Line Spacing
Bullets Library
Number Library
Border Sel:
Shading Sel:
Modul Ajar

IDENTITAS MODUL

Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Wringin Anom
Nama Guru : Didik Sadi, S.Pd.
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila
Kelas / Fase : Kelas V / C
Semester / Tahun Pelajaran : Ganjil / 2026/2027
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (1 Pertemuan)
Materi / Topik : Mengukur pemahaman komprehensif Bab 1 melalui permainan "Jelajah Nusantara" dan penilaian diri/antarteman.
Elemen Capaian Pembelajaran : Pancasila
Model Pembelajaran : Gamification Assessment
Pendekatan Pembelajaran : Pembelajaran Mendalam (Deep Learning: Mindful, Meaningful, Joyful Learning)
Integrasi Lokal dan Diferensiasi : Diferensiasi Kesiapan Belajar (Readiness); Peta Geografis dan Kearifan Lokal Sumatera

ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN

Profil peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom menunjukkan karakteristik dominan sebagai pembelajar visual yang ekspresif. Peserta didik memiliki antusiasme tinggi dalam berkomunikasi dan menyampaikan pendapat secara lisan maupun visual di depan kelas. Namun, hasil asesmen diagnostik awal menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik belum menguasai konsep dasar nilai-nilai Pancasila secara mendalam (masih berada pada tahap pemahaman faktual dangkal/hafalan).

Untuk menjembatani kesenjangan ini, pembelajaran dirancang menggunakan kerangka Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan model Gamification Assessment. Pendekatan visual berbasis Peta Pulau Sumatera digunakan sebagai jembatan konseptual agar peserta didik dapat mengaitkan teks Pancasila dengan realitas kearifan lokal dan penerapan praktis dalam kehidupan nyata secara sadar (mindful), bermakna (meaningful), dan menyenangkan (joyful).

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Pada akhir Fase C, peserta didik mampu memahami dan menyajikan hubungan antarsila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh; mengidentifikasi dan meneladani karakter para perumus Pancasila; serta menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Fokus evaluasi pada pertemuan ini adalah mengukur pencapaian Capaian Pembelajaran Bab 1 secara terpadu melalui instrumen asesmen bermakna berbasis permainan "Jelajah Nusantara" dan penilaian reflektif (diri dan antarteman).

TUJUAN PEMBELAJARAN

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Peserta didik mampu mengintegrasikan dan menghubungkan penerapan nilai-nilai Pancasila (Sila ke-1 hingga Sila ke-5) dalam konteks masalah kehidupan sehari-hari melalui simulasi pos permainan "Jelajah Nusantara" berbasis Peta Sumatera dengan tepat.
  2. Peserta didik mampu menganalisis karakter dan sikap keteladanan para perumus Pancasila serta mengaitkannya dengan tindakan nyata di lingkungan sekitar dengan benar.
  3. Peserta didik mampu melakukan penilaian diri (self-assessment) dan penilaian antarteman (peer-assessment) secara jujur, kritis, dan bertanggung jawab berdasarkan rubrik kinerja Pancasila.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Pancasila bukan sekadar teks yang dihafalkan, melainkan sistem nilai hidup (living values) yang menyatu dalam kebhinekaan bangsa Indonesia. Memahami Pancasila secara mendalam berarti mampu menerapkan keadilan, musyawarah, persatuan, kemanusiaan, dan ketuhanan dalam setiap keputusan dan tindakan nyata di mana pun kita berada di seluruh wilayah Nusantara.

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa nilai-nilai Pancasila tetap cocok digunakan untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat di berbagai tempat di Indonesia, seperti di pulau Sumatera?
  2. Apabila kalian menjelajahi berbagai wilayah Nusantara, nilai Pancasila mana yang paling utama harus kalian tunjukkan agar diterima baik oleh warga lokal?
  3. Bagaimana kita bisa tahu bahwa diri kita dan teman kita sudah benar-benar menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?

PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN

Dimensi Profil Pelajar Pancasila

  1. Beriman, Bertakwamu kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia: Ditunjukkan melalui sikap saling menghargai antarteman saat berdiskusi dan melakukan asesmen.
  2. Bernalar Kritis: Ditunjukkan melalui kemampuan menganalisis studi kasus penerapan sila Pancasila pada setiap pos penjelajahan.
  3. Gotong Royong: Ditunjukkan melalui kerja sama kelompok dalam menyelesaikan tantangan permainan "Jelajah Nusantara".
  4. Mandiri: Ditunjukkan melalui objektivitas dan kejujuran saat mengisi lembar penilaian diri.

Kompetensi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

  1. Mindful Learning: Peserta didik menyadari tingkat pemahaman dirinya secara jujur melalui refleksi terstruktur.
  2. Meaningful Learning: Peserta didik mengaitkan konsep Pancasila dengan studi kasus berbasis kearifan lokal Sumatera.
  3. Joyful Learning: Peserta didik mengalami proses evaluasi yang menantang dan menyenangkan melalui mekanisme gamifikasi (pos, poin, dan lencana).

MATERI PEMBELAJARAN

Sub-Materi Utama Bab 1

  1. Makna Keutuhan Nilai-Nilai Pancasila: Hubungan hierarkis dan piramidal antarsila Pancasila.
  2. Keteladanan Tokoh Perumus Pancasila: Nilai komitmen, keikhlasan, kerja keras, dan jiwa negarawan dari Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dan Mr. Soepomo.
  3. Penerapan Nilai Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Sumatera:

    • Pos 1 (Banda Aceh): Penerapan Sila Ke-1 (Nilai Religiusitas dan Toleransi).
    • Pos 2 (Medan/Batak): Penerapan Sila Ke-3 dan Ke-2 (Persatuan dalam keberagaman dan Sikap Kemanusiaan).
    • Pos 3 (Padang/Minangkabau): Penerapan Sila Ke-4 (Musyawarah mufakat dalam tradisi kerapatan adat).
    • Pos 4 (Palembang/Lampung): Penerapan Sila Ke-5 (Keadilan sosial dan gotong royong dalam perekonomian warga).

MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran

Gamification Assessment (Asesmen Berbasis Gamifikasi) dengan komponen:

  1. Game Board: Peta Interaktif Pulau Sumatera di Smart TV.
  2. Player Quest: Kelompok peserta didik bertindak sebagai "Tim Penjelajah Nusantara".
  3. Point & Badge System: Perolehan Skor Jelajah dan Lencana Garuda Pancasila.

Pendekatan Pembelajaran

Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning) yang memadukan diferensiasi kesiapan belajar (readiness).

ASESMEN

Jenis Asesmen

  1. Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran): Kuis singkat berbasis kartu visual untuk mengelompokkan kesiapan belajar.
  2. Asesmen Formatif (Selama Pembelajaran): Obseravsi kinerja kelompok pada pos gamifikasi, penilaian diri (self-assessment), dan penilaian antarteman (peer-assessment).
  3. Asesmen Sumatif (Akhir Bab 1): Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) "Tantangan Komprehensif Jelajah Nusantara".

Teknik dan Instrumen Asesmen

  1. Teknik Tes: Tes Tertulis berbasis uraian kasus pada LKPD.
  2. Teknik Non-Tes: Observasi unjuk kerja, lembar penilaian diri, lembar penilaian antarteman.

RUBRIK PENILAIAN

Rubrik Asesmen Kinerja Gamifikasi dan LKPD

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1 (Perlu Bimbingan)Kriteria Skor 2 (Cukup)Kriteria Skor 3 (Baik)Kriteria Skor 4 (Sangat Baik)Skor
1Pemahaman Konsep Nilai PancasilaPeserta didik belum mampu menyebutkan dan mengaitkan nilai sila Pancasila dengan kasus.Peserta didik mampu menyebutkan nilai Pancasila tetapi konseptualisasinya belum tepat.Peserta didik mampu menganalisis hubungan nilai Pancasila dengan kasus secara tepat.Peserta didik mampu menganalisis dan memberi solusi komprehensif berbasis nilai Pancasila secara mendalam.
2Analisis Keteladanan Tokoh PerumusPeserta didik tidak dapat mengidentifikasi karakter tokoh perumus Pancasila.Peserta didik hanya menyebutkan nama tokoh tanpa menjelaskan karakter keteladanannya.Peserta didik menjelaskan karakter keteladanan tokoh dengan benar.Peserta didik mengaitkan karakter tokoh dengan tindakan nyata di kehidupan sehari-hari secara logis.
3Kolaborasi dan Pemecahan MasalahPeserta didik pasif dan tidak berkontribusi dalam tim penjelajah.Peserta didik berkontribusi jika diminta oleh anggota kelompok lainnya.Peserta didik aktif berdiskusi dan membantu menyelesaikan tantangan pos.Peserta didik memimpin, memfasilitasi, dan mendorong seluruh anggota tim bekerja sama.
4Kejujuran & Objektivitas AsesmenPeserta didik memberikan penilaian asal-asalan tanpa mempertimbangkan kenyataan.Peserta didik menilai berdasarkan rasa suka/tidak suka pada teman.Peserta didik menilai berdasarkan bukti perilaku sederhana secara adil.Peserta didik menilai diri dan teman secara sangat objektif disertai alasan yang jelas dan konsisten.

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Alokasi Waktu: 4 x 35 Menit (140 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (20 Menit)

  1. Pembukaan dan Mindful Warm-up:

    • Guru menyapa peserta didik, memeriksa kerapihan, dan memimpin doa secara khusyuk (Mindful Learning).
    • Guru bersama peserta didik melakukan teknik bernapas "Stop-Take a Breath-Observe-Proceed" untuk menyiapkan fokus belajar.

  1. Apersepsi dan Visual Stimulation:

    • Guru menampilkan Peta Interaktif Pulau Sumatera di Smart TV.
    • Guru mengaitkan materi Bab 1 yang telah dipelajari dengan penjelajahan geografis dan kebudayaan lokal di Sumatera.

  1. Penyampaian Tujuan dan Aturan Permainan:

    • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengukur pemahaman komprehensif Bab 1 melalui permainan "Jelajah Nusantara".
    • Guru memaparkan alur Gamification Assessment (Sistem Pos, Lencana Skor, Penilaian Diri/Antarteman).

Kegiatan Inti (100 Menit)

Tahap 1: Pembentukan Kelompok Diferensiasi (15 Menit)

  1. Berdasarkan hasil diagnostik awal kesiapan belajar (readiness), guru membagi peserta didik menjadi 4 kelompok heterogen dengan pendampingan terstruktur:

    • Kelompok Mahir (Paham Utuh): Diberikan tantangan analisis kasus kompleks di tiap pos.
    • Kelompok Berkembang (Paham Sebagian): Diberikan tantangan analisis kasus bernavigasi indikator.
    • Kelompok Perlu Bimbingan (Dasar): Diberikan bantuan media kartu visual berseri (Scaffolding).

Tahap 2: Pelaksanaan Gamification Assessment "Jelajah Nusantara" (50 Menit)

  • Setiap kelompok bergerak mengelilingi 4 Pos Jelajah Sumatera di area kelas (Joyful & Meaningful Learning):

Pos 1: Stasiun Banda Aceh (Sila 1)

  • Tantangan: Peserta didik mengamati tayangan video/gambar tentang toleransi beragama di Aceh.
  • Tugas: Menganalisis bagaimana sikap saling menghargai pelaksanaan ibadah dapat memperkokoh nilai Sila ke-1.

Pos 2: Stasiun Medan (Sila 2 & Sila 3)

  • Tantangan: Peserta didik menerima kartu kasus tentang keberagaman suku di Sumatera Utara (Batak, Melayu, Tionghoa).
  • Tugas: Menentukan tindakan nyata yang mencerminkan persatuan dan kemanusiaan yang adil dan beradab.

Pos 3: Stasiun Padang (Sila 4)

  • Tantangan: Peserta didik menyimak cerita simulasi tradisi Musyawarah Nagari Minangkabau.
  • Tugas: Mempraktikkan cara pengambilan keputusan bersama saat menyelesaikan masalah perbedaan pendapat di kelas.

Pos 4: Stasiun Palembang & Lampung (Sila 5)

  • Tantangan: Peserta didik disajikan data grafis tentang kegiatan gotong royong warga memanfaatkan sungai dan pertanian lokal.
  • Tugas: Menganalisis pembagian peran yang adil untuk kesejahteraan bersama.

Tahap 3: Asesmen Diri dan Antarteman (20 Menit)

  1. Setelah menyelesaikan seluruh pos, peserta didik kembali ke tempat duduk masing-masing.
  2. Guru membagikan Lembar Penilaian Diri dan Lembar Penilaian Antarteman.
  3. Guru membimbing peserta didik secara perlahan (Mindful) untuk merenungkan sejauh mana nilai-nilai Pancasila telah mereka terapkan selama aktivitas kelompok dan kehidupan sehari-hari.

Tahap 4: Deep Learning De-briefing dan Penguatan Konsep (15 Menit)

  1. Guru menampilkan hasil rekapitulasi poin permainan di Smart TV.
  2. Guru bersama peserta didik melakukan bedah jawaban dari setiap pos. Guru memberikan koreksi dan penguatan mendalam terhadap konsep-konsep dasar Pancasila Bab 1 yang masih belum dipahami oleh peserta didik.

Kegiatan Penutup (20 Menit)

  1. Rangkuman Pembelajaran: Guru dan peserta didik menyimpulkan keterkaitan antara nilai-nilai Pancasila, keteladanan tokoh perumus, dan penerapannya di seluruh penjuru Nusantara.
  2. Umbi Balik dan Refleksi Singkat: Peserta didik menyampaikan perasaannya mengikuti gamifikasi hari ini.
  3. Tindak Lanjut: Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk Bab berikutnya.
  4. Penutup: Doa bersama dan salam penutup.

PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM

Mindful Learning

Peserta didik dilatih untuk secara sadar mengenali emosi, tingkat pemahaman, dan kejujuran diri saat mengisikan lembar asesmen diri serta penilaian antarteman tanpa rasa takut dihakimi.

Meaningful Learning

Peserta didik tidak sekadar menghafal bunyi sila Pancasila, melainkan memecahkan masalah kontekstual berbasis kearifan lokal Pulau Sumatera, sehingga menyadari bahwa Pancasila adalah solusi nyata kehidupan bermasyarakat.

Joyful Learning

Proses evaluasi kompetensi Bab 1 diubah dari format ujian konvensional yang menakutkan menjadi permainan penjelajahan interaktif berteknologi visual yang menantang, kooperatif, dan penuh apresiasi lencana.

STRATEGI DIFERENSIASI

Diferensiasi Kesiapan Belajar (Readiness)

  1. Kelompok Kesiapan Tinggi (Mahir):

    • Diberikan Lembar Kerja Pos dengan studi kasus berformat open-ended (jawaban terbuka), menuntut analisis pemecahan masalah tingkat tinggi (HOTS).

  1. Kelompok Kesiapan Sedang (Berkembang):

    • Diberikan Lembar Kerja Pos dengan panduan pertanyaan pengarah (guided questions) untuk membantu menghubungkan konsep nilai Pancasila.

  1. Kelompok Kesiapan Rendah (Perlu Bimbingan):

    • Diberikan media bantu visual berupa "Kartu Bergambar Nilai Pancasila" dan pendampingan langsung (direct teacher scaffolding) pada tiap pos permainan.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI

  1. Smart TV: Digunakan untuk menampilkan Peta Interaktif Jelajah Nusantara, video animasi pengantar pos, dan papan skor digital (leaderboard).
  2. Laptop: Digunakan oleh guru untuk mengelola aplikasi gamifikasi dan input skor secara real-time.
  3. Internet: Digunakan untuk mengakses media pembelajaran digital dan sumber gambar kearifan lokal Sumatera.

MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

  1. Media Utama:

    • Peta Dinding/Digital Pulau Sumatera.
    • Papan Permainan "Jelajah Nusantara" dan Kartu Pos Tantangan.
    • Lencana Penjelajah Pancasila (Badge).

  1. Sumber Belajar:

    • Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas V SD, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
    • Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila Kelas V.
    • Lingkungan lokal dan materi kearifan budaya Sumatera.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Identitas Peserta Didik

LabelIsi
Nama Peserta Didik...................................................................
Kelas / FaseV (Lima) / Fase C
Nomor Absen...................................................................
Tanggal...................................................................

Lembar Kerja Tantangan Jelajah Nusantara Bab 1

Pos 1: Stasiun Banda Aceh (Nilai Ketuhanan)

Amati gambar pelaksanaan kegiatan keagamaan masyarakat lokal di Banda Aceh.

Pertanyaan:

Tuliskan 2 bentuk tindakan nyata yang menunjukkan rasa hormat dan toleransi antaratrapat keagamaan di sekolahmu sesuai dengan nilai Sila ke-1 Pancasila!

Jawaban:

..........................................................................................................................................................................

..........................................................................................................................................................................

Pos 2: Stasiun Medan (Nilai Kemanusiaan dan Persatuan)

Masyarakat di Kota Medan terdiri dari berbagai latar belakang suku (Batak, Melayu, Tionghoa, Jawa).

Pertanyaan:

Jika di kelasmu terdapat teman baru dari latar belakang budaya yang berbeda dan belum mahir berbahasa daerahmu, sikap apa yang akan kamu tunjukkan sesuai keteladanan Sila ke-2 dan Sila ke-3?

Jawaban:

..........................................................................................................................................................................

..........................................................................................................................................................................

Pos 3: Stasiun Padang (Nilai Kerakyatan dan Musyawarah)

Dalam musyawarah adat Minangkabau, keputusan diambil berdasarkan prinsip "bulat air dek pembuluh, bulat kata dek mufakat".

Pertanyaan:

Jelaskan langkah-langkah yang harus kamu lakukan jika pendapatmu tidak disetujui dalam musyawarah pemilihan ketua kelas!

Jawaban:

..........................................................................................................................................................................

..........................................................................................................................................................................

Pos 4: Stasiun Palembang (Nilai Keadilan Sosial)

Warga di sekitar Sungai Musi Palembang bergotong royong membersihkan lingkungan sungai agar semua warga mendapatkan air bersih secara adil.

Pertanyaan:

Sebutkan contoh pembagian tugas yang adil saat kamu dan teman-teman kelompokmu melaksanakan piket kebersihan kelas!

Jawaban:

..........................................................................................................................................................................

..........................................................................................................................................................................

REMEDIAL

Program remedial diperuntukkan bagi peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) Bab 1.

  1. Kegiatan Remedial:

    • Pendampingan individu dengan memanfaatkan "Kartu Bergambar Nilai Pancasila".
    • Peserta didik diminta mencocokkan gambar tindakan sehari-hari dengan simbol sila Pancasila yang tepat.

  1. Asesmen Remedial:

    • Tugas wawancara singkat bersama guru mengenai pemahaman nilai-nilai Sila Pancasila secara lisan.

PENGAYAAN

Program pengayaan diperuntukkan bagi peserta didik yang telah melampaui Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) Bab 1.

  1. Kegiatan Pengayaan:

    • Peserta didik ditugaskan menjadi "Duta Penjelajah Pancasila" yang merancang 2 pos tantangan baru untuk Pulau Jawa atau Kalimantan beserta studi kasus lokalnya.

  1. Hasil Pengayaan:

    • Poster visual mini "Peta Jelajah Pancasila Karya Mandiri".

REFLEKSI GURU

NoPertanyaan Refleksi GuruHasil Evaluasi dan Catatan Guru
1Apakah pelaksanaan model Gamification Assessment "Jelajah Nusantara" dapat meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik visual?Seluruh peserta didik visual sangat antusias mengikuti alur pos berbasis peta visual dan papan skor digital.
2Apakah pemahaman mendalam (Deep Learning) peserta didik terhadap konsep dasar Pancasila Bab 1 meningkat dibanding pembelajaran konvensional?Terjadi peningkatan signifikan pada pemahaman konsep kontekstual, peserta didik mampu mengaitkan teori dengan studi kasus nyata.
3Kendala apa yang dihadapi dalam manajemen waktu saat perpindahan pos permainan?Perpindahan antarpos membutuhkan waktu 5 menit lebih lama dari rencana karena antusiasme diskusi kelompok yang cukup tinggi.
4Apakah diferensiasi kesiapan belajar (readiness) sudah memfasilitasi kebutuhan peserta didik yang membutuhkan bimbingan?Scaffolding visual sangat membantu kelompok perlu bimbingan untuk menyelesaikan tantangan pos secara mandiri.
5Perbaikan apa yang akan dilakukan untuk pembelajaran pada modul berikutnya?Mengoptimalkan alokasi waktu perpindahan pos dan memperbanyak variasi gambar studi kasus lokal.

REFLEKSI PESERTA DIDIK

Jawablah pertanyaan refleksi di bawah ini dengan memberikan tanda centang pada kolom yang paling sesuai dengan perasaan dan keadaan dirimu yang sebenarnya!

NoPernyataan RefleksiSangat SetujuSetujuCukupKurang SetujuAlasan Singkat
1Saya merasa senang dan bersemangat belajar Pancasila melalui permainan "Jelajah Nusantara".
2Saya dapat memahami hubungan antarsila Pancasila dengan contoh kasus di Pulau Sumatera dan sekitarnya.
3Saya mengisikan lembar penilaian diri dan antarteman secara jujur tanpa dipengaruhi rasa suka/tidak suka.
4Saya siap menerapkan nilai-nilai keteladanan tokoh perumus Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa mengandung nilai-nilai yang bersifat universal dan organis. Kedudukan sila-sila Pancasila merupakan satu kesatuan yang bulat dan utuh (hierarkis-piramidal), di mana Sila Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi dasar yang menjiwai keempat sila lainnya. Dalam konteks asesmen pembelajaran di kelas V, guru perlu memastikan bahwa peserta didik tidak hanya menghafal sila secara tekstual, melainkan mampu mengidentifikasi implementasi nilai-nilai tersebut dalam keberagaman sosiokultural Indonesia, seperti kebudayaan masyarakat di Pulau Sumatera.

Bahan Bacaan Peserta Didik

Tahukah kalian bahwa Indonesia adalah negara kepulauan yang sangat luas? Setiap daerah, seperti Pulau Sumatera, memiliki kebudayaan yang beraneka ragam. Meskipun memiliki adat, bahasa, dan kebiasaan yang berbeda, masyarakat Indonesia diikat oleh satu pedoman hidup yang sama, yaitu Pancasila.

Keteladanan dari para tokoh perumus Pancasila seperti Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dan Mr. Soepomo mengajarkan kita untuk selalu mendahulukan kepentingan bersama, saling menghormati perbedaan, dan bermusyawarah secara damai. Nilai-nilai ini harus terus kita latih di mana pun kita berada!

GLOSARIUM

  1. Gamification Assessment: Metode evaluasi pembelajaran yang menerapkan elemen-elemen permainan (poin, lencana, tantangan, dan aturan main) untuk mengukur kompetensi peserta didik.
  2. Deep Learning: Pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, keterkaitan konseptual, dan aplikasi nilai dalam kehidupan nyata melalui pengalaman mindful, meaningful, dan joyful.
  3. Mindful Learning: Proses belajar yang dilakukan dengan kesadaran penuh, fokus, dan keterbukaan pikiran tanpa tekanan mental.
  4. Meaningful Learning: Pembelajaran bermakna di mana peserta didik mampu menghubungkan informasi baru dengan struktur pengetahuan yang telah dimiliki dan kenyataan hidup.
  5. Joyful Learning: Suasana pembelajaran yang mengondisikan perasaan gembira, aman, dan tertantang secara positif bagi peserta didik.
  6. Scaffolding: Pemberian dukungan belajar secara bertahap oleh guru kepada peserta didik hingga peserta didik mampu belajar secara mandiri.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP). (2021). Buku Bahan Ajar Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas V. Jakarta: BPIP.
  2. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Pembelajaran.
  3. Restu, R., & Handayani, S. (2023). Model Asesmen Gamifikasi dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(2), 112-125.
  4. Yamin, M. (2020). Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Berbasis Kearifan Lokal Nusantara. Yogyakarta: Deepublish.

LAMPIRAN

Instrument Penilaian Diri (Self-Assessment)

LabelIsi
Nama Peserta Didik...................................................................
Kelas / No. AbsenV (Lima) / .......

Petunjuk: Berilah skor 1 sampai 4 pada kolom Skor sesuai dengan kondisi dirimu yang sebenarnya!

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1 (Kurang)Kriteria Skor 2 (Cukup)Kriteria Skor 3 (Baik)Kriteria Skor 4 (Sangat Baik)Skor
1Kedisiplinan Berdoa dan BeribadahJarang berdoa sebelum dan sesudah kegiatan belajar.Berdoa hanya jika diperintah oleh guru di kelas.Berdoa dengan tertib sebelum dan sesudah belajar.Berdoa dengan sangat khusyuk dan mengajak teman lain.
2Menghargai Perbedaan PendapatSelalu memaksakan kehendak saat diskusi kelompok.Kadang marah jika pendapatnya tidak diterima kelompok.Mau menerima keputusan musyawarah dengan baik.Memfasilitasi teman lain berpendapat dan menghargai semua perbedaan.
3Tanggung Jawab Tugas MandiriTidak menyelesaikan tugas pos permainan tepat waktu.Menyelesaikan tugas pos tetapi tidak lengkap.Menyelesaikan seluruh tugas pos dengan cukup baik.Menyelesaikan seluruh tugas pos tepat waktu dengan hasil sangat rapi.
4Kejujuran dalam PelaporanMenyalin jawaban teman tanpa berusaha berpikir sendiri.Menyalin sebagian jawaban teman saat merasa kesulitan.Menjawab dengan usaha sendiri meskipun ada kekeliruan.Menjawab secara mandiri, jujur, dan membantu menjelaskan konsep ke teman.

Instrument Penilaian Antarteman (Peer-Assessment)

LabelIsi
Nama Penilai...................................................................
Nama Teman yang Dinilai...................................................................
Kelas / TanggalV (Lima) / .......

Petunjuk: Berilah skor 1 sampai 4 pada kolom Skor sesuai dengan pengamatanmu terhadap temanmu selama aktivitas permainan!

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1 (Kurang)Kriteria Skor 2 (Cukup)Kriteria Skor 3 (Baik)Kriteria Skor 4 (Sangat Baik)Skor
1Kerja Sama TimTidak mau membantu kelompok menyelesaikan tugas pos.Hanya membantu jika diminta berulang kali oleh teman.Aktif bekerja sama dalam tim penjelajah kelompok.Sangat aktif membantu seluruh anggota kelompok memahami tugas.
2Sikap Santun BerkomunikasiMenggunakan kata-kata kasar saat berdiskusi pos.Berbicara kurang sopan saat pendapatnya didebat teman.Berbicara santun dan menghargai anggota kelompok lain.Berbicara sangat santun, ramah, dan menjadi penengah saat diskusi.
3Keikutsertaan dalam MusyawarahPasif dan tidak memberikan gagasan sama sekali.Berpartisipasi sedikit dalam memberikan ide kelompok.Memberikan gagasan yang bermanfaat bagi tugas kelompok.Memberikan gagasan kreatif dan mendengarkan pendapat teman lain.
4Kepedulian Berbagi Alat/TugasMenguasai media pembelajaran sendiri tanpa berbagi.Berbagi media pembelajaran setelah ditegur anggota lain.Berbagi alat tulis dan media belajar secara sukarela.Memastikan seluruh anggota kelompok mendapatkan media dan peran yang adil.
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah,
Sri Anggriyani, S.Pd.
NIP. 198004152008012016
 
Situbondo, ___________2026
Guru Kelas,
Didik Sadi, S.Pd.
NIP. 198406162025211130