IDENTITAS MODUL
| Satuan Pendidikan | : | SD Negeri 1 Wringin Anom |
| Nama Guru | : | Didik Sadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | : | Bahasa Indonesia |
| Kelas / Fase | : | Kelas V / C |
| Semester / Tahun Pelajaran | : | Ganjil / 2026/2027 |
| Alokasi Waktu | : | 3 x 35 menit (1 Pertemuan) |
| Materi / Topik | : | Mempelajari tata cara memilih buku yang sesuai usia di perpustakaan sekolah atau aplikasi buku digital. |
| Elemen Capaian Pembelajaran | : | Membaca dan Memirsa |
| Model Pembelajaran | : | Experiential Learning |
| Pendekatan Pembelajaran | : | Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) |
| Integrasi Lokal dan Diferensiasi | : | Literasi Perpustakaan SDN 1 Wringin Anom dan Diferensiasi Media Bacaan (Cetak/Digital) |
ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN
Kesiapan Belajar (Readiness)
Peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom secara umum sudah dapat membaca teks narasi pendek dengan lancar. Namun, sebagian besar peserta didik belum memahami sistem perjenjangan buku (label usia) yang tertera pada sampul belakang, punggung buku, atau metadata aplikasi buku digital. Peserta didik cenderung memilih buku hanya berdasarkan gambar sampul yang menarik tanpa mempertimbangkan tingkat kesukaran teks, kecocokan topik, maupun perjenjangan usia bacaan.
Profil Gaya Belajar
Dominasi gaya belajar peserta didik pada kelas ini adalah visual (sekitar 75%). Peserta didik sangat mudah mencerna informasi melalui simbol visual, penanda warna, gambar infografis, tampilan antarmuka aplikasi digital, serta tayangan video interaktif. Pembelajaran didesain kaya akan tayangan visual melalui Smart TV dan eksplorasi langsung terhadap buku fisik maupun digital.
Latar Belakang Sosial dan Lingkungan
SD Negeri 1 Wringin Anom memiliki fasilitas perpustakaan sekolah yang sedang berkembang dan akses jaringan internet yang dapat dimanfaatkan untuk literasi digital. Lingkungan belajar mendukung pemanfaatan perangkat teknologi seperti Laptop dan Smart TV untuk menjembatani media bacaan cetak dan media bacaan berbasis aplikasi.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, dan akademis. Peserta didik mampu memahami, mengolah, dan merefleksi teks visual dan audiovisual.
Khusus Elemen Membaca dan Memirsa:
Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, serta puisi anak. Peserta didik mampu mengidentifikasi label usia bacaan, topik buku yang diminati, serta mampu memilih buku bacaan yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan rentang usianya, baik di perpustakaan sekolah maupun dalam perpustakaan digital.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran Harian
- Melalui kegiatan pengamatan tayangan visual pada Smart TV dan eksplorasi buku, peserta didik mampu mengidentifikasi kode dan simbol jenjang usia bacaan pada buku cetak maupun aplikasi buku digital dengan tepat.
- Melalui simulasi peminjaman dan penelusuran buku, peserta didik mampu menganalisis kesesuaian topik bacaan dan kriteria usia bacaan dengan tingkat kebutuhan diri sendiri secara kritis.
- Melalui kegiatan praktik mandiri dan kelompok, peserta didik mampu memilih 1 buku cetak atau digital yang sesuai usia serta mempresentasikan alasan pemilihannya dengan jelas.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Membaca buku yang sesuai dengan jenjang usia membantu otak mengolah informasi secara optimal, meningkatkan kosakata secara bertahap, serta menjaga peserta didik dari paparan konten yang belum layak dikonsumsi secara emosional maupun kognitif. Kemampuan memilih buku secara mandiri merupakan fondasi utama pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner).
PERTANYAAN PEMANTIK
- Pernahkah kalian membeli atau meminjam buku yang gambarnya bagus, tetapi saat dibaca bahasanya terlalu sulit atau membosankan? Mengapa hal itu bisa terjadi?
- Bagaimana cara kita mengetahui sebuah buku cocok untuk anak usia SD kelas V atau justru untuk orang dewasa, hanya dengan melihat bagian luar buku?
- Simbol atau tanda apa yang biasanya muncul pada layar aplikasi buku digital saat kita hendak membaca sebuah e-book?
PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN
Profil Pelajar Pancasila
- Bernalar Kritis: Memproses informasi label usia, menganalisis isi buku secara cepat dari blurb/sinopsis, dan mengevaluasi kelayakan buku bagi diri sendiri.
- Mandiri: Bertanggung jawab atas pilihan buku yang dibaca sesuai dengan kebutuhan dan jenjang usianya.
- Gotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok saat mendiskusikan kriteria jenjang buku dan saling memberikan rekomendasi.
Kompetensi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
- Critical Thinking: Mampu mengidentifikasi mismatch antara kemampuan baca diri dengan tingkat kesulitan buku.
- Communication: Mengutarakan argumen visual dan verbal tentang alasan memilih buku tertentu.
- Digital Literacy: Mengoperasikan antarmuka perpustakaan digital pada layar interaktif secara efisien.
MATERI PEMBELAJARAN
Perjenjangan Buku Bacaan (Pusat Perbukuan Kemendikbudristek)
Perjenjangan buku adalah pengelompokan buku bacaan berdasarkan tingkat kemampuan membaca peserta didik. Kode jenjang yang umum digunakan di Indonesia antara lain:
- Jenjang A (Pembaca Dini): Usia 0-6 tahun (dominan gambar, teks sangat sedikit atau tanpa teks).
- Jenjang B1, B2, B3 (Pembaca Awal): Usia 6-9 tahun (kalimat pendek, gambar mendukung teks, huruf besar).
- Jenjang C (Pembaca Semenjana): Usia 10-12 tahun (anak usia Kelas V SD). Teks lebih panjang, bab mulai kompleks, gambar sebagai pelengkap, memuat kosakata baru.
- Jenjang D (Pembaca Madya): Usia 13-15 tahun (remaja awal/SMP).
- Jenjang E (Pembaca Dewasa): Usia 16 tahun ke atas.
Bagian Punggung dan Sampul Buku Cetak
- Punggung Buku: Sering memuat kode warna, nomor klasifikasi, atau stiker simbol jenjang.
- Sampul Belakang: Memuat sinopsis (blurb), barcode, dan kotak keterangan jenjang pembaca (misal: "Buku Ini Untuk Pembaca Semenjana C").
Elemen Navigasi Aplikasi Buku Digital (Let's Read / iPusnas / Buku Kemendikbud)
- Icon Filter Usia/Level: Fitur menyaring buku berdasarkan rentang usia (Level 1 sampai Level 5).
- Deskripsi/Metadata E-Book: Informasi rinci mengenai jumlah halaman, perkiraan usia pembaca, dan topik bahasan.
MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran: Experiential Learning (Kolb)
Siklus pembelajaran meliputi 4 tahapan utama:
- Pengalaman Konkret (Concrete Experience): Memegang dan mengamati berbagai variasi buku cetak dan e-book secara langsung.
- Observasi Reflektif (Reflective Observation): Mengamati perbedaan fitur, label, dan tingkat kesulitan teks dari buku-buku yang disediakan.
- Konseptualisasi Abstrak (Abstract Conceptualization): Memahami sistem penjenjangan buku (A, B, C, D, E) dan indikator kelayakan usia.
- Eksperimentasi Aktif (Active Experimentation): Melakukan simulasi memilih dan menetapkan buku yang sesuai di perpustakaan sekolah/aplikasi digital.
Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
- Mindful Learning: Peserta didik sadar penuh saat mengamati detail-detail kecil pada sampul dan isi buku.
- Meaningful Learning: Peserta didik menghubungkan pemilihan buku dengan minat pribadi dan kemampuan membaca diri.
- Joyful Learning: Pembelajaran dikemas interaktif melalui penjelajahan visual, penayangan Smart TV, dan perburuan kode buku.
ASESMEN
Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)
Dilakukan diawal sesi dengan tanya jawab visual singkat menggunakan slide Smart TV untuk mengukur pemahaman awal peserta didik terkait simbol pada buku.
Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran)
- Observasi unjuk kerja saat eksplorasi buku cetak dan aplikasi digital.
- Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) kelompok dan individu.
Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)
Tes kinerja: Peserta didik memilih 1 buku (cetak/digital), memverifikasi kriteria jenjang usianya, dan menuliskan ringkasan alasan kesesuaian buku tersebut dalam lembar evaluasi.
RUBRIK PENILAIAN
Rubrik Penilaian Kinerja Memilih Buku (Formatif / Sumatif)
| Aspek yang Dinilai | Skor 1 (Perlu Bimbingan) | Skor 2 (Cukup) | Skor 3 (Baik) | Skor 4 (Sangat Baik) |
|---|---|---|---|---|
| Identifikasi Label Usia | Tidak mampu menemukan label usia/jenjang buku pada cetak maupun digital. | Mampu menemukan label usia tetapi salah dalam mengartikan kode jenjangnya. | Mampu menemukan dan menyebutkan arti kode jenjang usia pada buku dengan benar. | Mampu menemukan, menjelaskan arti kode jenjang, dan menunjukkan letaknya secara presisi pada berbagai jenis buku. |
| Analisis Kesesuaian Topik | Memilih buku yang sama sekali tidak sesuai dengan kemampuan/usia tanpa alasan logis. | Memilih buku yang kurang sesuai usia, alasan memilih terbatas pada gambar sampul saja. | Memilih buku yang sesuai usia (Jenjang C) dengan alasan topik yang disukai. | Menganalisis kesesuaian buku berdasarkan topik, kompleksitas kalimat, dan label usia secara rinci dan kritis. |
| Navigasi Media (Cetak/Digital) | Kesulitan memegang/membuka buku cetak atau tidak bisa mengoperasikan aplikasi digital. | Mampu membuka buku cetak atau aplikasi tetapi butuh bantuan penuh guru. | Mampu bernavigasi mandiri pada salah satu media (cetak atau digital) dengan lancar. | Sangat mahir bernavigasi pada kedua media (buku cetak perpustakaan dan aplikasi digital via Smart TV/Laptop). |
| Keterampilan Presentasi/Diskusi | Diam, tidak mau menyampaikan alasan pemilihannya di depan kelompok/kelas. | Menyampaikan alasan dengan suara sangat pelan dan ragu-ragu. | Menyampaikan alasan pemilihannya secara jelas dan komunikatif. | Menyampaikan hasil analisis pemilihan buku secara percaya diri, runtut, ekspresif, dan sistematis. |
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran peserta didik.
- Guru melakukan pengondisian fisik dan mental peserta didik agar siap belajar (Mindful Readiness).
- Apersepsi Visual: Guru menayangkan dua buah buku di Smart TV (satu buku bergambar anak usia dini dan satu buku teks tebal tanpa gambar milik dewasa).
- Guru mengajukan Pertanyaan Pemantik: "Manakah dari kedua buku di layar ini yang paling cocok untuk kalian baca hari ini? Mengapa?"
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, alur kegiatan Experiential Learning, dan pentingnya memilih buku yang tepat.
Kegiatan Inti (75 Menit)
Tahap 1: Pengalaman Konkret (Concrete Experience) - 15 Menit
- Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok kecil (4-5 orang) berdasarkan variasi tingkat kemampuan baca.
- Guru membagikan keranjang berisi pustaka acak (buku cerita anak PAUD, buku SD Kelas 5, novel remaja, dan majalah umum) serta menyediakan laptop/tablet terhubung Smart TV untuk akses aplikasi digital (Let's Read / iPusnas).
- Peserta didik diminta memegang, membuka, membolak-balik, dan memirsa visual buku-buku tersebut secara langsung.
Tahap 2: Observasi Reflektif (Reflective Observation) - 20 Menit
- Peserta didik diminta mengamati bagian punggung buku, halaman belakang, dan pojok atas sampul depan buku fisik.
- Pada layar Smart TV, guru menampilkan antarmuka aplikasi buku digital dan menunjukkan tempat terletaknya level/jenjang usia pada aplikasi tersebut.
- Peserta didik mendiskusikan pertanyaan panduan pada LKPD: "Simbol atau huruf apa saja yang kalian temukan di bagian luar buku? Apa bedanya buku bergambar tebal dengan buku bernarasi banyak?"
- Peserta didik mencatat hasil pengamatannya pada lembar pengamatan visual LKPD.
Tahap 3: Konseptualisasi Abstrak (Abstract Conceptualization) - 20 Menit
- Guru memberikan penguatan materi melalui tayangan infografis di Smart TV mengenai Sistem Perjenjangan Buku (Jenjang A, B1-B3, C, D, E) dari Kemendikbudristek.
- Peserta didik mencocokkan hasil temuan awal mereka dengan konsep perjenjangan usia yang baru dijelaskan guru.
- Peserta didik memahami bahwa untuk usia mereka (Kelas V / 10-12 tahun), jenjang yang paling ideal adalah Jenjang C (Pembaca Semenjana), namun tetap menyesuaikan kemampuan membaca individu.
- Guru menjelaskan tata cara menggunakan fitur pencarian/filter usia pada aplikasi buku digital.
Tahap 4: Eksperimentasi Aktif (Active Experimentation) - 20 Menit
- Masing-masing kelompok mendapat tantangan "Misi Perburuan Buku Tepat Usia" (Literasi Perpustakaan Sekolah & Digital).
- Peserta didik tipe media cetak mengunjungi sudut baca/perpustakaan sekolah untuk memilih 1 buku fisik Jenjang C.
- Peserta didik tipe media digital mengoperasikan aplikasi buku digital pada Laptop/Smart TV untuk menyaring dan memilih 1 e-book Jenjang C.
- Setiap peserta didik mengisi tabel verifikasi buku pilihan pada LKPD yang menjelaskan: Judul Buku, Jenjang Kode, Topik Utama, dan Alasan Kesesuaian Usia.
Kegiatan Penutup (15 Menit)
- Beberapa perwakilan peserta didik mengomunikasikan hasil pilihannya di depan kelas menggunakan Smart TV atau memamerkan buku fisiknya.
- Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang tata cara memilih buku yang sesuai usia.
- Guru memfasilitasi refleksi pembelajaran (Joyful & Meaningful Learning).
- Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik.
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.
PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM
Mindful Learning (Pembelajaran Bermakna dan Kesadaran Penuh)
Peserta didik secara sadar diajak mengamati elemen-elemen detail buku yang selama ini terabaikan, seperti kode huruf kecil di punggung buku, jumlah kata dalam satu kalimat, dan kerapatan baris teks. Hal ini melatih ketelitian penglihatan dan kesadaran berpikir kritis sebelum mengonsumsi suatu bahan bacaan.
Meaningful Learning (Pembelajaran Relevan)
Keterampilan memilih buku tidak hanya berhenti di kelas, tetapi langsung diterapkan saat peserta didik mengunjungi perpustakaan SDN 1 Wringin Anom atau mengakses perpustakaan digital dari rumah menggunakan gawai orang tua. Peserta didik menyadari bahwa memilih buku yang tepat membuat membaca menjadi kegiatan yang menyenangkan, bukan menyiksa.
Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)
Proses eksplorasi dikemas seperti permainan detektif ("Misi Perburuan Buku"). Pemanfaatan Smart TV secara interaktif dan visualisasi e-book yang berwarna-warni memicu rasa ingin tahu peserta didik secara konstan sepanjang pembelajaran.
STRATEGI DIFERENSIASI
Diferensiasi Konten
- Bagi peserta didik dengan kemampuan membaca visual-awal: Disediakan buku-buku Jenjang B3/C awal dengan gambar ilustrasi pendukung yang kaya dan tingkat kesulitan kata menengah.
- Bagi peserta didik dengan kemampuan membaca mahir: Disediakan buku Jenjang C lanjut atau Jenjang D awal dengan topik sains/fiksi yang lebih kompleks.
Diferensiasi Proses
- Kelompok Cetak: Melakukan perburuan buku fisik di perpustakaan sekolah/sudut baca kelas SDN 1 Wringin Anom.
- Kelompok Digital: Melakukan perburuan e-book melalui penelusuran kata kunci dan filter usia pada aplikasi buku digital menggunakan Laptop/Smart TV.
Diferensiasi Produk
Peserta didik diperbolehkan menyajikan hasil penelusuran buku pilihannya dalam bentuk:
- Kartu Rekomendasi Buku (Bentuk Cetak / Gambar Ilustrasi).
- Tampilan Digital / Tangkapan Layar (Screenshot) e-book beserta ulasan singkat yang ditampilkan pada Smart TV.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI
- Smart TV: Digunakan untuk menampilkan slide materi interaktif, video pengenalan jenjang buku, menayangkan antarmuka aplikasi buku digital (Let's Read / iPusnas / Buku Kemendikbud), dan memamerkan hasil karya siswa.
- Laptop: Digunakan sebagai stasiun penelusuran e-book bagi kelompok digital.
- Jaringan Internet: Digunakan untuk mengunduh dan melakukan pemindaian e-book secara langsung dari sumber resmi Pusat Perbukuan.
MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
- Media Pembelajaran:
- Tayangan Infografis Perjenjangan Buku (Format Digital).
- Smart TV dan Laptop.
- Keranjang Buku Campuran (Jenjang A hingga D).
- Kartu Misi Perburuan Buku.
- Sumber Belajar Utama:
- Koleksi Buku Perpustakaan SD Negeri 1 Wringin Anom.
- Platform Buku Digital Resmi Kemendikbudristek (buku.kemdikbud.go.id).
- Aplikasi Let's Read Asia.
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas V Kurikulum Merdeka.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Peserta Didik | .................................................... |
| Kelas / Fase | V / C |
| Nomor Absen | .................................................... |
| Tanggal Aktivitas | .................................................... |
Judul LKPD: Misi Detektif Pustaka - Menemukan Buku Tepat Usia
Tujuan Aktivitas
- Mengidentifikasi kode jenjang usia pada buku cetak atau digital.
- Menilai kesesuaian topik buku dengan kebutuhan diri sendiri.
Langkah Kerja Kelompok dan Mandiri
- Ambil 1 buku cetak dari keranjang atau buka 1 e-book pada layar aplikasi digital.
- Amati dengan cermat bagian sampul depan, punggung buku, atau bagian keterangan metadata di layar.
- Jawablah pertanyaan analisis visual berikut ini!
Lembar Pengamatan Visual
- Data Buku yang Diamati:
- Judul Buku: ................................................................................................
- Penulis / Pengarang: ....................................................................................
- Jenis Media: ( Centang salah satu: [ ] Buku Cetak [ ] Aplikasi Digital )
- Analisis Kode Jenjang Usia:
- Kode/Simbol Jenjang yang ditemukan pada buku: ....................................
- Arti Kode Jenjang tersebut (A / B / C / D / E): .............................................
- Di sebelah mana kamu menemukan kode/simbol tersebut?
................................................................................................................
- Analisis Kesesuaian Teks dan Topik:
- Apakah ukuran huruf dan panjang kalimat mudah kalian baca?
[ ] Ya, sangat pas [ ] Terlalu sulit/panjang [ ] Terlalu pendek/mudah
- Jelaskan singkat topik utama buku ini tentang apa!
................................................................................................................
................................................................................................................
- Kesimpulan Detektif Pustaka:
- Apakah buku ini SESUAI untuk kamu yang berusia 10-12 tahun (Kelas V)?
[ ] SESUAI [ ] TIDAK SESUAI
- Tuliskan alasan utamamu!
................................................................................................................
................................................................................................................
REMEDIAL
Program remedial ditujukan bagi peserta didik yang belum mampu mengidentifikasi label usia dan memilih buku yang sesuai.
Kegiatan Remedial
- Bimbingan Perorangan: Guru mendampingi peserta didik memperhatikan kembali tanda-tanda khusus pada punggung buku dan sampul belakang secara fisik satu per satu.
- Latihan Terbimbing: Peserta didik diberikan 3 buah buku dengan kode jenjang yang sangat mencolok (A, C, E) dan diminta mengelompokkannya ke dalam wadah bertuliskan "Buku Adik PAUD", "Buku Saya (Kelas 5)", dan "Buku Orang Dewasa".
PENGAYAAN
Program pengayaan ditujukan bagi peserta didik yang telah mencapai kompetensi dengan sangat baik dan cepat.
Kegiatan Pengayaan
- Peran Duta Pustaka Kelas: Peserta didik diminta membuat poster infografis mini (menggambar atau membuat kartu digital) yang berisi "Daftar 3 Buku Rekomendasi Jenjang C Pekan Ini" untuk dipajang di mading kelas atau sudut baca SDN 1 Wringin Anom.
- Mengulas Fitur Aplikasi: Peserta didik mengeksplorasi aplikasi digital tingkat lanjut (misal: iPusnas) dan menulis panduan ringkas cara mencari e-book favorit berdasarkan kategori topik untuk teman-temannya.
REFLEKSI GURU
| No | Pertanyaan Refleksi | Hasil Evaluasi dan Tindakan Kepatuhan |
|---|---|---|
| 1 | Apakah seluruh peserta didik dapat mengidentifikasi kode jenjang usia pada buku cetak dan digital? | Sebanyak 85% peserta didik berhasil mengidentifikasi kode jenjang secara mandiri. Sisanya masih membutuhkan pendampingan visual. |
| 2 | Apakah penggunaan Smart TV dan aplikasi buku digital secara efektif meningkatkan keterlibatan peserta didik visual? | Penggunaan Smart TV sangat efektif memusatkan perhatian peserta didik, antusiasme eksplorasi e-book meningkat tajam. |
| 3 | Kendala apa yang dihadapi selama pelaksanaan proses Experiential Learning? | Waktu saat perpindahan dari eksplorasi cetak ke perburuan perpustakaan sekolah memerlukan pengawasan ekstra agar suasana tetap kondusif. |
| 4 | Langkah perbaikan apa yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya? | Memberikan batas waktu (timer) visual pada layar Smart TV untuk setiap tahapan aktivitas Experiential Learning. |
REFLEKSI PESERTA DIDIK
- Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menyenangkan buat kamu?
......................................................................................................................................
- Apakah kamu sekarang sudah bisa membedakan mana buku untuk anak usia dini, buku untuk anak SD Kelas 5, dan buku untuk orang dewasa?
......................................................................................................................................
- Apa yang akan kamu lakukan pertama kali ketika masuk ke perpustakaan atau membuka aplikasi buku digital nanti?
......................................................................................................................................
BAHAN BACAAN
Panduan Memilih Buku Sesuai Usia untuk Anak (Bahan Bacaan Siswa & Guru)
Membaca adalah petualangan yang seru! Namun, seperti halnya memilih pakaian, memilih buku juga harus pas ukurannya. Jika pakaian terlalu besar, kita akan risih menggunakannya. Jika buku terlalu sulit, kita akan merasa pusing dan cepat bosan.
Cara Mudah Mengenali Jenjang Buku
- Lihat Sampul Belakang dan Punggung Buku: Cari lingkaran kecil atau kotak yang berisi huruf A, B1, B2, B3, C, D, atau E.
- Perhatikan Karakteristik Teks:
- Jenjang A: Banyak gambar, tidak ada teks atau hanya 1 kata.
- Jenjang B (B1-B3): Gambar dominan, kalimat pendek-pendek (1-2 kalimat per halaman).
- Jenjang C (Semenjana - Usia Kls V SD): Gambar sebagai penjelas, kalimat terdiri dari beberapa paragraf, bab bacaan mulai ada, topik bervariasi tentang ilmu pengetahuan, fiksi, dan kehidupan sehari-hari.
- Jenjang D & E: Teks sangat padat, sedikit atau tanpa gambar, bahasa lebih kompleks/abstrak.
- Gunakan Aturan 5 Jari: Buka salah satu halaman buku yang hendak kamu baca. Bacalah satu halaman penuh. Jika kamu menemukan lebih dari 5 kata sulit yang tidak kamu pahami artinya, artinya buku tersebut kemungkinan belum sesuai dengan tingkat pemahamanmu saat ini.
Memilih Buku di Aplikasi Digital
Saat menggunakan aplikasi buku digital seperti Let's Read atau iPusnas, gunakan menu Filter/Kategori. Pilih menu Level/Jenjang lalu klik Level 3 atau Level 4 (yang setara dengan Pembaca Semenjana/Kelas V). Bacalah bagian ringkasan cerita (deskripsi e-book) sebelum mengklik tombol unduh atau baca.
GLOSARIUM
- Blurb: Ringkasan singkat isi buku yang biasanya dicetak pada sampul belakang buku untuk menarik minat pembaca.
- Digital Library (Perpustakaan Digital): Perpustakaan yang mengoleksi buku-buku dalam format elektronik (e-book) yang dapat diakses melalui perangkat komputer atau smartphone.
- Experiential Learning: Model pembelajaran berbasis pengalaman langsung di mana peserta didik belajar melalui refleksi atas tindakan yang mereka lakukan sendiri.
- Jenjang Bacaan: Pengelompokan buku berdasarkan tingkat kesulitan bahasa, topik, dan kemampuan membaca pembaca sasaran.
- Memirsa: Proses mengamati, memahami, dan menginterpretasi informasi dari media visual atau audiovisual.
- Punggung Buku: Bagian samping buku yang menyatukan sampul depan dan sampul belakang, biasanya memuat judul, nama pengarang, logo penerbit, dan kode klasifikasi buku.
- Semenjana (Jenjang C): Tingkat kemampuan membaca di mana pembaca sudah mampu membaca teks narasi atau informatif yang lebih panjang secara mandiri.
DAFTAR PUSTAKA
- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2021). Pedoman Perjenjangan Buku Bacaan Anak. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
- Pusat Perbukuan. (2022). Panduan Literasi Perbukuan untuk Sekolah Dasar. Jakarta: Kompleks Kemendikbudristek.
- Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. New Jersey: Prentice-Hall.
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
LAMPIRAN
Lembar Observasi Keterampilan Proses dan Profil Pelajar Pancasila
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor (1-4 dengan keterangan tiap skor) | Skor |
|---|---|---|---|
| 1 | Bernalar Kritis (Mengidentifikasi Kode Usia) | Skor 1: Belum mampu mengenali simbol/kode usia pada buku fisik maupun digital sama sekali. Skor 2: Mampu mengenali simbol tetapi salah menganalisis kategori jenjang usianya. Skor 3: Mampu menentukan kode usia dan mengkategorikan jenjang buku dengan benar. Skor 4: Sangat cepat dan tepat mengidentifikasi kode usia serta mampu membandingkan jenjang antar berbagai buku. | |
| 2 | Kemampuan Navigasi Pustaka (Visual & Digital) | Skor 1: Pasif dan kesulitan dalam mencari informasi pada bagian buku atau aplikasi digital. Skor 2: Mampu bernavigasi jika dibimbing step-by-step oleh guru. Skor 3: Mandiri dalam mencari label buku pada media cetak atau menyaring level pada aplikasi digital. Skor 4: Sangat mahir bernavigasi pada kedua media (cetak dan digital) serta membantu teman kelompoknya. | |
| 3 | Kemampuan Mengalisis Kesesuaian Topik | Skor 1: Memilih buku tanpa mempertimbangkan topik dan tingkat kesulitan teks. Skor 2: Memilih buku hanya berdasarkan ilustrasi gambar tanpa membaca sinopsis/teks. Skor 3: Memilih buku dengan membaca sinopsis dan mempertimbangkan kesesuaian topik bagi usianya. Skor 4: Mampu menganalisis kesesuaian topik, kecukupan kerapatan teks, dan memberikan alasan logis dan komprehensif. | |
| 4 | Gotong Royong dan Komunikasi Kelompok | Skor 1: Tidak mau bekerja sama dalam kegiatan kelompok perburuan buku. Skor 2: Terlibatsedikit dalam diskusi kelompok tetapi tidak memberikan masukan berarti. Skor 3: Bekerja sama dengan baik dan aktif mengutarakan pendapat saat analisis buku. Skor 4: Menjadi penggerak kelompok, menghargai pendapat teman, dan menyampaikan hasil diskusi secara jelas. |