IDENTITAS MODUL
| Satuan Pendidikan | : | SD Negeri 1 Wringin Anom |
| Nama Guru | : | Didik Sadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | : | Bahasa Indonesia |
| Kelas / Fase | : | Kelas V / C |
| Semester / Tahun Pelajaran | : | Ganjil / 2026/2027 |
| Alokasi Waktu | : | 3 x 35 menit (1 Pertemuan) |
| Materi / Topik | : | Kata Sifat dalam Puisi Akrostik |
| Elemen Capaian Pembelajaran | : | Menulis serta Membaca dan Memerhatikan |
| Model Pembelajaran | : | Peer Assessment & Diskusi |
| Pendekatan Pembelajaran | : | Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) |
| Integrasi Lokal dan Diferensiasi | : | Diferensiasi konten (pilihan kosakata) dan penguatan nilai lokal sikap ramah serta santun |
ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN
Profil Peserta Didik
Peserta didik Kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom memiliki gaya belajar dominan visual dan menunjukkan tingkat keaktifan yang tinggi dalam kegiatan kelompok. Peserta didik dapat dengan cepat menyerap informasi yang disajikan melalui media berbasis layar (Smart TV) dan gambar berwarna. Namun, hasil pemetaan awal menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik belum memahami secara mendalam konsep dasar kata sifat (adjektiva) yang spesifik untuk menggambarkan karakter, serta belum mengenal struktur penulisan puisi akrostik.
Kebutuhan Belajar
- Kebutuhan Visual: Memerlukan penayangan materi infografis interaktif dan contoh puisi akrostik visual melalui Smart TV.
- Kebutuhan Konseptual: Memerlukan bimbingan eksplisit mengenai pemisahan antara kata benda, kata kerja, dan kata sifat penyifat karakter.
- Kebutuhan Sosio-Emosional: Memerlukan wadah untuk saling mengapresiasi teman melalui diksi yang positif, ramah, dan santun guna membangun lingkungan belajar yang aman dan mendukung.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Memilih kata sifat yang akurat untuk menilai karakter diri dan teman, disajikan dalam konteks menulis puisi akrostik yang komunikatif dan santun.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Pemahaman Konsep (Mindful Learning)
Peserta didik mampu mengidentifikasi minimal 5 kata sifat yang menggambarkan karakter positif diri sendiri dan teman secara akurat setelah mengamati tayangan visual interaktif.
Keterampilan Proses (Meaningful Learning)
Peserta didik mampu menyusun satu puisi akrostik berdasarkan nama diri sendiri atau nama teman menggunakan kata sifat yang tepat dan bermakna.
Sikap dan Penilaian Antarteman (Joyful & Collaborative Learning)
Peserta didik mampu melakukan penilaian antarteman (peer assessment) terhadap hasil puisi akrostik dengan memberikan umpan balik yang konstruktif, objektif, serta menjunjung tinggi sikap ramah dan santun.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Kata sifat adalah alat bahasa yang ampuh untuk mengenali, mengapresiasi, dan menggambarkan keunikan karakter diri sendiri maupun orang lain. Melalui puisi akrostik, pengenalan karakter ini disajikan secara kreatif dan menyenangkan, sehingga memupuk rasa percaya diri, empati, serta budaya saling menghargai antarteman di lingkungan sekolah.
PERTANYAAN PEMANTIK
- Jika kamu harus menggambarkan kebaikan sahabat terbaikmu dalam satu kata, kata apa yang paling tepat?
- Apakah huruf-huruf pada namamu bisa dirangkai menjadi bait puisi yang menceritakan tentang sifat terbaikmu?
- Mengapa kita perlu memilih kata-kata yang santun dan ramah ketika menggambarkan sifat seorang teman?
PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN
Profil Pelajar Pancasila
- Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia: Ditunjukkan melalui penggunaan kata-kata yang santun, ramah, dan tidak merendahkan teman saat menyusun puisi dan memberikan umpan balik.
- Bergotong Royong: Ditunjukkan melalui kolaborasi aktif dalam diskusi kelompok dan kegiatan peer assessment.
- Bernalar Kritis: Ditunjukkan melalui kemampuan menganalisis ketepatan kata sifat yang sesuai dengan karakter yang digambarkan.
- Kreatif: Ditunjukkan melalui kemampuan menyusun puisi akrostik dengan keindahan rima dan pemilihan kata yang unik.
Kompetensi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
- Mindful Learning: Kesadaran penuh peserta didik dalam memilih kata sifat yang bernilai positif tanpa stigma.
- Meaningful Learning: Menghubungkan teks puisi dengan realitas hubungan sosial peserta didik sehari-hari.
- Joyful Learning: Suasana belajar yang menyenangkan melalui permainan kata, apresiasi visual, dan saling bertukar umpan balik positif.
MATERI PEMBELAJARAN
Pengertian Kata Sifat (Adjektiva) Karakter
Kata sifat adalah kata yang digunakan untuk mengubah atau memberikan keterangan yang lebih spesifik pada kata benda. Dalam konteks karakter/kepribadian, kata sifat menggambarkan watak, perilaku, atau sifat emosional seseorang.
Contoh: Rajin, ramah, jujur, gigih, ceria, pemalu, dermawan, santun, kreatif, tekun.
Puisi Akrostik
Puisi akrostik adalah bentuk puisi yang huruf-huruf pertama dalam setiap barisnya jika dibaca secara vertikal ke bawah akan membentuk sebuah kata, nama, atau pesan khusus.
Contoh Puisi Akrostik Nama "DIDIK":
D - Dermawan dalam berbagi ilmu
I - Inovatif dalam setiap karya
D - Disiplin menjalankan tugas
I - Indah tutur katanya
K - Kreatif mencari solusi
Penguatan Nilai Santun dan Ramah
Penggunaan kata sifat dalam menyusun puisi akrostik untuk teman harus berfokus pada apresiasi karakter positif, memperkuat rasa persaudaraan, dan menghindari penggunaan kata yang mengejek (bullying).
MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN
| Komponen | Deskripsi |
|---|---|
| Model Pembelajaran | Peer Assessment & Diskusi Kelompok |
| Pendekatan Pembelajaran | Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan pilar Mindful, Meaningful, dan Joyful |
| Metode Pembelajaran | Pengamatan visual, permainan kata, penyusunan puisi individu, diskusi berpasangan, peer review |
ASESMEN
Asesmen Formatif Awal (Diagnostik)
Kuis singkat membedakan kata sifat dan kata benda melalui visual di Smart TV untuk mengukur pemahaman awal peserta didik.
Asesmen Formatif Proses
- Lembar Observasi Diskusi Kelompok (mengukur keaktifan dan sikap santun).
- Peer Assessment (Penilaian Antarteman) menggunakan instrumen rubrik sederhana.
Asesmen Sumatif
Penilaian Produk: Puisi Akrostik buatan peserta didik berdasarkan ketepatan penggunaan kata sifat, kerapian struktur akrostik, dan kriteria kebahasaan.
RUBRIK PENILAIAN
Rubrik Penilaian Produk Puisi Akrostik
| Kriteria Penilaian | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Ketepatan Kata Sifat | Seluruh kata sifat (100%) tepat menggambarkan karakter dan relevan. | Sebagian besar kata sifat (75-89%) tepat menggambarkan karakter. | Sebagian kata sifat (50-74%) tepat menggambarkan karakter. | Kurang dari 50% kata sifat yang digunakan tepat. |
| Kesesuaian Struktur Akrostik | Huruf awal setiap baris membentuk nama dengan sempurna dan runtut. | Terdapat 1 kesalahan penyusunan huruf awal nama. | Terdapat 2-3 kesalahan penyusunan huruf awal nama. | Struktur akrostik tidak terbentuk sesuai nama. |
| Kesantunan Diksi | Menggunakan kata-kata yang sangat ramah, santun, dan bernilai positif. | Menggunakan kata-kata yang santun dan bernilai positif. | Terdapat kata yang kurang tepat namun tidak bermaksud negatif. | Menggunakan kata yang berpotensi menyinggung teman. |
| Estetika Visual & Kerapian | Tulisan sangat rapi, mudah dibaca, dan dihiasi secara kreatif. | Tulisan rapi, mudah dibaca, dan diberi hiasan sederhana. | Tulisan cukup rapi namun hiasan minim. | Tulisan sulit dibaca dan tidak rapi. |
Rubrik Penilaian Peer Assessment (Sikap & Keterampilan Review)
| Kriteria Penilaian | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Keobjektifan Penilaian | Memberikan skor sesuai bukti karya teman tanpa subjektivitas. | Memberikan skor yang sebagian besar sesuai dengan karya. | Penilaian terpengaruh oleh hubungan pertemanan. | Memberikan nilai secara asal-asalan. |
| Bahasa Umpan Balik | Menyampaikan masukan dengan kata-kata yang sangat santun dan membangun. | Menyampaikan masukan dengan kata yang santun. | Menyampaikan masukan dengan bahasa yang kurang jelas. | Menyampaikan masukan dengan bahasa yang menghakimi. |
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan 1 (3 x 35 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, berdo'a bersama, dan memeriksa kehadiran peserta didik secara ramah.
- Guru melakukan apersepsi dengan menampilkan gambar-gambar ekspresi wajah dan karakter di Smart TV, kemudian meminta peserta didik menyebutkan satu kata yang menggambarkan gambar tersebut.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, materi yang akan dipelajari, serta manfaat membuat puisi akrostik untuk mengapresiasi diri dan teman.
- Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu peserta didik.
Kegiatan Inti (75 Menit)
Tahap 1: Mindful Exploration (20 Menit)
- Guru menayangkan infografis visual dan video pendek interaktif mengenai konsep kata sifat (adjektiva) dan contoh puisi akrostik di Smart TV.
- Peserta didik secara aktif membaca dan mengidentifikasi kata-kata sifat yang muncul dalam tayangan.
- Guru melakukan penguatan konsep: membedakan kata sifat karakter (misal: jujur, dermawan) dengan kata benda atau kata kerja.
- Peserta didik diberikan "Bank Kata Sifat" bertingkat (diferensiasi konten) untuk membantu pemodelan kosakata.
Tahap 2: Meaningful Creation (30 Menit)
- Peserta didik menerima Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) mandiri.
- Peserta didik diminta menuliskan nama panggilan mereka secara vertikal di lembar LKPD.
- Peserta didik menyusun puisi akrostik dengan memilih kata-kata sifat yang secara akurat menggambarkan kebaikan dan keunikan karakter diri atau teman terdekatnya.
- Guru berkeliling memberikan bimbingan individual, terutama bagi peserta didik yang memerlukan dorongan dalam memilih kosakata yang tepat dan santun.
Tahap 3: Joyful Peer Assessment & Discussion (25 Menit)
- Peserta didik dibentuk secara berpasangan dengan teman sebangku/kelompok kecil.
- Setiap peserta didik membacakan puisi akrostik yang telah dibuatnya di depan pasangannya dengan lantang dan santun.
- Pasangan mendengarkan, kemudian memberikan penilaian menggunakan lembar Peer Assessment yang disiapkan pada LKPD.
- Peserta didik memberikan masukan santun dan penguatan positif, misalnya: "Aku suka bagian ini karena kamu sangat cocok dikatakan ramah."
- Beberapa perwakilan pasangan mempresentasikan hasil karya dan penilaian di depan kelas dengan Smart TV menampilkan karya mereka melalui kamera dokumen/foto instan.
Kegiatan Penutup (15 Menit)
- Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi pembelajaran mengenai kata sifat dan puisi akrostik.
- Peserta didik melakukan refleksi singkat mengenai proses belajar (apa yang dirasakan, apa yang baru diketahui).
- Guru memberikan apresiasi atas kerja keras, kejujuran dalam penilaian antarteman, dan penggunaan bahasa yang santun sepanjang sesi.
- Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam penutup.
PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM
Mindful Learning
Peserta didik secara sadar diajak merenungkan sifat-sifat baik yang ada pada diri sendiri dan teman-teman di sekitarnya. Proses ini bukan sekadar tugas bahasa, melainkan latihan refleksi diri dan penanaman kesadaran moral positif.
Meaningful Learning
Peserta didik menghubungkan struktur bahasa (kata sifat dan puisi) secara langsung dengan konteks sosial mereka. Puisi akrostik menjadi media autentik untuk mengapresiasi teman, sehingga pembelajaran menjadi bernilai dan berdampak nyata pada hubungan personal mereka di kelas.
Joyful Learning
Suasana belajar dibangun melalui kegiatan saling bertukar karya puisi akrostik yang dihias visual, dikombinasikan dengan interaksi positif dalam peer assessment. Peserta didik merasa dihargai dan gembira karena mendapatkan umpan balik berupa pujian santun dari temannya.
STRATEGI DIFERENSIASI
Diferensiasi Konten
Guru menyediakan tiga tingkatan "Bank Kata Sifat":
- Tingkat Dasar: Kata sifat umum dan familiar (misal: baik, rajin, pintar, suka menolong).
- Tingkat Menengah: Kata sifat yang lebih bervariasi (misal: ramah, tekun, cermat, gembira).
- Tingkat Mahir: Kata sifat yang kaya dan bernilai sastra (misal: dermawan, gigih, bijaksana, amanah, optimis).
Diferensiasi Proses
- Peserta didik visual dibantu dengan infografis berwarna pada Smart TV dan kartu kata.
- Peserta didik yang masih kesulitan memahami konsep mendapatkan bimbingan intensif dalam kelompok kecil (scaffolding) langsung oleh guru.
Diferensiasi Produk
Peserta didik diberi kebebasan memilih bentuk hiasan visual pada puisi akrostik mereka (menggunakan gambar tangan, tata letak warna, atau pola bingkai sesuai kreativitas masing-masing).
PEMANFAATAN TEKNOLOGI
- Smart TV: Digunakan untuk menayangkan slide presentasi interaktif Canva, video contoh puisi akrostik, dan penayangan langsung karya peserta didik.
- Laptop: Digunakan guru untuk mengelola media pembelajaran, memutar audio-visual, dan menginput nilai asesmen secara langsung.
- Internet: Digunakan untuk mengakses sumber belajar digital, repositori kata sifat online, dan media pembelajaran visual interaktif.
MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
Media Belajar
- Slide Presentasi Canva Interaktif tentang Kata Sifat dan Puisi Akrostik.
- Video animasi edukasi penggunaan kata sifat dalam kalimat.
- Kartu Kata Sifat (Flashcards) bermotif visual.
- Smart TV sebagai display utama pembelajaran.
Sumber Belajar
- Buku Panduan Siswa Bahasa Indonesia Kelas V Kurikulum Merdeka (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi).
- Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring.
- Lingkungan sosial kelas sebagai sumber inspirasi karakter teman.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Lembar Kerja Peserta Didik: Menulis Puisi Akrostik dan Peer Assessment
Identitas Peserta Didik
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Peserta Didik | |
| Kelas | V (Lima) |
| Nomor Absen | |
| Tanggal |
Petunjuk Kerjaku
- Pilihlah satu nama (namamu sendiri atau nama teman sekelasmu).
- Tuliskan huruf-huruf nama tersebut secara vertikal dari atas ke bawah pada kolom yang tersedia.
- Gunakan Bank Kata Sifat yang disediakan untuk memilih kata sifat yang paling sesuai, akurat, dan santun.
- Susunlah menjadi bait puisi akrostik yang indah!
- Setelah selesai, tukarkan LKPD ini dengan teman pasangannmu untuk dinilai secara santun.
Bagian 1: Karya Puisi Akrostikku
Judul Puisi: Mutiara Karakterku
Huruf Nama dan Kalimat Puisi Akrostik:
[ _____ ] : ____________________________________________________________________
[ _____ ] : ____________________________________________________________________
[ _____ ] : ____________________________________________________________________
[ _____ ] : ____________________________________________________________________
[ _____ ] : ____________________________________________________________________
[ _____ ] : ____________________________________________________________________
Hiasan/Catatan Karakter:
(Gambarkan ilustrasi kecil yang mewakili sifat positif dalam puisi di atas)
Bagian 2: Lembar Penilaian Antarteman (Peer Assessment)
Nama Penilai (Teman) : ________________________
Nama Karya yang Dinilai : ________________________
Berikan tanda centang (V) pada kolom angka yang sesuai dengan karya temanmu!
Keterangan Skor: 1 = Kurang, 2 = Cukup, 3 = Baik, 4 = Sangat Baik
| No | Pernyataan Penilaian | Skor 1 | Skor 2 | Skor 3 | Skor 4 |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Kata sifat yang dipilih sesuai dan tepat menggambarkan karakter. | ||||
| 2 | Bahasa dan diksi yang digunakan sangat santun serta ramah. | ||||
| 3 | Penulisan puisi akrostik sesuai dengan urutan huruf nama. | ||||
| 4 | Tampilan puisi rapi, bersih, dan menarik untuk dibaca. |
Pesan Santun dan Apresiasi untuk Temanku:
"Pesan untukmu: ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________"
REMEDIAL
Tujuan Remedial
Memberikan bantuan individual kepada peserta didik yang belum mencapai pemahaman dasar tentang diferensiasi kata sifat dan penulisan puisi akrostik.
Kegiatan Remedial
- Pendampingan Khusus (One-on-One): Guru memandu peserta didik mengidentifikasi kata sifat sederhana menggunakan kartu visual bermotif.
- Latihan Terbimbing: Peserta didik melengkapi puisi akrostik rumpang yang huruf awalnya sudah disediakan kata sifat dasarnya (misal: R - Rajin, A - Amanah).
- Re-asesmen: Peserta didik diminta menyebutkan ulang 3 kata sifat yang menggambarkan sifat temannya secara lisan dan menuliskannya dalam akrostik 3 huruf (misal: A-N-I).
PENGAYAAN
Tujuan Pengayaan
Memperluas wawasan kebahasaan dan daya cipta sastra bagi peserta didik yang telah melampaui kriteria ketuntasan minimal.
Kegiatan Pengayaan
- Eksplorasi Kosakata Tinggi: Peserta didik diperkenalkan dengan kata sifat sastra/kiasan melalui KBBI Daring (misal: bersahaja, dermawan, presisi, tangguh).
- Proyek Akrostik Tematik: Menyusun puisi akrostik yang lebih panjang berdasarkan nama pahlawan nasional atau nilai-nilai Pancasila.
- Tutor Sebaya: Membantu menjadi pendamping bagi teman sekelas yang sedang menyelesaikan penyusunan diksi puisi.
REFLEKSI GURU
| No | Pertanyaan Refleksi | Hasil Refleksi / Catatan Guru |
|---|---|---|
| 1 | Apakah media visual melalui Smart TV berhasil meningkatkan pemahaman awal peserta didik terhadap kata sifat? | Penggunaan media visual Smart TV secara signifikan meningkatkan ketertarikan peserta didik yang mayoritas bertipe visual, sehingga pemahaman konsep dasar kata sifat menjadi lebih cepat diserap. |
| 2 | Bagaimana efektivitas penerapan model Peer Assessment dalam membangun sikap santun peserta didik? | Siswa sangat antusias dan belajar memilih kata-kata yang ramah agar tidak menyakiti perasaan temannya. Pengawasan guru tetap diperlukan untuk menjaga keobjektifan. |
| 3 | Apakah pembagian Bank Kata Sifat bertingkat sudah memfasilitasi diferensiasi belajar dengan baik? | Sangat efektif. Peserta didik yang membutuhkan bantuan dapat memilih kosakata dasar, sementara yang sudah mahir tertantang menggunakan kosakata yang lebih kaya. |
| 4 | Kendala apa yang paling mendasar ditemukan selama proses pembelajaran berlangsung? | Beberapa peserta didik masih membutuhkan waktu lama untuk mencocokkan huruf awal nama yang sulit (seperti huruf Q, X, Z) dengan kata sifat yang tepat. |
| 5 | Apa langkah perbaikan yang akan dilakukan untuk pertemuan pembelajaran berikutnya? | Menyediakan variasi kata sifat atau frasa penjelas khusus untuk huruf-huruf awal yang jarang digunakan dalam bahasa Indonesia. |
REFLEKSI PESERTA DIDIK
- Bagian mana dari kegiatan membuat puisi akrostik yang paling kamu sukai?
- Kata sifat baru apa yang berhasil kamu pelajari dan temukan hari ini?
- Bagaimana perasaanmu ketika membaca puisi akrostik yang ditulis oleh temanmu tentang dirimu?
- Apakah kamu sudah memberikan komentar dan nilai yang jujur serta santun kepada temanmu?
BAHAN BACAAN
Bahan Bacaan Guru
- Taufiq, A. (2021). Pengembangan Keterampilan Menulis Sastra di Sekolah Dasar. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
- Chaer, A. (2015). Morfologi Bahasa Indonesia: Pendekatan Proses. Jakarta: Rineka Cipta.
- Panduan Penerapan Pendekatan Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (2024).
Bahan Bacaan Peserta Didik
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama Kelas V SD (Bab 1: Aku yang Unik).
- Kamus Bergambar Kata Sifat dan Karakter Positif Anak.
- Modul Visual "Mengenal Puisi Akrostik dengan Mudah dan Menyenangkan".
GLOSARIUM
- Adjektiva: Kata yang menjelaskan atau memberi keterangan pada kata benda atau kata ganti (sering disebut kata sifat).
- Akrostik: Puisi atau susunan kata yang huruf-huruf awal setiap barisnya membentuk sebuah kata atau nama jika dibaca secara vertikal.
- Diksi: Pilihan kata yang tepat dan selaras dalam penggunaannya untuk menyampaikan gagasan sehingga diperoleh efek tertentu.
- Peer Assessment: Proses penilaian di mana peserta didik saling menilai hasil kerja teman sebayanya berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.
- Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pemahaman konseptual mendalam, keterkaitan makna, kesadaran belajar, dan pengalaman yang menyenangkan.
- Santun: Berkata dan berperilaku halus, baik, serta penuh hormat kepada orang lain.
DAFTAR PUSTAKA
- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
- Evitasari, D. (2022). Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Akrostik Menggunakan Media Visual pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(2), 115-124.
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
- Verawaty, E., & Zulkarnain. (2021). Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbudristek.
LAMPIRAN
Lembar Observasi Sikap dan Keterampilan (Formatif Proses)
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor (1-4 dengan keterangan tiap skor) | Skor |
|---|---|---|---|
| 1 | Keaktifan Pengamatan Visual | Skor 4: Sangat aktif mengamati tayangan Smart TV dan mencatat kata sifat secara mandiri. Skor 3: Aktif mengamati tayangan Smart TV namun kurang detail mencatat. Skor 2: Cukup aktif mengamati jika diingatkan oleh guru. Skor 1: Pasif dan tidak fokus mengamati tayangan Smart TV. | |
| 2 | Penggunaan Bahasa Santun & Ramah | Skor 4: Selalu menggunakan kata sifat bernilai positif dan tuturan kata yang sangat santun kepada teman. Skor 3: Sering menggunakan kata sifat positif dan bertutur kata santun. Skor 2: Kadang-kadang menggunakan kata yang kurang tepat namun mau memperbaiki. Skor 1: Menggunakan kata-kata yang kasar, merendahkan, atau tidak santun. | |
| 3 | Kemampuan Melakukan Peer Assessment | Skor 4: Penilaian dilakukan secara teliti, objektif, jujur, dan memberikan umpan balik konstruktif. Skor 3: Penilaian dilakukan secara objektif dengan umpan balik singkat. Skor 2: Penilaian kurang teliti dan terburu-buru. Skor 1: Tidak mau memberikan penilaian atau menilai secara tidak jujur. | |
| 4 | Kolaborasi dalam Diskusi | Skor 4: Sangat kooperatif, menghargai pendapat teman, dan aktif memberi solusi. Skor 3: Kooperatif dan dapat bekerja sama dengan baik dalam kelompok. Skor 2: Kurang aktif berkontribusi dalam diskusi kelompok. Skor 1: Mengganggu ketertiban kelompok dan tidak mau bekerja sama. |