Bullets Library
Number Library
Border Sel:
Shading Sel:
Modul Ajar

IDENTITAS MODUL

Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Wringin Anom
Nama Guru : Didik Sadi, S.Pd.
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Fase : V (Lima) / C
Semester / Tahun Ajaran : Ganjil / 2026/2027
Materi / Topik : Menentukan Nilai Tempat Bilangan Cacah Sampai 100.000
Alokasi Waktu : 3 x 35 Menit (1 Pertemuan)
Target Peserta Didik : Peserta Didik Reguler (Dominan Pembelajar Visual)

ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN

Kesiapan Belajar

Sebagian besar peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom telah mampu membaca dan menulis bilangan cacah hingga 100.000. Namun, pemahaman konseptual mengenai beda antara nilai tempat (posisi) dan nilai angka (nilai nominal digit) masih belum solid. Banyak peserta didik yang menganggap angka 5 pada bilangan 54.320 memiliki nilai yang sama dengan angka 5 pada bilangan 12.500.

Karakteristik dan Gaya Belajar Peserta Didik

Peserta didik di kelas ini memiliki kecenderungan gaya belajar visual yang sangat kuat. Mereka lebih cepat menyerap informasi melalui tayangan grafis berwarna, tabel berpola warna, simulasi visual pada Smart TV, serta alat peraga pergeseran angka. Oleh karena itu, pembelajaran abstrak harus dijembatani dengan media visual interaktif dan benda konkret/gambar perwakilan.

Tantangan Pembelajaran dan Solusi

Tantangan utama adalah mengubah kecenderungan menghafal urutan angka menjadi pemahaman mendalam tentang nilai tempat berbasis struktur persepuluhan. Solusinya adalah menerapkan model Discovery Learning yang dipadukan dengan pemanfaatan media visual interaktif Smart TV dan penggunaan data statistik lokal Desa/Kecamatan Wringin Anom sebagai konteks pembelajaran nyata.

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Pada akhir Fase C, peserta didik mampu menganalisis kedudukan/nilai tempat dari setiap digit angka pada bilangan cacah hingga puluh ribuan (sampai 100.000), membaca, menulis, membandingkan, serta menguraikan bilangan tersebut berdasarkan nilai tempatnya secara tepat.

TUJUAN PEMBELAJARAN

Tujuan Utama

Peserta didik mampu menganalisis dan menentukan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan, ribuan, puluh ribuan) serta nilai angka dari setiap digit pada bilangan cacah hingga 100.000 melalui kegiatan eksplorasi data kontekstual lokal dan tabel nilai tempat visual secara akurat.

Indikator Pencapaian Tujuan Pembelajaran (IPTP)

  1. Menunjukkan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan, ribuan, puluh ribuan) dari suatu digit angka pada bilangan cacah hingga 100.000 dengan benar.
  2. Menganalisis perbedaan nilai angka berdasarkan kedudukannya pada bilangan cacah hingga 100.000 melalui tayangan visual dan data kontekstual.
  3. Menguraikan (menuliskan bentuk panjang) bilangan cacah hingga 100.000 berdasarkan nilai tempatnya secara tepat.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Posisi atau kedudukan suatu angka dalam sebuah bilangan menentukan nilai sebenarnya dari angka tersebut. Pemahaman tentang nilai tempat sangat krusial dalam kehidupan sehari-hari, seperti saat membaca data jumlah penduduk di Kecamatan Wringin Anom, mengukur hasil panen daerah setempat, menghitung transaksi keuangan, serta memahami skala nilai dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Berdasarkan data kependudukan, jumlah penduduk di wilayah Wringin Anom adalah 48.625 jiwa. Menurut kalian, apakah angka 4 pada bagian depan bernilai sama dengan angka 4 jika diletakkan di posisi lain?
  2. Mengapa angka 5 pada bilangan 5.000 memiliki nilai yang jauh berbeda dibandingkan angka 5 pada bilangan 50.000?
  3. Apa yang akan terjadi jika petugas kasir di toko keliru menempatkan digit angka saat menghitung total belanjaan kalian?

PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN

Profil Pelajar Pancasila

  1. Bernalar Kritis: Menganalisis hubungan antara posisi digit angka dengan nilai sebenarnya serta menguraikan bilangan secara sistematis.
  2. Gotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan masalah penentuan nilai tempat berbasis data lokal.
  3. Mandiri: Mengelola lembar kerja pribadi dan mengkonfirmasi pemahaman secara percaya diri.

Kompetensi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

  1. Critical Thinking: Mengkritisi kesalahan penempatan nilai tempat pada kasus kontekstual.
  2. Collaboration: Berdiskusi secara aktif dan saling menjelaskan ide matematika antaranggota kelompok.
  3. Real-world Connection: Menghubungkan konsep abstrak nilai tempat dengan data demografi dan ekonomi lokal Wringin Anom.

MATERI PEMBELAJARAN

Konsep Dasar Nilai Tempat dan Nilai Angka

  • Nilai tempat adalah posisi atau kedudukan suatu digit angka dalam suatu bilangan. Urutan nilai tempat dari kanan ke kiri adalah: Satuan, Puluhan, Ratusan, Ribuan, dan Puluh Ribuan.
  • Nilai angka adalah nilai nominal yang diwakili oleh digit tersebut sesuai dengan nilai tempatnya.

Struktur Tabel Nilai Tempat (Bilangan Hingga 100.000)

Puluh Ribuan (PR)Ribuan (R)Ratusan (Rt)Puluhan (P)Satuan (S)
10.0001.000100101

Analisis Data Kontekstual Lokal Desa Wringin Anom

Contoh data hasil panen padi Desa Wringin Anom: 67.429 kg.

  • Angka 6 menempati nilai tempat Puluh Ribuan, bernilai 60.000
  • Angka 7 menempati nilai tempat Ribuan, bernilai 7.000
  • Angka 4 menempati nilai tempat Ratusan, bernilai 400
  • Angka 2 menempati nilai tempat Puluhan, bernilai 20
  • Angka 9 menempati nilai tempat Satuan, bernilai 9

Dekomposisi Bilangan (Bentuk Panjang)

67.429 = 60.000 + 7.000 + 400 + 20 + 9

MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN

  • Model Pembelajaran: Discovery Learning (Pemberian Rangsangan, Pernyataan Masalah, Pengumpulan Data, Pengolahan Data, Pembuktian, Menarik Kesimpulan).
  • Pendekatan Pembelajaran: Student-Centered Learning, Deep Learning, Visual-Spatial Approach.
  • Metode Pembelajaran: Pengamatan Visual, Diskusi Kelompok, Tanya Jawab Interaktif, Demonstrasi Smart TV, Penugasan Berdiferensiasi.

ASESMEN

Asesmen Awal (Diagnostik)

  • Tanya jawab singkat menggunakan tayangan Smart TV mengenai letak angka pada bilangan 4 digit dan 5 digit.

Asesmen Formatif (Proses)

  1. Penilaian Kinerja Diskusi Kelompok (Observasi Gotong Royong dan Bernalar Kritis).
  2. Penilaian Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Kelompok.

Asesmen Sumatif (Akhir)

  • Tes tertulis mandiri berupa kuis singkat 5 soal pilihan ganda kompleks dan uraian pendek pada akhir pembelajaran.

RUBRIK PENILAIAN

Rubrik Asesmen Sikap (Profil Pelajar Pancasila)

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1Kriteria Skor 2Kriteria Skor 3Kriteria Skor 4Skor
1Bernalar KritisTidak mampu menganalisis nilai tempat meskipun dibimbing guru.Mampu menganalisis nilai tempat hanya dengan bantuan penuh bimbingan guru.Mampu menganalisis nilai tempat dengan sedikit bimbingan guru.Mampu menganalisis nilai tempat dan nilai angka secara mandiri dan tepat.
2Gotong RoyongPasif dan tidak mau bekerja sama dalam kelompok.Ikut serta dalam kelompok tetapi sering mengganggu atau tidak fokus.Bekerja sama dengan baik dalam kelompok jika diingatkan.Sangat aktif bekerja sama, membantu teman, dan berkontribusi positif.
3MandiriTidak menyelesaikan tugas individu yang diberikan.Menyelesaikan tugas individu dengan banyak bantuan orang lain.Menyelesaikan tugas individu tepat waktu dengan sedikit bimbingan.Menyelesaikan tugas individu secara mandiri, rapi, dan tepat waktu.

Rubrik Asesmen Kinerja Diskusi dan Presentasi

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1Kriteria Skor 2Kriteria Skor 3Kriteria Skor 4Skor
1Pemahaman Konsep Nilai TempatSalah menentukan semua nilai tempat pada bilangan 5 digit.Tepat menentukan 1-2 nilai tempat pada bilangan 5 digit.Tepat menentukan 3-4 nilai tempat pada bilangan 5 digit.Tepat menentukan seluruh nilai tempat (5 digit) secara sempurna.
2Kemampuan Menguraikan BilanganTidak mampu menguraikan bilangan ke bentuk panjang.Menguraikan bilangan tetapi terdapat lebih dari 2 kesalahan posisi.Menguraikan bilangan dengan 1 kesalahan kecil pada nilai nol.Menguraikan bilangan ke bentuk panjang secara presisi dan tepat.
3Keaktifan Diskusi VisualTidak merespons media visual yang ditampilkan.Memperhatikan media visual tetapi pasif dalam menyampaikan pendapat.Aktif berdiskusi menggunakan bantuan tabel nilai tempat visual.Sangat aktif menjelaskan ide analisis visual kepada teman kelompoknya.

Rubrik Asesmen Kognitif (Tes Akhir)

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor 1Kriteria Skor 2Kriteria Skor 3Kriteria Skor 4Skor
1Menentukan Nilai Tempat DigitJawaban salah untuk semua butir soal penentuan nilai tempat.Menjawab benar 1-2 butir soal nilai tempat.Menjawab benar 3-4 butir soal nilai tempat.Menjawab benar seluruh butir soal nilai tempat dengan tepat.
2Menentukan Nilai Angka DigitJawaban salah untuk semua butir soal penentuan nilai angka.Menjawab benar 1-2 butir soal nilai angka.Menjawab benar 3-4 butir soal nilai angka.Menjawab benar seluruh butir soal nilai angka dengan tepat.

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Kegiatan Awal (15 Menit)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa peserta didik, dan mengajak berdoa bersama.
  2. Guru memeriksa kehadiran peserta didik dan kesiapan sarana belajar di kelas.
  3. Guru melakukan apersepsi dengan menampilkan foto Smart TV yang menunjukkan papan nama Desa Wringin Anom dan angka statistik jumlah penduduk (misal: 48.625 jiwa).
  4. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, lihat angka 4 dan 8 pada jumlah penduduk Wringin Anom ini. Manakah yang nilainya lebih besar? Apakah angka 8 selalu lebih besar dari angka 4?"
  5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, kegiatan yang akan dilakukan, dan sistem penilaian.

Kegiatan Inti (75 Menit)

Tahap 1: Stimulation (Pemberian Rangsangan)

  1. Guru menayangkan video animasi dan slide visual berwarna pada Smart TV yang menampilkan perjalanan angka dari rumah satuan hingga rumah puluh ribuan.
  2. Peserta didik mengamati perubahan nilai angka saat digit 5 berpindah tempat dari posisi satuan hingga puluh ribuan (5, 50, 500, 5.000, 50.000).

Tahap 2: Problem Statement (Pernyataan/Identifikasi Masalah)

  1. Guru menyajikan masalah kontekstual lokal di Smart TV: "Dinas Pertanian mencatat hasil panen jagung di SD Negeri 1 Wringin Anom dan sekitarnya mencapai 73.509 kg. Namun, seorang petugas salah mencatat nilai tempat angka 5 dan 3. Bagaimana dampak kesalahan penempatan nilai tempat tersebut terhadap data panen desa kita?"
  2. Peserta didik mengidentifikasi masalah penentuan nilai tempat dan nilai angka pada bilangan 73.509.

Tahap 3: Data Collection (Pengumpulan Data)

  1. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok heterogen (setiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa).
  2. Guru membagikan LKPD berbasis media visual (Tabel Warna Nilai Tempat) dan data demografi/ekonomi lokal Desa Wringin Anom.
  3. Kelompok diminta mengumpulkan informasi digit angka, memasukkan digit ke dalam tabel nilai tempat visual, dan menentukan nilai angkanya masing-masing.

Tahap 4: Data Processing (Pengolahan Data)

  1. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok mengisi tabel nilai tempat berkat bantuan panduan warna (Kuning = Puluh Ribuan, Hijau = Ribuan, Biru = Ratusan, Merah = Puluhan, Ungu = Satuan).
  2. Peserta didik menguraikan bilangan tersebut ke dalam bentuk panjang dekomposisi (contoh: 73.509 = 70.000 + 3.000 + 500 + 0 + 9).
  3. Guru berkeliling memberikan bimbingan sesuai strategi diferensiasi proses bagi kelompok visual yang masih membutuhkan jembatan konkret/gambar.

Tahap 5: Verification (Pembuktian)

  1. Perwakilan kelompok maju ke depan kelas untuk mempresentasikan hasil analisis nilai tempatnya menggunakan aplikasi Tabel Nilai Tempat Interaktif di Smart TV.
  2. Kelompok lain menangapi dan mencocokkan hasil analisis mereka.
  3. Guru memberikan penguatan secara visual langsung pada Smart TV terhadap jawaban peserta didik.

Tahap 6: Generalization (Menarik Kesimpulan)

  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan bahwa nilai suatu angka sangat bergantung pada tempat/posisinya dalam bilangan cacah.
  2. Peserta didik menyimpulkan urutan nilai tempat dari terbesar ke terkecil untuk bilangan 5 digit (Puluh Ribuan, Ribuan, Ratusan, Puluhan, Satuan).

Kegiatan Penutup (15 Menit)

  1. Peserta didik mengerjakan tes evaluasi mandiri (kuis singkat) untuk mengukur tingkat pemahaman individu.
  2. Guru bersama peserta didik melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung.
  3. Guru memberikan umpan balik positif atas kerja sama dan partisipasi aktif peserta didik.
  4. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya (Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Sampai 100.000).
  5. Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM

Mindful Learning (Pembelajaran Bermakna dan Sadar)

Peserta didik secara sadar mengamati bagaimana sebuah digit angka yang sama memiliki daya/nilai yang sangat berbeda ketika menempati posisi yang berbeda. Peserta didik dilatih untuk teliti dan tidak tergesa-gesa dalam membaca data angka kependudukan maupun transaksi keuangan.

Meaningful Learning (Pembelajaran Relevan)

Penggunaan data statistik lokal Desa Wringin Anom (seperti jumlah penduduk, luas wilayah, atau hasil panen) menjadikan matematika terasa dekat dan nyata bagi peserta didik. Mereka memahami bahwa matematika bukan sekadar simbol di buku, melainkan alat untuk memahami kondisi lingkungan tempat tinggal mereka.

Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

Integrasi teknologi Smart TV berupa simulasi papan nilai tempat berwarna-warni dan kegiatan bongkar-pasang kartu angka interaktif menciptakan suasana belajar yang dinamis, menarik secara visual, dan tidak membosankan.

STRATEGI DIFERENSIASI

Diferensiasi Proses

  • Peserta didik yang masih belum memahami konsep dasar diberikan alat bantu visual berupa Kartu Nilai Tempat Berwarna dan gambar Blok Dienes pada media LKPD.
  • Peserta didik yang sudah memahami dasar diminta langsung melakukan analisis perbandingan nilai angka pada dua bilangan 5 digit yang berbeda dari data lokal Wringin Anom.

Diferensiasi Konten (Visual)

  • Menyediakan materi dalam format visual yang kaya warna, bagan berstuktur, infografis data kependudukan Wringin Anom, serta tayangan animasi interaktif pada Smart TV.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI

  • Laptop: Digunakan oleh guru untuk mengolah aplikasi presentasi interaktif dan media pembelajaran.
  • Smart TV: Digunakan untuk menampilkan slide visual berwarna, tayangan animasi nilai tempat, data statistik Wringin Anom, serta papan interaktif manipulatif.
  • Internet: Digunakan untuk mengakses data statistik lokal terkini dan sumber animasi pendukung matematika.

MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

Media Pembelajaran

  1. Smart TV dan Laptop.
  2. Slide Presentasi Interaktif "Rumah Nilai Tempat".
  3. Kartu Angka Warna-Warni (Digit 0-9).
  4. Papan Tabel Nilai Tempat Visual (Puluh Ribuan, Ribuan, Ratusan, Puluhan, Satuan).

Sumber Belajar

  1. Buku Siswa Matematika SD Kelas V Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  2. Data Statistik Kependudukan dan Pertanian Desa/Kecamatan Wringin Anom.
  3. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) buatan guru.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Identitas Peserta Didik

LabelIsi
Nama Kelompok / Peserta Didik
Kelas / Anggota KelompokV (Lima) / 1. ..... 2. ..... 3. ..... 4. .....
Nomor Absen
Tanggal

Judul Kegiatan

Eksplorasi Data Nilai Tempat Penduduk dan Hasil Bumi Wringin Anom

Tujuan Kegiatan

  1. Menentukan nilai tempat dan nilai angka pada bilangan cacah hingga 100.000.
  2. Menguraikan bilangan cacah hingga 100.000 berdasarkan nilai tempatnya.

Petunjuk Kerja

  1. Amati data statistik Desa Wringin Anom yang tertulis pada tabel soal.
  2. Isilah tabel nilai tempat sesuai dengan digit angka yang ada pada bilangan tersebut.
  3. Tentukan nilai angka dari setiap digit.
  4. Tuliskan bentuk panjang (dekomposisi) dari bilangan tersebut.
  5. Diskusikan dengan teman kelompokmu dan gunakan media warna untuk membantu kelancaran analisis.

Soal 1: Analisis Data Penduduk Wringin Anom

Jumlah penduduk di salah satu RW Desa Wringin Anom tercatat sebanyak 25.843 jiwa.

Isilah Tabel Nilai Tempat di bawah ini!

Digit AngkaNilai TempatNilai Angka
2
5
8
4
3

Tuliskan bentuk panjang dari 25.843:

25.843 = ...... + ...... + ...... + ...... + ......

Soal 2: Analisis Hasil Panen Padi

Hasil panen padi poktan Desa Wringin Anom mencapai 84.092 kg.

Jawablah pertanyaan berikut:

  1. Angka 8 menempati nilai tempat ...... dan bernilai ......
  2. Angka 0 menempati nilai tempat ...... dan bernilai ......
  3. Angka 9 menempati nilai tempat ...... dan bernilai ......
  4. Digit angka yang menempati nilai tempat ribuan adalah ...... yang bernilai ......
  5. Bentuk panjang dari 84.092 adalah:

84.092 = ...... + ...... + ...... + ...... + ......

Soal 3: Studi Kasus Pemecahan Masalah

Seorang juru ketik salah memasukkan data jumlah bibit tanaman di Wringin Anom dari yang seharusnya 52.610 menjadi 25.610.

Apakah nilai tempat angka 5 dan 2 berubah? Jelaskan analisis kelompokmu berdasarkan perubahan nilainya!

Jawaban Analisis:

..........................................................................................................................................................................

..........................................................................................................................................................................

REMEDIAL

Kegiatan remedial diperuntukkan bagi peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

  • Bentuk Kegiatan: Bimbingan individual/kelompok kecil menggunakan alat peraga konkret atau papan nilai tempat fisik berpelekat warna.
  • Tugas Khusus: Menyusun kartu angka pada papan nilai tempat untuk bilangan 4-5 digit dan menyebutkan nilai tempat serta nilai angkanya secara lisan dan tertulis.

PENGAYAAN

Kegiatan pengayaan diperuntukkan bagi peserta didik yang telah melampaui Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

  • Bentuk Kegiatan: Pemberian soal berbasis High Order Thinking Skills (HOTS) dan pemecahan masalah kompleks.
  • Tugas Khusus: Peserta didik diminta membuat teka-teki bilangan 5 digit berdasarkan petunjuk nilai tempat (Contoh: "Aku adalah bilangan 5 digit. Angka puluh ribuanku adalah 7. Angka ratusanku 2 kali lipat dari angka satuanku...").

REFLEKSI GURU

NoPertanyaan RefleksiHasil Evaluasi Guru
1Apakah media visual Smart TV dan data kontekstual lokal Wringin Anom berhasil meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap nilai tempat?Penggunaan media visual dan konteks lokal berhasil meningkatkan keterlibatan dan pemahaman visual peserta didik secara signifikan.
2Berapa persentase peserta didik yang telah mencapai tujuan pembelajaran pada pertemuan ini?Sekitar 85% peserta didik telah mampu menentukan nilai tempat dan menguraikan bilangan 5 digit dengan tepat.
3Kendala apa yang paling dominan dirasakan guru selama proses pembelajaran berlangsung?Beberapa peserta didik masih mengalami kebingungan saat menentukan nilai tempat untuk digit 0 pada posisi tengah bilangan.
4Langkah perbaikan apa yang akan dilakukan untuk pembelajaran pada pertemuan berikutnya?Memberikan penekanan khusus pada konseptualisasi angka 0 dalam tabel nilai tempat melalui latihan visual tambahan.

REFLEKSI PESERTA DIDIK

NoPertanyaan RefleksiRespon Peserta Didik
1Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling kamu sukai?Menonton tayangan animasi visual warna di Smart TV dan menganalisis data desa sendiri.
2Apakah kamu mengalami kesulitan saat menentukan nilai tempat pada bilangan 5 digit? Bagian mana?Agak bingung ketika ada angka nol di tengah-tengah bilangan.
3Setelah belajar hari ini, apakah kamu sudah bisa bedakan antara nilai tempat dan nilai angka?Sudah bisa, nilai tempat itu posisinya (seperti ratusan/ribuan), nilai angka itu besarnya nilainya (seperti 500/5.000).

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

  • Pengembangan Konsep Nilai Tempat pada Fase C: Nilai tempat merupakan dasar dari sistem penulisan desimal berbasis sepuluh (base-ten system). Penting bagi guru untuk menekankan bahwa nilai tempat bergeser ke kiri dengan kelipatan 10 (1, 10, 100, 1.000, 10.000). Integrasi konteks kearifan lokal seperti data kependudukan membantu menambatkan konsep abstrak ke pemikiran konkret peserta didik.

Bahan Bacaan Peserta Didik

  • Memahami Nilai Tempat Bilangan 5 Digit: Sebuah bilangan terdiri dari digit-digit angka. Setiap digit memiliki rumah (posisi) masing-masing. Rumah paling kanan bernama Satuan, sebelah kirinya Puluhan, lalu Ratusan, Ribuan, dan Puluh Ribuan. Contohnya pada angka 35.124: 3 berada di rumah Puluh Ribuan (30.000), 5 di rumah Ribuan (5.000), 1 di rumah Ratusan (100), 2 di rumah Puluhan (20), dan 4 di rumah Satuan (4).

GLOSARIUM

  • Bilangan Cacah: Himpunan bilangan bulat yang tidak negatif, yaitu {0, 1, 2, 3, 4, 5, ...}.
  • Nilai Tempat: Nilai dari suatu tempat atau posisi angka dalam suatu bilangan (satuan, puluhan, ratusan, ribuan, puluh ribuan).
  • Nilai Angka: Nilai nominal yang dihasilkan oleh digit angka dikalikan dengan nilai tempatnya.
  • Dekomposisi Bilangan: Menguraikan suatu bilangan menjadi bentuk penjumlahan berdasarkan nilai tempat masing-masing digitnya.
  • Smart TV: Televisi pintar interaktif yang digunakan sebagai media penayangan audio-visual pembelajaran di kelas.

DAFTAR PUSTAKA

  • Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2024). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Matematika Fase C. Jakarta: Kemendikbudristek.
  • Hobri, dkk. (2022). Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V. Jakarta: Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek.
  • Hobri, dkk. (2022). Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V. Jakarta: Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek.

LAMPIRAN

Lembar Observasi Penilaian Sikap Peserta Didik

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor (1-4)Skor
1Bernalar KritisSkor 1: Belum menunjukkan pemikiran kritis saat menganalisis angka.
Skor 2: Mulai menunjukkan pemikiran kritis dengan bantuan bimbingan.
Skor 3: Bernalar kritis secara konsisten dalam menganalisis nilai tempat.
Skor 4: Sangat kritis, mandiri, dan mampu menemukan pola hubungan nilai tempat.
2Gotong RoyongSkor 1: Tidak mau bekerja sama dengan tim kelompok.
Skor 2: Kurang aktif berkontribusi dalam diskusi kelompok.
Skor 3: Aktif bekerja sama dan membantu tugas kelompok.
Skor 4: Sangat aktif memimpin, membantu teman, dan bekerjasama dengan baik.
3MandiriSkor 1: Bergantung penuh pada orang lain dalam mengerjakan tugas.
Skor 2: Mengerjakan tugas mandiri jika selalu diawasi guru.
Skor 3: Mengerjakan tugas mandiri secara tertib dan tepat waktu.
Skor 4: Sangat mandiri, penuh inisiatif, dan menyelesaikan tugas dengan rapi.

Lembar Observasi Kinerja Praktik Penggunaan Tabel Nilai Tempat

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor (1-4)Skor
1Ketepatan Memasukkan Digit pada Tabel VisualSkor 1: Salah meletakkan seluruh digit pada tabel nilai tempat.
Skor 2: Meletakkan 1-2 digit angka pada posisi yang tepat.
Skor 3: Meletakkan 3-4 digit angka pada posisi yang tepat.
Skor 4: Meletakkan seluruh digit (5 digit) pada posisi nilai tempat dengan tepat.
2Ketepatan Menguraikan Bentuk PanjangSkor 1: Salah menguraikan bentuk panjang bilangan.
Skor 2: Menguraikan bentuk panjang dengan 3-4 kesalahan nilai angka.
Skor 3: Menguraikan bentuk panjang dengan 1 kesalahan kecil.
Skor 4: Menguraikan bentuk panjang secara sempurna tanpa kesalahan.
3Komunikasi dan Presentasi VisualSkor 1: Tidak mampu menjelaskan hasil analisis kelompok.
Skor 2: Menjelaskan hasil analisis dengan ragu-ragu dan kurang jelas.
Skor 3: Menjelaskan hasil analisis dengan jelas menggunakan media visual.
Skor 4: Menjelaskan hasil analisis sangat percaya diri, jelas, dan sistematis.
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah,
Sri Anggriyani, S.Pd.
NIP. 198004152008012016
 
Situbondo, ___________2026
Guru Kelas,
Didik Sadi, S.Pd.
NIP. 198406162025211130