Line Spacing
Bullets Library
Number Library
Border Sel:
Shading Sel:
Modul Ajar

IDENTITAS MODUL

Nama Guru : Didik Sadi, S.Pd.
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila
Kelas / Fase : Kelas V / C
Semester / Tahun Pelajaran : Ganjil / 2026/2027
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (1 Pertemuan)
Materi / Topik : Merincikan Hak dan Kewajiban Anak di Lingkungan Keluarga dan Satuan Pendidikan
Elemen Capaian Pembelajaran : Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Model Pembelajaran : Cooperative Learning
Pendekatan Pembelajaran : Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Student-Centered
Integrasi Lokal dan Diferensiasi : Diferensiasi Proses; Konteks Tugas Harian Rumah Adat/Keluarga Lokal

ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN

Kesiapan dan Karakteristik Peserta Didik

Peserta didik Kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom memiliki karakteristik dominan sebagai pembelajar visual. Mereka sangat antusias dan cakap dalam menyampaikan kembali informasi yang disajikan melalui media bergambar, diagram, maupun tayangan video interaktif. Meskipun demikian, pemahaman konseptual mereka mengenai perbedaan mendasar antara hak (sesuai porsi yang seharusnya diterima) dan kewajiban (tanggung jawab yang harus dilaksanakan) masih tergolong awam dan kerap tertukar dalam situasi kehidupan nyata.

Kebutuhan Pembelajaran

Memerlukan jembatan konkret berupa media visual terstruktur (infografis, papan alur, dan kartu bergambar) untuk mentransformasikan pengamatan visual menjadi pemahaman konsep dasar yang kokoh.

Menggunakan model pembelajaran kooperatif untuk memfasilitasi komunikasi sebaya, mengingat peserta didik memiliki keberanian tinggi dalam mengungkapkan pendapat secara visual namun membutuhkan struktur berpikir kontekstual.

Memanfatkan konteks budaya dan kearifan lokal keseharian keluarga di Wringin Anom (seperti pembagian tugas menjaga kerapian rumah, tradisi menyapa orang tua, serta pemeliharaan lingkungan belajar) agar konsep normatif terasa dekat dan bermakna (meaningful).

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami dan menyajikan hasil analisis mengenai pelaksanaan norma yang berlaku di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat; menghubungkan pelaksanaan norma dengan pemenuhan hak dan penunaian kewajiban anak di lingkungan keluarga dan satuan pendidikan; serta menampilkan perilaku yang sesuai dengan norma, hak, dan kewajiban tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan pengamatan tayangan visual interaktif di Smart TV, peserta didik dapat memperjelas konsep dasar hak dan kewajiban secara runtut dan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok berbasis Cooperative Learning dengan bantuan kartu tugas harian lokal, peserta didik mampu merincikan sedikitnya 4 hak dan 4 kewajiban anak saat berada di lingkungan keluarga secara kontekstual.
  3. Melalui penelusuran gambar studi kasus di lingkungan sekolah, peserta didik mampu merincikan sedikitnya 4 hak dan 4 kewajiban anak di satuan pendidikan dengan detail dan benar.
  4. Melalui presentasi kelompok visual, peserta didik mampu menghubungkan keterkaitan logis antara penunaian kewajiban dan pemenuhan hak anak dalam kehidupan sehari-hari dengan percaya diri.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Pemenuhan hak anak tidak berdiri sendiri, melainkan berbanding lurus dengan pelaksanaan kewajiban yang ditunaikan secara bertanggung jawab. Ketika seorang anak menjalankan kewajibannya di rumah (seperti menjaga kebersihan dan menghormati orang tua) serta di sekolah (seperti mematuhi aturan kelas dan mendengarkan guru), maka lingkungan yang harmonis, aman, dan mendukung pemenuhan hak-hak anak akan tercipta secara berkelanjutan.

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa saat kita menginginkan kamar yang bersih dan nyaman untuk belajar, kita harus merapikannya sendiri terlebih dahulu?
  2. Apakah seorang siswa bisa mendapatkan hak belajar yang tenang di kelas apabila temannya terus-menerus membuat kegaduhan?
  3. Apa yang terjadi jika dalam sebuah keluarga di Wringin Anom, hanya orang tua yang bekerja keras sementara anak tidak mau membantu tugas harian di rumah?

PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN

Profil Pelajar Pancasila

Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia: Menunjukkan kebiasaan menghormati orang tua di rumah dan menghargai guru serta teman di sekolah sebagai bentuk penunaian kewajiban moral.

Gotong Royong: Bekerja sama secara aktif dalam kelompok kooperatif untuk menyelesaikan pemetaan hak dan kewajiban.

Bernalar Kritis: Menganalisis dan mengelompokkan berbagai aktivitas harian lokal ke dalam kategori hak atau kewajiban.

Mandiri: Mengidentifikasi kewajiban pribadi yang harus dilakukan tanpa harus selalu diperintah oleh orang tua atau guru.

Kompetensi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

Mindful Learning: Kesadaran penuh peserta didik saat mengamati perilaku diri sendiri sehari-hari terkait kewajiban yang sudah atau belum dilaksanakan.

Meaningful Learning: Mengaitkan materi hak dan kewajiban dengan tradisi/kebiasaan pembagian peran dalam keluarga lokal Wringin Anom.

Joyful Learning: Belajar melalui permainan kooperatif penyusunan kartu visual dan diskusi kelompok yang memicu rasa ingin tahu.

MATERI PEMBELAJARAN

Konsep Dasar Hak dan Kewajiban

Hak adalah segala sesuatu yang mutlak menjadi milik atau patut diterima oleh setiap individu sejak lahir atau dalam status peran tertentu, yang penggunaannya tergantung pada situasi yang ada.

Kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab agar keadilan dan keseimbangan norma sosial dapat terwujud.

Hak dan Kewajiban Anak di Lingkungan Keluarga (Konteks Lokal)

Hak Anak di Rumah:

  • Mendapatkan kasih sayang, perlindungan, dan rasa aman dari orang tua.
  • Mendapatkan makanan gizi seimbang, pakaian yang layak, dan tempat tinggal.
  • Mendapatkan waktu bimbingan belajar dan waktu bermain yang cukup.
  • Didengarkan pendapatnya dalam musyawarah sederhana keluarga.

Kewajiban Anak di Rumah (Integrasi Tugas Harian Keluarga Lokal):

  • Menjaga kebersihan dan kerapian tempat tidur serta area rumah (contoh: menyapu pelataran rumah adat/teras).
  • Membantu pekerjaan ringan orang tua sesuai kemampuan (contoh: merapikan alat makan, menyiram tanaman).
  • Menghormati, mematuhi nasihat baik, dan bersikap sopan kepada orang tua dan anggota keluarga yang lebih tua.
  • Belajar dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk tanggung jawab atas kesempatan yang diberikan orang tua.

Hak dan Kewajiban Anak di Satuan Pendidikan (Sekolah)

Hak Anak di Sekolah:

  • Mendapatkan bimbingan ilmu, pengajaran, dan perlakuan adil dari guru tanpa diskriminasi.
  • Menggunakan fasilitas sekolah (perpustakaan, komputer/Smart TV, lapangan) secara aman dan nyaman.
  • Mendapatkan rasa aman dari tindakan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
  • Mengeluarkan pendapat dan bertanya saat proses pembelajaran berlangsung.

Kewajiban Anak di Sekolah:

  • Mematuhi tata tertib sekolah dan kesepakatan kelas yang telah dibuat bersama.
  • Menjaga kebersihan sarana prasarana sekolah serta merawat fasilitas belajar.
  • Menghormati guru, staf sekolah, dan menyayangi sesama teman.
  • Mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan aktif, disiplin, dan tepat waktu.

MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran: Cooperative Learning (Tipe Group Investigation terstruktur dengan media visual).

Pendekatan Pembelajaran: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) melalui 3 pilar: Olah Pikir (Mindful), Olah Rasa (Meaningful), dan Olah Raga/Aksi (Joyful).

Metode Pembelajaran: Pengamatan visual, diskusi kelompok kooperatif, pengelompokan kartu bergambar (Card Sort), presentasi media visual, dan refleksi terbimbing.

ASESMEN

Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)

Asesmen Awal Non-Kognitif: Menanyakan perasaan peserta didik dan gaya belajar kesukaan mereka melalui kartu emoticon visual.

Asesmen Awal Kognitif: Kuis visual singkat mengidentifikasi gambar aktivitas (misal: gambar anak belajar vs gambar anak menyapu) untuk mengukur pemahaman awal konsep hak dan kewajiban.

Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran)

Observasi Sikap Bergotong Royong dan Bernalar Kritis selama diskusi kelompok Cooperative Learning.

Penilaian Kinerja Proses: Lembar Observasi Partisipasi Kelompok dan pengelompokan kartu tugas visual.

Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)

Tes Tertulis / Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) mandiri berupa soal perincian kasus visual hak dan kewajiban di rumah serta sekolah.

RUBRIK PENILAIAN

Rubrik Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila)

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1 (Perlu Bimbingan)Kriteria Skor 2 (Cukup)Kriteria Skor 3 (Baik)Kriteria Skor 4 (Sangat Baik)Skor
1Gotong RoyongPasif dalam diskusi kelompok dan cenderung bekerja sendiri.Terlibat dalam diskusi kelompok hanya jika diperintah oleh teman/guru.Aktif bekerja sama dan membantu anggota kelompok dalam menyelesaikan tugas.Sangat aktif memfasilitasi kerja sama kelompok, menghargai pendapat, dan membantu teman secara inisiatif.
2Bernalar KritisBelum mampu membedakan hak dan kewajiban meskipun sudah diberi contoh visual.Mampu membedakan hak dan kewajiban dengan bantuan panduan guru secara terus-menerus.Mampu menganalisis dan mengelompokkan hak dan kewajiban secara mandiri berdasarkan gambar.Mampu menganalisis, mengelompokkan, dan memberikan alasan logis keterkaitan hak dan kewajiban secara mendalam.

Rubrik Penilaian Kinerja Diskusi dan Presentasi Kelompok

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1 (Perlu Bimbingan)Kriteria Skor 2 (Cukup)Kriteria Skor 3 (Baik)Kriteria Skor 4 (Sangat Baik)Skor
1Kelengkapan Perincian Hak & KewajibanMerincikan kurang dari 2 hak dan kewajiban dengan benar.Merincikan 2-3 hak dan kewajiban dengan benar namun kurang tepat pengelompokannya.Merincikan 4 hak dan kewajiban rumah serta sekolah secara tepat dan sistematis.Merincikan lebih dari 4 hak dan kewajiban rumah serta sekolah dengan sangat detail, rinci, dan kontekstual.
2Keterampilan Penyampaian VisualMempresentasikan hasil karya dengan ragu-ragu, tidak ada intonasi, dan tidak menggunakan media visual.Mempresentasikan hasil karya dengan cukup jelas tetapi kurang memanfaatkan media visual yang dibuat.Mempresentasikan hasil karya dengan jelas, percaya diri, dan memanfaatkan media visual dengan baik.Mempresentasikan hasil karya dengan sangat percaya diri, artikulasi jelas, menggunakan media visual secara komunikatif dan interaktif.

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Kegiatan Awal (20 Menit)

  1. Pembukaan dan Pengkondisian Suasana Belajar (Mindful Learning):
    • Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa peserta didik, dan meminta salah satu peserta didik memimpin doa bersama.
    • Guru memeriksa kesiapan fisik dan psikologis peserta didik, melakukan presensi, serta memastikan kerapian tempat duduk.
    • Guru mengajak peserta didik melakukan Latihan Pernapasan Sejenak (Stop Technique) selama 1 menit untuk melatih fokus dan kesadaran diri sebelum belajar.
  1. Apersepsi dan Pengait Konteks Lokal (Meaningful Learning):
    • Guru menayangkan 2 slide gambar di Smart TV: Gambar (A) Seorang anak di rumah Wringin Anom sedang menikmati sarapan bersama keluarga; Gambar (B) Seorang anak sedang merapikan tempat tidur dan menyapu teras rumah.
    • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, di antara gambar A dan B, mana yang merupakan hadiah/hak yang kita terima, dan mana yang merupakan tanggung jawab/kewajiban yang harus kita lakukan?"
  1. Penyampaian Tujuan dan Motivasi (Joyful Learning):
    • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan kegiatan menarik yang akan dilakukan dalam kelompok kooperatif.
    • Guru memberikan Ice Breaking singkat "Tepuk Hak dan Kewajiban" untuk membangun semangat belajar visual dan kinestetik.

Kegiatan Inti (100 Menit)

Fase 1: Orientasi Peserta Didik pada Masalah Visual (20 Menit)

  1. Guru menayangkan video animasi pendek di Smart TV yang menggambarkan kehidupan dua anak dengan kondisi berbeda: anak yang rajin menunaikan kewajiban sehingga haknya terpenuhi dengan baik, dan anak yang menuntut hak tanpa mau menjalankan kewajiban.
  2. Peserta didik mengamati tayangan secara saksama. Karena peserta didik bersifat visual, guru menggunakan penanda warna (merah untuk kewajiban, hijau untuk hak) pada Smart TV.
  3. Guru memfasilitasi tanya jawab interaktif untuk menguatkan pemahaman konsep dasar:
    • "Apa pembeda utama antara kegiatan yang disebut Hak dan kegiatan yang disebut Kewajiban?"
    • Guru memberikan penegasan konsep dasar secara gamblang menggunakan infografis visual.

Fase 2: Pengorganisasian Kelompok Cooperative Learning (15 Menit)

  1. Guru membagi peserta didik menjadi 5 kelompok heterogen (setiap kelompok terdiri dari 4-5 anak) berdasarkan tingkat pemahaman konsep dasar namun seimbang secara kecakapan visual.
  2. Setiap kelompok menerima "Matriks Kartu Visual Hak & Kewajiban" dan "Papan Tempel Kontekstual" (berisi bagan rumah dan sekolah).
  3. Guru menjelaskan aturan main kerja kelompok kooperatif: Setiap anggota wajib berkontribusi memilih, menganalisis, dan menempelkan kartu aktivitas harian.

Fase 3: Penyelidikan Kelompok dan Diferensiasi Proses (35 Menit)

  1. Pelaksanaan Diferensiasi Proses:
    • Kelompok A dan B (Butuh Bimbingan Konsep): Diberikan kartu aktivitas bergambar lengkap dengan teks petunjuk terstruktur mengenai tugas harian keluarga lokal Wringin Anom (misal: menyapu halaman, membantu ibu di dapur) dan aktivitas sekolah, serta didampingi guru secara bertahap (scaffolding).
    • Kelompok C, D, dan E (Pemahaman Sedang/Tinggi): Diberikan kartu studi kasus gambar situasi kompleks di mana mereka harus menganalisis sendiri hak apa yang terganggu jika suatu kewajiban tidak dilaksanakan.
  1. Peserta didik di dalam kelompok berdiskusi mendalam:
    • Menganalisis dan merincikan 4 Hak dan 4 Kewajiban anak di rumah (lingkungan keluarga).
    • Menganalisis dan merincikan 4 Hak dan 4 Kewajiban anak di sekolah (satuan pendidikan).
    • Mengaitkan aktivitas tugas harian keluarga lokal dengan pemenuhan hak anak.
  1. Guru berkeliling memfasilitasi diskusi, memastikan keterlibatan seluruh anggota kelompok, serta melakukan penilaian formatif observasi sikap dan kinerja.

Fase 4: Pengembangan dan Penyajian Hasil Karya Visual (18 Menit)

  1. Setiap kelompok menyusun dan mempercantik "Papan Infografis Hak dan Kewajiban" hasil diskusi kelompok mereka menggunakan pensil warna/spidol.
  2. Secara bergiliran, perwakilan kelompok mempresentasikan hasil rincian kelompoknya di depan kelas memanfaatkan Smart TV sebagai pemantul tampilan karya (atau memajang papan visual di papan tulis).
  3. Kelompok lain mengamati, memberikan tanggapan, atau mengajukan pertanyaan dengan santun.

Fase 5: Analisis dan Evaluasi Proses Pemecahan Masalah (12 Menit)

  1. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh kelompok atas kerja sama dan hasil karya visual yang ditampilkan.
  2. Guru bersama peserta didik merangkum dan mengevaluasi hasil perincian hak dan kewajiban anak di lingkungan keluarga dan satuan pendidikan.
  3. Guru memberikan penguatan konseptual menyeluruh untuk meluruskan pemahaman yang sebelumnya masih awam atau tertukar.

Kegiatan Penutup (20 Menit)

  1. Umpan Balik dan Refleksi (Meaningful & Mindful Learning):
    • Peserta didik diajak merefleksikan perilaku sehari-hari: "Kewajiban apa di rumah dan di sekolah yang sudah kalian lakukan hari ini tanpa perlu diperintah?"
  1. Evaluasi Mandiri:
    • Peserta didik mengerjakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) mandiri berupa tugas perincian visual.
  1. Tindak Lanjut dan Penutup:
    • Guru memberikan tugas rumah sederhana berupa "Jurnal Kebiasaan Baik Harian" yang melibatkan orang tua untuk memantau penunaian kewajiban anak di rumah.
    • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama, pengondisian kebersihan kelas, dan salam penutup.

PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM

Olah Pikir (Mindful Learning)

Peserta didik diajak melatih kesadaran diri melalui refleksi kritis mendalam tentang bagaimana pelaksanaan kewajiban pribadi secara konsisten berdampak langsung pada kenyamanan dan keselarasan hidup di lingkungan rumah maupun sekolah.

Olah Rasa (Meaningful Learning)

Peserta didik menghubungkan materi konsep dengan realitas kehidupan keluarga lokal mereka di Wringin Anom. Mereka menyadari bahwa membantu pekerjaan rumah bukan sekadar beban, melainkan bentuk kontribusi nyata sebagai anggota keluarga yang bertindak sebagai wujud terima kasih atas pemenuhan hak yang disediakannya orang tua.

Olah Raga / Aksi (Joyful Learning)

Peserta didik mengalami proses pembelajaran yang menyenangkan melalui kegiatan eksplorasi visual, menyusun kartu interaktif, diskusi kelompok kooperatif, dan pembuatan media infografis mini yang memicu kreativitas visual mereka.

STRATEGI DIFERENSIASI

Diferensiasi Konten

Menyediakan bahan ajar visual berbasis tingkat kompleksitas gambar. Bagi peserta didik yang belum memahami konsep dasar disediakan kartu visual yang memiliki keterangan teks pembimbing jernih, sedangkan peserta didik yang telah mahir diberikan kartu gambar studi kasus masalah norma.

Diferensiasi Proses

  1. Kelompok Kebutuhan Bimbingan: Didampingi guru secara berkala (intense scaffolding), menggunakan panduan langkah-langkah visual terstruktur untuk mengklasifikasikan hak dan kewajiban.
  2. Kelompok Mandiri: Diberikan kebebasan mengeksplorasi hubungan sebab-akibat antara pelanggaran kewajiban dan terhambatnya pemenuhan hak dalam konteks kebiasaan keluarga lokal Wringin Anom.

Diferensiasi Produk

Hasil rincian kelompok dapat disajikan dalam berbagai format visual sesuai kesepakatan kelompok: Papan Alur Kartu Bergambar, Infografis Sederhana, atau Poster Diagram Pohon Hak & Kewajiban.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI

Smart TV: Digunakan untuk memutarkan video animasi kontekstual, menayangkan slide materi infografis beresolusi tinggi, dan menampilkan hasil karya kelompok melalui fasilitas screen mirroring.

Laptop Guru: Digunakan sebagai media pengolah materi pembelajaran, platform pemutar media interaktif, dan instrumen penilaian digital.

Internet: Digunakan untuk mengunduh media pembelajaran berbasis visual kontekstual yang relevan dengan kearifan lokal serta norma kehidupan sehari-hari.

MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

Media Pembelajaran

Slide Presentasi Infografis Interaktif (Canva/PowerPoint).

Video Animasi Edukasi Hak dan Kewajiban Anak.

Kartu Visual "Card Sort" Hak dan Kewajiban Kontekstual Keluarga & Sekolah.

Papan Tempel Karton Warna-Warni dan Spidol Gambar.

Sumber Belajar

Buku Teks Utama: Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas V, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis gambar terstruktur.

Lingkungan sekitar dan kebiasaan tugas harian keluarga lokal di Wringin Anom.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Identitas Peserta Didik

LabelIsi
Nama Peserta Didik.......................................................................
Kelas / No. AbsenV (Lima) / ..........................................................
Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Tanggal Pelaksanaan.......................................................................

Judul Aktivitas

Merincikan Hak dan Kewajiban Anak di Lingkungan Keluarga dan Satuan Pendidikan

Petunjuk Kerja

  1. Bacalah setiap petunjuk soal dengan cermat dan teliti.
  2. Amati gambar-gambar aktivitas di bawah ini secara saksama.
  3. Tentukan apakah aktivitas tersebut merupakan HAK atau KEWAJIBAN.
  4. Tentukan lokasi keterlaksanaan aktivitas tersebut (Di Rumah atau Di Sekolah).
  5. Berikan rincian alasan dan manfaat dari pelaksanaan aktivitas tersebut!

Tugas 1: Pengelompokan dan Perincian Gambar Aktivitas

NoGambar AktivitasJenis (Hak / Kewajiban)Lokasi (Rumah / Sekolah)Rincian Keterangan & Manfaat
1Anak sedang mendengarkan penjelasan guru di dalam kelas dengan tertib.KewajibanSekolahAnak wajib mendengarkan guru agar proses belajar berjalan lancar dan ilmu dapat dipahami.
2Anak menerima uang saku dan sarapan sehat dari orang tua sebelum berangkat sekolah......................................................................................................................................
3Anak bersama-sama menyapu dan membersihkan halaman sekolah saat jadwal piket......................................................................................................................................
4Anak mendapatkan kesempatan membaca buku dan meminjam buku di perpustakaan sekolah......................................................................................................................................
5Anak merapikan tempat tidur dan mematikan lampu kamar setelah bangun pagi di rumah......................................................................................................................................

Tugas 2: Analisis Kontekstual Kasus Keluarga dan Sekolah

  1. Di rumah Rendi (salah satu keluarga di Wringin Anom), Rendi selalu menuntut untuk dibelikan mainan baru setiap minggu. Namun, Rendi tidak pernah mau membantu merapikan mainannya dan sering menolak jika diminta tolong menyapu rumah.
    • Apakah tindakan Rendi sudah seimbang antara hak dan kewajiban? Berikan alasanmu!
    • Apa rincian kewajiban yang seharusnya Rendi lakukan terlebih dahulu di rumah?

       Jawaban:

..................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

  1. Di kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom, para siswa menginginkan suasana kelas yang bersih, bersih dari sampah, dan indah dipandang agar nyaman saat belajar.
    • Sebutkan rincian 4 kewajiban yang harus dilakukan oleh seluruh siswa agar hak mendapatkan kelas yang nyaman tersebut dapat terpenuhi!

       Jawaban:

..................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

REMEDIAL

Sasaran

Peserta didik yang belum mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (belum mampu membedakan dan merincikan hak dan kewajiban dasar).

Bentuk Kegiatan Remedial

  1. Pendampingan Individu (One-on-One Tutoring): Guru memberikan bimbingan khusus menggunakan kartu bergambar kontras sederhana (gambar menerima vs gambar memberi/bekerja).
  2. Tugas Terbimbing: Peserta didik diminta membuat daftarkan 2 aktivitas harian yang dilakukan sendiri di rumah dan 2 aktivitas yang diterima dari orang tua, lalu menentukan mana yang merupakan hak dan kewajiban secara langsung dengan bimbingan visual.

PENGAYAAN

Sasaran

Peserta didik yang telah melampaui kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran dengan predikat Sangat Baik.

Bentuk Kegiatan Pengayaan

  1. Proyek Mini "Duta Hak dan Kewajiban": Peserta didik diminta membuat poster infografis kreatif berisi ajakan pelaksanaan kewajiban anak di sekolah (misal: "Jagalah Kebersihan Toilet Sekolah Demi Hak Sehat Bersama") untuk ditempel di mading sekolah.
  2. Analisis Kasus Lanjutan: Mengidentifikasi dampak jangka panjang apabila suatu norma kewajiban di masyarakat ditinggalkan oleh warga desa.

REFLEKSI GURU

NoAspek Refleksi GuruHasil Evaluasi dan Catatan Guru
1Apakah pilihan media visual pada Smart TV berhasil meningkatkan pemahaman dasar peserta didik mengenai hak dan kewajiban?
2Bagaimana keterlibatan dan partisipasi aktif peserta didik dalam model Cooperative Learning yang diterapkan?
3Apakah strategi diferensiasi proses berbasis tugas harian lokal sudah efektif memfasilitasi kebutuhan peserta didik yang beragam?
4Kendala teknis atau pedagogis apa saja yang muncul selama pelaksanaan proses pembelajaran 4 x 35 menit ini?
5Langkah perbaikan konkret apa yang harus dilakukan untuk pelaksanaan pembelajaran pada materi berikutnya?

REFLEKSI PESERTA DIDIK

NoPernyataan Refleksi Peserta DidikPilihan Jawaban (Berikan Tanda Centang)
1Saya sudah paham perbedaan antara Hak dan Kewajiban.( ) Sangat Paham
( ) Cukup Paham
( ) Belum Paham
2Saya dapat merincikan contoh hak dan kewajiban saya di rumah dan di sekolah.( ) Sangat Bisa
( ) Cukup Bisa
( ) Belum Bisa
3Saya merasa senang belajar dalam kelompok menggunakan kartu gambar visual.( ) Sangat Senang
( ) Biasa Saja
( ) Tidak Senang
4Saya siap melaksanakan kewajiban harian saya di rumah dan sekolah tanpa diperintah.( ) Sangat Siap
( ) Ragu-ragu
( ) Belum Siap

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

  1. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah. Jakarta.
  2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
  3. Artikel Konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Mengintegrasikan Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning dalam Sekolah Dasar.

Bahan Bacaan Peserta Didik

  1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas V SD. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
  2. Komik/Infografis Edukasi: Aku Anak Disiplin: Mengenal Hak dan Kewajibanku di Rumah dan Sekolah.

GLOSARIUM

  1. Hak: Sesuatu yang mutlak menjadi milik atau patut diterima oleh seseorang setelah atau bersamaan dengan pelaksanaan tanggung jawab.
  2. Kewajiban: Tindakan atau hal yang wajib dilakukan oleh seseorang dengan penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku.
  3. Norma: Aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat, dipakai sebagai panduan, tataan, dan pengendalikan tingkah laku yang sesuai dan berterima.
  4. Satuan Pendidikan: Kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan (dalam modul ini adalah sekolah dasar).
  5. Cooperative Learning: Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada penggunaan kelompok kecil siswa yang bekerja sama untuk memaksimalkan proses belajar mereka dan mencapai tujuan bersama.
  6. Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Pendekatan pembelajaran yang mendorong peserta didik memahami konsep secara utuh melalui pengalaman belajar yang bermakna (meaningful), sadar (mindful), dan menyenangkan (joyful).

DAFTAR PUSTAKA

  1. Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
  2. Kemendikbudristek. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A - Fase F. Jakarta: BSKAP Kemendikbudristek.
  3. Luhantari, N. L. P. (2022). Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 10(2), 115-124.
  4. Suparlan, P. (2019). Hubungan Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Kehidupan Bermasyarakat. Jakarta: Rineka Cipta.

LAMPIRAN

Lampiran 1: Lembar Observasi Sikap Peserta Didik (Formatif)

NoNama Peserta DidikAspek: Gotong Royong (1-4)Aspek: Bernalar Kritis (1-4)Total SkorNilai AkhirCatatan Perilaku
1Contoh: Murid 143787.5Sangat aktif memfasilitasi kerja kelompok.
2Contoh: Murid 233675.0Menunjukkan minat tinggi pada gambar visual.
3Contoh: Murid 322450.0Perlu dorongan untuk fokus pada tugas.
4Contoh: Murid 4448100.0Sangat kritis menganalisis kartu kasus.
5Contoh: Murid 532562.5Cukup aktif dalam penempelan gambar.
......................................................................................................

Petunjuk Perhitungan Nilai Sikap:

$\text{Nilai Akhir} = \left( \frac{\text{Total Skor Tercapai}}{8} \right) \times 100$

Lampiran 2: Lembar Penilaian Kinerja Diskusi dan Presentasi Kelompok

NoNama KelompokAspek: Kelengkapan Perincian (1-4)Aspek: Keterampilan Visual (1-4)Total SkorNilai AkhirPredikat
1Kelompok 1 (Garuda)43787.5Sangat Baik
2Kelompok 2 (Banteng)33675.0Baik
3Kelompok 3 (Bintang)34787.5Sangat Baik
4Kelompok 4 (Beringin)22450.0Cukup
5Kelompok 5 (Padi Kapas)448100.0Sangat Baik

Kategori Predikat:

86 - 100 = Sangat Baik

71 - 85 = Baik

56 - 70 = Cukup

$\le$ 55 = Perlu Bimbingan

Lampiran 3: Format Penilaian Tes Sumatif (LKPD Mandiri)

NoAspek Penilaian SoalSkor MaksimalKriteria SkorSkor Perolehan
1Tugas 1: Pengelompokan Jenis & Lokasi Gambar40Skor 8 untuk setiap nomor (5 soal) yang diisi jenis, lokasi, dan penjelasan manfaatnya secara benar.
2Tugas 2 (No. 1): Analisis Kasus Rendi (Keluarga)30Skor 30 jika jawaban tepat, runtut, logis, dan merincikan kewajiban anak secara kontekstual.
3Tugas 2 (No. 2): Perincian 4 Kewajiban di Sekolah30Skor 30 jika mampu merincikan 4 kewajiban di sekolah dengan tepat dan jelas (7.5 poin per rincian).


Total Skor Maksimal Keseluruhan100Total Perolehan Skor
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah,
Sri Anggriyani, S.Pd.
NIP. 198004152008012016
 
Situbondo, ___________2026
Guru Kelas,
Didik Sadi, S.Pd.
NIP. 198406162025211130