Line Spacing
Bullets Library
Number Library
Border Sel:
Shading Sel:
Modul Ajar

IDENTITAS MODUL

Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Wringin Anom
Nama Guru : Didik Sadi, S.Pd.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas / Fase : Kelas V / C
Semester / Tahun Pelajaran : Ganjil / 2026/2027
Alokasi Waktu : 3 x 35 menit (1 Pertemuan)
Materi / Topik : Menemukan dan Memahami Makna Kata Profesi Dunia Perbukuan (Penulis, Editor, Desainer Grafis, Penerbit, Percetakan)
Elemen Capaian Pembelajaran : Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis
Model Pembelajaran : Problem-Based Learning (PBL)
Pendekatan Pembelajaran : Pembelajaran Mendalam (Deep Learning: Mindful, Meaningful, Joyful Learning)
Integrasi Lokal dan Diferensiasi : Diferensiasi Produk Kalimat & Nilai Lokal Menghormati Berbagai Jenis Pekerjaan

ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN

Asesmen Awal dan Kesiapan Belajar

Berdasarkan hasil pemetaan awal, peserta didik di SD Negeri 1 Wringin Anom menunjukkan minat belajar yang tinggi ketika disajikan media berbasis visual. Sebagian besar peserta didik (sekitar 75%) sudah mengenal bentuk fisik buku cerita atau buku pelajaran, namun belum memahami proses panjang di balik pembuatan sebuah buku serta profesi-profesi yang terlibat di dalamnya. Dalam hal keterampilan menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), peserta didik telah mengenal urutan abjad, tetapi masih memerlukan panduan terstruktur untuk menemukan makna istilah teknis/spesifik dengan cepat dan akurat.

Karakteristik Peserta Didik

Peserta didik Kelas V berada pada tahap perkembangan operasional konkrit menuju abstrak. Mereka sangat aktif secara visual, merespons positif tayangan infografis warna-warni, gambar ilustrasi digital, dan tayangan video interaktif. Pembelajaran diposisikan untuk mengoptimalkan gaya belajar visual ini agar dapat memfasilitasi pemahaman makna kata-kata abstrak terkait profesi perbukuan.

Potensi Miskonsepsi

  1. Menganggap bahwa buku dibuat dan dicetak langsung oleh satu orang saja (yaitu penulis).
  2. Mempertukarkan peran antara editor dengan penulis, atau antara penerbit dengan percetakan.
  3. Menganggap pencarian kata di KBBI hanya bisa dilakukan secara manual tanpa memahami struktur lema dan makna turunan.

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu memahami kata-kata baru yang digunakan dalam teks sesuai dengan jenjangnya dengan menggunakan petunjuk visual dan konteks kalimat yang mendukung. Peserta didik mampu menentukan makna kata baru dari teks bersumber dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) cetak maupun digital secara mandiri dan kritis.

Menulis

Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru yang memiliki makna terkait dunia perbukuan untuk menyusun kalimat tunggal dan kalimat majemuk yang logis, kritis, dan sesuai dengan kaidah tata bahasa Indonesia yang baik dan benar.

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pengamatan infografis interaktif dan media visual pada Smart TV, peserta didik dapat mengidentifikasi 5 istilah profesi dalam dunia perbukuan (penulis, editor, desainer grafis, penerbit, percetakan) dengan tepat dan penuh rasa ingin tahu.
  2. Melalui latihan penelusuran KBBI digital/cetak secara berpasangan, peserta didik dapat merumuskan arti/makna dari 5 istilah profesi perbukuan secara tepat dan mendalam.
  3. Melalui penugasan terstruktur yang terdiferensiasi, peserta didik dapat menyusun kalimat baru menggunakan istilah profesi perbukuan sesuai tingkat kesiapan belajar masing-masing dengan memperhatikan kaidah tata bahasa yang benar.
  4. Melalui kegiatan diskusi dan refleksi nilai lokal, peserta didik dapat menunjukkan sikap menghormati dan menghargai keberagaman jenis pekerjaan yang ada di lingkungan masyarakat sekitar.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Sebuah karya buku yang berkualitas tidak tercipta secara instan dari satu individu saja, melainkan hasil kolaborasi harmonis berbagai profesi yang memiliki keahlian khusus: penulis menyatukan gagasan, editor menyempurnakan tata bahasa, desainer grafis merancang visual, penerbit mengelola legalitas dan produksi, serta percetakan mewujudkannya dalam bentuk fisik. Memahami peran setiap profesi mengajarkan kita untuk menghargai proses kerja keras, menumbuhkan rasa hormat terhadap setiap profesi di masyarakat, serta membekali diri dengan literasi bahasa yang kuat melalui pemanfaatan KBBI.

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian memikirkan, bagaimana sebuah buku cerita menarik yang ada di perpustakaan sekolah kita bisa sampai ke tangan kalian?
  2. Siapa sajakah orang-orang hebat yang bekerja di balik layar pembuatan sebuah buku dari lembaran kosong hingga menjadi buku jadi?
  3. Apa yang akan terjadi jika sebuah buku ditulis tanpa ada orang yang memeriksa dan memperbaiki kesalahan tulisannya?
  4. Bagaimana cara kita mencari tahu arti kata-kata sulit atau asing yang belum pernah kita dengar sebelumnya di dalam buku?

PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN

Profil Pelajar Pancasila

  1. Bernalar Kritis: Menganalisis makna kata profesi berdasarkan konteks kalimat dan data acuan acuan baku (KBBI).
  2. Gotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan permasalahan makna kata dan penyusunan kalimat.
  3. Kreatif: Menyusun kalimat baru yang kontekstual dan variatif sesuai dengan pilihan tingkatan diferensiasi produk.
  4. Mandiri: Mengembangkan prakarsa dan tanggung jawab dalam melakukan penelusuran kata pada KBBI.

Kompetensi Abad 21 dan Pembelajaran Mendalam

  1. Critical Thinking: Menganalisis perbedaan peran spesifik antarprofesi dalam proses penerbitan buku.
  2. Collaboration: Berbagi tugas secara adil dalam kelompok visual-praktis untuk menemukan lema kata di kamus.
  3. Communication: Mempresentasikan hasil pemaknaan kata dan kalimat yang disusun di depan kelas.
  4. Character (Kebajikan/Moral): Menumbuhkan rasa hormat terhadap profesi apa pun di lingkungan sekitar tanpa membeda-bedakan.

MATERI PEMBELAJARAN

Kosakata Istilah Profesi Perbukuan

  1. Penulis: Orang yang membuat karya tulis, mengarang cerita, atau menyusun gagasan menjadi teks utuh.
  2. Editor (Penyunting): Orang yang bertugas memeriksa, mengoreksi, dan menyempurnakan ejaan, tata bahasa, serta keterbacaan naskah sebelum diterbitkan.
  3. Desainer Grafis: Orang yang merancang tata letak (layout), sampul buku, dan mengolah ilustrasi visual agar buku tampil menarik dan estetis.
  4. Penerbit: Perusahaan atau lembaga yang mengelola, membiayai, mengurus perizinan (seperti ISBN), dan menerbitkan naskah menjadi buku resmi.
  5. Percetakan: Industri atau tempat khusus yang mencetak naskah digital menjadi lembaran-lembaran kertas fisik dan memjilidnya menjadi buku utuh.

Tata Cara Penggunaan KBBI (Pencarian Kata/Lema)

  1. Menentukan kata dasar yang dicari (untuk profesi perbukuan, sebagian besar merupakan kata dasar atau kata serapan langsung).
  2. Mengurutkan huruf berdasarkan abjad alfatis pada kamus cetak, atau mengetikkan kata kunci tepat pada kolom pencarian KBBI Digital (kbbi.kemdikbud.go.id).
  3. Membaca kelas kata (misal: n untuk nomina/kata benda) dan memahami definisi yang disajikan.

Tata Bahasa: Penyusunan Kalimat Efektif

  1. Unsur Kalimat: Subjek (S), Predikat (P), Objek (O), Keterangan (K).
  2. Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk berdasarkan tingkat kemampuan peserta didik.

MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran

Problem-Based Learning (PBL) dengan 5 Tahapan Utama:

  1. Orientasi peserta didik pada masalah.
  2. Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar.
  3. Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok.
  4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya.
  5. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.

Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

  1. Mindful Learning (Pembelajaran Sadar): Mengajak siswa menyadari proses berpikirnya saat mencari kata di KBBI dan merefleksikan peran profesi.
  2. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna): Menghubungkan materi profesi perbukuan dengan kehidupan nyata dan pentingnya menghargai setiap pekerjaan.
  3. Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan): Menggunakan media visual Smart TV, permainan eksplorasi kamus interaktif, dan kerja kelompok yang komunikatif.

ASESMEN

Asesmen Diagnostik (Awal Pembelajaran)

  1. Teknik: Kuis Visual Singkat dan Tanya Jawab Lisan.
  2. Instrumen: Menampilkan gambar orang sedang mengetik naskah, menggambar di komputer, dan mesin cetak raksasa pada Smart TV, lalu meminta siswa menebak profesi tersebut.

Asesmen Formatif (Proses Pembelajaran)

  1. Teknik: Unjuk Kerja (Pencarian Makna KBBI) dan Observasi Sikap Kelompok.
  2. Instrumen: Lembar observasi partisipasi diskusi dan lembar verifikasi ketepatan makna kata dari KBBI.

Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)

  1. Teknik: Tes Tertulis dan Produk Kalimat Diferensiasi.
  2. Instrumen: Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berisi tugas menyusun kalimat baru dari 5 kata profesi yang telah dipelajari.

RUBRIK PENILAIAN

Rubrik Unjuk Kerja Pencarian Makna Kata di KBBI

Kriteria PenilaianSANGAT BAIK (Skor 4)BAIK (Skor 3)CUKUP (Skor 2)PERLU BIMBINGAN (Skor 1)
Ketepatan Penelusuran LemaMampu menemukan seluruh 5 kata kunci di KBBI secara cepat dan tepat mandiri.Mampu menemukan 4 kata kunci di KBBI secara tepat dengan sedikit arahan.Mampu menemukan 2-3 kata kunci di KBBI dengan bantuan instruksi berulang.Belum mampu menemukan kata kunci di KBBI secara tepat tanpa bimbingan penuh.
Akurasi Definisi MaknaMenuliskan definisi dari KBBI secara lengkap, akurat, dan memahami maksudnya.Menuliskan definisi dari KBBI dengan akurat tetapi kurang lengkap pada bagian detail.Menuliskan definisi dari KBBI namun kurang tepat atau tertukar antarprofesi.Definisi yang dituliskan tidak sesuai dengan sumber KBBI baku.

Rubrik Penilaian Produk Menyusun Kalimat (Diferensiasi)

Kriteria PenilaianSANGAT BAIK (Skor 4)BAIK (Skor 3)CUKUP (Skor 2)PERLU BIMBINGAN (Skor 1)
Struktur KalimatKalimat memiliki unsur SPOK yang sangat lengkap, variatif, dan tata bahasa sempurna.Kalimat memiliki unsur SPO yang jelas dan tata bahasa baik.Kalimat memiliki unsur dasar (SP) namun pilihan kata masih terbatas.Struktur kalimat belum teratur dan makna sulit dipahami.
Kesesuaian Makna KataKelima kata profesi digunakan dengan konteks arti yang sangat tepat dan logis.Terdapat 4 kata profesi yang digunakan dengan konteks arti yang tepat.Terdapat 2-3 kata profesi yang digunakan dengan konteks arti yang tepat.Penggunaan kata profesi belum sesuai dengan makna dasar kata tersebut.
Kerapihan dan Ejaan (PUEBI/EYD)Penulisan huruf kapital, tanda baca titik/koma sangat rapi dan tanpa kesalahan.Penulisan terdapat 1-2 kesalahan kecil pada tanda baca atau huruf kapital.Penulisan terdapat beberapa kesalahan ejaan dan tanda baca yang mengganggu.Banyak kesalahan ejaan, huruf kapital, dan tanda baca di sepanjang kalimat.

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)

  1. Pengondisian Kelas (Mindful Learning): Guru menyapa peserta didik dengan hangat, memeriksa kerapihan kelas, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi Visual: Guru menayangkan sebuah buku cerita bergambar yang menarik di depan kelas dan melalui Smart TV. Guru menanyakan: "Siapa yang menulis cerita ini? Mengapa gambarnya begitu indah? Siapa yang mencetak buku tebal ini?"
  3. Penyampaian Tujuan dan Motivasi (Joyful Learning): Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan memberikan gambaran keseruan menjadi "Detektif Kata Perbukuan".
  4. Asesmen Diagnostik Singkat: Guru memantik pengetahuan awal siswa menggunakan visual infografis singkat di Smart TV.

Kegiatan Inti (75 Menit)

Tahap 1: Orientasi Peserta Didik pada Masalah (15 Menit)

  1. Guru menampilkan tayangan infografis dan alur perjalanan sebuah buku (dari ide naskah hingga sampai di toko buku) di Smart TV.
  2. Guru menyajikan masalah autentik: "Sebuah penerbitan buku mengalami kekacauan karena timnya bingung membedakan tugas antara Penulis, Editor, Desainer Grafis, Penerbit, dan Percetakan. Akibatnya, buku yang diterbitkan memiliki banyak salah ketik dan kover yang tidak sesuai. Bagaimana cara kita membantu memetakan peran masing-masing profesi tersebut secara benar berdasarkan kamus acuan resmi?"
  3. Peserta didik mengamati masalah visual tersebut dengan cermat (Mindful Learning).

Tahap 2: Mengorganisasikan Peserta Didik untuk Belajar (10 Menit)

  1. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok heterogen (masing-masing 4-5 siswa) berdasarkan pertimbangan gaya belajar visual dan tingkat kesiapan.
  2. Setiap kelompok dibagikan kamus cetak KBBI dan/atau perangkat gawai/laptop terhubung internet untuk mengakses KBBI Digital (kbbi.kemdikbud.go.id).
  3. Guru membagikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dirancang menarik secara visual.

Tahap 3: Membimbing Penyelidikan Individu maupun Kelompok (20 Menit)

  1. Peserta didik dalam kelompok berkolaborasi mencari makna dari 5 kata kunci profesi (penulis, editor, desainer grafis, penerbit, percetakan) pada KBBI (Meaningful Learning).
  2. Guru berkeliling memfasilitasi kelompok, memberikan bimbingan bagi kelompok yang kesulitan melakukan teknik pencarian kata berdasarkan abjad atau pencarian kata di KBBI Digital.
  3. Peserta didik mendiskusikan temuan makna kata dan menghubungkannya dengan alur kerja pembuatan buku.

Tahap 4: Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya (20 Menit)

  1. Peserta didik secara individu/berpasangan menyusun kalimat baru menggunakan 5 kata profesi tersebut berdasarkan tingkatan diferensiasi produk yang dipilih atau disesuaikan dengan kesiapan belajar:
    • Tingkat Dasar: Menyusun kalimat tunggal sederhana (S-P-O).
    • Tingkat Menengah: Menyusun kalimat luas dengan keterangan (S-P-O-K).
    • Tingkat Lanjut: Menyusun kalimat majemuk atau paragraf pendek padu yang menghubungkan antarprofesi.
  1. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil penelusuran makna kata dan membacakan contoh kalimat buatan mereka di depan kelas memanfaatkan Smart TV untuk menayangkan lembar kerja.

Tahap 5: Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah (10 Menit)

  1. Kelompok lain memberikan tanggapan, masukan, atau apresiasi terhadap presentasi temannya secara santun.
  2. Guru memberikan klarifikasi, penguatan konsep, dan pembetulan jika terdapat miskonsepsi mengenai makna profesi atau penggunaan ejaan dalam kalimat.
  3. Guru mengaitkan pembelajaran dengan integrasi nilai lokal: "Setiap profesi, baik itu penulis di kantor, perancang visual, hingga pekerja percetakan dan buruh angkut buku, memiliki peran mulia yang saling melengkapi. Kita harus menghormati seluruh jenis pekerjaan tanpa membeda-bedakan."

Kegiatan Penutup (15 Menit)

  1. Rangkuman & Kesiplan: Peserta didik bersama guru menyimpulkan makna 5 kata profesi perbukuan dan pentingnya KBBI sebagai rujukan utama.
  2. Refleksi Pembelajaran (Joyful & Mindful): Peserta didik mengungkapkan perasaan dan pengalaman belajar yang paling berkesan hari ini melalui lembar refleksi singkat.
  3. Evaluasi Sumatif Singkat: Guru memberikan 3 soal tes formatif/sumatif singkat untuk mengukur ketercapaian tujuan secara individu.
  4. Tindak Lanjut dan Penutup: Guru menyampaikan informasi materi untuk pertemuan berikutnya, memberikan apresiasi atas kerja keras siswa, dan menutup pembelajaran dengan doa bersama serta salam.

PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM

Mindful Learning (Pembelajaran Sadar)

Peserta didik secara sadar diajak mengamati setiap elemen dalam buku bacaan mereka. Mereka tidak hanya membaca teks cerita, tetapi juga mengamati kover, susunan tata letak, nama penyunting, dan pencetak. Saat membuka KBBI, peserta didik diajak fokus melatih kesabaran dan kejelian pencarian kata secara sistematis.

Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa bahasa bukan sekadar hafalan rumus, melainkan alat komunikasi nyata. Dengan memahami istilah profesi perbukuan, peserta didik menghargai proses panjang pembuatan buku dan menyadari bahwa di balik sebuah karya ada kerja keras banyak orang, yang menumbuhkan rasa empati dan sikap menghormati keberagaman profesi di masyarakat sekitar Wringin Anom.

Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan)

Pembelajaran dikemas interaktif melalui eksplorasi visual warna-warni di Smart TV, aktivitas penelusuran kata layaknya "Detektif Bahasa", diskusi kelompok yang dinamis, serta pemberian apresiasi pujian verbal dan stiker pencapaian bagi kelompok yang berhasil memecahkan masalah.

STRATEGI DIFERENSIASI

Diferensiasi Konten

Menyediakan bahan ajar dalam bentuk visual infografis bergambar pada Smart TV untuk peserta didik dengan gaya belajar visual, kamus cetak fisik untuk pengalaman kinestetik-visual, dan tautan KBBI digital interaktif pada laptop.

Diferensiasi Proses

  1. Kelompok Kesiapan Perlu Bimbingan: Menerima perancah (scaffolding) lebih banyak dari guru dalam menemukan kata di KBBI dan contoh pola kalimat terstruktur.
  2. Kelompok Kesiapan Mahir: Bekerja secara mandiri untuk menemukan makna kata turunan dan mendiskusikan keterkaitan antar-profesi secara mendalam.

Diferensiasi Produk

Hasil akhir penyusunan kalimat dari 5 kata profesi disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa:

  1. Pilihan A (Tingkat Dasar): Menyusun 5 kalimat tunggal sederhana dengan struktur Subjek - Predikat - Objek.
  2. Pilihan B (Tingkat Menengah): Menyusun 5 kalimat efektif dengan menambahkan unsur Keterangan tempat/waktu/cara (S-P-O-K).
  3. Pilihan C (Tingkat Lanjut): Menyusun sebuah paragraf cerita pendek terpadu yang memuat kelima kata profesi perbukuan tersebut secara harmonis.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI

  1. Laptop Guru & Kelompok: Digunakan untuk mengakses laman resmi KBBI Kemdikbudristek (kbbi.kemdikbud.go.id) dan mengolah media presentasi.
  2. Smart TV: Digunakan untuk menayangkan infografis warna-warni perjalanan penerbitan buku, menampilkan LKPD digital, dan memamerkan hasil karya kalimat peserta didik saat presentasi.
  3. Internet: Jaringan internet sekolah dimanfaatkan untuk penelusuran cepat pada KBBI Digital dan mengakses bahan visual tambahan yang relevan.

MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

Media Pembelajaran

  1. Infografis Interaktif "Proses Kreatif Dibalik Sebuah Buku" (ditayangkan di Smart TV).
  2. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Cetak edisi V.
  3. Laman KBBI Daring (kbbi.kemdikbud.go.id).
  4. Contoh fisik berbagai jenis buku cerita anak dan buku pelajaran.
  5. Kartu Kata Profesi Visual (Flashcards).

Sumber Belajar

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD Kelas V, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas V, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  3. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LabelIsi
Nama Peserta Didik............................................................
Kelas / No. AbsenV (Lima) / ......
Tanggal............................................................
Topik PembelajaranMakna Kata Profesi Perbukuan dan Penyusunan Kalimat

Petunjuk Kerja

  1. Berdoalah sebelum mengerjakan lembar kerja ini.
  2. Amatilah infografis profesi perbukuan yang ditayangkan guru pada Smart TV!
  3. Gunakan KBBI (cetak atau digital) untuk menemukan arti kata baku dari kelima istilah profesi di bawah ini!
  4. Pilih salah satu Tingkat Produk Kalimat (Pilihan A, B, atau C) sesuai arahan gurumu, lalu buatlah kalimat yang runtut dan benar!

Bagian 1: Penelusuran Makna Kata di KBBI

NoIstilah ProfesiArti/Makna Menurut KBBI
1Penulis....................................................................................................................................
2Editor....................................................................................................................................
3Desainer Grafis....................................................................................................................................
4Penerbit....................................................................................................................................
5Percetakan....................................................................................................................................

Bagian 2: Menyusun Kalimat Baru (Pilih Sesuai Tingkat Tingkatanmu)

Pilihan A (Kalimat Sederhana S-P-O) / Pilihan B (Kalimat S-P-O-K) / Pilihan C (Paragraf Terpadu)

  1. Kata "Penulis":

....................................................................................................................................................

  1. Kata "Editor":

....................................................................................................................................................

  1. Kata "Desainer Grafis":

....................................................................................................................................................

  1. Kata "Penerbit":

....................................................................................................................................................

  1. Kata "Percetakan":

....................................................................................................................................................

REMEDIAL

Program remedial diperuntukkan bagi peserta didik yang belum mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP), khususnya dalam menemukan kata di KBBI atau menyusun kalimat sederhana.

Langkah Kegiatan Remedial

  1. Pendampingan Individu (Re-teaching): Guru memberikan bimbingan ulang cara mencari kata di KBBI menggunakan teknik urutan abjad secara berlahan.
  2. Latihan Terbimbing: Peserta didik diberikan kartu pancingan bergambar dan melengkapi bagian rumpang kalimat terkait profesi perbukuan.

Tabel Rencana Program Remedial

Nama Peserta DidikIndikator Belajar yang Belum DikuasaiBentuk Penanganan RemedialWaktu PelaksanaanHasil Akhir
.........................Pencarian lema kata di KBBI.Bimbingan personal pencarian abjad KBBI.Setelah jam sekolah (30 menit).....................
.........................Penyusunan struktur kalimat dasar.Latihan melengkapi kalimat rumpang visual.Setelah jam sekolah (30 menit).....................

PENGAYAAN

Program pengayaan diperuntukkan bagi peserta didik yang telah mencapai atau melampaui capaian pembelajaran dengan cepat dan akurat.

Langkah Kegiatan Pengayaan

  1. Peserta didik diminta membuat mini-wawancara imajiner dengan salah satu tokoh profesi perbukuan pilihan mereka (misal: berperan sebagai wartawan yang mewawancarai seorang Desainer Grafis).
  2. Menyusun teks wawancara singkat atau membuat resensi visual buku favorit mereka dengan mencantumkan nama Penulis, Editor, Penerbit, dan Percetakan yang tertera di dalam buku tersebut.

Tabel Rencana Program Pengayaan

Nama Peserta DidikCapaian Awal yang UnggulBentuk Kegiatan PengayaanTarget Produk Pengayaan
.........................Mampu menyusun kalimat kompleks & analisis KBBI cepat.Membuat resensi visual dan identifikasi tim pembuat buku favorit.Poster Identifikasi Buku & Teks Wawancara.
.........................Sangat kreatif dalam pemaknaan dan struktur kalimat.Menyusun cerita pendek tentang kerja sama 5 profesi perbukuan.Cerita Pendek 2 Paragraf.

REFLEKSI GURU

NoPertanyaan Refleksi GuruHasil Refleksi dan Catatan Guru
1Apakah penggunaan media visual di Smart TV berhasil meningkatkan pemahaman peserta didik yang aktif secara visual?Sebagian besar peserta didik sangat antusias dan lebih cepat memahami alur kerja profesi melalui infografis visual.
2Apakah seluruh peserta didik dapat menggunakan KBBI (cetak/digital) secara efisien selama proses diskusi?Peserta didik lancar menggunakan KBBI Digital, namun beberapa masih membutuhkan waktu saat membalik halaman KBBI cetak.
3Bagaimana efektivitas diferensiasi produk kalimat dalam mengakomodasi tingkat kemampuan peserta didik yang beragam?Pembagian pilihan kalimat A, B, dan C membuat peserta didik tidak merasa terbebani dan dapat berkarya sesuai kemampuannya.
4Apakah integrasi nilai lokal menghormati berbagai jenis pekerjaan tersampaikan dengan baik dan bermakna?Sangat tersampaikan; siswa menyadari pentingnya setiap peran dan tidak meremehkan pekerjaan apapun di sekitar mereka.
5Langkah perbaikan apa yang perlu dilakukan untuk pertemuan pembelajaran berikutnya?Menambah variasi kamus digital interaktif dan membagikan porsi waktu pencarian manual secara lebih proporsional.

REFLEKSI PESERTA DIDIK

NoPertanyaan Refleksi Peserta DidikJawaban / Respon Peserta Didik
1Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling kamu sukai dan buatmu gembira?Menonton infografis warna-warni di Smart TV dan mencari kata rahasia di KBBI Digital.
2Apakah kamu sekarang sudah tahu perbedaan tugas antara seorang Penulis, Editor, dan Desainer Grafis?Ya, penulis membuat cerita, editor merapikan tulisan, dan desainer grafis membuat gambar sampul.
3Apa kesulitan yang kamu alami saat mencari arti kata di dalam kamus KBBI?Membalik-balik halaman kamus cetak untuk menyesuaikan urutan huruf abjad ketiga dan keempat.
4Setelah tahu betapa sulitnya membuat buku, bagaimana sikapmu terhadap buku-buku bacaan di sekolah?Saya akan merawat buku cerita dengan baik, tidak mencoret-coretnya, dan rajin membaca.
5Dari skor 1 sampai 4, berapa bintang yang ingin kamu berikan untuk usahamu belajar hari ini?4 Bintang, karena saya berhasil menyelesaikan tugas menyusun kalimat tepat waktu.

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

  1. Modul Literasi Bahasa Indonesia Fase C: Pengembangan Kosakata dan Literasi Digital Sekolah Dasar.
  2. Panduan Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Ejaan Yang Disempurnakan / EYD Edisi V).
  3. Artikel Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Mengintegrasikan Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning dalam Sekolah Dasar.

Bahan Bacaan Peserta Didik

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas V SD: Bergerak Bersama (Bab 2: Jendela Dunia - Topik Perbukuan).
  2. Buku Cerita Bergambar Anak yang memuat halaman identitas cetak (imprimatur) di bagian depan/belakang buku.
  3. Laman Anak dan Informasi KBBI Daring (kbbi.kemdikbud.go.id).

GLOSARIUM

  1. Desainer Grafis: Perancang visual yang mengolah gambar, huruf, dan tata letak untuk media cetak atau digital.
  2. Editor: Penyunting naskah yang bertugas memperbaiki kesalahan bahasa, ejaan, dan kejelasan tulisan.
  3. KBBI: Kamus Besar Bahasa Indonesia; kamus ekawahasa resmi bahasa Indonesia yang menjadi acuan baku.
  4. Penerbit: Perusahaan atau badan usaha yang menerbitkan buku, majalah, atau koran.
  5. Penulis: Orang yang menghasilkan karya tulis berupa naskah cerita, keilmuan, atau artikel.
  6. Percetakan: Tempat atau industri pencetakan tulisan dan gambar pada kertas dengan mesin cetak.
  7. Lema: Kata atau frasa masukan dalam kamus di luar definisi yang diberikan.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kelima. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  2. Eviningrum, S., dkk. (2021). Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kemdikbudristek.
  3. Pusat Bahasa. (2022). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD Edisi V). Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

LAMPIRAN

Lembar Observasi Sikap dan Keterampilan Profil Pelajar Pancasila

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1 (Perlu Bimbingan)Kriteria Skor 2 (Cukup)Kriteria Skor 3 (Baik)Kriteria Skor 4 (Sangat Baik)Skor
1Bernalar Kritis (Penelusuran Makna Kata di KBBI)Pasif dan tidak mampu menggunakan KBBI untuk menemukan arti kata tanpa bantuan penuh dari guru.Mampu menemukan arti kata di KBBI namun membutuhkan bantuan arahan berulang kali dari guru.Mampu menggunakan KBBI dan menemukan sebagian besar arti kata dengan benar secara mandiri.Sangat mahir, cepat, dan akurat dalam menggunakan KBBI serta dapat menganalisis makna kata secara mandiri.4
2Gotong Royong (Kerja Sama Kelompok)Tidak mau berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan mengganggu jalannya kerja kelompok.Berpartisipasi dalam kelompok hanya jika diminta atau dipaksa oleh teman kelompoknya.Aktif bekerja sama, berbagi tugas dengan teman kelompok, dan menyelesaikan tugas tepat waktu.Menunjukkan kepemimpinan positif, aktif membantu teman sekelompok, dan menjaga kesolidan tim.4
3Kreativitas (Penyusunan Kalimat Baru)Menyusun kalimat asal-asalan, tidak sesuai konteks makna kata profesi, dan struktur tidak jelas.Menyusun kalimat dengan konteks yang benar namun menggunakan pola kalimat yang sangat sederhana dan monoton.Menyusun kalimat efektif, konteks sesuai makna profesi, dan menerapkan ejaan yang baik.Menyusun kalimat/paragraf yang sangat bervariasi, kaya kosakata, kontekstual, serta ejaan sempurna.4
4Sikap Menghormati Profesi (Integrasi Nilai Lokal)Acuh tak acuh dan meremehkan jenis pekerjaan tertentu dalam diskusi kelas.Memahami jenis profesi namun belum menunjukkan empati atau penghargaan terhadap proses kerja profesi tersebut.Menunjukkan sikap menghargai dan menyebutkan pentingnya peran setiap profesi di masyarakat.Mengungkapkan sikap empati yang mendalam, menghormati seluruh jenis profesi tanpa membeda-bedakan.4
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah,
Sri Anggriyani, S.Pd.
NIP. 198004152008012016
 
Situbondo, ___________2026
Guru Kelas,
Didik Sadi, S.Pd.
NIP. 198406162025211130