IDENTITAS MODUL
| Satuan Pendidikan | : | SD Negeri 1 Wringin Anom |
| Nama Guru | : | Didik Sadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | : | Pendidikan Pancasila |
| Kelas / Fase | : | Kelas V / Fase C |
| Semester / Tahun Pelajaran | : | Ganjil / 2026/2027 |
| Alokasi Waktu | : | 4 x 35 menit (1 Pertemuan) |
| Materi / Topik | : | Mencari profil tokoh pendiri bangsa/pahlawan/figur teladan di sekitar dan mengidentifikasi sikap positifnya |
| Elemen Capaian Pembelajaran | : | Pancasila |
| Model Pembelajaran | : | Contextual Teaching & Learning (CTL) |
| Pendekatan Pembelajaran | : | Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Berdiferensiasi |
| Integrasi Lokal dan Diferensiasi | : | Diferensiasi Profil Belajar dan Pemilihan Tokoh Pahlawan/Teladan Daerah Lokal |
ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN
Profil dan Karakteristik Peserta Didik
Peserta didik Kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom memiliki kecenderungan gaya belajar dominan visual yang sangat aktif. Mereka sangat komunikatif dan percaya diri dalam menyampaikan ide atau hasil pekerjaan secara lisan di depan kelas. Namun, hasil asesmen awal menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik masih mengalami hambatan pada aspek pemahaman konsep dasar. Mereka mampu mengenali nama-nama tokoh pahlawan, tetapi belum mampu menghubungkan secara konseptual antara tindakan historis/kontekstual tokoh dengan nilai-nilai karakter unggul yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kebutuhan Pembelajaran
- Scaffolding Konseptual: Diperlukan jembatan pemahaman berupa visualisasi terstruktur (peta konsep, infografis, penayangan video interaktif) untuk memfasilitasi pemahaman konsep dasar karakter unggul.
- Pengalaman Kontekstual: Mengaitkan figur teladan nasional dengan tokoh lokal di sekitar daerah Wringin Anom/Kabupaten Situbondo agar konsep abstrak karakter unggul menjadi nyata dan relevan.
- Diferensiasi Profil Belajar: Menyediakan media belajar berbasis visual (gambar interaktif, slide tayang, bagan analisis) yang mendukung kecenderungan belajar peserta didik serta memfasilitasi dorongan bercerita/presentasi mereka.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Menganalisis karakter unggul pahlawan/tokoh lokal sebagai acuan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari di keluarga, sekolah, dan masyarakat.
TUJUAN PEMBELAJARAN
- Melalui pengamatan tayangan visual interaktif pada Smart TV, peserta didik mampu mengidentifikasi minimal 3 profil pahlawan nasional dan tokoh teladan lokal beserta latar belakang perjuangannya secara akurat.
- Melalui diskusi kelompok berbasis Contextual Teaching & Learning (CTL), peserta didik mampu menganalisis minimal 4 karakter unggul (sikap positif) dari pahlawan/tokoh teladan lokal dan nasional dengan rinci.
- Melalui penyusunan infografis visual sederhana, peserta didik mampu mengorelasikan penerapan karakter unggul tokoh teladan dalam tindakan nyata di kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan masyarakat dengan tepat.
- Melalui kegiatan presentasi kelompok, peserta didik mampu menyajikan hasil analisis profil dan karakter unggul tokoh teladan dengan percaya diri dan komunikatif.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Karakter unggul para pahlawan dan tokoh teladan bukanlah sekadar catatan sejarah masa lalu, melainkan kompas moral yang hidup. Dengan memahami dan meneladani sikap positif seperti keberanian, kejujuran, kerja keras, dan kepedulian dari tokoh di sekitar kita, peserta didik dapat menjadi pembawa perubahan positif di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
PERTANYAAN PEMANTIK
- Siapakah sosok di sekitar kalian atau tokoh pahlawan yang paling kalian kagumi, dan mengapa kalian menyukainya?
- Jika seorang pahlawan hidup di zaman sekarang di Wringin Anom, sikap atau tindakan apa yang akan ia lakukan saat melihat sampah berserakan di sekolah?
- Bagaimana cara kita membuktikan bahwa kita benar-benar menghargai jasa para pahlawan dan tokoh teladan di daerah kita?
PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN
Dimensi Profil Pelajar Pancasila
- Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia: Meneladani integritas dan ketulusan pahlawan/tokoh teladan.
- Bernalar Kritis: Menganalisis dan mengidentifikasi hubungan antara tindakan tokoh dengan konsep karakter unggul.
- Gotong Royong: Bekerja sama secara kolaboratif dalam kelompok untuk menyelesaikan lembar analisis visual.
- Mandiri: Menginternalisasi nilai-nilai positif tokoh ke dalam komitmen pribadi.
Elemen Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
- Mindful Learning: Kesadaran penuh peserta didik saat mengamati fenomena keteladanan dan merefleksikan sikap diri.
- Meaningful Learning: Menghubungkan kisah keteladanan tokoh dengan konteks kehidupan nyata peserta didik sehari-hari di Wringin Anom.
- Joyful Learning: Pembelajaran yang menyenangkan melalui eksplorasi visual interaktif, diskusi kelompok dinamis, dan apresiasi karya.
MATERI PEMBELAJARAN
Konsep Dasar Karakter Unggul Pahlawan dan Tokoh Teladan
Pahlawan dan tokoh teladan adalah individu yang memberikan kontribusi besar bagi kepentingan umum, bangsa, dan negara dengan mengedepankan nilai-nilai kebajikan di atas kepentingan pribadi.
Nilai-Nilai Sikap Positif Utama
- Cinta Tanah Air dan Daerah: Bangga dan menjaga kelestarian budaya serta kemajuan daerah lokal.
- Pantang Menyerah dan Kerja Keras: Kegigihan dalam menghadapi tantangan dan menuntut ilmu.
- Jujur dan Berintegritas: Kesesuaian antara perkataan dan perbuatan demi kebenaran.
- Kepedulian Sosial dan Gotong Royong: Membantu sesama yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang.
- Jiwa Kepemimpinan dan Tanggung Jawab: Siap mengabdi dan mengambil keputusan demi kebaikan bersama.
Integrasi Tokoh Nasional dan Tokoh Teladan Lokal
- Tokoh Nasional: Ir. Soekarno (Keberanian dan Wawasan), Ki Hajar Dewantara (Pendidikan dan Pengabdian), R.A. Kartini (Emansipasi dan Keadilan).
- Tokoh Teladan Lokal (Situbondo/Wringin Anom): K.H. As'ad Syamsul Arifin (Pahlawan Nasional dari Situbondo: Nilai religiusitas, perjuangan kemerdekaan, dan kedermawanan sosial) serta Figur Teladan Lingkungan Sekitar (Kepala Desa/Tokoh Masyarakat/Guru Teladan).
Hubungan Karakter Unggul dengan Konteks Kekinian
- Lingkungan Sekolah: Menghargai teman, disiplin waktu, menjaga kebersihan kelas, jujur saat ujian.
- Lingkungan Rumah: Membantu orang tua, sopan santun, menyayangi saudara.
- Lingkungan Masyarakat: Ikut kerja bakti, santun kepada tetangga, menaati aturan lokal.
MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran: Contextual Teaching & Learning (CTL)
- Konstruktivisme (Constructivism): Peserta didik membangun pemahaman konsep karakter unggul melalui pengamatan media visual dan diskusi.
- Menemukan (Inquiry): Peserta didik memecahkan masalah dengan mencari dan mengidentifikasi informasi nilai positif dari profil tokoh.
- Bertanya (Questioning): Guru memandu dengan pertanyaan pemantik dan scaffolding untuk memperdalam konsep.
- Masyarakat Belajar (Learning Community): Kerja sama berpasangan/kelompok untuk saling membagikan pemahaman.
- Pemodelan (Modeling): Guru dan tayangan visual menampilkan contoh nyata perilaku teladan.
- Refleksi (Reflection): Peserta didik mengendapkan nilai-nilai yang dipelajari dalam bentuk pernyataan komitmen.
- Penilaian Autentik (Authentic Assessment): Penilaian proses, karya infografis visual, dan presentasi lisan.
Pendekatan Pembelajaran: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
Mengintegrasikan olah pikir, olah rasa, dan olah karya untuk memastikan pemahaman tidak sekadar hafalan, melainkan internalisasi nilai.
ASESMEN
Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)
- Asesmen Non-Kognitif: Kuesioner gaya belajar visual dan pemetaan minat peserta didik.
- Asesmen Kognitif: Tes lisan singkat berupa tebak gambar tokoh dan pertanyaan mengenai arti kata "pahlawan" dan "teladan".
Asesmen Formatif (Selama Pembelajaran)
- Observasi Kinerja Kelompok: Lembar pengamatan keterlibatan diskusi dan analisis konseptual.
- Penilaian Formatif LKPD: Evaluasi ketepatan pengisian matriks profil dan karakter unggul tokoh.
- Presentasi Kelompok: Penilaian kemampuan penyampaian ide visual secara lisan.
Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)
- Tes Tertulis: Soal uraian singkat berbasis studi kasus kontekstual untuk mengukur kedalaman analisis karakter unggul.
RUBRIK PENILAIAN
Rubrik Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila)
| Aspek Penilaian | Indikator Skor 4 (Sangat Baik) | Indikator Skor 3 (Baik) | Indikator Skor 2 (Cukup) | Indikator Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Bernalar Kritis | Mampu menganalisis 4 atau lebih sikap positif tokoh beserta contoh penerapannya dengan sangat logis. | Mampu menganalisis 3 sikap positif tokoh beserta contoh penerapannya dengan logis. | Mampu menyebutkan 2 sikap positif tokoh namun contoh penerapannya kurang tepat. | Hanya mampu menyebutkan 1 sikap positif tanpa contoh penerapan yang jelas. |
| Gotong Royong | Berbagi peran dengan sangat aktif, membantu teman kelompok, dan menghargai pendapat sesama. | Berbagi peran dengan baik dalam kelompok dan mau bekerja sama. | Kurang aktif dalam kelompok dan hanya bekerja jika diperintah. | Tidak mau bekerja sama dan mengganggu dinamika kelompok. |
| Mandiri | Mampu menyelesaikan tugas analisis tepat waktu secara bertanggung jawab tanpa bergantung penuh pada guru. | Mampu menyelesaikan tugas tepat waktu dengan sedikit arahan dari guru. | Menyelesaikan tugas dengan bantuan intensif dari guru/teman. | Tidak menyelesaikan tugas meskipun sudah dibimbing. |
Rubrik Penilaian Keterampilan (Presentasi Visual LKPD)
| Aspek Penilaian | Indikator Skor 4 (Sangat Baik) | Indikator Skor 3 (Baik) | Indikator Skor 2 (Cukup) | Indikator Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Pengorganisasian Visual | Media/LKPD disusun sangat rapi, menggunakan tata letak gambar/bagan yang jelas dan menarik. | Media/LKPD disusun rapi dengan bagan visual yang cukup jelas. | Media/LKPD kurang rapi namun materi masih dapat terbaca. | Media/LKPD tidak terstruktur dan sulit dibaca secara visual. |
| Kejelasan Penyampaian Lisan | Berbicara sangat lancar, artikulasi jelas, suara lantang, dan sangat percaya diri di depan kelas. | Berbicara lancar, artikulasi cukup jelas, dan percaya diri. | Berbicara terbata-bata, suara kurang terdengar, dan kurang percaya diri. | Tidak mau berbicara saat presentasi berlangsung. |
| Kedalaman Penguasaan Materi | Mampu menjelaskan konsep karakter unggul dan mengaitkannya dengan kehidupan nyata secara tepat. | Mampu menjelaskan konsep karakter unggul dengan tepat sesuai LKPD. | Menjelaskan materi secara terbatas dan masih keliru dalam konsep dasar. | Tidak menguasai materi yang dipresentasikan. |
Rubrik Penilaian Pengetahuan (LKPD dan Tes Tertulis)
| Aspek Penilaian | Indikator Skor 4 (Sangat Baik) | Indikator Skor 3 (Baik) | Indikator Skor 2 (Cukup) | Indikator Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Identifikasi Profil Tokoh | Mampu mengidentifikasi identitas, asal daerah, dan latar belakang tokoh secara lengkap dan akurat. | Mampu mengidentifikasi identitas dan asal daerah tokoh dengan cukup lengkap. | Identifikasi tokoh terbatas hanya pada nama dan satu fakta singkat. | Identifikasi tokoh salah atau tidak sesuai. |
| Analisis Sikap Positif | Mampu menguraikan 4 nilai karakter unggul tokoh dengan penjelasan konseptual yang tepat. | Mampu menguraikan 3 nilai karakter unggul tokoh dengan penjelasan yang tepat. | Mampu menguraikan 2 nilai karakter unggul tokoh tetapi penjelasan masih kurang mendalam. | Hanya menyebutkan 1 nilai karakter tanpa penjelasan. |
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pengaturan Waktu
Total Waktu: 4 x 35 menit (140 menit)
- Kegiatan Pendahuluan: 20 menit
- Kegiatan Inti: 100 menit
- Kegiatan Penutup: 20 menit
Kegiatan Pendahuluan (20 menit)
- Pengondisian Kelas (Mindful Starting): Guru menyapa peserta didik, memeriksa kerapian dan kebersihan kelas, serta memimpin doa bersama.
- Apersepsi dan Visual Stimulus: Guru menayangkan slide gambar acak berisi potongan foto Pahlawan Nasional (seperti K.H. As'ad Syamsul Arifin dan Ir. Soekarno) serta tokoh lokal pada Smart TV.
- Pertanyaan Pemantik (Constructivism & Questioning): Guru mengajukan pertanyaan: "Siapa tokoh yang ada di Smart TV ini? Apa yang membuat beliau diingat oleh banyak orang hingga sekarang?"
- Penyampaian Tujuan dan Motivasi: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, menjelaskan pentingnya memahami konsep karakter unggul, serta mengomunikasikan aktivitas belajar berbasis media visual yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti (100 menit)
Tahap 1: Modeling & Konstruktivisme (20 menit)
- Guru menayangkan video animasi/infografis interaktif melalui Smart TV mengenai kisah perjuangan K.H. As'ad Syamsul Arifin dan pahlawan nasional lainnya.
- Penjelasan Konsep Dasar (Scaffolding): Guru membimbing peserta didik memahami perbedaan antara "fakta sejarah" (siapa, di mana) dan "konsep karakter unggul" (nilai kejujuran, keberanian, kerja keras).
- Guru memberikan contoh konkret pemodelan: "K.H. As'ad Syamsul Arifin gigih menuntut ilmu dan membela rakyat. Konsep karakter unggulnya adalah pantang menyerah dan cinta tanah air. Contoh penerapannya bagi siswa SD 1 Wringin Anom adalah rajin belajar meski mengalami kesulitan."
Tahap 2: Inquiry & Learning Community (30 menit)
- Pengelompokan Berdiferensiasi: Guru membagi peserta didik menjadi 5 kelompok heterogen (masing-masing 4-5 siswa) berdasarkan diferensiasi profil belajar visual dan kemampuan awal.
- Pembagian Bahan Eksplorasi: Setiap kelompok menerima paket kartu gambar (Visual Flashcards) yang memuat profil tokoh pahlawan nasional dan tokoh lokal daerah Situbondo/Jawa Timur.
- Penugasan Kelompok (LKPD): Peserta didik berdiskusi untuk menganalisis dan menemukan 4 nilai karakter unggul dari tokoh yang dipilih, kemudian menghubungkannya dengan tindakan nyata di lingkungan sekitar Wringin Anom.
Tahap 3: Pembuatan Karya Visual (20 menit)
- Dalam kelompok, peserta didik mengorganisasikan hasil analisis ke dalam LKPD Visual berbentuk Peta Pikiran (Mind Mapping) atau Bagan Karakter Unggul yang berwarna-warni.
- Guru memfasilitasi kelompok yang membutuhkan bimbingan konseptual ekstra (scaffolding bagi siswa yang belum paham konsep dasar) dan memberikan kebebasan kreativitas visual bagi kelompok yang sudah mahir.
Tahap 4: Presentasi & Authentic Assessment (30 menit)
- Bergiliran setiap kelompok mempresentasikan peta konsep/infografis visual mereka di depan kelas dengan memanfaatkan Smart TV (opsional mendokumentasikan karya melalui kamera HP/Laptop yang terhubung ke Smart TV).
- Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau apresiasi (Peer Assessment).
- Guru memberikan umpan balik langsung (direct feedback) untuk meluruskan pemahaman konsep yang masih keliru dan mengapresiasi keberanian serta kemampuan komunikasi visual peserta didik.
Kegiatan Penutup (20 menit)
- Refleksi dan Sintesis (Reflection): Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting mengenai karakter unggul pahlawan dan tokoh teladan.
- Kontekstualisasi Diri (Mindful Reflection): Setiap peserta didik menuliskan 1 janji komitmen pribadi pada lembar kertas warna-warni (Sticky Notes) tentang 1 karakter unggul yang akan diterapkan mulai hari ini di sekolah/rumah, lalu menempelkannya pada "Pohon Komitmen Teladan" di dinding kelas.
- Asesmen Sumatif Singkat: Peserta didik mengerjakan tes evaluasi tertulis 3 soal uraian singkat secara mandiri.
- Tindak Lanjut dan Penutup: Guru memberikan pengarahan untuk aktivitas pertemuan berikutnya, memimpin doa penutup, dan mengakhiri pembelajaran dengan salam.
PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM
Kesadaran Penuh (Mindful Learning)
Peserta didik secara sadar diajak mengamati dan merasakan perjuangan para tokoh melalui tayangan visual Smart TV. Kegiatan menempelkan janji komitmen pada "Pohon Komitmen Teladan" mendorong peserta didik menghayati makna sikap positif secara mendalam, bukan sekadar tugas hafalan.
Kebermaknaan (Meaningful Learning)
Konsep karakter unggul disambungkan langsung dengan kehidupan nyata peserta didik di Wringin Anom. Analisis tidak berhenti pada "apa yang dilakukan tokoh di masa lalu", tetapi sampai pada "apa yang harus saya lakukan sebagai siswa SD di Wringin Anom saat ini".
Kegembiraan (Joyful Learning)
Penggunaan kartu gambar berwarna (Visual Flashcards), penyusunan peta pikiran visual, dan kesempatan tampil presentasi di depan kelas menciptakan atmosfer belajar yang interaktif, dinamis, dan menyenangkan sesuai karakteristik visual-aktif peserta didik.
STRATEGI DIFERENSIASI
Diferensiasi Konten
- Kelompok Paham Dasar (Perlu Bimbingan Konseptual): Diberikan materi visual berupa kartu bergambar yang dilengkapi kata kunci nilai karakter unggul dan panduan pertanyaan terstruktur.
- Kelompok Mahir: Diberikan artikel visual profil tokoh lokal/nasional yang lebih kompleks tanpa kata kunci, sehingga mereka harus mengabstraksi nilai karakter secara mandiri.
Diferensiasi Proses
- Kelompok Visual-Kinestetik: Melakukan pengelompokan kartu nilai karakter unggul dengan bagan tempel berwarna.
- Pendampingan Guru (Scaffolding): Guru memberikan intervensi langsung pada kelompok yang masih kesulitan membedakan antara "kejadian peristiwa" dan "konsep nilai karakter unggul".
Diferensiasi Produk
- Peserta didik diberikan kebebasan menyajikan hasil analisis karakter unggul dalam bentuk:
- Peta Pikiran Berwarna (Mind Map).
- Poster Infografis Sederhana.
- Komik Visual 4 Panel bergambar tangan.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI
- Smart TV: Menayangkan slide presentasi visual interaktif, video perjuangan pahlawan, serta menampilkan hasil karya foto/digital kelompok.
- Laptop Guru: Mengelola media pembelajaran berbasis visual (Slide Canva/PowerPoint) dan mengoneksikan instrumen penilaian.
- Internet: Mengakses sumber bacaan digital dan galeri foto sejarah/tokoh lokal yang relevan dengan pembelajaran.
MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
Media Pembelajaran
- Video Animasi Singkat Profil Pahlawan Nasional dan Tokoh Daerah Situbondo.
- Visual Flashcards (Kartu Gambar Tokoh dan Kartu Nilai Karakter Unggul).
- Papan Flanel/Pohon Komitmen Teladan dan Sticky Notes berwarna.
- Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Visual.
Sumber Belajar
- Buku Teks Utama: Pendidikan Pancasila Kelas V SD, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, 2023.
- Buku Pendamping: Sejarah Tokoh dan Pahlawan Lokal Kabupaten Situbondo.
- Lingkungan Sekitar: Profil tokoh teladan masyarakat desa Wringin Anom.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Identitas Peserta Didik
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Kelompok | ........................................................................ |
| Anggota Kelompok | 1. .................................................................... 2. .................................................................... 3. .................................................................... 4. .................................................................... |
| Kelas / Fase | Kelas V / Fase C |
| No. Absen | ........................................................................ |
| Tanggal | ........................................................................ |
Judul Aktivitas: Mengidentifikasi Karakter Unggul Tokoh Teladanku
Petunjuk Kerja:
- Amatilah kartu gambar tokoh pahlawan/figur teladan yang telah dibagikan oleh gurumu.
- Diskusikan bersama anggota kelompokmu mengenai identitas dan nilai-nilai sikap positif (karakter unggul) yang dimiliki tokoh tersebut.
- Hubungkan karakter unggul tokoh tersebut dengan tindakan nyata yang bisa kamu lakukan di sekolah atau rumah!
- Tulislah hasil diskusimu pada tabel bagan di bawah ini dengan rapi dan berikan hiasan/warna agar menarik!
Matriks Analisis Karakter Unggul Tokoh
| Identitas Tokoh | Karakter Unggul (Sikap Positif) | Bukti Perilaku/Tindakan Tokoh | Contoh Penerapan Nyataku di Sekolah/Rumah |
|---|---|---|---|
| Nama Tokoh: Asal Daerah: | 1. | 1. | 1. |
| 2. | 2. | 2. | |
| 3. | 3. | 3. | |
| 4. | 4. | 4. |
Gambar Peta Pikiran / Infografis Kelompok:
(Gambarlah bagan/peta pikiran visual yang menunjukkan hubungan antara tokoh dan 4 karakter unggulnya di kotak bawah ini)
`
[ KOTAK AREA DOKUMENTASI / GAMBAR PETA PIKIRAN KELOMPOK ]
`
REMEDIAL
Program Bimbingan Remedial
Diperuntukkan bagi peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), terutama pada kemampuan membedakan konsep dasar nilai karakter unggul:
- Strategi: Pembimbingan individual/kelompok kecil (Scaffolding terfokus) menggunakan bantuan media visual sederhana (Kartu Pasangan Sikap Positif dan Contoh Perilaku).
- Tugas Khusus: Peserta didik diminta memilih 1 tokoh paling sederhana (misal: Guru atau Orang Tua), mengidentifikasi 2 sikap positifnya, dan menyebutkan 2 tindakan nyata meneladani sikap tersebut.
PENGAYAAN
Program Pengayaan
Diperuntukkan bagi peserta didik yang telah melampaui Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dengan predikat Sangat Baik:
- Strategi: Penugasan berbasis proyek riset kecil (Mini Research Project).
- Tugas Khusus: Mengintai dan melakukan wawancara singkat dengan 1 tokoh teladan di lingkungan desa Wringin Anom (misal: Ketua RT, Petugas Kebersihan Desa, atau Tokoh Pemuda), lalu membuat poster visual digital/manual tentang "Pahlawan Kelestarian Desa Wringin Anom" untuk dipajang di mading sekolah.
REFLEKSI GURU
| No | Pertanyaan Refleksi | Hasil Evaluasi Guru | Action Plan / Rencana Tindak Lanjut |
|---|---|---|---|
| :--- 1 | Apakah media visual dan Smart TV berhasil membantu peserta didik memahami konsep dasar karakter unggul? | Sebagian besar peserta didik visual sangat antusias dan lebih cepat memahami materi lewat gambar dan video animasi interaktif. | Memperbanyak variasi infografis berwarna dan materi visual singkat pada pertemuan berikutnya. |
| 2 | Apakah model CTL dapat memfasilitasi peserta didik dalam mengaitkan nilai tokoh dengan kehidupan nyata? | Peserta didik mampu menyebutkan contoh tindakan di sekolah, namun beberapa masih perlu bimbingan untuk konteks rumah. | Memberikan lebih banyak contoh kasus kontekstual yang dekat dengan rutinitas harian peserta didik. |
| 3 | Bagaimana efektivitas pembagian kelompok berdiferensiasi dalam mendukung partisipasi aktif siswa? | Diskusi kelompok berjalan sangat hidup karena siswa visual-aktif diberi ruang untuk menggambar peta konsep dan presentasi. | Melatih manajemen waktu agar sesi presentasi seluruh kelompok dapat berjalan efisien. |
| 4 | Apakah seluruh peserta didik mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran? | 80% peserta didik telah mencapai kriteria sangat baik, sementara 20% memerlukan bimbingan remedial pada abstraksi konsep. | Melaksanakan program remedial terfokus bagi 20% peserta didik tersebut sebelum masuk bab berikutnya. |
REFLEKSI PESERTA DIDIK
Lembar Refleksi Diri Peserta Didik (Isilah dengan jujur!)
| No | Pertanyaan Refleksi | Tanggapan / Perasaanku |
|---|---|---|
| 1 | Bagian mana dari kegiatan belajar hari ini yang paling kamu sukai? | ........................................................................................ |
| 2 | Tokoh siapakah yang paling inspiratif bagimu hari ini, dan sikap apa yang paling kamu kagumi dari beliau? | ........................................................................................ |
| 3 | Apa kesulitan yang kamu alami saat menentukan sikap positif dari tokoh pahlawan? | ........................................................................................ |
| 4 | Sikap positif apa yang akan kamu praktikkan langsung mulai hari ini di sekolah atau di rumah? | ........................................................................................ |
BAHAN BACAAN
Bahan Bacaan Guru
- Modul Utama Pendidikan Pancasila Fase C: Mengembangkan Karakter Unggul Berbasis Pancasila melalui Pembelajaran Kontekstual.
- Biografi Pahlawan Nasional dari Jawa Timur: Perjuangan K.H. As'ad Syamsul Arifin dalam Menggelorakan Semangat Kemerdekaan dan Pendidikan Karakter di Situbondo.
- Panduan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Mengintegrasikan Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning dalam Sekolah Dasar.
Bahan Bacaan Peserta Didik
- Komik Sejarah Singkat: "Mengenal Pahlawan Kita: K.H. As'ad Syamsul Arifin dan Bung Karno" (Dilengkapi gambar visual berwarna).
- Lembar Info Karakter: "Menjadi Pahlawan Cilik di SD Negeri 1 Wringin Anom" (Berisi panduan singkat contoh-contoh sikap positif dalam kehidupan sehari-hari).
GLOSARIUM
- Karakter Unggul: Sifat atau nilai-nilai kebajikan khas yang dimiliki seseorang yang menjadikannya menonjol secara positif dan patut dijadikan contoh.
- Figur Teladan: Sosok individu yang perilaku, tindakan, dan pemikirannya patut ditiru atau dijadikan acuan karena memberikan dampak positif bagi orang lain.
- Contextual Teaching & Learning (CTL): Konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata peserta didik.
- Scaffolding: Teknik pemberian dukungan belajar secara bertahap kepada peserta didik hingga mereka mencapai kemandirian dalam pemahaman konsep.
- Infografis Visual: Media penyajian informasi atau data yang memadukan gambar, teks, dan elemen grafis agar lebih mudah dipahami secara visual.
DAFTAR PUSTAKA
- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). (2022). Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas V. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
- Departemen Pendidikan Nasional. (2021). Panduan Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dan Pembelajaran Mendalam pada Kurikulum Merdeka. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
- Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia.
- Tim Pusat Studi Sejarah Lokal Situbondo. (2018). Jejak Perjuangan Pahlawan Nasional K.H. As'ad Syamsul Arifin. Situbondo: Pustaka Lokal.
LAMPIRAN
Instrumen Penilaian Observasi Sikap Peserta Didik
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor 1 | Kriteria Skor 2 | Kriteria Skor 3 | Kriteria Skor 4 | Skor |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Bernalar Kritis | Belum mampu mengidentifikasi karakter unggul tokoh dan tidak mampu memberikan contoh tindakan nyata. | Mampu mengidentifikasi 1-2 karakter unggul tetapi contoh tindakan kurang sesuai dengan konteks. | Mampu mengidentifikasi 3 karakter unggul tokoh dan memberikan contoh tindakan yang sesuai. | Sangat mampu menganalisis 4 atau lebih karakter unggul tokoh serta mengaitkannya dengan tindakan nyata secara logis dan mendalam. | [ ... ] |
| 2 | Gotong Royong | Pasif, tidak berkontribusi dalam diskusi kelompok, dan cenderung acuh tak acuh. | Kurang berkontribusi, hanya membantu jika diminta oleh teman kelompoknya. | Aktif bekerja sama, menjalankan tugas kelompok yang diberikan dengan baik. | Sangat aktif memimpin/memfasilitasi kerja sama kelompok, membantu teman yang kesulitan, dan menghargai pendapat. | [ ... ] |
| 3 | Mandiri | Tidak mampu menyelesaikan tugas tanpa bantuan penuh dan terus-menerus dari guru. | Menyelesaikan tugas dengan bantuan berulang kali dari guru atau teman sebaya. | Menyelesaikan tugas tepat waktu dengan sedikit pengarahan atau bimbingan dari guru. | Sangat mandiri dalam menyelesaikan tugas dengan teliti, tepat waktu, dan bertanggung jawab penuh. | [ ... ] |
| 4 | Kerapian & Kreativitas Visual | LKPD/Karya visual tidak rapi, tulisan sulit terbaca, dan tidak menggunakan alur bagan yang jelas. | LKPD/Karya visual kurang rapi, penggunaan alur bagan sangat terbatas dan monoton. | LKPD/Karya visual rapi, mengalokasikan bagan warna-warni yang mudah dibaca. | LKPD/Karya visual sangat rapi, estetis, memanfaatkan simbol/warna secara kreatif dan sangat informatif. | [ ... ] |
Lembar Penilaian Teman Sebaya (Peer Assessment)
Petunjuk: Berilah tanda centang (V) pada kolom Ya atau Tidak sesuai kenyataan di kelompokmu!
| No | Pernyataan Penilaian | Ya | Tidak |
|---|---|---|---|
| 1 | Temanku ikut serta berdiskusi aktif dalam menentukan tokoh dan karakter unggulnya. | [ ... ] | [ ... ] |
| 2 | Temanku mau mendengarkan dan menghargai pendapat anggota kelompok lainnya. | [ ... ] | [ ... ] |
| 3 | Temanku membantu membuat gambaran/peta konsep visual pada lembar kerja kelompok. | [ ... ] | [ ... ] |
| 4 | Temanku bersedia maju ke depan kelas untuk melakukan presentasi bersama kelompok. | [ ... ] | [ ... ] |
Naskah Soal Evaluasi Sumatif (Tertulis)
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat dan jelas!
- Mengapa seorang pahlawan atau figur teladan harus memiliki sikap pantang menyerah dalam berjuang? Jelaskan pendapatmu!
- Sebutkan 3 contoh karakter unggul dari pahlawan nasional/tokoh lokal yang telah kamu pelajari hari ini!
- Tulislah 2 contoh tindakan nyata yang dapat kamu lakukan di lingkungan SD Negeri 1 Wringin Anom untuk meneladani sikap peduli dan gotong royong dari para pahlawan!