IDENTITAS MODUL
| Nama Guru | : | Didik Sadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | : | Bahasa Indonesia |
| Kelas / Fase | : | Kelas V / C |
| Semester / Tahun Pelajaran | : | Ganjil / 2026/2027 |
| Alokasi Waktu | : | 3 x 35 menit (1 Pertemuan) |
| Materi / Topik | : | Memahami struktur puisi akrostik dengan memanfaatkan huruf awal nama diri sebagai bait sifat |
| Elemen Capaian Pembelajaran | : | Menulis |
| Model Pembelajaran | : | Direct Instruction |
| Pendekatan Pembelajaran | : | Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) |
| Integrasi Lokal dan Diferensiasi | : | Ekspresi Identitas Diri Anak Indonesia dan Diferensiasi Produk (Gaya Tulisan/Dekorasi Visual) |
ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN
Kebutuhan dan Karakteristik Peserta Didik
Peserta didik Kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom memiliki karakteristik dominan sebagai pembelajar visual. Mereka lebih cepat memahami konsep abstrak apabila disajikan dalam bentuk grafis, warna-warni, serta contoh konkret yang ditayangkan secara visual. Kebutuhan belajar peserta didik berkisar pada pembentukan rasa percaya diri, pengenalan potensi dan karakter positif diri, serta keterlibatan aktif dalam merancang karya tulis yang estetik.
Pengetahuan Awal
- Peserta didik telah mengenal huruf kapital dan huruf kecil secara utuh.
- Peserta didik memiliki perbendaharaan kata sifat dasar dalam kehidupan sehari-hari.
- Peserta didik dapat mengeja dan menuliskan nama panggilan mereka sendiri secara lengkap.
Tantangan Pembelajaran
- Menghubungkan huruf awal nama diri secara vertikal menjadi rangkaian kalimat deskripsi sifat yang bermakna.
- Memilih kata sifat positif yang secara akurat menggambarkan keunikan diri masing-masing sebagai anak Indonesia.
- Mengembangkan ide visual agar tulisan puisi akrostik tampil menarik secara estetis.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Capaian Pembelajaran Elemen Menulis (Fase C)
Peserta didik mampu menulis berbagai teks berdasarkan gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan dan gagasan secara terstruktur, kreatif, serta kaya kosakata dalam bentuk puisi sederhana.
Fokus Capaian Pembelajaran Pertemuan
Memahami bahwa tiap huruf dalam nama dibentuk menjadi susunan kalimat deskripsi diri melalui karya puisi akrostik yang memanfaatkan kata sifat positif.
TUJUAN PEMBELAJARAN
- Melalui pengamatan tayangan visual pada Smart TV, peserta didik dapat menganalisis struktur puisi akrostik berdasarkan huruf awal nama secara mendetail dan tepat.
- Melalui sintaks pemodelan Instruksi Langsung (Direct Instruction), peserta didik dapat mengidentifikasi dan memilih kata sifat deskriptif yang sesuai dengan huruf awal nama panggilan mereka sekurang-kurangnya 4 kata sifat secara tepat.
- Melalui penugasan mandiri terstruktur, peserta didik dapat menyusun puisi akrostik nama diri yang menggambarkan sifat positif identitas anak Indonesia dengan bahasa yang santun, runtut, dan estetik.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Setiap manusia diciptakan unik dengan identitas nama dan potensi sifat positif yang berharga. Puisi akrostik bukan sekadar susunan huruf, melainkan sebuah media ekspresi kreatif untuk mengenali kelebihan diri, membangun rasa percaya diri sebagai anak Indonesia, serta menghargai perbedaan karakter yang dimiliki oleh setiap teman di lingkungan sekitar.
PERTANYAAN PEMANTIK
- Apa saja huruf yang menyusun nama panggilan kalian jika ditulis dari atas ke bawah?
- Kata sifat positif apa dari huruf awal namamu yang paling menggambarkan keunikan dirimu?
- Bagaimana cara kita mengubah susunan huruf nama menjadi sebuah puisi indah yang memuat kebanggaan terhadap diri sendiri?
PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN
Profil Pelajar Pancasila
- Mandiri: Menunjukkan kesadaran akan keunikan diri dan mengoreksi tulisan sendiri secara bertanggung jawab.
- Kreatif: Menghasilkan karya puisi akrostik dengan penulisan huruf yang estetis dan visualisasi dekoratif.
- Berkebinekaan Global: Menghargai keberagaman sifat dan identitas teman sesama anak Indonesia.
Kompetensi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
- Kesadaran Diri (Self-Awareness): Mampu merefleksikan karakter positif yang ada dalam diri.
- Berpikir Kritis: Memilih kata sifat yang paling kontekstual dan tepat mengekspresikan makna diri.
- Komunikasi Visual: Mengomunikasikan pesan puisi melalui tata letak dan dekorasi tulisan yang menarik.
MATERI PEMBELAJARAN
Konsep Puisi Akrostik
Puisi akrostik adalah bentuk puisi yang huruf awal dari setiap barisnya membentang secara vertikal dan membentuk sebuah kata, nama, atau pesan apabila dibaca dari atas ke bawah.
Struktur Puisi Akrostik Nama Diri
- Kata Kunci Vertikal: Nama panggilan peserta didik yang ditulis tegak ke bawah menggunakan huruf kapital berukuran lebih besar.
- Bait/Baris Sifat: Setiap baris dimulai dari huruf kapital tersebut dan dilanjutkan dengan kata atau frasa sifat yang menggambarkan karakter pemilik nama.
Contoh Puisi Akrostik Nama Diri
D = Disiplin dalam belajar
I = Indah paras dan hatinya
D = Damai menyukai pertemanan
I = Inovatif membuat karya
K = Kreatif setiap hari
Ragam Kata Sifat Positif Anak Indonesia
Aktif, Berani, Cerdas, Damai, Empati, Gigih, Hemat, Indah, Jujur, Kreatif, Lembut, Mandiri, Netral, Optimis, Ramah, Santun, Teliti, Unik, Visioaner, Yahud, Zikir/Zat positif.
MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran
Direct Instruction (Instruksi Langsung) dengan 5 fase:
- Orientasi dan Penyampaian Tujuan
- Demonstrasi / Pemodelan oleh Guru
- Latihan Terbimbing
- Umpan Balik dan Pengecekan Pemahaman
- Latihan Mandiri dan Perluasan
Pendekatan Pembelajaran
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis 3 pilar:
- Mindful Learning (Olah Pikir): Peserta didik fokus menganalisis keterkaitan antara huruf nama dengan makna kata sifat.
- Meaningful Learning (Olah Rasa): Peserta didik meresapi keunikan nama dan sifat positif dirinya sebagai bentuk rasa syukur.
- Joyful Learning (Olah Karya): Peserta didik mengekspresikan tulisan puisi akrostik melalui gaya tulisan dekoratif visual yang menyenangkan.
ASESMEN
Asesmen Awal (Diagnostik)
Tanya jawab interaktif dengan media Smart TV untuk mengukur pemahaman peserta didik mengenai kata sifat dan struktur susunan huruf nama.
Asesmen Formatif
- Lembar Ceklist Pemahaman Kata Sifat saat latihan terbimbing.
- Observasi proses menyusun puisi akrostik di kelas.
Asesmen Sumatif
Penilaian Produk Akhir Puisi Akrostik Nama Diri berdasarkan rubrik kelengkapan struktur, ketepatan kata sifat, kerapihan tulisan, dan kreativitas visual.
RUBRIK PENILAIAN
Rubrik Penilaian Produk Puisi Akrostik
| Kriteria Penilaian | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Struktur Puisi Akrostik | Huruf nama tersusun vertikal secara sempurna, seluruh baris dimulai dengan huruf awal nama yang tepat. | Huruf nama tersusun vertikal, terdapat 1 kesalahan kecil pada urutan huruf baris. | Huruf nama tersusun vertikal, tetapi ada 2 kesalahan dalam menyesuaikan huruf awal baris. | Huruf nama tidak tersusun secara vertikal dan susunan baris acak. |
| Ketepatan Kata Sifat Deskriptif | Seluruh kata/frasa yang digunakan berupa kata sifat positif yang relevan dengan deskripsi diri. | Sebagian besar (75-90%) kata yang digunakan adalah kata sifat positif deskriptif. | Hanya separuh (50-74%) kata yang tepat sebagai kata sifat deskriptif. | Kurang dari 50% kata yang tepat sebagai kata sifat deskriptif. |
| Tata Bahasa dan Ejaan | Penggunaan huruf kapital dan ejaan sangat tepat tanpa kesalahan tata bahasa. | Terdapat 1-2 kesalahan kecil pada penggunaan huruf kapital atau ejaan. | Terdapat 3-4 kesalahan pada ejaan dan tata bahasa. | Terdapat lebih dari 4 kesalahan ejaan dan penulisan tata bahasa. |
| Kreativitas Visual & Dekorasi | Tulisan sangat rapi, menggunakan kombinasi gaya huruf menarik, dan dekorasi visual sangat estetik. | Tulisan rapi, diberi gaya warna pada huruf utama, dan dekorasi visual cukup estetik. | Tulisan cukup rapi, dekorasi visual sangat sederhana dan kurang bervariasi. | Tulisan kurang rapi dan tidak dilengkapi dengan dekorasi visual. |
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Alokasi Waktu Total: 3 x 35 Menit (105 Menit)
Kegiatan Awal (15 Menit)
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kesiapan peserta didik.
- Guru memeriksa kehadiran dan mengondisikan fisik peserta didik agar siap belajar secara ceria.
- Guru menampilkan gambar visual nama berdekorasi di Smart TV untuk menarik perhatian peserta didik bertipe visual (Mindful Learning).
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik mengenai huruf-huruf pada nama panggilan peserta didik.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, materi yang akan dipelajari, dan hasil karya yang ditargetkan.
Kegiatan Inti (75 Menit)
Fase 1: Orientasi dan Penyampaian Tujuan (10 Menit)
- Guru menyampaikan topik materi mengenai "Puisi Akrostik Nama Diri" menggunakan media slide visual interaktif Smart TV.
- Peserta didik diajak mengamati contoh puisi akrostik nama yang ditayangkan di layar.
- Guru menekankan bahwa setiap huruf awal nama dapat memancarkan nilai sifat positif anak Indonesia (Meaningful Learning).
Fase 2: Demonstrasi / Pemodelan oleh Guru (15 Menit)
- Guru mendemonstrasikan langkah demi langkah pembuatan puisi akrostik di papan tulis/Smart TV menggunakan nama "DIDIK".
- Guru menunjukkan cara menuliskan huruf "D-I-D-I-K" secara vertikal ke bawah dengan warna mencolok.
- Guru menjelaskan pemikiran (think-aloud) dalam memilih kata sifat positif yang tepat untuk setiap huruf awal.
- Guru memperlihatkan ragam bentuk tulisan dekoratif (lettering) sederhana yang dapat ditiru oleh peserta didik visual.
Fase 3: Latihan Terbimbing (15 Menit)
- Peserta didik menerima lembar kerja awal untuk mendaftar kata sifat berdasarkan nama panggilan mereka.
- Guru memandu peserta didik mencari kata sifat positif yang relevan dengan bimbingan langsung di papan interaktif.
- Peserta didik memvalidasi pilihan kata sifat mereka kepada guru atau teman sejawat.
- Guru memberikan umpan balik langsung jika terdapat kesalahan konsep kata sifat.
Fase 4: Mengecek Pemahaman dan Memberikan Umpan Balik (10 Menit)
- Guru mengecek hasil draf kata sifat peserta didik secara acak.
- Guru memberikan penguatan atas kata sifat yang dipilih dan meluruskan penggunaan ejaan huruf kapital yang kurang tepat.
- Peserta didik memperbaiki draf susunan kalimat puisi akrostik mereka berdasarkan umpan balik guru.
Fase 5: Latihan Mandiri dan Perluasan (25 Menit)
- Peserta didik menerima LKPD Produk Puisi Akrostik.
- Peserta didik menuliskan puisi akrostik nama diri secara mandiri dengan rapi.
- Peserta didik menerapkan diferensiasi produk dengan bebas memilih gaya tulisan visual, kombinasi warna, serta hiasan batas (border decor) sesuai minat visual mereka (Joyful Learning).
- Guru melakukan pendampingan terfokus bagi peserta didik yang masih membutuhkan bantuan teknis penulisan.
Kegiatan Penutup (15 Menit)
- Peserta didik memajang hasil karya puisi akrostik mereka di papan pameran kelas.
- Beberapa perwakilan peserta didik membacakan puisi akrostik mereka di depan kelas secara percaya diri.
- Guru bersama peserta didik merangkum poin penting pembelajaran hari ini.
- Guru dan peserta didik melakukan refleksi kegiatan pembelajaran.
- Pembelajaran ditutup dengan apresiasi karya, doa bersama, dan salam.
PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM
Mindful Learning (Olah Pikir)
Peserta didik secara sadar memikirkan dan menganalisis huruf-huruf penyusun namanya sendiri. Mereka memusatkan perhatian untuk menelaah makna kata sifat positif yang tepat dan sesuai dengan huruf pembentuk nama mereka.
Meaningful Learning (Olah Rasa)
Peserta didik menghubungkan kata sifat yang dipilih dengan pengalaman nyata diri mereka. Proses ini menumbuhkan rasa bangga atas identitas nama pemberian orang tua, rasa percaya diri sebagai anak Indonesia, serta rasa saling menghargai karakter teman di kelas.
Joyful Learning (Olah Karya)
Peserta didik merasakan kegembiraan saat menuangkan ekspresi seni visual ke dalam tulisan puisi akrostik. Mereka bebas memadukan warna, bentuk huruf, dan elemen dekoratif sehingga proses menulis terasa menyenangkan dan tidak membebankan.
STRATEGI DIFERENSIASI
Diferensiasi Konten
Menyediakan bank kata sifat positif dalam berbagai bentuk (daftar teks visual di Smart TV, kartu kata, dan glosarium bergambar) untuk membantu peserta didik dengan tingkat kosakata yang beragam.
Diferensiasi Proses
- Peserta didik yang butuh bimbingan (slow learner) mendapatkan panduan langsung dari guru berupa daftar pilihan kata sifat siap pakai.
- Peserta didik yang mandiri dan mahir diberikan kebebasan merangkai frasa deskriptif yang lebih kompleks dan panjang.
Diferensiasi Produk
Peserta didik dibebaskan mengekspresikan bentuk visual dari puisi akrostik nama diri, seperti:
- Pilihan ragam kaligrafi/lettering huruf utama.
- Variasi ornamen dekorasi visual (motif bunga, garis geometris, simbol cita-cita, atau pola warna khas daerah).
- Pemilihan jenis tata letak kertas (portrait atau landscape).
PEMANFAATAN TEKNOLOGI
- Laptop: Digunakan guru untuk menyusun bahan ajar interaktif, mengelola templat puisi, dan memutar media pendukung.
- Smart TV: Memvisualisasikan slide presentasi berwarna, video tutorial seni penulisan huruf (lettering), serta menampilkan bank kata sifat positif secara jelas di depan kelas.
- Internet: Digunakan untuk mengakses pustaka kosakata kata sifat bahasa Indonesia (KBBI daring) dan mencari inspirasi elemen dekorasi visual yang aman untuk anak.
MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
Media Pembelajaran
- Slide Presentasi Interaktif "Puisi Akrostik Nama Kita" pada Smart TV.
- Papan Contoh Puisi Akrostik Visual.
- Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Cetak berbahan kertas tebal.
- Alat mewarnai (spidol warna-warni, pensil warna, krayon).
Sumber Belajar
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama Kelas V, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
- Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring.
- Lingkungan sosial kelas dan identitas diri peserta didik.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Peserta Didik | ..................................................... |
| Kelas / No. Absen | V (Lima) / ...... |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Materi / Topik | Puisi Akrostik Nama Diri |
| Tanggal | ..................................................... |
Petunjuk Kerja
- Tuliskan nama panggilanmu secara tegak/vertikal dari atas ke bawah pada kotak huruf utama yang tersedia. Gunakan huruf kapital yang besar dan jelas.
- Carilah kata sifat positif yang menggambarkan dirimu, dimulai dari setiap huruf nama panggilanmu tersebut.
- Lengkapi setiap huruf menjadi satu baris frasa atau kalimat deskripsi sifat diri yang santun dan indah.
- Hiaslah lembar puisi akrostikmu menggunakan pewarna dan dekorasi visual yang kamu sukai agar tampil menarik.
Lembar Kerja Puisi Akrostikku
`
========================================================================
KARYA PUISI AKROSTIK NAMA DIRI
========================================================================
[ H U R U F ] [ KALIMAT DESKRIPSI SIFAT DIRI POSITIF ]
( ... ) .....................................................
.....................................................
( ... ) .....................................................
.....................................................
( ... ) .....................................................
.....................................................
( ... ) .....................................................
.....................................................
( ... ) .....................................................
.....................................................
========================================================================
Ruang Dekorasi Visual & Gambar Ekspresi Diri:
========================================================================
`
REMEDIAL
Program Bimbingan Remedial
Program remedial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), khususnya yang mengalami kesulitan menemukan kata sifat deskriptif berdasarkan huruf nama.
Langkah Kegiatan Remedial
- Guru memberikan pendampingan individu (one-on-one) menggunakan Kartu Huruf dan Kartu Kata Sifat Positif.
- Peserta didik diajak mencocokkan huruf awal namanya dengan kartu kata sifat yang sudah disediakan secara konkret.
- Peserta didik menyusun ulang puisi akrostik nama sederhana berisi 3-4 huruf dengan bimbingan terpimpin.
PENGAYAAN
Program Pengayaan
Program pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah melampaui capaian pembelajaran dengan kriteria Sangat Baik pada pembuatan puisi akrostik nama diri.
Langkah Kegiatan Pengayaan
- Peserta didik diminta membuat puisi akrostik gabungan menggunakan Nama Lengkap atau kata bertema "ANAK INDONESIA".
- Peserta didik mengembangkan frasa sederhana menjadi bait-bait puisi akrostik bernilai sastra yang lebih tinggi dengan majas/metafora sederhana.
- Peserta didik membantu menjadi tutor sebaya bagi teman di kelompoknya yang membutuhkan bantuan dekorasi atau pencarian kata.
REFLEKSI GURU
| No | Pertanyaan Refleksi | Hasil Evaluasi Guru | Tindak Lanjut |
|---|---|---|---|
| 1 | Apakah model Direct Instruction efektif membimbing siswa membuat puisi akrostik? | Sebagian besar siswa memahami langkah pemodelan guru dengan sangat baik dan dapat menirunya. | Mempertahankan fase demonstrasi langsung dengan variasi media yang lebih interatif. |
| 2 | Apakah penggunaan Smart TV membantu pemahaman siswa visual? | Tampilan visual yang jelas dan berwarna di Smart TV meningkatkan fokus dan pemahaman siswa visual secara signifikan. | Menambah ragam konten visual dan animasi edukatif pada pertemuan berikutnya. |
| 3 | Berapa persen peserta didik yang berhasil mencapai kriteria tujuan pembelajaran? | Sebanyak 85% peserta didik berhasil mencapai kriteria tuntas dan sangat baik. | Memberikan pengayaan bagi yang tuntas dan remedial bagi 15% yang belum tuntas. |
| 4 | Kendala utama apa yang dihadapi siswa selama proses penyusunan puisi? | Siswa kesulitan menemukan kata sifat positif untuk huruf-huruf konsonan tertentu (seperti X, Q, Z). | Menyediakan daftar kata sifat khusus yang lebih kaya untuk huruf-huruf yang jarang digunakan. |
REFLEKSI PESERTA DIDIK
| No | Pertanyaan Refleksi Peserta Didik | Tanggapan / Perasaan Saya |
|---|---|---|
| 1 | Bagaimana perasaanmu setelah berhasil membuat puisi akrostik dari namamu sendiri? | Saya merasa sangat senang dan bangga karena nama saya ternyata bisa menjadi puisi yang indah. |
| 2 | Bagian manakah dari kegiatan hari ini yang paling kamu sukai? | Saya paling menyukai saat mewarnai tulisan huruf nama dan menghias bingkai puisi dengan pewarna. |
| 3 | Apakah kamu menemukan kesulitan saat mencari kata sifat dari huruf depan namamu? | Sedikit kesulitan pada huruf tertentu, tetapi setelah melihat layar Smart TV saya jadi menemukan idenya. |
| 4 | Apakah kamu semakin percaya diri dengan sifat positif yang kamu miliki setelah belajar hari ini? | Ya, saya semakin percaya diri dan bangga menjadi anak Indonesia yang memiliki sifat-sifat baik. |
BAHAN BACAAN
Bahan Bacaan Guru
- Taufik, M. (2021). Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning di Sekolah Dasar. Jakarta: Pustaka Pendidikan.
- Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek (2022).
- Pengayaan Sastra Anak: Teknik Menulis Puisi Akrostik Kreatif untuk Sekolah Dasar.
Bahan Bacaan Peserta Didik
- Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas V Bergerak Bersama, Bab 1: "Aku yang Unik".
- Kamus Kata Sifat Bergambar Anak Indonesia.
- Lembar Bacaan Contoh-Contoh Puisi Akrostik Nama Pahlawan dan Nama Diri.
GLOSARIUM
- Akrostik: Bentuk puisi yang huruf awal setiap barisnya jika dibaca secara vertikal membentuk sebuah kata atau nama.
- Kata Sifat (Adjektiva): Kata yang mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik (misal: cerdas, ramah, berani).
- Direct Instruction: Model pembelajaran langsung di mana guru mendemonstrasikan pengetahuan atau keterampilan secara terstruktur tahap demi tahap.
- Deep Learning: Pendekatan pembelajaran mendalam yang berfokus pada pemahaman bermakna melalui dimensi mindful, meaningful, dan joyful learning.
- Vertikal: Arah tegak lurus dari atas ke bawah atau sebaliknya.
DAFTAR PUSTAKA
- Eviningrum, S., dkk. (2021). Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbudristek.
- Kemendikbudristek. (2022). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
- Majid, A. (2014). Strategi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
- Suprijono, A. (2015). Model-Model Pembelajaran Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
LAMPIRAN
Lembar Observasi Penilaian Sikap dan Keterampilan
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor | Skor |
|---|---|---|---|
| 1 | Kemandirian dalam Menyusun Puisi | Skor 4: Mampu menyusun seluruh baris puisi akrostik secara mandiri tanpa bantuan. Skor 3: Menyusun puisi akrostik secara mandiri dengan 1-2 kali bertanya pada guru. Skor 2: Membutuhkan dorongan dan bimbingan berulang untuk menyelesaikan tugas. Skor 1: Tidak mampu menyelesaikan tugas tanpa pendampingan penuh dari guru. | 4 |
| 2 | Keterampilan Menuliskan Struktur Akrostik | Skor 4: Menuliskan huruf nama secara vertikal dengan kapital yang tepat dan sempurna. Skor 3: Menuliskan huruf nama vertikal, terdapat 1 kesalahan penulisan huruf kapital. Skor 2: Menuliskan huruf nama vertikal, tetapi urutan huruf masih ada yang keliru. Skor 1: Belum mampu menuliskan huruf nama secara vertikal dengan benar. | 4 |
| 3 | Keakuratan Penggunaan Kata Sifat Positif | Skor 4: Seluruh baris (100%) menggunakan kata sifat positif deskriptif yang tepat. Skor 3: Sebagian besar baris (75-90%) menggunakan kata sifat positif deskriptif. Skor 2: Separuh baris (50-74%) menggunakan kata sifat positif deskriptif. Skor 1: Kurang dari 50% baris yang menggunakan kata sifat positif deskriptif. | 4 |
| 4 | Kerapihan dan Estetika Visual Karya | Skor 4: Tulisan sangat rapi, mudah dibaca, dan diberi pewarnaan dekoratif yang estetik. Skor 3: Tulisan rapi, mudah dibaca, dan dilengkapi pewarnaan dekoratif sederhana. Skor 2: Tulisan cukup rapi tetapi agak sulit dibaca, dekorasi visual minim. Skor 1: Tulisan tidak rapi, sulit dibaca, dan tidak ada dekorasi visual. | 4 |