Bullets Library
Number Library
Border Sel:
Shading Sel:
Modul Ajar

IDENTITAS MODUL

Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Wringin Anom
Nama Guru : Didik Sadi, S.Pd.
Mata Pelajaran : Matematika
Fase / Kelas : C / V (Lima)
Semester / T.A. : Ganjil / 2026/2027
Elemen : Pengukuran dan Geometri
Alokasi Waktu : 2 x 35 Menit (1 Pertemuan)
Topik / Materi : Menghitung Keliling Segi Empat (Persegi, Persegi Panjang, Jajar Genjang, Trapesium, Belah Ketupat, Layang-Layang)

ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN

Peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom berjumlah 24 anak dengan karakteristik dominan menyukai kegiatan visual dan manipulatif (kinestetik-visual). Berdasarkan data asesmen diagnostik non-kognitif dan kognitif awal, mayoritas peserta didik mampu mengenali nama-nama bentuk bangun datar, namun belum memahami konsep keliling sebagai total panjang batas luar bangun datar. Peserta didik cenderung menghafal rumus tanpa memahami alasan matematis di balik rumus tersebut, sehingga sering tertukar saat menghitung keliling bangun segi empat yang memiliki sisi miring atau sisi yang sejajar.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, pembelajaran dirancang menggunakan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berorientasi pada kesadaran penuh (mindful), bermakna (meaningful), dan menyenangkan (joyful). Pembelajaran mengintegrasikan kearifan lokal berupa kerajinan bingkai ukiran kayu khas Wringin Anom sebagai objek kontekstual nyata. Eksplorasi konsep dilakukan secara berjenjang melalui media konkret papan paku (geoboard), media visual interaktif pada Smart TV, hingga formulasi matematis abstrak.

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat menganalisis sifat-sifat sisi segi empat untuk menghitung kelilingnya secara efisien.

TUJUAN PEMBELAJARAN

Indikator Pencapaian Tujuan Pembelajaran

  1. Peserta didik dapat menganalisis sifat-sifat panjang sisi pada enam jenis segi empat (persegi, persegi panjang, jajar genjang, trapesium, belah ketupat, dan layang-layang) melalui eksplorasi media geoboard dengan benar.
  2. Peserta didik dapat merumuskan dan menghitung keliling enam jenis segi empat secara efisien berdasarkan keteraturan sifat sisinya melalui diskusi kelompok secara tepat.
  3. Peserta didik dapat memecahkan masalah kontekstual berupa penghitungan kebutuhan lis/hiasan bingkai foto ukiran lokal Wringin Anom menggunakan konsep keliling segi empat secara cermat.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Menghitung keliling segi empat bukan sekadar menjumlahkan angka, melainkan mengukur panjang lintasan linier yang membatasi suatu daerah. Penguasaan konsep ini mempermudah kehidupan sehari-hari, seperti menentukan panjang kayu yang dibutuhkan untuk membuat bingkai foto ukiran Wringin Anom, menghitung panjang pagar keliling kebun, atau menentukan panjang pita hiasan dinding di kelas.

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika seorang pengrajin kayu di Wringin Anom ingin memasang lis kebalikan di sekeliling bingkai foto berbentuk jajar genjang, bagian mana sajakah yang harus diukur panjangnya?
  2. Apakah kita harus mengukur keempat sisi persegi satu per satu jika kita sudah mengetahui panjang salah satu sisinya? Mengapa demikian?
  3. Apa perbedaan cara menghitung keliling antara belah ketupat dan layang-layang meskipun keduanya memiliki empat sisi?

PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN

Profil Pelajar Pancasila

  1. Bernalar Kritis: Menganalisis hubungan antara sifat-sifat sisi bangun datar dengan efisiensi rumus keliling.
  2. Gotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok kecil saat melakukan eksplorasi dengan geoboard dan menyelesaikan permasalahan LKPD.
  3. Kreatif: Mengonstruksi berbagai bentuk segi empat pada papan paku dan menemukan variasi cara penghitungan keliling secara mandiri.

Kompetensi Pembelajaran Mendalam

  1. Mindful Learning: Mengamati secara cermat keteraturan panjang sisi bangun datar melalui indera penglihatan dan perabaan.
  2. Meaningful Learning: Menghubungkan konsep abstrak keliling dengan artefak kearifan lokal (bingkai ukir Wringin Anom).
  3. Joyful Learning: Mengembangkan antusiasme belajar melalui permainan pembentukan bangun datar interaktif pada geoboard dan tayangan Smart TV.

MATERI PEMBELAJARAN

Konsep Dasar Keliling

Keliling segi empat adalah total panjang seluruh sisi yang membatasi bangun datar segi empat tersebut. Secara umum, keliling segi empat diperoleh dengan menjumlahkan panjang keempat sisinya.

Sifat Sisi dan Rumus Keliling 6 Segi Empat

Persegi

  • Sifat Sisi: Memiliki 4 sisi yang sama panjang.
  • Formula Keliling: Keliling = s + s + s + s = 4 x s.

Persegi Panjang

  • Sifat Sisi: Memiliki 2 pasang sisi yang sejajar dan sama panjang (panjang dan lebar).
  • Formula Keliling: Keliling = p + l + p + l = 2 x (p + l).

Jajar Genjang

  • Sifat Sisi: Memiliki 2 pasang sisi sejajar yang sama panjang (sisi alas a dan sisi miring b).
  • Formula Keliling: Keliling = a + b + a + b = 2 x (a + b).

Belah Ketupat

  • Sifat Sisi: Memiliki 4 sisi yang sama panjang.
  • Formula Keliling: Keliling = s + s + s + s = 4 x s.

Layang-Layang

  • Sifat Sisi: Memiliki 2 pasang sisi berdekatan yang sama panjang (pasangan sisi a dan pasangan sisi b).
  • Formula Keliling: Keliling = a + a + b + b = 2 x (a + b).

Trapesium

  • Sifat Sisi: Memiliki 4 sisi dengan panjang yang bisa berbeda-beda (sisi a, b, c, d).
  • Formula Keliling: Keliling = a + b + c + d.

MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN

KomponenKeterangan
Pendekatan PembelajaranDeep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning) & CPA (Concrete-Pictorial-Abstract)
Model PembelajaranDiscovery Learning
Metode PembelajaranEksplorasi Manipulatif, Diskusi Kelompok, Tanya Jawab, Penugasan Interaktif

ASESMEN

Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)

  • Teknik: Tanya jawab lisan berbasis media visual Smart TV.
  • Instrumen: Pertanyaan kualitatif untuk mengidentifikasi pengetahuan awal tentang jenis segi empat dan arti kata "keliling".

Asesmen Formatif (Selama Pembelajaran)

  • Teknik: Unjuk kerja eksplorasi geoboard, penilaian sikap bergotong royong, dan penilaian lembar kerja kelompok.
  • Instrumen: Lembar observasi kinerja dan rubrik analitis proses Discovery Learning.

Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)

  • Teknik: Tes tertulis individu (soal pilihan ganda berstruktur dan uraian berbasis pemecahan masalah).
  • Instrumen: Soal evaluasi tertulis pada LKPD Mandiri.

RUBRIK PENILAIAN

Rubrik Assessment for Learning (Kinerja Kelompok & Eksplorasi Geoboard)

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor
1Kemampuan Mengonstruksi Segi Empat pada GeoboardSkor 4: Sangat Mahir. Mampu membuat 6 jenis segi empat pada geoboard dengan akurat tanpa bantuan.
Skor 3: Mahir. Mampu membuat 4-5 jenis segi empat pada geoboard dengan akurat.
Skor 2: Cukup Mahir. Mampu membuat 2-3 jenis segi empat pada geoboard dengan bantuan instruksi.
Skor 1: Perlu Bimbingan. Belum mampu membuat segi empat pada geoboard secara benar.
2Analisis Hubungan Sifat Sisi dengan Rumus KelilingSkor 4: Sangat Tepat. Mampu menjelaskan keterkaitan sifat sisi dengan efisiensi rumus keliling untuk seluruh segi empat secara rasional.
Skor 3: Tepat. Mampu menjelaskan keterkaitan sifat sisi dengan rumus keliling untuk 4-5 segi empat.
Skor 2: Cukup Tepat. Mampu menjelaskan keterkaitan sifat sisi hanya pada persegi dan persegi panjang.
Skor 1: Kurang Tepat. Menghitung keliling hanya dengan menjumlahkan tanpa memahami sifat sisinya.
3Pemecahan Masalah Kontekstual Kerajinan LokalSkor 4: Sangat Akurat. Mampu menyelesaikan perhitungan kebutuhan bahan bingkai ukir Wringin Anom dengan langkah runtut dan hasil benar.
Skor 3: Akurat. Mampu menyelesaikan perhitungan dengan hasil benar, tetapi langkah penyelesaian kurang lengkap.
Skor 2: Cukup Akurat. Terdapat kesalahan perhitungan matematis sederhana pada 1-2 soal konteks lokal.
Skor 1: Kurang Akurat. Belum mampu menentukan panjang sisi yang harus dihitung pada masalah kontekstual.

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)

Mindful Preparation & Orientasi

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam ramah, memeriksa kesiapan ruang kelas, dan mengajak peserta didik melakukan latihan napas hening sejenak (1 menit) untuk mengondisikan pikiran (Mindful Learning).
  2. Guru memeriksa kehadiran dan mengondisikan peserta didik ke dalam kelompok belajar heterogen yang terdiri dari 4-5 siswa per kelompok.

Apersepsi & Motivasi (Meaningful Learning)

  1. Guru menampilkan gambar dan video pendek di Smart TV yang menunjukkan perajin ukiran kayu Wringin Anom sedang membuat bingkai foto berukir dengan berbagai bentuk segi empat (persegi panjang, jajar genjang, dan trapesium).
  2. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, jika paman perajin di Wringin Anom ini ingin memasang lis hiasan dari kuningan mengelilingi bingkai foto berukir ini, bagaimana cara kita membantunya menghitung panjang lis yang dibutuhkan secara tepat tanpa membuang bahan?"
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktivitas eksplorasi yang akan dilakukan hari ini.

Kegiatan Inti (50 Menit)

Tahap 1: Stimulation / Pemberian Rangsangan (Joyful & Mindful)

  1. Guru memperlihatkan benda konkret bingkai ukiran lokal Wringin Anom di depan kelas dan menayangkan visualisasi enam jenis segi empat yang penuh warna di Smart TV.
  2. Peserta didik diminta mengamati secara seksama perbedaan garis tepi pada setiap bentuk segi empat yang ditayangkan.

Tahap 2: Problem Statement / Identifikasi Masalah

  1. Guru membagikan papan paku (geoboard) dan karet gelang warna-warni kepada setiap kelompok.
  2. Guru mengajukan masalah: "Bagaimana cara kita menemukan keliling dari keenam jenis segi empat ini dengan mengamati sifat sisinya? Apakah kita selalu harus mengukur keempat sisinya satu per satu?"

Tahap 3: Data Collection / Pengumpulan Data (Diferensiasi Proses & CPA Model)

  1. Peserta didik dalam kelompok secara aktif mempraktikkan pembentukan 6 jenis segi empat pada geoboard menggunakan karet gelang (Tahap Konkret).
  2. Peserta didik menghitung jumlah paku (sebagai satuan panjang) pada setiap sisi bangun datar yang mereka buat.
  3. Peserta didik mencatat hasil pengukuran panjang sisi-sisi bangun segi empat pada tabel pengamatan yang tersedia di LKPD (Tahap Gambar/Piktorial).
  4. Bagi kelompok yang membutuhkan bantuan visual lebih lanjut, guru memutarkan simulasi geoboard interaktif di Smart TV yang terhubung dengan internet.

Tahap 4: Data Processing / Pengolahan Data (Meaningful Learning)

  1. Peserta didik menganalisis data panjang sisi. Mereka mengidentifikasi sisi-sisi mana yang panjangnya sama pada persegi, persegi panjang, jajar genjang, belah ketupat, layang-layang, dan trapesium.
  2. Peserta didik merumuskan cara paling cepat (rumus efisien) untuk menghitung total keliling masing-masing segi empat berdasarkan sifat panjang sisinya (Tahap Abstrak).
  3. Peserta didik menerapkan rumus yang ditemukan untuk memecahkan soal cerita berbasis kearifan lokal Wringin Anom (menghitung hiasan tepi bingkai ukir kayu).

Tahap 5: Verification / Pembuktian

  1. Dua perwakilan kelompok mempresentasikan hasil penemuannya di depan kelas dengan memperagakan geoboard dan menuliskan formulasinya di papan tulis.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memfasilitasi konfirmasi jawaban dengan menayangkan visualisasi matematis interaktif di Smart TV.

Tahap 6: Generalization / Menarik Kesimpulan

  1. Dengan bimbingan guru, peserta didik menarik kesimpulan umum bahwa keliling segi empat adalah jumlah seluruh sisi terluarnya, dan penjumlahan tersebut dapat disederhanakan menggunakan perkalian jika bangun tersebut memiliki sisi-sisi yang sama panjang.

Kegiatan Penutup (10 Menit)

Refleksi & Penguatan (Mindful & Joyful)

  1. Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting materi menghitung keliling segi empat.
  2. Guru memberikan apresiasi verbal dan tepuk tangan bersama atas kerja keras dan kerja sama seluruh kelompok.
  3. Peserta didik mengisi lembar refleksi singkat mengenai perasaan dan pemahaman mereka selama pembelajaran.

Tindak Lanjut

  1. Guru memberikan tugas mandiri berupa penugasan kontekstual mengukur keliling satu benda berbentuk segi empat yang ada di rumah masing-masing.
  2. Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM

Mindful Learning

Peserta didik secara sadar mengamati detail perbedaan sisi-sisi pada bangun datar geoboard, menyentuh dan menghitung jarak paku demi paku, sehingga merasakan secara langsung makna matematis dari "panjang sisi" dan "batas luar" tanpa tergesa-gesa.

Meaningful Learning

Konsep keliling dihubungkan langsung dengan kerajinan ukiran kayu Wringin Anom. Peserta didik memahami bahwa ilmu matematika yang mereka pelajari secara langsung bermanfaat untuk menolong pekerjaan perajin lokal di sekitar tempat tinggal mereka.

Joyful Learning

Penggunaan media papan paku interaktif dengan karet warna-warni serta demonstrasi visual interaktif via Smart TV menciptakan suasana belajar yang eksploratif, penuh permainan, dan memicu rasa ingin tahu alami anak-anak usia SD.

STRATEGI DIFERENSIASI

Diferensiasi Proses

  • Kelompok Visual-Kinestetik Akseleratif: Mengeksplorasi geoboard secara mandiri, kemudian langsung memformulasikan rumus keliling abstrak untuk bentuk gabungan atau trapesium sembarang.
  • Kelompok Visual-Kinestetik Reguler: Mengeksplorasi geoboard dengan panduan LKPD terstruktur langkah demi langkah untuk menemukan rumus 6 segi empat dasar.
  • Kelompok Perlu Bimbingan Khusus: Menggunakan geoboard berukuran lebih besar dengan pendampingan intensif dari guru (scaffolding) serta menggunakan bantuan media Smart TV untuk mencocokkan bentuk.

Diferensiasi Konten

Penyiapan LKPD dengan tingkat kesukaran bertingkat (tiered worksheet), di mana soal kontekstual kearifan lokal disesuaikan skala kompleksitas angkanya berdasarkan tingkat kemampuan awal siswa.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI

  1. Smart TV: Menampilkan video pembuatan bingkai ukir kayu Wringin Anom, tayangan visual interaktif 6 jenis segi empat, dan media pembuktian rumus secara digital.
  2. Laptop & Internet: Digunakan guru untuk mengoperasikan aplikasi simulasi geometri interaktif (seperti GeoGebra Web/Interactive Slide) yang disambungkan ke Smart TV.

MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

  1. Media Pembelajaran: Smart TV, Laptop, Papan Paku (Geoboard) beserta karet gelang warna-warni, Benda konkret bingkai foto ukiran kayu khas Wringin Anom.
  2. Sumber Belajar utama: Buku Siswa Matematika Kelas V Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  3. Sumber Belajar Pendukung: Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Kearifan Lokal Wringin Anom, bahan tayang digital visual.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Lembar Kerja Kelompok: Menjelajah Keliling Segi Empat Bingkai Wringin Anom

LabelIsi
Nama Kelompok
Anggota Kelompok1.
2.
3.
4.
5.
Kelas / FaseV (Lima) / C
Tanggal

Petunjuk Kerja

  1. Buatlah bentuk-bentuk segi empat berikut pada papan paku (geoboard) menggunakan karet gelang sesuai instruksi!
  2. Hitunglah panjang masing-masing sisi berdasarkan jumlah petak/jarak antar paku!
  3. Isilah tabel pengamatan di bawah ini dengan teliti!
  4. Diskusikan rumus efisien untuk menghitung kelilingnya!

Aktivitas 1: Eksplorasi Geoboard

Nama BangunGambar Bentuk pada GeoboardPanjang Sisi-Sisinya (dalam unit paku)Cara Menghitung Total KelilingRumus Efisien Keliling
PersegiBuat persegi dengan sisi 4 pakuSisi 1 = 4
Sisi 2 = 4
Sisi 3 = 4
Sisi 4 = 4
K = 4 + 4 + 4 + 4 = 16Keliling = 4 x s
Persegi PanjangBuat persegi panjang (p=6, l=3)Sisi 1 = 6
Sisi 2 = 3
Sisi 3 = 6
Sisi 4 = 3
K = 6 + 3 + 6 + 3 = 18Keliling = 2 x (p + l)
Jajar GenjangBuat jajar genjang (a=5, b=3)Sisi 1 = 5
Sisi 2 = 3
Sisi 3 = 5
Sisi 4 = 3
K = 5 + 3 + 5 + 3 = 16Keliling = 2 x (a + b)
Belah KetupatBuat belah ketupat (sisi=5)Sisi 1 = 5
Sisi 2 = 5
Sisi 3 = 5
Sisi 4 = 5
K = 5 + 5 + 5 + 5 = 20Keliling = 4 x s
Layang-LayangBuat layang-layang (a=3, b=6)Sisi 1 = 3
Sisi 2 = 3
Sisi 3 = 6
Sisi 4 = 6
K = 3 + 3 + 6 + 6 = 18Keliling = 2 x (a + b)
TrapesiumBuat trapesium (sisi=3, 4, 5, 6)Sisi 1 = 3
Sisi 2 = 4
Sisi 3 = 5
Sisi 4 = 6
K = 3 + 4 + 5 + 6 = 18Keliling = s1 + s2 + s3 + s4

Aktivitas 2: Pemecahan Masalah Kearifan Lokal Wringin Anom

Soal 1:

Seorang perajin kayu di Desa Wringin Anom menerima pesanan bingkai foto ukir berbentuk jajar genjang. Panjang sisi alas bingkai tersebut adalah 40 cm dan panjang sisi miringnya adalah 25 cm. Berapakah panjang kayu lis kuningan yang dibutuhkan perajin untuk melapisi seluruh tepi luar bingkai foto tersebut?

Jawab:

Panjang alas (a) = 40 cm

Panjang sisi miring (b) = 25 cm

Keliling Jajar Genjang = 2 x (a + b)

Keliling = 2 x (40 cm + 25 cm)

Keliling = 2 x 65 cm = 130 cm.

Jadi, panjang lis kuningan yang dibutuhkan adalah 130 cm.

Soal 2:

Pak Didik membeli hiasan dinding ukiran kayu khas Wringin Anom berbentuk belah ketupat. Panjang salah satu sisinya adalah 35 cm. Pak Didik ingin memasang pita hias emas di sekeliling hiasan tersebut. Berapa panjang minimum pita hias emas yang harus dibeli Pak Didik?

Jawab:

Panjang sisi (s) = 35 cm

Keliling Belah Ketupat = 4 x s

Keliling = 4 x 35 cm = 140 cm.

Jadi, panjang minimum pita hias emas yang harus dibeli adalah 140 cm.

REMEDIAL

Program remedial ditujukan bagi peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) pada materi keliling segi empat.

Strategi Pembelajaran Remedial

  1. Bimbingan Perorangan: Guru memberikan bimbingan secara langsung satu per satu (one-on-one) menggunakan papan paku (geoboard) dengan ukuran paku yang lebih renggang.
  2. Penjelasan Ulang Konseptual: Mengulang kembali konsep dasar bahwa keliling adalah "berjalan mengelilingi tepi luar" menggunakan objek bingkai nyata di kelas.
  3. Soal Latihan Terbimbing: Memberikan 3 soal sederhana menghitung keliling persegi dan persegi panjang dengan bantuan gambar berpetak.

Soal Remedial

  1. Sebuah papan ukir berbentuk persegi memiliki panjang sisi 12 cm. Hitunglah keliling papan ukir tersebut!
  2. Sebuah bingkai foto persegi panjang memiliki panjang 20 cm dan lebar 10 cm. Berapakah keliling bingkai foto tersebut?

PENGAYAAN

Program pengayaan ditujukan bagi peserta didik yang telah melampaui standar capaian pembelajaran dan memiliki kecepatan belajar lebih tinggi.

Strategi Pembelajaran Pengayaan

  1. Problem Solving Kompleks: Memberikan tantangan pemecahan masalah gabungan dua segi empat (bangun komposit).
  2. Peran Tutor Sebaya: Meminta peserta didik menjadi pendamping bagi rekannya dalam kelompok yang masih mengalami kesulitan.

Soal Pengayaan

Seorang perajin di Wringin Anom membuat hiasan dinding gabungan berbentuk persegi panjang dan trapesium sama kaki yang menempel pada salah satu sisi panjangnya. Panjang persegi panjang adalah 50 cm dan lebarnya 20 cm. Sisi terpanjang trapesium menempel sempurna pada sisi 50 cm persegi panjang, sedangkan sisi sejajar trapesium yang lain adalah 30 cm dengan panjang kedua sisi miring trapesium masing-masing 15 cm. Hitunglah keliling luar dari seluruh hiasan dinding gabungan tersebut!

REFLEKSI GURU

NoPertanyaan RefleksiHasil Evaluasi Guru
1Apakah seluruh peserta didik aktif terlibat dalam eksplorasi geoboard?Sebagian besar peserta didik (sekitar 90%) sangat antusias dan aktif memanipulasi geoboard karena sifat media yang konkret.
2Apakah integrasi kearifan lokal bingkai ukir Wringin Anom berhasil meningkatkan pemahaman bermakna siswa?Ya, siswa lebih mudah membayangkan penerapan keliling dalam kehidupan nyata di sekitar tempat tinggal mereka.
3Kendala apa yang dihadapi selama proses pembelajaran di kelas?Beberapa siswa sempat bingung membedakan antara sisi miring pada jajar genjang dan tinggi jajar genjang saat menentukan keliling.
4Apa langkah perbaikan yang akan dilakukan untuk pertemuan berikutnya?Memberikan penekanan visual pada Smart TV bahwa keliling hanya menggunakan panjang sisi luar, bukan garis tinggi di dalam bangun.

REFLEKSI PESERTA DIDIK

NoPertanyaan Refleksi Peserta DidikJawaban / Tanggapan Peserta Didik
1Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling kamu sukai?Saat membuat berbagai bentuk segi empat menggunakan karet gelang warna-warni di papan paku (geoboard).
2Apakah kamu sudah paham cara cepat menghitung keliling 6 jenis segi empat?Ya, saya sudah paham bahwa bangun yang sisinya sama panjang bisa langsung dikalikan dengan jumlah sisinya.
3Mampukah kamu membantu perajin di Wringin Anom menghitung kebutuhan lis bingkai kayu?Ya, saya mampu menghitungnya dengan menjumlahkan seluruh panjang sisi luar bingkai foto tersebut.
4Apa yang masih membuatmu bingung pada materi pembelajaran hari ini?Cara membedakan rumus keliling belah ketupat dan layang-layang jika angka sisinya tidak dituliskan semua.

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

  • Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Buku Panduan Guru Matematika untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
  • Van de Walle, J. A., Karp, K. S., & Williams, J. M. (2013). Elementary and Middle School Mathematics: Teaching Developmentally. Pearson.
  • Artikel Kearifan Lokal: Seni Ukir Kayu dan Kerajinan Bingkai di Kabupaten Bondowoso / Situbondo / Wringin Anom.

Bahan Bacaan Peserta Didik

  • Buku Siswa Matematika Kelas V SD Kurikulum Merdeka, Bab Geometri dan Pengukuran Keliling Bangun Datar.
  • Lembar Bacaan Bergambar: Mengenal Bangun Segi Empat pada Ukiran Rumah Tradisional dan Bingkai Foto Lokal.

GLOSARIUM

  1. Segi Empat: Bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh empat buah garis lurus yang saling berhubungan dan memiliki empat titik sudut.
  2. Keliling: Jumlah seluruh panjang sisi yang membatasi suatu bangun datar dua dimensi.
  3. Geoboard (Papan Paku): Media pembelajaran manipulatif berupa papan berpaku yang digunakan untuk membentuk bangun datar dengan bantuan karet gelang.
  4. Kearifan Lokal: Nilai-nilai, kebiasaan, atau produk budaya setempat (seperti ukiran kayu Wringin Anom) yang dimanfaatkan sebagai konteks pembelajaran.
  5. Sisi Sejajar: Dua garis lurus pada bangun datar yang apabila diperpanjang tidak akan pernah berpotongan satu sama lain.

DAFTAR PUSTAKA

  • Hobri, dika, dkk. (2022). Matematika untuk SD/MI Kelas V. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  • Suwangsih, E. & Tiurlina. (2006). Model Pembelajaran Matematika. Bandung: UPI Press.
  • Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

LAMPIRAN

Lampiran 1: Lembar Observasi Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila)

NoAspek yang DinilaiKriteria SkorSkor
1Bernalar Kritis (Mengalisis Sifat Sisi Bangun Datar)Skor 4: Selalu menganalisis hubungan sifat sisi dengan rumus keliling secara mandiri dan kritis.
Skor 3: Sering menganalisis hubungan sifat sisi dengan rumus keliling dengan sedikit dorongan.
Skor 2: Kadang-kadang menganalisis sifat sisi, masih sering terburu-buru menyimpulkan.
Skor 1: Belum menunjukkan kemampuan penalaran kritis dalam menganalisis bangun datar.
4
2Gotong Royong (Bekerja Sama dalam Kelompok)Skor 4: Sangat aktif bekerjasama, berbagi tugas, dan membantu teman sekelompok dalam eksplorasi geoboard.
Skor 3: Aktif bekerjasama dan menyelesaikan tugas kelompok dengan baik.
Skor 2: Cukup aktif dalam kelompok, namun sesekali pasif atau mendominasi sendiri.
Skor 1: Tidak mau bekerjasama dan acuh tak acuh terhadap kegiatan kelompok.
4
3Kreatif (Mengonstruksi Variasi Segi Empat)Skor 4: Sangat kreatif mengonstruksi berbagai ukuran dan variasi 6 jenis segi empat pada geoboard.
Skor 3: Kreatif mengonstruksi bentuk segi empat sesuai dengan petunjuk contoh.
Skor 2: Cukup kreatif, namun membutuhkan bantuan untuk membentuk variasi segi empat lain.
Skor 1: Belum mampu mengonstruksi bentuk segi empat pada media geoboard.
3

Lampiran 2: Lembar Penilaian Keterampilan Eksplorasi & Unjuk Kerja

NoAspek yang DinilaiKriteria SkorSkor
1Ketepatan Pembentukan Bangun pada GeoboardSkor 4: Mengonstruksi 6 jenis segi empat pada geoboard dengan bentuk dan sifat sisi yang sangat presisi.
Skor 3: Mengonstruksi 4-5 jenis segi empat pada geoboard dengan presisi.
Skor 2: Mengonstruksi 2-3 jenis segi empat pada geoboard dengan presisi.
Skor 1: Kurang dari 2 jenis segi empat yang berhasil dikonstruksi dengan benar.
4
2Keterampilan Menghitung Keliling Segi EmpatSkor 4: Menghitung keliling seluruh jenis segi empat dengan menghitung panjang sisi dan menggunakan rumus efisien secara tepat.
Skor 3: Menghitung keliling 4-5 jenis segi empat dengan rumus efisien secara tepat.
Skor 2: Menghitung keliling dengan cara menjumlahkan satu per satu sisi tanpa menggunakan rumus efisien.
Skor 1: Salah dalam menentukan panjang sisi dan menghitung total keliling.
3
3Kemampuan Presentasi Hasil DiskusiSkor 4: Menyampaikan hasil penemuan dengan suara jelas, runtut, percaya diri, dan mampu memperagakan media geoboard di depan kelas.
Skor 3: Menyampaikan hasil penemuan dengan jelas dan percaya diri.
Skor 2: Menyampaikan hasil penemuan dengan suara kurang jelas dan kurang percaya diri.
Skor 1: Belum berani menyampaikan hasil penemuan kelompok di depan kelas.
4
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah,
Sri Anggriyani, S.Pd.
NIP. 198004152008012016
 
Situbondo, ___________2026
Guru Kelas,
Didik Sadi, S.Pd.
NIP. 198406162025211130