskan kembali paragraf di atas secara utuh dan benar berdasarkan hasil masukan dari teman penyuntingmu:

.........................................................................................................................................................................................

.........................................................................................................................................................................................

.........................................................................................................................................................................................

.........................................................................................................................................................................................

.........................................................................................................................................................................................


REMEDIAL

Bagi peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran (belum mampu mengidentifikasi kesalahan imbuhan dan tanda baca):

  1. Pendampingan Individu: Guru memberikan bimbingan khusus menggunakan kartu kata berpasangan (Kata Dasar + Imbuhan me-) untuk melatih pemahaman peluluhan huruf.
  2. Latihan Terbimbing: Peserta didik diberikan 3 kalimat pendek dengan kesalahan yang sangat tampak untuk disunting ulang menggunakan bantuan warna penanda.

PENGAYAAN

Bagi peserta didik yang telah melampaui kriteria ketuntasan minimal:

  1. Peran Editor Senior: Peserta didik ditugaskan menjadi asisten penyunting untuk membantu memeriksa draf tulisan majalah dinding kelas.
  2. Analisis Teks Kompleks: Peserta didik diberikan naskah cerita pendek sepanjang 3 paragraf dengan tingkat kerumitan imbuhan me-kan dan me-i yang lebih tinggi untuk disunting secara mandiri.

REFLEKSI GURU

NoPertanyaan RefleksiHasil Evaluasi / Tindak Lanjut
:---1:---:---
1Apakah seluruh peserta didik dapat memahami instruksi simbol visual dalam kegiatan Peer Editing?Seluruh peserta didik memahami simbol warna dengan baik karena tampilan visual di Smart TV sangat membantu memberikan contoh konkret.
2Kendala apa yang dihadapi peserta didik saat menyunting penggunaan imbuhan me-, -kan, dan -i?Sebagian peserta didik masih bingung menentukan peluluhan pada kata dasar yang diawali huruf K, T, S, P. Perlu penguatan pada pertemuan berikutnya.
3Apakah proses diskusi umpan balik antarpeserta didik berlangsung secara santun dan efektif?Proses diskusi berlangsung santun. Peserta didik menggunakan kalimat saran yang telah dicontohkan oleh guru secara konsisten.
4Apakah alokasi waktu 3 x 35 menit cukup untuk menyelesaikan seluruh alur pembelajaran mendalam?Waktu mencukupi, namun bagian revisi mandiri membutuhkan pengawasan ketat agar selesai tepat waktu.

REFLEKSI PESERTA DIDIK

  1. Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling kamu sukai?

(      ) Memeriksa tulisan teman menggunakan pensil warna.

(      ) Menonton tayangan materi di Smart TV.

(      ) Memperbaiki tulisan sendiri berdasarkan masukan teman.

  1. Apakah kamu merasa kesulitan saat mencari kesalahan imbuhan me-, -kan, dan -i pada tulisan temanmu? Jelaskan alasannya!

Jawaban: ..........................................................................................................................................................

  1. Bagaimana perasaanmu ketika temanmu memberikan masukan terhadap tulisanmu?

Jawaban: ..........................................................................................................................................................

BAHAN BACAAN

Ringkasan Kaidah Imbuhan me-, -kan, dan -i untuk Guru dan Peserta Didik

  1. Pembentukan Imbuhan me-:
    • Imbuhan me- berubah menjadi mem- jika bergabung dengan kata dasar berawalan B, F, P, V. (P mengalami peluluhan. Contoh: me- + pesona = memesona).
    • Imbuhan me- berubah menjadi men- jika bergabung dengan kata dasar berawalan C, D, J, T, Z. (T mengalami peluluhan. Contoh: me- + tulis = menulis).
    • Imbuhan me- berubah menjadi meng- jika bergabung dengan kata dasar berawalan A, E, I, O, U, G, H, K. (K mengalami peluluhan. Contoh: me- + karang = mengarang).
    • Imbuhan me- berubah menjadi meny- jika bergabung dengan kata dasar berawalan S. (S mengalami peluluhan. Contoh: me- + sapu = menyapu).
  1. Imbuhan Sufiks -kan dan -i:
    • Imbuhan -kan memberikan makna kausatif (menjadikan) atau benefaktif (melakukan untuk orang lain). Contoh: me- + ambil + -kan = mengambilkan.
    • Imbuhan -i memberikan makna memberi, melakukan berulang kali, atau mengarah pada tempat/objek. Contoh: me- + garam + -i = menggarami, me- + lempar + -i = melemperi.
  1. Kaidah Tanda Baca:
    • Tanda koma (,) digunakan untuk memisahkan kata-kata dalam suatu perincian (contoh: ibu membeli apel, jeruk, dan mangga) dan diabaikan pada kalimat tunggal tanpa perincian.
    • Tanda titik (.) wajib mengakhiri setiap kalimat deklaratif/berita.

GLOSARIUM

  1. Peer Editing: Metode pembelajaran di mana peserta didik saling memeriksa, menyunting, dan memberikan umpan balik terhadap draf tulisan teman sejawat.
  2. Imbuhan (Afiks): Bunyi atau kelompok bunyi yang ditambahkan pada awal, tengah, atau akhir kata dasar untuk membentuk kata baru dengan makna baru.
  3. Peluluhan: Proses hilangnya konsonan awal pada kata dasar (K, T, S, P) ketika mendapatkan imbuhan me-.
  4. Draf: Rancangan atau tulisan kasar awal yang belum melalui proses penyuntingan akhir.
  5. Umpan Balik Konstruktif: Masukan atau saran perbaikan yang disampaikan dengan cara positif dan bertujuan untuk membina perbaikan karya.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2022). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD Edisi V). Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  2. Chaer, Abdul. (2015). Morfologi Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses). Jakarta: Rineka Cipta.
  3. Verawaty, Evy dkk. (2021). Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek.

LAMPIRAN

Lembar Observasi Keterampilan Menyunting dan Sikap Peserta Didik

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1 (Perlu Bimbingan)Kriteria Skor 2 (Cukup)Kriteria Skor 3 (Baik)Kriteria Skor 4 (Sangat Baik)Skor
:---1:---:---:---:---:---:---
1Mengidentifikasi Ejaan dan Tanda BacaMampu mengidentifikasi kesalahan ejaan dan tanda baca kurang dari 50%.Mampu mengidentifikasi 50%-74% kesalahan ejaan dan tanda baca pada teks.Mampu mengidentifikasi 75%-89% kesalahan ejaan dan tanda baca pada teks.Mampu mengidentifikasi seluruh kesalahan ejaan dan tanda baca (90%-100%).4
2Menganalisis Kata Berimbuhan me-, -kan, -iTidak mampu menemukan kesalahan pembentukan kata berimbuhan.Hanya menemukan kesalahan imbuhan me- tanpa memperhatikan imbuhan -kan/-i.Menemukan sebagian besar kesalahan pembentukan imbuhan me-, -kan, dan -i.Menemukan seluruh kesalahan imbuhan me-, -kan, dan -i beserta aturan peluluhannya secara tepat.4
3Penggunaan Simbol Suntingan VisualTidak mengaplikasikan simbol warna pada penyuntingan.Menggunakan simbol warna tetapi tertukar dalam mengategorikan jenis kesalahan.Menggunakan simbol warna dengan benar pada sebagian besar suntingan.Menggunakan seluruh simbol warna suntingan secara konsisten, akurat, dan rapi.4
4Penyampaian Umpan Balik SantunMenyampaikan saran dengan nada merendahkan atau tidak mau memberikan saran.Menyampaikan saran tetapi cenderung menghakimi tulisan teman.Menyampaikan saran dengan cukup santun namun kurang memberikan alasan perbaikan.Menyampaikan saran dengan bahasa yang sangat santun, jelas, serta memberikan alasan perbaikan yang konstruktif.4
5Kemandirian Melakukan RevisiTidak melakukan revisi pada draf tulisannya sendiri.Melakukan revisi hanya pada sebagian kecil kesalahan yang ditandai teman.Melakukan revisi pada sebagian besar kesalahan sesuai saran penyunting.Melakukan revisi total secara cermat pada seluruh bagian draf berdasarkan masukan penyunting.4
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah,
Sri Anggriyani, S.Pd.
NIP. 198004152008012016
 
Situbondo, ___________2026
Guru Kelas,
Didik Sadi, S.Pd.
NIP. 198406162025211130