Bullets Library
Number Library
Border Sel:
Shading Sel:
Modul Ajar

IDENTITAS MODUL

Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Wringin Anom
Nama Penyusun : Didik Sadi, S.Pd.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Fase / Kelas : Fase C / Kelas V
Semester / T.A. : Ganjil / 2026/2027
Pokok Bahasan / Topik : Memamerkan Hasil Karya/Laporan Hobi dan Refleksi Pembelajaran
Alokasi Waktu : 6 x 35 menit (2 Pertemuan @ 3 x 35 menit)
Target Peserta Didik : Peserta Didik Reguler (30 Siswa)

ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN

Peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom memiliki karakteristik dominan berupa gaya belajar visual-kinestetik yang sangat aktif dan antusias terhadap aktivitas praktis. Berdasarkan asesmen awal, mayoritas peserta didik belum memahami secara mendalam cara menyusun evaluasi diri terhadap hasil karya sendiri serta belum terbiasa memberikan apresiasi dan umpan balik yang terstruktur terhadap karya orang lain. Untuk menjembatani hal tersebut, pembelajaran dirancang berbasis proyek pameran karya (Gallery Walk) dengan mengintegrasikan kearifan lokal kerajinan dan seni daerah Wringin Anom. Pendekatan ini memanfaatkan media visual digital (Smart TV) serta karya fisik nyata agar peserta didik dapat mengalami proses pembelajaran mendalam (Deep Learning) yang bermakna, penuh kesadaran (mindful), dan menyenangkan (joyful).

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Pada akhir Fase C, peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:

  • Membaca dan Memirsa: Peserta didik mampu mengevaluasi informasi dan merefleksikan gagasan berdasarkan hasil pengamatan visual dan teks laporan karya.
  • Berbicara dan Mempresentasikan: Peserta didik mampu mempresentasikan hasil karya hobi dan kerajinan secara runtut, jelas, serta mampu menanggapi umpan balik dari teman sebaya dengan santun.
  • Menulis: Peserta didik mampu menuliskan laporan refleksi hasil karya pribadi dan menyusun catatan apresiasi yang konstruktif untuk karya teman sekelas.

TUJUAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 (3 x 35 menit)

  1. Melalui kegiatan penayangan contoh visual via Smart TV, peserta didik dapat menganalisis kriteria pameran karya hobi dan laporan refleksi diri secara cermat dan kritis.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat merancang dan menyiapkan display pameran karya hobi (berbasis visual poster maupun objek kerajinan lokal) secara kreatif dan kolaboratif.
  3. Melalui bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun draft laporan refleksi awal atas karya hobi pribadi secara jujur dan mandiri.

Pertemuan 2 (3 x 35 menit)

  1. Melalui kegiatan pameran karya (Gallery Walk), peserta didik dapat mempresentasikan karya hobi dan kerajinan lokal milik sendiri secara percaya diri.
  2. Melalui kartu apresiasi, peserta didik dapat memberikan umpan balik positif dan konstruktif terhadap sedikitnya 3 karya hobi milik teman sekelas secara santun.
  3. Melalui refleksi akhir pembelajaran, peserta didik dapat mengevaluasi kekurangan dan kelebihan hasil karyanya sendiri serta merumuskan rencana perbaikan karya di masa mendatang.

PEMAHAMAN BERMAKNA

  1. Mengevaluasi karya diri sendiri membantu seseorang memahami proses pertumbuhan pribadi dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan secara berkelanjutan.
  2. Mengapresiasi karya orang lain membangun rasa empati, saling menghormati, dan memperkaya wawasan tentang ragam hobi serta kearifan budaya lokal.
  3. Proses pameran bukan sekadar menampilkan produk, melainkan media komunikasi dan ruang pertukaran ide yang penuh makna dan keberanian bereksplorasi.

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa sebuah karya atau hobi yang kita tekuni perlu dibagikan dan dipamerkan kepada orang lain?
  2. Bagaimana rasa perasaanmu ketika seseorang memberikan pujian atau masukan yang membangun terhadap karya yang kamu buat?
  3. Apa perbedaan antara sekadar melihat benda hobi milik teman dengan memahami cerita dan proses pembuatan di balik hobi tersebut?

PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN

Profil Pelajar Pancasila

  • Bernalar Kritis: Mampu mengevaluasi karya sendiri dan memberikan umpan balik yang objektif dan rasional kepada teman.
  • Kreatif: Mampu menyajikan pameran karya hobi dan laporan visual secara menarik dan inovatif.
  • Gotong Royong: Bekerja sama dalam menata ruang pameran dan saling mendukung aktivitas pameran kelas.
  • Mandiri: Bertanggung jawab atas persiapan karya dan kelengkapan laporan refleksi diri secara pribadi.

Kompetensi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning 6C)

  • Critical Thinking: Menganalisis kelebihan dan kelemahan karya pribadi secara mendalam.
  • Communication: Menyampaikan ide, cerita hobi, dan tanggapan apresiasi secara lisan dan tertulis dengan efektif.
  • Collaboration: Berkolaborasi menyusun alur pameran kelas bersama teman sekelas.
  • Creativity: Mendesain bentuk tampilan fisik/visual hobi yang unik dan memanfaatkan unsur kerajinan lokal.
  • Character: Menunjukkan rasa empati, menghargai karya orang lain, dan bersikap jujur dalam refleksi diri.
  • Citizenship: Menghargai dan melestarikan seni serta kerajinan tradisional khas Wringin Anom.

MATERI PEMBELAJARAN

Pameran Karya Hobi dan Kerajinan Lokal

  • Konsep dasar pameran karya sederhana di kelas (Gallery Walk).
  • Cara menyajikan karya hobi (koleksi, gambar, produk kerajinan Wringin Anom seperti anyaman, seni kriya, atau olahan lokal).
  • Penyusunan label karya (Judul karya, Nama pembuat, Hobi/Jenis kerajinan, Deskripsi singkat).

Refleksi dan Evaluasi Diri

  • Komponen refleksi karya: proses pembuatan, kendala yang dihadapi, hal yang paling disukai dari karya, dan target perbaikan.
  • Penggunaan rubrik diri (Self-Evaluation Sheet).

Apresiasi dan Umpan Balik Konstruktif

  • Metode 3-2-1 atau Bintang dan Harapan (Satu hal yang sangat disukai, satu hal yang menarik, dan satu saran santun untuk perbaikan).
  • Etika dalam menyampaikan kritik dan apresiasi seni/karya hobi.

MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN

  • Model Pembelajaran: Project Based Learning (PjBL) dengan produk berupa Pameran Kelas (Gallery Walk) dan Dokumen Refleksi Karya.
  • Pendekatan Pembelajaran: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) mencakup:
  • Mindful Learning: Kesadaran penuh saat melakukan evaluasi diri dan memperhatikan detail karya teman.
  • Meaningful Learning: Mengaitkan hobi dan karya dengan nilai-nilai budaya lokal Wringin Anom.
  • Joyful Learning: Suasana pameran interaktif yang menyenangkan dan merayakan keberagaman bakat.
  • Pendekatan Tambahan: Culturally Sustaining Pedagogy (Pendekatan berbasis Kerajinan/Seni Lokal).

ASESMEN

Asesmen Diagnostik (Awal)

  • Teknik: Tanya jawab interaktif dan pemetaan gambar visual hobi.
  • Instrumen: Daftar cek pemahaman konsep refleksi dan identifikasi jenis hobi/kerajinan peserta didik.

Asesmen Formatif (Proses)

  • Teknik: Observasi kinerja kelompok, penilaian antar-teman (peer-assessment) menggunakan Kartu Apresiasi.
  • Instrumen: Lembar observasi keaktifan, kerjsama, dan ketepatan tata cara pemberian umpan balik.

Asesmen Sumatif (Akhir)

  • Teknik: Penilaian produk (Display pameran & Laporan Refleksi Tertulis/Visual) dan Presentasi Lisan.
  • Instrumen: Rubrik penilaian pameran karya, rubrik teks laporan refleksi, dan rubrik presentasi.

RUBRIK PENILAIAN

Rubrik Penilaian Display Pameran Karya Hobi

Kriteria PenilaianSkor 4 (Sangat Baik)Skor 3 (Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Tampilan VisualSangat rapi, menarik, kreatif, dan menata karya/kerajinan lokal dengan estetika tinggi.Rapi dan menarik, menyajikan karya hobi dengan jelas.Kurang rapi, namun karya hobi masih dapat terlihat dengan jelas.Tidak rapi, penataan karya berantakan dan tidak menarik.
Kelengkapan InformasiInformasi karya sangat lengkap (judul, deskripsi, cerita proses, unsur budaya lokal).Informasi karya lengkap memuat judul, nama, dan deskripsi singkat hobi.Informasi karya kurang lengkap, hanya menyajikan nama dan judul.Tidak ada label informasi pada karya yang dipamerkan.
KreativitasMenggunakan bahan daur ulang/seni lokal secara sangat inovatif dan unik.Menggunakan variasi media visual yang cukup menarik.Menggunakan media visual seadanya tanpa variasi.Tidak menunjukkan upaya kreativitas dalam penyajian.

Rubrik Penilaian Refleksi Diri dan Apresiasi (Bahasa Indonesia)

Kriteria PenilaianSkor 4 (Sangat Baik)Skor 3 (Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Kedalaman RefleksiMampu menganalisis kelebihan, kekurangan, dan rencana perbaikan karya secara sangat mendalam.Mampu menyebutkan kelebihan dan kekurangan karya pribadi dengan jelas.Hanya menyebutkan kelebihan atau kekurangan karya secara garis besar.Tidak mampu melakukan refleksi atas karya sendiri.
Kualitas Umpan BalikMemberikan pujian spesifik dan saran konstruktif yang sangat santun pada karya teman.Memberikan pujian dan saran yang relevan pada karya teman.Memberikan komentar singkat yang kurang spesifik (misal: "Bagus").Memberikan komentar yang tidak relevan atau bersifat negatif.
Penggunaan BahasaMenggunakan bahasa Indonesia yang baku, kalimat efektif, dan ejaan yang tepat.Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dengan sedikit kesalahan ejaan.Menggunakan bahasa Indonesia sehari-hari, terdapat banyak kesalahan ejaan.Bahasa sulit dipahami dan tidak terstruktur.

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 (3 x 35 menit)

Kegiatan Pendahuluan (15 menit)

  1. Guru menyapa peserta didik, berdoa bersama, dan mengecek kesiapan fisik serta psikis peserta didik.
  2. Guru melakukan pemusatan perhatian (Mindful Moment) dengan mengajak peserta didik menarik napas dalam-dalam dan membayangkan hobi atau kerajinan kesukaan mereka.
  3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Mengapa karya hobi kita perlu dipamerkan, dan bagaimana cara kita menceritakannya agar orang lain paham?"
  4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, alur kegiatan pameran PjBL, dan aspek penilaian yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti (80 menit)

Tahap 1: Pertanyaan Mendasar (Essential Question)

  1. Guru menayangkan video/slide interaktif melalui Smart TV yang menampilkan contoh pameran karya hobi siswa dan kerajinan tradisional khas Wringin Anom.
  2. Peserta didik mengamati unsur-unsur yang membuat sebuah pameran menarik dan bagaimana pembuat karya menuliskan catatan refleksi atas karyanya.
  3. Guru memfasilitasi tanya jawab untuk menggali pemahaman visual peserta didik mengenai format pameran karya.

Tahap 2: Mendesain Perencanaan Proyek (Design Project)

  1. Peserta didik dibagi ke dalam kelompok kecil berdasarkan minat atau jenis karya hobi/kerajinan lokal (kelompok seni/kerajinan tangan, kelompok koleksi/visual, kelompok tulisan/literasi).
  2. Guru membagikan LKPD Pertemuan 1.
  3. Peserta didik merancang tata letak (layout) booth pameran meja mereka serta menentukan media visual yang akan digunakan (poster, label karya, atau papan pajangan).
  4. Peserta didik mengakomodasi unsur kerajinan lokal Wringin Anom sebagai dekorasi atau materi hobi yang dipamerkan.

Tahap 3: Menyusun Jadwal (Create Schedule)

  1. Guru dan peserta didik mendiskusikan batasan waktu penyelesaian persiapan pameran (40 menit persiapan display dan refleksi tertulis).
  2. Peserta didik menyusun alur kerja kelompok: siapa yang menyusun label, siapa yang menata benda, dan siapa yang menyiapkan teks refleksi diri.

Tahap 4: Memonitor Keaktifan dan Perkembangan Proyek (Monitoring)

  1. Peserta didik mulai menata karya hobi pribadi di meja masing-masing dan menuliskan draft teks refleksi diri pada lembar kerja.
  2. Guru memantau setiap kelompok, memberikan bimbingan bagi peserta didik yang kesulitan menyusun kalimat refleksi, dan memastikan peserta didik yang aktif secara visual dapat memanfaatkan media gambar/warna secara optimal.
  3. Guru memastikan penerapan Meaningful Learning terjadi saat siswa mengaitkan karya hobi mereka dengan manfaat sosial atau nilai lokal.

Kegiatan Penutup (10 menit)

  1. Guru bersama peserta didik melakukan umpan balik singkat terkait kemajuan persiapan pameran.
  2. Guru menginstruksikan peserta didik untuk membawa perlengkapan tambahan yang dibutuhkan untuk pameran pada Pertemuan 2.
  3. Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.

Pertemuan 2 (3 x 35 menit)

Kegiatan Pendahuluan (15 menit)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru memberikan stimulasi penyemangat (Joyful Learning) berupa ice breaking "Tebak Hobi dan Gerakan" untuk mencairkan suasana.
  3. Guru menyampaikan skenario pelaksanaan Gallery Walk dan tata tertib dalam memberikan apresiasi serta umpan balik.

Kegiatan Inti (80 menit)

Tahap 5: Menguji Hasil (Assess the Outcome - Gallery Walk)

  1. Peserta didik merapikan stan pameran karya hobi mereka di sudut-sudut kelas yang telah ditentukan.
  2. Pelaksanaan Gallery Walk:
  • Separuh anggota kelompok bertugas sebagai "Kurator/Pemandu Stand" yang menjelaskan karya hobi dan membacakan refleksi karyanya kepada pengunjung.
  • Separuh anggota kelompok lainnya bertugas sebagai "Pengunjung" yang berjalan mengelilingi pameran teman sekelas.
  • Setelah 25 menit, peran berganti sehingga seluruh peserta didik merasakan pengalaman sebagai pemandu dan pengunjung.
  1. Setiap pengunjung wajib mengisi "Kartu Apresiasi" (berisi pujian dan masukan konstruktif) yang ditempelkan pada papan catatan di setiap stand karya.
  2. Guru mendokumentasikan proses pameran dan menayangkan foto/video suasana pameran secara live/real-time melalui Laptop yang terhubung ke Smart TV.

Tahap 6: Mengevaluasi Pengalaman (Evaluate the Experience)

  1. Peserta didik kembali ke tempat duduk masing-masing dengan membawa Kartu Apresiasi yang diterima dari teman-teman.
  2. Peserta didik membaca catatan apresiasi tersebut secara khidmat (Mindful Reflection).
  3. Peserta didik melengkapi Lembar Refleksi Akhir Pembelajaran: menuliskan perasaan setelah dipamerkan, evaluasi kelebihan karya, dan perbaikan apa yang akan dilakukan di masa depan.
  4. Beberapa perwakilan peserta didik mempresentasikan refleksi perasaannya dan hasil apresiasi terbaik di depan kelas di samping layar Smart TV.

Kegiatan Penutup (15 menit)

  1. Guru memberikan apresiasi menyeluruh atas keberhasilan pameran karya hobi kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom.
  2. Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang pentingnya evaluasi diri dan sikap saling menghargai karya.
  3. Peserta didik mengisi lembar refleksi emosional pembelajaran.
  4. Pembelajaran diakhiri dengan apresiasi bersama dan doa penutup.

PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM

Mindful Learning (Pembelajaran Penuh Kesadaran)

Peserta didik diajak untuk menghentikan sejenak aktivitas fisik dan secara sadar melihat kembali karya hobi yang telah mereka buat. Mereka merenungkan proses alur pembuatan karya, mengenali emosi yang muncul saat menghadapi kesulitan membuat karya, serta secara jujur mengakui kelemahan karya tanpa merasa berkecil hati.

Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa hobi dan karya seni bukan sekadar hiburan, melainkan sarana mengekspresikan identitas diri dan melestarikan budaya lokal Wringin Anom. Proses pemberian saran kepada teman melatih empati sosial dan kemampuan berkomunikasi santun yang berguna dalam kehidupan bermasyarakat.

Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

Suasana pameran kelas dirancang menyerupai festival seni kecil di mana siswa bebas mengeksplorasi stand teman, mendengarkan musik latar yang menenangkan, berinteraksi melalui Smart TV, serta memberikan stiker apresiasi berwarna-warni yang memicu kegembiraan.

STRATEGI DIFERENSIASI

Diferensiasi Konten

  • Peserta didik dengan minat visual diberikan bahan bacaan beropsi infografis dan contoh display pameran bergambar via Smart TV.
  • Peserta didik yang menyukai teks diberikan contoh laporan refleksi berupa narasi deskriptif.
  • Mengakomodasi materi kearifan lokal kerajinan Wringin Anom bagi siswa yang memiliki hobi kriya/seni tradisional.

Diferensiasi Proses

  • Peserta didik yang masih belum memahami materi didampingi secara intensif oleh guru (Scaffolding) dalam menyusun kalimat refleksi diri.
  • Peserta didik yang sudah mahir dijadikan "Ketua Kurator" untuk membantu mengarahkan alur pameran teman-temannya.

Diferensiasi Produk

  • Peserta didik bebas memilih format tampilan pameran karya hobi: dapat berupa poster visual bergambar, display benda fisik kerajinan nyata, maupun bentuk presentasi digital/slide pada komputer jika memungkinkan.
  • Format laporan refleksi dapat disajikan dalam bentuk poin-poin visual bergambar atau tulisan paragraf naratif lengkap.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI

  • Smart TV: Digunakan untuk menampilkan contoh visual pameran karya, menayangkan petunjuk langkah Gallery Walk, serta memutarkan dokumentasi kegiatan siswa secara langsung.
  • Laptop: Digunakan guru untuk memproses data asesmen dan menghubungkan media presentasi audio-visual ke Smart TV.
  • Internet: Digunakan untuk mengunduh referensi visual kerajinan lokal dan lagu latar yang mendukung suasana tenang saat refleksi (Mindful Learning).

MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

Media Pembelajaran

  • Smart TV, Laptop, dan Jaringan Internet.
  • Meja Pameran dan Papan Display Kelas (Wall of Fame).
  • Kartu Apresiasi / Sticky Notes berwarna-warni.
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

Sumber Belajar

  • Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas V Kurikulum Merdeka.
  • Modul Lokal: Ragam Kerajinan dan Seni Tradisional Wringin Anom.
  • Lingkungan sekitar sekolah dan karya pribadi peserta didik.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PERTEMUAN 1

Persiapan Pameran Karya Hobi & Refleksi Diri

LabelIsi
Nama Peserta Didik...........................................................
Kelas / No. AbsenV (Lima) / ......
Tanggal Aktivitas...........................................................

PETUNJUK KERJA:

  1. Amati karya hobi atau kerajinan lokal yang telah kamu bawa/buat!
  2. Isilah formulir refleksi diri di bawah ini dengan jujur dan teliti!
  3. Rancangkan sketsa tampilan meja pameranmu pada kotak yang tersedia!

A. FORMULIR REFLEKSI DIRI KARYA HOBI

  1. Nama Karya / Hobi yang Dipamerkan:

..........................................................................................................................................

  1. Alasan Saya Menyukai Hobi / Karya Ini:

..........................................................................................................................................

  1. Apa kelebihan utama dari karya yang kamu buat ini?

..........................................................................................................................................

  1. Apa kesulitan atau kekurangan yang kamu temukan saat membuat karya ini?

..........................................................................................................................................

  1. Apa rencana perbaikanmu agar karyamu menjadi lebih baik di masa depan?

..........................................................................................................................................

B. RANCANGAN DISPLAY PAMERAN (SKETSA VISUAL)

(Gambarlah rancangan posisi meja, papan judul, dsb.)

`

+-----------------------------------------------------------------------+

[ KOTAK SKETSA TAMPILAN MEJA ]

+-----------------------------------------------------------------------+

`

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PERTEMUAN 2

Kartu Apresiasi Gallery Walk & Evaluasi Akhir

LabelIsi
Nama Peserta Didik...........................................................
Kelas / No. AbsenV (Lima) / ......
Tanggal Aktivitas...........................................................

A. LEMBAR APRESIASI KARYA TEMAN (Isilah saat mengelilingi pameran!)

  1. Karya Milik Teman: ...........................................................
  • Hal yang paling saya sukai dari karyanya: ....................................................................
  • Saran santun saya untuk karyanya: ....................................................................
  1. Karya Milik Teman: ...........................................................
  • Hal yang paling saya sukai dari karyanya: ....................................................................
  • Saran santun saya untuk karyanya: ....................................................................
  1. Karya Milik Teman: ...........................................................
  • Hal yang paling saya sukai dari karyanya: ....................................................................
  • Saran santun saya untuk karyanya: ....................................................................

B. EVALUASI AKHIR HASIL APRESIASI

Tuliskan perasaanmu setelah membaca catatan apresiasi yang diberikan oleh teman-temanmu:

..................................................................................................................................................

..................................................................................................................................................

REMEDIAL

Bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran (belum mampu melakukan refleksi karya secara mandiri):

  1. Guru memberikan bimbingan individual (one-on-one) menggunakan kalimat pemantik sederhana, seperti: "Benda apa ini?", "Bagian mana yang paling kamu banggakan?", "Bagian mana yang menurutmu paling susah dibuat?".
  2. Peserta didik melengkapi teks refleksi rumpang (mengisi titik-titik) yang telah disediakan guru.
  3. Peserta didik melakukan simulasi pameran terbatas bersama 2 teman dekat untuk melatih rasa percaya diri.

PENGAYAAN

Bagi peserta didik yang telah melampaui capaian pembelajaran dengan sangat baik:

  1. Ditugaskan menjadi "Kurator Utama Kelas" yang bertugas mengoordinasikan tata letak alur pameran seluruh kelas.
  2. Menyusun katalog digital sederhana berbasis foto karya hobi kelas yang akan ditampilkan di Smart TV sekolah.
  3. Menulis teks ulasan kritik seni sederhana yang membandingkan dua jenis karya hobi kerajinan lokal Wringin Anom secara komparatif.

REFLEKSI GURU

NoPertanyaan RefleksiHasil Evaluasi dan Catatan Guru
1Apakah seluruh peserta didik aktif dan terlibat dalam kegiatan pameran (Gallery Walk)?Mayoritas peserta didik sangat aktif dan antusias. Siswa visual sangat terbantu dengan adanya sajian display fisik dan penayangan Smart TV.
2Kendala apa yang paling dominan muncul saat proses pelaksanaan pameran dan refleksi?Sebagian kecil peserta didik masih kesulitan mengutarakan saran saran kritis yang santun secara tertulis di kartu apresiasi.
3Apakah integrasi kearifan lokal Wringin Anom dapat dipahami dan diapresiasi peserta didik?Ya, peserta didik merasa bangga membawa kerajinan lokal dan menceritakannya kepada teman-teman.
4Bagaimana efektivitas alokasi waktu 6 x 35 menit yang telah direncanakan?Alokasi waktu cukup efisien, namun penataan tempat di awal Pertemuan 2 membutuhkan waktu sedikit lebih lama dari rencana awal.
5Perbaikan apa yang akan dilakukan pada modul ajar dan pembelajaran berikutnya?Menyiapkan panduan kosakata baku untuk umpan balik santun agar pilihan kata peserta didik lebih bervariasi.

REFLEKSI PESERTA DIDIK

NoPernyataan Refleksi Peserta DidikYaTidakCatatan Perasaanku
1Saya merasa senang dan bangga saat memamerkan karya hobi saya di depan teman-teman.YaPerasaan saya sangat gembira karena teman-teman memuji karya saya.
2Saya dapat menemukan kelebihan dan kekurangan pada karya yang saya buat sendiri.YaSaya sadar karya saya kurang rapi di bagian pinggir, tapi warnanya sudah bagus.
3Saya mampu memberikan masukan dan pujian yang santun untuk karya hobi teman saya.YaSaya menuliskan saran dengan kata-kata yang baik agar teman saya tidak sedih.
4Saya memahami manfaat kearifan lokal kerajinan Wringin Anom dalam kehidupan sehari-hari.YaSaya makin tahu bahwa kerajinan daerah kita sangat indah dan bernilai.

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

  • Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka Sekolah Dasar (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi).
  • Strategi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Berbasis Proyek Seni dan Budaya Lokal.
  • Pemanfaatan Gallery Walk sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Interaktif.

Bahan Bacaan Peserta Didik

  • Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas V: "Bab Hobi dan Karya Terbaikku".
  • Panduan Praktis Menulis Refleksi Diri dan Memberikan Apresiasi Keren untuk Teman.
  • Mengenal Kerajinan dan Seni Tradisional Daerah Wringin Anom.

GLOSARIUM

  1. Apresiasi: Penilaian atau penghargaan positif terhadap suatu karya seni atau hasil usaha seseorang.
  2. Gallery Walk: Metode pembelajaran aktif di mana peserta didik berjalan mengelilingi ruangan untuk mengamati dan memberikan tanggapan atas hasil karya teman.
  3. Kearifan Lokal: Gagasan, nilai, atau karya kreatif daerah setempat yang bernilai bijaksana dan diwariskan secara turun-temurun.
  4. Kurator: Pengelola atau pemandu yang bertanggung jawab atas penataan dan penjelasan benda-benda dalam sebuah pameran.
  5. Refleksi Diri: Proses perenungan dan evaluasi secara mendalam terhadap pikiran, perasaan, dan tindakan/karya yang telah dilakukan sendiri.
  6. Umpan Balik Konstruktif: Masukan atau saran yang bersifat membangun dan bertujuan untuk perbaikan karya di masa mendatang.

DAFTAR PUSTAKA

  • Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2024). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Fase C. Jakarta: Kemendikbudristek.
  • Verawaty, & Evy. (2021). Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbudristek.
  • Tomlinson, C. A. (2014). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners. Alexandria: ASCD.
  • Tim Penyusun Seni Budaya. (2022). Kumpulan Kerajinan Tradisional Wringin Anom. Kabupaten: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

LAMPIRAN

LEMBAR OBSERVASI SIKAP DAN PENILAIAN KINERJA

NoAspek yang DinilaiKriteria Skor (1-4 dengan keterangan tiap skor)Skor
1Kemampuan Evaluasi Diri (Refleksi)Skor 4: Menjelaskan kelebihan, kekurangan, dan rencana perbaikan karya secara sangat detail dan jujur.
Skor 3: Menjelaskan kelebihan dan kekurangan karya secara jelas namun perbaikan belum spesifik.
Skor 2: Hanya menyebutkan satu kelebihan atau kekurangan karya secara singkat.
Skor 1: Tidak mampu mengenali kelebihan maupun kekurangan karya sendiri.
2Keterampilan Presentasi KaryaSkor 4: Menyampaikan laporan hobi dengan percaya diri, nada suara jelas, kontak mata baik, dan lancar.
Skor 3: Menyampaikan laporan hobi dengan cukup lancar dan suara terdengar oleh penonton.
Skor 2: Menyampaikan laporan hobi dengan ragu-ragu, suara sangat pelan, dan terbata-bata.
Skor 1: Tidak mau/tidak berani menyampaikan laporan hobi di depan pengunjung pameran.
3Etika Apresiasi dan Umpan BalikSkor 4: Memberikan pujian spesifik dan saran yang sangat santun serta relevan kepada lebih dari 3 teman.
Skor 3: Memberikan pujian dan saran santun kepada 3 teman sekelas.
Skor 2: Memberikan komentar singkat yang kurang spesifik (hanya bilang "bagus") kepada 1-2 teman.
Skor 1: Mengeluarkan komentar negatif/mengejek karya teman atau tidak mengisi kartu apresiasi.
4Kolaborasi dan Keaktifan KelompokSkor 4: Sangat aktif membantu menata ruang pameran, merapikan meja, dan bekerja sama dengan harmonis.
Skor 3: Aktif membantu tugas kelompok dalam pameran hingga selesai.
Skor 2: Kurang aktif, hanya membantu jika diminta oleh teman kelompok.
Skor 1: Pasif, pasrah, atau justru mengganggu ketertiban kerja kelompok saat pameran.
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah,
Sri Anggriyani, S.Pd.
NIP. 198004152008012016
 
Situbondo, ___________2026
Guru Kelas,
Didik Sadi, S.Pd.
NIP. 198406162025211130