Line Spacing
Bullets Library
Number Library
Border Sel:
Shading Sel:
Modul Ajar

IDENTITAS MODUL

Nama Guru : Didik Sadi, S.Pd.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas / Fase : Kelas V / C
Semester / Tahun Pelajaran : Ganjil / 2026/2027
Alokasi Waktu : 3 x 35 menit (1 Pertemuan)
Materi / Topik : Menganalisis teks narasi singkat tentang saudara kembar identik untuk menemukan informasi tersurat dan istilah khusus
Elemen Capaian Pembelajaran : Membaca dan Memirsa
Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)
Pendekatan Pembelajaran : Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
Integrasi Lokal dan Diferensiasi : Keanekaragaman Karakter Masyarakat Lokal & Diferensiasi Proses (Membaca Mandiri/Terbimbing)

ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN

Karakteristik Peserta Didik

Peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom memiliki gaya belajar yang dominan visual dan sangat aktif. Mereka sangat antusias apabila pembelajaran disajikan menggunakan media tayangan digital melalui Smart TV. Namun demikian, secara konseptual peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami makna tersurat secara kritis dan membedakan istilah-istilah khusus dalam teks narasi. Mereka cenderung membaca sepintas tanpa melakukan analisis mendalam terhadap isi bacaan.

Pengetahuan Awal (Prasyarat)

  1. Peserta didik sudah mampu membaca lancar teks sederhana bertema kehidupan sehari-hari.
  2. Peserta didik sudah mengenal unsur dasar cerita seperti tokoh dan watak secara umum.
  3. Peserta didik belum terbiasa membedakan antara informasi tersurat dengan pemaknaan istilah khusus seperti identik, fisik, dan karakter.

Hambatan Pembelajaran yang Diantisipasi

  1. Peserta didik mengalami kebingungan dalam menentukan batas antara informasi tersurat (tertulis langsung) dan persepsi pribadi.
  2. Peserta didik dengan kemampuan membaca lambat mengalami ketertinggalan saat menganalisis istilah khusus.

Solusi Strategis

  1. Memanfaatkan Smart TV untuk menayangkan visualisasi konkret terkait materi kembar identik agar menarik minat gaya belajar visual.
  2. Menerapkan diferensiasi proses dengan membagi peserta didik ke dalam kelompok membaca mandiri dan kelompok membaca terbimbing.
  3. Mengaitkan topik dengan keanekaragaman sifat dan karakter masyarakat lokal di Wringin Anom agar pembelajaran terasa dekat dan bermakna.

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Peserta didik mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa dengan bantuan ilustrasi. Secara spesifik pada materi ini, peserta didik mampu memahami ciri fisik kembar identik dan perbedaan sifat melalui teks narasi "Rana dan Rani" serta menemukan informasi tersurat dan istilah khusus di dalamnya.

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan membaca teks narasi "Rana dan Rani" yang ditayangkan pada Smart TV, peserta didik dapat menemukan minimal 3 informasi tersurat mengenai ciri fisik saudara kembar identik dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok berbasis masalah, peserta didik dapat menganalisis arti dari 4 istilah khusus (identik, fisik, sifat, karakter) dalam teks narasi dengan akurat.
  3. Melalui penugasan LKPD berdiferensiasi, peserta didik dapat membandingkan perbedaan sifat tokoh Rana dan Rani serta menghubungkannya dengan keanekaragaman karakter masyarakat lokal secara kritis dan penuh rasa empati.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Manusia diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan segala keunikannya. Meskipun dua orang terlahir sebagai saudara kembar identik dengan penampilan fisik yang sangat mirip, mereka tetap memiliki kepribadian, sifat, dan minat yang berbeda. Memahami hal ini membantu kita untuk belajar menghargai keanekaragaman karakter orang-orang di sekitar kita, baik dalam keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat lokal.

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian bertemu dengan dua orang yang wajahnya sangat mirip atau kembar? Bagaimana cara kalian membedakan mereka?
  2. Jika ada anak kembar yang wajahnya persis sama, apakah menurut kalian sifat dan kesukaan mereka juga pasti sama persis?
  3. Bagaimana cara kita mengetahui sifat seseorang hanya dari membaca cerita tentang mereka?

PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN

Profil Pelajar Pancasila

  1. Bernalar Kritis: Memproses informasi tersurat dan menganalisis istilah khusus dari teks narasi secara objektif.
  2. Gotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan masalah pemahaman teks.
  3. Kebinekaan Global: Menghargai keanekaragaman karakter dan latar belakang individu di lingkungan masyarakat.

Dimensi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

  1. Mindful Learning (Pembelajaran Penuh Kesadaran): Peserta didik secara sadar mengamati detail visual dan teks, serta menyadari perbedaan persepsi dan makna kata.
  2. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna): Peserta didik menghubungkan isi cerita "Rana dan Rani" dengan pengalaman nyata mereka berinteraksi dengan warga masyarakat lokal Wringin Anom.
  3. Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan): Peserta didik terlibat aktif dalam pemecahan masalah melalui media interaktif Smart TV dan analisis kosa kata secara kolaboratif.

MATERI PEMBELAJARAN

Teks Narasi "Rana dan Rani"

Rana dan Rani adalah saudara kembar identik yang tinggal di Desa Wringin Anom. Secara fisik, mereka sangat sulit dibedakan. Keduanya memiliki rambut hitam bergelombang, tinggi badan yang sama, dan tahi lalat kecil di pipi sebelah kiri. Namun, sifat dan karakter mereka sangat berbeda. Rana adalah seorang anak yang sangat aktif, berani tampil di depan umum, dan suka berolahraga sepak bola bersama warga di lapangan desa. Sebaliknya, Rani memiliki sifat pemalu, tenang, dan lebih suka menghabiskan waktu di rumah untuk menggambar pemandangan desa. Masyarakat sekitar sangat menyukai mereka karena meskipun berbeda karakter, keduanya selalu saling menyayangi dan hidup rukun.

Konsep Informasi Tersurat

Informasi tersurat adalah informasi yang tertulis secara langsung, jelas, dan lugas di dalam teks bacaan. Pembaca tidak perlu menebak atau menyimpulkan karena jawabannya sudah tersedia eksplisit dalam kalimat.

Istilah Khusus

  1. Identik: Sama persis dalam segala hal (biasanya untuk kembar yang berasal dari satu sel telur).
  2. Fisik: Bagian tubuh atau wujud luar manusia yang dapat dilihat dan diraba.
  3. Sifat: Ciri khas watak atau batin seseorang yang mempengaruhi perilaku.
  4. Karakter: Tabiat, sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain.

Kearifan Lokal

Keanekaragaman karakter masyarakat lokal Wringin Anom yang menjunjung tinggi toleransi, kerukunan, dan nilai guyub rukun di tengah perbedaan watak antarwarga.

MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN

  1. Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)
    • Sintaks 1: Orientasi peserta didik pada masalah.
    • Sintaks 2: Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar.
    • Sintaks 3: Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok.
    • Sintaks 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya.
    • Sintaks 5: Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
  1. Pendekatan Pembelajaran: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berorientasi pada kesadaran (mindful), kebermaknaan (meaningful), dan kegembiraan (joyful), diselaraskan dengan diferensiasi proses.

ASESMEN

Asesmen Formatif Awal (Diagnostik)

Dilakukan pada awal kegiatan melalui pertanyaan pemantik dan pengamatan cepat mengenai pemahaman awal tentang kembar identik dan informasi tersurat.

Asesmen Formatif Proses

  1. Penilaian Kinerja Diskusi Kelompok (Observasi sikap gotong royong dan bernalar kritis).
  2. Penilaian Formatif LKPD (Menganalisis teks, menemukan informasi tersurat, dan istilah khusus).

Asesmen Sumatif

Tes tulis singkat di akhir pembelajaran berupa soal esai terbatas untuk mengukur pemahaman mendalam peserta didik terhadap materi yang diuji.

RUBRIK PENILAIAN

Rubrik Penilaian LKPD (Informasi Tersurat dan Istilah Khusus)

KriteriaSkor 4 (Sangat Baik)Skor 3 (Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Menemukan Informasi TersuratMampu menemukan 3 atau lebih informasi tersurat tentang ciri fisik dengan tepat dan lengkap.Mampu menemukan 2 informasi tersurat dengan tepat.Mampu menemukan 1 informasi tersurat dengan tepat.Belum mampu menemukan informasi tersurat secara tepat.
Menganalisis Istilah KhususMampu menjelaskan arti 4 istilah khusus (identik, fisik, sifat, karakter) sesuai konteks teks secara sangat akurat.Mampu menjelaskan arti 3 istilah khusus sesuai konteks teks secara akurat.Mampu menjelaskan arti 2 istilah khusus dengan bantuan.Hanya mampu menjelaskan 1 atau belum mampu menjelaskan istilah khusus.
Membandingkan Sifat TokohMampu membandingkan sifat kedua tokoh secara detail dan menghubungkannya dengan kearifan lokal kerukunan warga.Mampu membandingkan sifat kedua tokoh secara sederhana tanpa kaitan kearifan lokal.Mampu membandingkan sifat tokoh namun kurang tepat.Belum mampu membandingkan sifat tokoh.

Rubrik Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila)

Sikap / AspekSkor 4 (Sangat Baik)Skor 3 (Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Bernalar KritisSelalu mengajukan pertanyaan kritis dan mampu menganalisis bacaan tanpa ragu.Sering mengajukan pertanyaan dan mampu menganalisis bacaan dengan baik.Kadang-kadang menunjukkan pemikiran kritis saat dipancing guru.Belum menunjukkan pemikiran kritis selama pembelajaran.
Gotong RoyongSangat aktif berdiskusi, membantu teman satu kelompok, dan menghargai pendapat.Aktif berdiskusi dan mau bekerja sama dengan anggota kelompok.Kurang aktif dalam kelompok, namun tetap menyelesaikan tugasnya.Tidak mau bekerja sama dan pasif dalam diskusi kelompok.

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Kegiatan Awal (15 Menit)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan menyapa peserta didik secara ramah, mengecek kehadiran, dan mengajak berdoa bersama.
  2. Guru menerapkan prinsip Mindful Learning dengan meminta peserta didik meletakkan tangan di dada, menarik napas dalam-dalam, dan memfokuskan pikiran pada kegiatan belajar hari ini.
  3. Guru melakukan apersepsi dengan menayangkan foto dua anak kembar di Smart TV dan memberikan pertanyaan pemantik.
  4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, materi yang akan dipelajari, dan kegiatan berdiferensiasi yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti (75 Menit)

Sintaks 1: Orientasi Peserta Didik pada Masalah (15 Menit)

  1. Guru menayangkan teks narasi "Rana dan Rani" pada Smart TV dengan tampilan visual yang menarik.
  2. Peserta didik menyimak pembacaan teks dan diminta memperhatikan masalah utama: "Mengapa orang sering keliru menganggap saudara kembar identik memiliki semua hal yang sama, padahal sifat mereka bisa berbeda?"
  3. Guru memantik kesadaran peserta didik (Mindful) untuk membedakan apa yang bisa dilihat langsung secara fisik (tersurat) dan apa yang merupakan sifat batin tokoh.

Sintaks 2: Mengorganisasikan Peserta Didik untuk Belajar (10 Menit)

  1. Guru membagi peserta didik ke dalam beberapa kelompok kecil (4-5 orang) berdasarkan diferensiasi proses membaca:
    • Kelompok Mandiri: Peserta didik yang sudah lancar membaca dan memiliki pemahaman baik, ditugaskan membaca dan menganalisis teks secara mandiri.
    • Kelompok Terbimbing: Peserta didik yang masih membutuhkan bimbingan intensif dalam memahami isi teks dan kosa kata, didampingi langsung oleh guru.
  1. Guru membagikan LKPD berdiferensiasi kepada setiap kelompok.

Sintaks 3: Membimbing Penyelidikan Individu maupun Kelompok (20 Menit)

  1. Dalam Kelompok Mandiri, peserta didik berdiskusi menemukan informasi tersurat mengenai ciri fisik serta mengidentifikasi istilah khusus menggunakan petunjuk pada LKPD.
  2. Dalam Kelompok Terbimbing, guru memberikan panduan bertahap (scaffolding), membimbing mereka mengeja/membaca bagian penting teks, serta menjelaskan istilah khusus dengan analogi kehidupan nyata di Wringin Anom (Meaningful Learning).
  3. Peserta didik mengeksplorasi hubungan antara karakter tokoh dengan keanekaragaman karakter tetangga atau warga di sekitar tempat tinggal mereka.

Sintaks 4: Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya (15 Menit)

  1. Setiap kelompok menyusun hasil analisis mereka pada lembar LKPD yang disediakan.
  2. Masing-masing kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas dengan percaya diri (Joyful Learning).
  3. Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan dengan sopan.

Sintaks 5: Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah (15 Menit)

  1. Guru memberikan penguatan terhadap hasil kerja kelompok dan membenarkan miskonsepsi yang mungkin terjadi mengenai informasi tersurat dan istilah khusus.
  2. Guru dan peserta didik menyimpulkan bahwa keanekaragaman fisik dan sifat adalah hal yang alami, sebagaimana keanekaragaman sifat masyarakat lokal Wringin Anom yang tetap dapat hidup rukun.

Kegiatan Penutup (15 Menit)

  1. Peserta didik mengerjakan tes sumatif singkat secara mandiri untuk mengukur pemahaman individu.
  2. Guru bersama peserta didik melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung.
  3. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kerja sama seluruh peserta didik.
  4. Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam penutup.

PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM

Mindful Learning

Peserta didik diajak untuk mengamati detail visual teks narasi dan ciri-ciri fisik tokoh dengan tingkat konsentrasi tinggi. Mereka secara sadar menyadari perbedaan antara ciri tampak (fisik) dan sifat yang tersirat maupun tersurat dalam bacaan.

Meaningful Learning

Peserta didik menghubungkan pemahaman tentang kembar identik dan perbedaan sifat tokoh "Rana dan Rani" dengan keanekaragaman sifat masyarakat lokal Wringin Anom. Hal ini membangun kesadaran bahwa perbedaan sifat di tengah masyarakat bukanlah sumber perpecahan, melainkan kekayaan sosial yang harus dihormati.

Joyful Learning

Proses belajar dirancang menyenangkan melalui penggunaan teknologi Smart TV yang interaktif, kerja kelompok yang kolaboratif, serta apresiasi positif dalam bentuk tepuk tangan dan pujian saat presentasi.

STRATEGI DIFERENSIASI

Diferensiasi Konten

Menyediakan teks narasi dalam bentuk tampilan digital Smart TV berukuran besar berfasilitas gambar ilustrasi untuk pembaca visual, serta teks cetak untuk dibaca di meja kelompok.

Diferensiasi Proses

  1. Kelompok Pembaca Mandiri: Menganalisis teks narasi, menemukan informasi tersurat, dan mendefinisikan istilah khusus secara diskusi kelompok independen.
  2. Kelompok Pembaca Terbimbing: Mendapatkan bimbingan langsung dari guru melalui teknik membimbing membaca terarah (guided reading) dan pemetaan kata-kata kunci secara langsung.

Diferensiasi Produk

Peserta didik dibebaskan menyajikan hasil perbandingan sifat tokoh dan keanekaragaman masyarakat dalam bentuk peta pikiran (mindmap) atau tabel analisis sederhana sesuai kesepakatan kelompok.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI

  1. Smart TV: Digunakan untuk menampilkan slide presentasi interaktif, teks narasi "Rana dan Rani", serta gambar ilustrasi kembar identik beresolusi tinggi.
  2. Laptop: Digunakan oleh guru untuk mengoperasikan bahan ajar digital dan instrumen asesmen.
  3. Internet: Digunakan untuk mengakses media visual pendukung pembelajaran.

MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

  1. Media Pembelajaran:
    • Tampilan Teks digital "Rana dan Rani" di Smart TV.
    • Kartu Istilah Khusus (identik, fisik, sifat, karakter).
    • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
  1. Sumber Belajar:
    • Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas V Kurikulum Merdeka.
    • Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas V Kurikulum Merdeka.
    • Lingkungan sosial masyarakat lokal Desa Wringin Anom.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LabelIsi
Nama Peserta Didik.....................................................
Kelas / No. AbsenV (Lima) / .........................................
Tanggal.....................................................
Judul KegiatanMenganalisis Informasi Tersurat dan Istilah Khusus Teks "Rana dan Rani"

Petunjuk Kerja

  1. Bacalah teks narasi "Rana dan Rani" berikut dengan cermat!
  2. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini secara jujur dan tepat melalui diskusi kelompok kalian!

Teks Bacaan

Rana dan Rani adalah saudara kembar identik yang tinggal di Desa Wringin Anom. Secara fisik, mereka sangat sulit dibedakan. Keduanya memiliki rambut hitam bergelombang, tinggi badan yang sama, dan tahi lalat kecil di pipi sebelah kiri. Namun, sifat dan karakter mereka sangat berbeda. Rana adalah seorang anak yang sangat aktif, berani tampil di depan umum, dan suka berolahraga sepak bola bersama warga di lapangan desa. Sebaliknya, Rani memiliki sifat pemalu, tenang, dan lebih suka menghabiskan waktu di rumah untuk menggambar pemandangan desa. Masyarakat sekitar sangat menyukai mereka karena meskipun berbeda karakter, keduanya selalu saling menyayangi dan hidup rukun.

Pertanyaan

  1. Tuliskan 3 informasi tersurat mengenai ciri-ciri fisik kembar identik Rana dan Rani yang terdapat dalam teks!

Jawaban:

a. ....................................................................................................

b. ....................................................................................................

c. ....................................................................................................

  1. Jelaskan arti dari istilah-istilah khusus berikut berdasarkan teks yang telah kamu baca!

a. Identik = ..........................................................................................

b. Fisik = .............................................................................................

c. Sifat = .............................................................................................

d. Karakter = ..........................................................................................

  1. Buatlah perbandingan sifat antara Rana dan Rani pada tabel di bawah ini!
Nama TokohSifat / KarakterKegiatan yang Disukai
Rana..................................................................................................
Rani..................................................................................................
  1. Bagaimana kamu menyikapi teman atau warga masyarakat di Wringin Anom yang memiliki sifat atau karakter yang berbeda dengan dirimu?

Jawaban: ....................................................................................................

REMEDIAL

Bagi peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dalam menemukan informasi tersurat dan istilah khusus:

  1. Guru memberikan pendampingan individu (one-on-one tutorship) dengan membaca ulang teks secara perlahan.
  2. Guru memandu peserta didik menggarisbawahi secara langsung kalimat yang memuat ciri fisik dan kosa kata khusus pada teks cetak.
  3. Peserta didik diberikan soal latihan sederhana sejenis untuk mengukur pemahaman ulang.

PENGAYAAN

Bagi peserta didik yang telah melampaui KKTP dengan sangat baik:

  1. Peserta didik diminta menuliskan satu paragraf narasi singkat tentang pengalaman pribadi mereka saat berinteraksi dengan dua orang teman atau tetangga yang memiliki sifat sangat berbeda.
  2. Peserta didik mendeskripsikan bagaimana perbedaan sifat tersebut justru membuat hubungan masyarakat di Desa Wringin Anom menjadi berwarna dan harmonis.

REFLEKSI GURU

NoPertanyaan RefleksiJawaban Guru
1Apakah seluruh peserta didik dapat memahami materi informasi tersurat dan istilah khusus melalui model PBL?Semua peserta didik aktif terlibat, sebagian besar memahami materi dengan baik melalui media Smart TV dan bimbingan berdiferensiasi.
2Apakah pembagian kelompok berdasarkan diferensiasi proses berjalan dengan efektif?Pembagian kelompok sangat membantu guru memberikan perhatian lebih pada siswa yang membutuhkan bimbingan membaca.
3Kendala apa yang paling dominan dirasakan selama proses pembelajaran berlangsung?Waktu diskusi agak memanjang saat peserta didik berdebat membandingkan arti sifat dan karakter.
4Apa langkah perbaikan yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya?Memberikan alokasi waktu yang lebih ketat pada tiap sintaks PBL serta menyiapkan kartu kata visual yang lebih bervariasi.

REFLEKSI PESERTA DIDIK

NoPertanyaan RefleksiTanggapan Peserta Didik
1Bagian mana dari kegiatan pembelajaran hari ini yang paling kamu sukai?Menonton dan membaca teks narasi warna-warni di Smart TV dan berdiskusi kelompok.
2Apakah kamu sudah bisa membedakan antara ciri fisik dan sifat seseorang?Sudah, fisik bisa dilihat oleh mata, sedangkan sifat adalah watak dari dalam diri.
3Apa hal penting yang kamu pelajari tentang perbedaan karakter orang-orang di sekitar tempat tinggalmu?Kita harus tetap saling menghormati dan menyayangi meskipun memiliki sifat yang berbeda-beda.
4Apakah kamu mengalami kesulitan saat mengerjakan LKPD bersama temanmu?Tidak, karena kami saling bekerja sama dan guru memberikan penjelasan yang mudah dipahami.

BAHAN BACAAN

Teks Narasi "Rana dan Rani"

Rana dan Rani adalah saudara kembar identik yang tinggal di Desa Wringin Anom. Secara fisik, mereka sangat sulit dibedakan. Keduanya memiliki rambut hitam bergelombang, tinggi badan yang sama, dan tahi lalat kecil di pipi sebelah kiri. Namun, sifat dan karakter mereka sangat berbeda. Rana adalah seorang anak yang sangat aktif, berani tampil di depan umum, dan suka berolahraga sepak bola bersama warga di lapangan desa. Sebaliknya, Rani memiliki sifat pemalu, tenang, dan lebih suka menghabiskan waktu di rumah untuk menggambar pemandangan desa. Masyarakat sekitar sangat menyukai mereka karena meskipun berbeda karakter, keduanya selalu saling menyayangi dan hidup rukun.

Penjelasan Informasi Tersurat dan Istilah Khusus

Dalam menganalisis sebuah teks narasi, kita akan menemukan dua jenis informasi, yaitu informasi tersurat dan tersirat. Informasi tersurat adalah informasi yang secara eksplisit atau langsung tertulis di dalam teks. Pembaca dapat dengan mudah menemukannya hanya dengan membaca ulang kalimat dalam cerita.

Selain itu, dalam teks narasi tema tertentu, sering kali terdapat istilah khusus. Istilah khusus adalah kata yang memiliki makna terbatas dan spesifik pada bidang atau topik tertentu. Dalam materi ini:

  1. Identik: Berasal dari sel telur yang sama, memiliki rupa atau bentuk yang sama persis.
  2. Fisik: Segala sesuatu yang berkaitan dengan tubuh atau tampak luar.
  3. Sifat: Keadaan batin atau tabiat yang mempengaruhi tingkah laku seseorang.
  4. Karakter: Akhlak atau ciri khas kepribadian yang membedakan satu individu dari individu lainnya.

GLOSARIUM

  1. Tersurat: Terurat atau tertulis secara terus terang dan jelas dalam teks.
  2. Identik: Sama benar; tidak berbeda sedikit pun.
  3. Fisik: Biji badan; jasmani; wujud yang dapat dilihat.
  4. Sifat: Rupa dan keadaan yang tampak pada suatu benda atau orang; watak batin.
  5. Karakter: Tabiat, sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti.
  6. Narasi: Teks yang berisi kisahan atau cerita yang menjelaskan suatu peristiwa berdasarkan urutan waktu.
  7. Kearifan Lokal: Gagasan, nilai, atau pandangan setempat yang bersifat bijaksana dan tertanam dalam masyarakat.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  2. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
  3. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Buku Siswa Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

LAMPIRAN

Lembar Observasi Sikap dan Kinerja Diskusi Kelompok

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1Kriteria Skor 2Kriteria Skor 3Kriteria Skor 4Skor
1Kemampuan Membaca dan Menemukan Informasi TersuratBelum mampu menemukan informasi tersurat meskipun telah dibimbing guru.Mampu menemukan 1 informasi tersurat dengan bantuan guru.Mampu menemukan 2 informasi tersurat secara mandiri dan tepat.Mampu menemukan 3 atau lebih informasi tersurat secara mandiri, tepat, dan cepat.4
2Pemahaman Istilah KhususTidak dapat menjelaskan makna istilah khusus dalam teks.Mampu menjelaskan 1-2 istilah khusus dengan bantuan pemancing dari guru.Mampu menjelaskan 3 istilah khusus sesuai konteks bacaan secara mandiri.Mampu menjelaskan seluruh istilah khusus (4 istilah) dengan sangat tepat dan menggunakan bahasa sendiri.4
3Keaktifan Berdiskusi (Gotong Royong)Pasif dan tidak mau bekerja sama dengan anggota kelompok.Kurang aktif, hanya bersedia bekerja jika diperintah oleh teman atau guru.Aktif bekerja sama dan membantu menyelesaikan tugas kelompok.Sangat aktif, memimpin diskusi kelompok dengan ramah dan membantu teman yang kesulitan.4
4Kemampuan Penalaran KritisTidak mampu menjawab pertanyaan analisis dan tidak berani berpendapat.Menjawab pertanyaan analisis dengan bantuan penuh dari guru.Mampu memberikan pendapat kritis terkait perbedaan sifat tokoh dengan tepat.Mampu menguraikan perbandingan sifat tokoh dan mengaitkannya secara mendalam dengan kehidupan nyata.4
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah,
Sri Anggriyani, S.Pd.
NIP. 198004152008012016
 
Situbondo, ___________2026
Guru Kelas,
Didik Sadi, S.Pd.
NIP. 198406162025211130