Bullets Library
Number Library
Border Sel:
Shading Sel:
Modul Ajar

IDENTITAS MODUL

Satuan Pendidikan : SD Negeri 1 Wringin Anom
Nama Guru : Didik Sadi, S.Pd.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas / Fase : V / C
Semester / T.A. : Ganjil / 2026/2027
Alokasi Waktu : 6 x 35 menit (2 Pertemuan)
Topik Pembelajaran : Teknik Dasar Wawancara Menggali Informasi Hobi

ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN

Kondisi Awal Peserta Didik

Berdasarkan hasil asesmen diagnostik, mayoritas peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom memiliki gaya belajar visual yang kuat dan sangat responsif terhadap tayangan grafis, gambar, maupun video interaktif. Namun, secara pemahaman konsep teknik wawancara dasar, sebagian besar peserta didik belum memahami struktur penyusunan pertanyaan yang efektif (penggunaan kata tanya 5W1H) serta teknik pencatatan poin penting dari narasumber secara lisan.

Kebutuhan Belajar

  1. Kebutuhan Visual: Memerlukan media pembelajaran berbasis Smart TV yang menampilkan tayangan visual menarik, diagram alur wawancara, dan contoh video simulasi.
  2. Kebutuhan Keterampilan Interaksi: Memerlukan ruang praktik langsung melalui simulasi dan bermain peran (Role Playing) untuk mengonstruksi pemahaman secara nyata.
  3. Kebutuhan Pembiasaan Santun Berbahasa: Memerlukan pemodelan etika berkomunikasi yang santun sesuai dengan kearifan lokal daerah setempat.

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengajukan pertanyaan efektif dan mencatat informasi penting hasil wawancara lisan.

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pengamatan tayangan simulasi visual di Smart TV, peserta didik dapat mengidentifikasi fungsi kata tanya 5W1H dan unsur etika wawancara dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok terbimbing, peserta didik dapat menyusun minimal lima kalimat pertanyaan wawancara yang efektif untuk menggali topik hobi teman dengan memperhatikan kesantunan berbahasa.
  3. Melalui metode Role Playing (Bermain Peran), peserta didik dapat melakukan wawancara lisan secara percaya diri serta mencatat informasi penting hasil wawancara ke dalam format laporan sederhana secara akurat.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Wawancara bukan sekadar proses bertanya dan menjawab, melainkan sebuah bentuk komunikasi interaktif yang berlandaskan rasa saling menghormati untuk menggali informasi berharga dari orang lain. Keterampilan mengajukan pertanyaan yang efektif dan mendengarkan secara aktif membantu kita memahami keunikan, hobi, dan potensi orang-orang di sekitar kita secara mendalam.

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara kalian mencari tahu kegiatan menarik yang paling disukai oleh teman di sebelah kalian?
  2. Kata-kata tanya apa saja yang perlu kita siapkan agar kita mendapat cerita lengkap tentang pengalaman hobi seseorang?
  3. Sikap dan bahasa seperti apa yang harus kita tunjukkan agar orang yang kita wawancarai merasa nyaman dan dihargai?

PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN

Profil Pelajar Pancasila

  1. Bergotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok saat melakukan simulasi bermain peran dan menyusun instrumen wawancara.
  2. Bernalar Kritis: Menganalisis informasi yang diterima dari narasumber dan memilah poin-poin penting untuk dicatat.
  3. Berakhlak Mulia: Menerapkan etika berkomunikasi yang sopan dan menggunakan sapaan santun daerah saat berinteraksi.

Kompetensi Utama

  1. Keterampilan Berbicara: Mengajukan pertanyaan secara runtut, artikulatif, dan santun.
  2. Keterampilan Menyimak: Mendengarkan jawaban narasumber secara penuh konsentrasi (active listening).
  3. Keterampilan Menulis: Mencatat inti sari informasi lisan ke dalam bentuk tabel/laporan ringkas.

MATERI PEMBELAJARAN

Konsep Dasar Wawancara

Wawancara adalah kegiatan tanya jawab antara pewawancara (orang yang mencari informasi) dan narasumber (orang yang memberikan informasi) untuk memperoleh data atau keterangan mengenai suatu hal.

Rumus Pertanyaan 5W1H dalam Topik Hobi

  1. Apa (What): Menggali jenis hobi yang ditekuni. Contoh: "Apa hobi yang paling sering kamu lakukan di rumah?"
  2. Siapa (Who): Menggali pihak yang terlibat atau menginspirasi. Contoh: "Siapa yang mengajari kamu bermain sepak bola?"
  3. Kapan (When): Menggali waktu pelaksanaan hobi. Contoh: "Kapan kamu biasanya berlatih melukis?"
  4. Di mana (Where): Menggali tempat berlangsungnya kegiatan hobi. Contoh: "Di mana kamu biasanya membeli perlengkapan berkebun?"
  5. Mengapa (Why): Menggali alasan menyukai hobi tersebut. Contoh: "Mengapa kamu sangat menyukai kegiatan membaca buku sejarah?"
  6. Bagaimana (How): Menggali proses atau langkah dalam menjalankan hobi. Contoh: "Bagaimana cara kamu membagi waktu antara belajar dan melakukan hobi ini?"

Etika Berwawancara dan Kearifan Lokal Kesantunan

  1. Tahap Persiapan: Menyapa dengan salam yang ramah dan meminta izin narasumber.
  2. Tahap Pelaksanaan: Kontak mata yang baik, mengangguk tanda menyimak, menggunakan bahasa santun (penerapan sapaan hormat lokal seperti "Mba/Mas", "Kakak", atau tuturan santun daerah setempat), serta tidak memotong pembicaraan.
  3. Tahap Penutup: Mengucapkan terima kasih atas waktu dan informasi yang telah diberikan.

MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN

  1. Model Pembelajaran: Role Playing (Bermain Peran).
  2. Pendekatan Pembelajaran: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berorientasi pada Mindful Learning (Belajar Bermakna & Sadar), Meaningful Learning (Belajar Kontekstual), dan Joyful Learning (Belajar Menyenangkan).
  3. Metode: Pengamatan Visual, Diskusi Kelompok, Bermain Peran, Observasi Peer-to-Peer, Presentasi Hasil.

ASESMEN

  1. Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran): Tes lisan singkat mengenai pemahaman kata tanya dan kuis visual interaktif melalui Smart TV.
  2. Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran):
  • Lembar observasi keterlibatan diskusi.
  • Penilaian kinerja proses Role Playing (bermain peran sebagai pewawancara dan narasumber).
  1. Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran): Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berupa Laporan Catatan Hasil Wawancara Hobi Teman.

RUBRIK PENILAIAN

Rubrik Penyusunan Pertanyaan Wawancara (5W1H)

Kriteria PenilaianSkor 4 (Sangat Baik)Skor 3 (Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Kelengkapan Unsur 5W1HMemuat 6 unsur kata tanya secara lengkap dan relevan dengan topik hobi.Memuat 4-5 unsur kata tanya yang relevan dengan topik hobi.Memuat 2-3 unsur kata tanya yang cukup relevan dengan topik hobi.Memuat kurang dari 2 kata tanya dan tidak relevan.
Keefektifan KalimatKalimat sangat jelas, komunikatif, dan tidak menimbulkan makna ganda.Kalimat jelas dan komunikatif, terdapat sedikit kesalahan struktur.Kalimat cukup jelas namun ada beberapa kata yang membingungkan.Kalimat sulit dipahami dan struktur pertanyaan tidak tepat.
Kesantunan BahasaMenggunakan kata-kata yang sangat santun dan memperhatikan kearifan lokal.Menggunakan kata-kata santun dengan minor perbaikan.Bahasa cukup santun namun terkesan terlalu kaku atau kurang ramah.Bahasa kurang santun dan tidak menggunakan etika bertutur yang baik.

Rubrik Praktik Role Playing (Bermain Peran)

Kriteria PenilaianSkor 4 (Sangat Baik)Skor 3 (Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Peran PewawancaraKontak mata baik, percaya diri, mendengarkan secara aktif, dan menyapa santun.Memenuhi mayoritas indikator namun masih sedikit ragu-ragu.Kurang percaya diri, sering melihat teks, dan ragu dalam bertanya.Pasif, membaca teks penuh tanpa kontak mata, dan kurang santun.
Peran NarasumberMemerankan narasumber secara intuitif, menjawab jelas, ekspresif, dan lengkap.Menjawab pertanyaan dengan jelas dan komunikatif.Menjawab secara singkat-singkat dan kurang mengeksplorasi penjelasan hobi.Tidak mampu merespons pertanyaan dengan baik dan bingung.
Kerja Sama PeranInteraksi tampak sangat alami, saling mendukung, dan alur percakapan mengalir lancar.Interaksi lancar namun ada beberapa jeda pembicaraan yang kaku.Interaksi tampak kurang menyatu dan masih bergantung pada arahan guru.Tidak mampu membangun interaksi bermain peran dengan pasangan.

Rubrik Hasil Catatan Laporan Wawancara

Kriteria PenilaianSkor 4 (Sangat Baik)Skor 3 (Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Akurasi InformasiCatatan mencakup seluruh inti informasi hobi narasumber secara akurat dan rinci.Catatan mencakup sebagian besar inti informasi narasumber dengan baik.Catatan hanya memuat sebagian kecil informasi dan kurang rinci.Catatan tidak sesuai dengan jawaban narasumber saat wawancara.
Kerapian dan KejelasanTulisan sangat rapi, mudah dibaca, dan terstruktur sesuai format LKPD.Tulisan rapi, mudah dibaca, dan mengikuti format yang ditentukan.Tulisan cukup rapi namun sulit dibaca di beberapa bagian.Tulisan tidak rapi, tidak terbaca, dan format tidak lengkap.

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 (3 x 35 Menit) - Konsep dasar, Eksplorasi Visual, dan Penyusunan Instrumen

Pendahuluan (15 Menit)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam santun dan mengajak peserta didik berdoa bersama.
  2. Guru memeriksa kehadiran dan kenyamanan ruang kelas untuk membangun kesadaran belajar (Mindful Learning).
  3. Guru melakukan apersepsi melalui Smart TV dengan menampilkan foto-foto berbagai macam hobi unik anak-anak (melukis, berkebun, bermain musik, merawat hewan).
  4. Guru mengajukan pertanyaan pemantik lisan untuk memancing pemikiran awal peserta didik.
  5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, alokasi waktu, serta garis besar kegiatan Role Playing yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti (80 Menit)

  1. Pemodelan Visual (Mindful Learning):
  • Guru menayangkan video singkat wawancara anak dengan seorang kolektor atau penggiat hobi melalui Smart TV.
  • Peserta didik mengamati etika pewawancara, cara menyapa narasumber, penggunaan kata tanya 5W1H, dan cara mendengarkan secara aktif.
  • Guru memandu analisis visual: "Informasi apa yang diperoleh dari pertanyaan 'Mengapa' dalam video tersebut?"
  1. Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):
  • Guru memberikan penjelasan interaktif mengenai penggunaan rumus 5W1H dalam konteks topik hobi.
  • Guru mendemonstrasikan sikap tubuh dan kearifan lokal bertutur kata santun daerah (misalnya: salam pembuka yang ramah, kontak mata sopan, dan pengucapan terima kasih di akhir).
  1. Pembentukan Kelompok dan Penyusunan Instrumen (Joyful Learning):
  • Peserta didik dibagi menjadi beberapa pasangan/kelompok kecil (2 orang per pasangan).
  • Setiap pasangan diberikan kesempatan berdiskusi menentukan siapa yang berperan sebagai Pewawancara dan siapa yang berperan sebagai Narasumber pada sesi awal.
  • Peserta didik menyusun draft 5 kalimat pertanyaan tentang hobi pada LKPD Bagian 1.
  • Guru melakukan pendampingan intensif bagi kelompok yang membutuhkan bimbingan perumusan kalimat tanya.

Penutup (10 Menit)

  1. Guru meminta salah satu kelompok membacakan draft pertanyaan yang telah dibuat sebagai sampel evaluasi bersama.
  2. Guru memberikan penguatan terhadap draft pertanyaan yang dibuat.
  3. Guru menyampaikan agenda untuk Pertemuan 2 (Praktik Role Playing dan Pengisian Laporan Wawancara).
  4. Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

Pertemuan 2 (3 x 35 Menit) - Praktik Role Playing, Pencatatan Informasi, dan Evaluasi

Pendahuluan (10 Menit)

  1. Guru menyapa peserta didik dengan hangat dan meminta peserta didik menyiapkan LKPD instrumen pertanyaan yang telah diselesaikan pada pertemuan sebelumnya.
  2. Guru memberikan penjelasan singkat mengenai aturan main praktik Role Playing agar suasana belajar kondusif, aman, dan menyenangkan (Joyful Learning).

Kegiatan Inti (85 Menit)

  1. Persiapan Simulasi Peran (Mindful Learning):
  • Setiap pasangan menyusun tata letak kursi berhadapan layaknya studio wawancara interaktif.
  • Peserta didik memosisikan diri sesuai peran masing-masing (Pewawancara membawa lembar pertanyaan dan alat tulis, Narasumber membawa perlengkapan/properti pendukung hobi jika ada).
  1. Pelaksanaan Role Playing Sesi 1 (Joyful & Meaningful Learning):
  • Pasangan melakukan praktik wawancara lisan selama 15-20 menit.
  • Pewawancara mengajukan pertanyaan 5W1H dengan mempraktikkan etika dan bahasa santun lokal, lalu mencatat inti jawaban narasumber pada LKPD Bagian 2.
  • Narasumber memberikan penjelasan mendalam tentang hobinya secara percaya diri.
  • Guru berkeliling melakukan observasi dan penilaian kinerja menggunakan rubrik.
  1. Pelaksanaan Role Playing Sesi 2 (Pertukaran Peran):
  • Peserta didik bertukar peran: Pewawancara menjadi Narasumber, dan Narasumber menjadi Pewawancara.
  • Kegiatan wawancara lisan dilanjutkan dengan topik hobi dari pasangan yang baru.
  • Pencatatan hasil wawancara dilakukan secara mandiri oleh pewawancara baru.
  1. Unjuk Kerja dan Display Laporan:
  • Perwakilan pasangan maju ke depan kelas untuk menampilkan simulasi singkat wawancara di bawah sorotan Smart TV/kamera kelas.
  • Teman-teman sebaya memberikan tanggapan dan apresiasi positif terhadap penampilan rekan mereka.

Penutup (10 Menit)

  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan keseluruhan proses pembelajaran tentang pentingnya teknik wawancara dan kesantunan berbahasa.
  2. Peserta didik mengumpulkan LKPD Laporan Wawancara yang telah diisi lengkap.
  3. Guru memberikan refleksi umpan balik positif dan penghargaan atas keaktifan peserta didik.
  4. Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan doa bersama dan salam penutup.

PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM

Mindful Learning (Belajar Sadar & Penuh Perhatian)

Peserta didik secara sadar mengamati tayangan video contoh wawancara di Smart TV, melatih fokus mendengarkan jawaban narasumber secara utuh tanpa memotong pembicaraan, serta menyadari pentingnya kontak mata dan gestur santun saat berinteraksi lisan.

Meaningful Learning (Belajar Bermakna)

Peserta didik tidak sekadar menghafal rumus kata tanya 5W1H, melainkan menggunakannya sebagai alat eksplorasi untuk mengenal keunikan hobi teman sekelasnya. Hal ini menghubungkan materi Bahasa Indonesia secara langsung dengan konteks sosial kehidupan sehari-hari mereka.

Joyful Learning (Belajar Menyenangkan)

Melalui metode Role Playing (bermain peran), suasana kelas dirancang interaktif dan dinamis. Peserta didik merasakan pengalaman menjadi reporter/pewawancara sungguhan dan narasumber yang bebas menceritakan kegemaran mereka tanpa rasa takut salah.

STRATEGI DIFERENSIASI

Diferensiasi Konten dan Media

Menyediakan media visual berupa video simulasi berdurasi pendek di Smart TV, kartu kata tanya bergambar (5W1H Visual Cards) bagi peserta didik yang memerlukan bantuan visual tambahan, serta panduan teks alur wawancara.

Diferensiasi Proses (Berdasarkan Peran)

  1. Peran Pewawancara: Diberikan kepada peserta didik untuk mengasah keterampilan berani bertanya, fokus mendengar, serta kecepatan mencatat inti kalimat.
  2. Peran Narasumber: Diberikan kepada peserta didik untuk melatih keterampilan bercerita secara sistematis, mengekspresikan hobi, dan merespons pertanyaan secara terbuka.

Catatan: Seluruh peserta didik mendapatkan kedua pengalaman peran tersebut secara bergantian.

Integrasi Kearifan Lokal

Memasukkan norma etika dan kesantunan berkomunikasi daerah setempat, seperti penggunaan ungkapan salam lokal yang santun, posisi tubuh sedikit menunduk saat menyapa, serta tata cara meminta kesediaan waktu narasumber dengan kata-kata yang sopan.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI

  1. Laptop dan Smart TV: Digunakan untuk memutar video pemodelan teknik wawancara anak, menampilkan PowerPoint materi 5W1H beranimasi visual menarik, serta menayangkan pengatur waktu (timer) saat sesi Role Playing berlangsung.
  2. Internet: Digunakan guru untuk mengakses sumber belajar berupa video simulasi wawancara kontekstual dari platform pendidikan tepercaya.

MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

  1. Media Visual: Video simulasi wawancara, PowerPoint interaktif, Kartu Pertanyaan Bergambar (5W1H).
  2. Alat: Smart TV, Laptop, Mikrofon mainan/properti pendukung role playing, Alat Tulis.
  3. Sumber Belajar Utama: Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas V Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LabelIsi
Nama Peserta Didik.....................................................
Kelas / FaseV (Lima) / C
Nomor Absen.....................................................
Tanggal Kegiatan.....................................................

Topik LKPD: Wawancara Mengenai Hobi Teman

Petunjuk Kerja

  1. Buatlah pasangan kerja bersama teman di sebelahmu.
  2. Isilah Bagian 1 untuk merancang pertanyaan wawancara 5W1H.
  3. Lakukan praktik Role Playing (Bermain Peran) sesuai petunjuk guru.
  4. Tuliskan jawaban narasumber pada Bagian 2 (Laporan Hasil Wawancara) dengan rapi dan santun!

Bagian 1: Rancangan Pertanyaan Wawancara (5W1H)

NoKata TanyaKalimat Pertanyaan Wawancara
1Apa....................................................................................................
2Siapa....................................................................................................
3Kapan....................................................................................................
4Di mana....................................................................................................
5Mengapa....................................................................................................
6Bagaimana....................................................................................................

Bagian 2: Laporan Hasil Catatan Wawancara

LabelInformasi Hasil Wawancara
Nama Pewawancara....................................................................................
Nama Narasumber....................................................................................
Topik Hobi....................................................................................
Jenis Hobi yang Ditekuni....................................................................................
Sosok yang Mengajari / Menginspirasi....................................................................................
Waktu Pelaksanaan Hobi....................................................................................
Lokasi Melakukan Hobi....................................................................................
Alasan Menyukai Hobi Tersebut....................................................................................
Cara / Langkah Melakukan Hobi....................................................................................
Kesimpulan Hasil Wawancara....................................................................................

REMEDIAL

Bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran (kesulitan menyusun pertanyaan 5W1H atau canggung saat berwawancara):

  1. Guru memberikan bimbingan individual menggunakan Kartu Panduan Kata Tanya Bergambar.
  2. Peserta didik dilatih membuat kalimat tanya dengan struktur sederhana (3 pertanyaan dasar: Apa, Mengapa, Bagaimana).
  3. Melakukan simulasi wawancara ulang secara terbimbing bersama guru dengan gaya percakapan santai.

PENGAYAAN

Bagi peserta didik yang telah melampaui capaian tujuan pembelajaran:

  1. Peserta didik diberikan tantangan untuk melakukan wawancara singkat terhadap staf/tokoh sekolah (seperti Kepala Sekolah, Guru Olahraga, atau Pustakawan) mengenai hobi atau kegiatan kegemaran mereka di luar jam sekolah.
  2. Peserta didik mengolah hasil wawancara tersebut ke dalam bentuk paragraf narasi singkat atau infografis sederhana untuk dipajang di mading kelas.

REFLEKSI GURU

NoPertanyaan RefleksiHasil Refleksi dan Tindak Lanjut
1Apakah penggunaan media visual Smart TV dan model Role Playing dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi wawancara?Sebagian besar peserta didik sangat antusias melihat tayangan visual dan lebih cepat memahami alur wawancara melalui praktik bermain peran secara langsung.
2Apakah seluruh peserta didik sudah terlibat aktif dalam kegiatan berpasangan dan bermain peran?Ya, seluruh peserta didik aktif berpartisipasi, namun 2-3 peserta didik pemalu masih membutuhkan dorongan dan pendampingan intensif dari guru.
3kendala apa yang paling dominan ditemui saat proses pembelajaran berlangsung?Kendala waktu pada saat pencatatan hasil wawancara, di mana beberapa pewawancara kurang cepat dalam mencatat uraian kalimat narasumber.
4Bagaimana efektivitas integrasi kearifan lokal kesantunan berbahasa dalam latihan ini?Peserta didik mulai terbiasa menggunakan sapaan ramah dan gestur tubuh yang sopan saat memulai dan mengakhiri wawancara.
5Langkah perbaikan apa yang akan dilakukan untuk pembelajaran berikutnya?Menyediakan lembar ringkasan kata kunci pada LKPD agar peserta didik tidak perlu menuliskan kalimat panjang secara harfiah saat mendengarkan narasumber.

REFLEKSI PESERTA DIDIK

NoPertanyaan RefleksiJawabanku
1Bagian mana dari kegiatan belajar hari ini yang paling menyenangkan menurutmu?....................................................................................
2Apakah kamu merasa percaya diri saat berperan sebagai pewawancara dan narasumber?....................................................................................
3Apa hal baru yang kamu ketahui tentang hobi teman pasanganku setelah wawancara?....................................................................................
4Kesulitan apa yang kamu alami saat menyusun pertanyaan atau mencatat jawaban teman?....................................................................................
5Sikap santun apa saja yang telah kamu lakukan saat berbincang dengan temanmu tadi?....................................................................................

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

Wawancara merupakan salah satu teknik pengumpulan data lisan yang sangat efektif dalam pembelajaran bahasa. Untuk usia SD kelas V, fokus utama pembelajaran wawancara bukanlah formalitas pelaporan, melainkan pembentukan keterampilan berpikir kritis (merumuskan pertanyaan berbasis 5W1H), kesadaran menyimak aktif (active listening), serta etika bertutur kata yang sopan dan santun. Model Role Playing memungkinkan peserta didik mensimulasikan situasi komunikasi nyata dalam lingkungan yang aman dan mendukung, sehingga meminimalkan kecemasan berbicara di depan umum.

Bahan Bacaan Peserta Didik

Tahukah kamu apa itu Wawancara? Wawancara adalah kegiatan tanya jawab untuk mendapatkan informasi dari seorang narasumber. Agar wawancara berjalan lancar, kita harus menyiapkan rumus 5W1H:

  1. Apa: untuk menanyakan jenis kegiatan/hobi.
  2. Siapa: untuk menanyakan orang yang terlibat.
  3. Kapan: untuk menanyakan waktu.
  4. Di mana: untuk menanyakan tempat.
  5. Mengapa: untuk menanyakan alasan.
  6. Bagaimana: untuk menanyakan cara atau prosesnya.

Jangan lupa, selalu senyum, sapa narasumber dengan kata yang sopan, dan ucapkan terima kasih setelah selesai wawancara!

GLOSARIUM

  1. Wawancara: Kegiatan tanya jawab lisan antara dua orang atau lebih untuk memperoleh informasi.
  2. Pewawancara: Orang yang mengajukan pertanyaan dalam kegiatan wawancara.
  3. Narasumber: Orang yang memberikan jawaban atau informasi dalam wawancara.
  4. 5W1H: Singkatan dari What, Who, When, Where, Why, dan How (unsur kata tanya dasar).
  5. Etika Berkomunikasi: Tata krama, sopan santun, dan norma yang diterapkan saat berbicara dengan orang lain.
  6. Role Playing: Metode pembelajaran dengan cara menirukan atau memainkan peran tokoh tertentu dalam situasi simulasi.
  7. Active Listening: Keterampilan mendengarkan pembicara secara penuh perhatian, fokus, dan merespons dengan tepat.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
  2. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Buku Siswa Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
  3. Suwandi, Sarwiji. (2018). Pembelajaran Keterampilan Berbahasa Indonesia. Surakarta: UNS Press.

LAMPIRAN

Lembar Observasi Kinerja Peran dan Sikap Peserta Didik

NoAspek yang DinilaiKriteria SkorSkor
1Penggunaan Kata Tanya (5W1H)Skor 4: Mampu menyusun 6 pertanyaan 5W1H secara utuh, tepat, dan relevan.
Skor 3: Mampu menyusun 4-5 pertanyaan 5W1H dengan tepat dan relevan.
Skor 2: Mampu menyusun 2-3 pertanyaan 5W1H dengan cukup tepat.
Skor 1: Hanya mampu menyusun kurang dari 2 pertanyaan dan belum tepat.
2Kesantunan dan Etika BerbahasaSkor 4: Menggunakan sapaan ramah, gestur sopan, mengangguk menyimak, dan mengucap terima kasih.
Skor 3: Memenuhi 3 indikator kesantunan berbahasa.
Skor 2: Memenuhi 2 indikator kesantunan berbahasa.
Skor 1: Kurang menunjukkan etika santun saat berinteraksi lisan.
3Percaya Diri saat Bermain PeranSkor 4: Tampil sangat percaya diri, kontak mata alami, suara jelas, dan tidak canggung.
Skor 3: Tampil percaya diri, suara jelas, namun sesekali melihat naskah.
Skor 2: Canggung, suara pelan, dan sangat tergantung pada lembar panduan.
Skor 1: Tidak berani tampil atau menolak melakukan peran tanpa bimbingan penuh.
4Ketepatan Mencatat InformasiSkor 4: Catatan ringkas, memuat seluruh poin penting narasumber secara akurat.
Skor 3: Catatan memuat sebagian besar poin penting jawaban narasumber.
Skor 2: Catatan kurang lengkap dan ada beberapa kesalahan penangkapan informasi.
Skor 1: Catatan sangat sedikit dan tidak sesuai dengan isi wawancara.
5Kerja Sama PasanganSkor 4: Bekerja sama sangat kompak, bergantian peran dengan lancar, dan saling mendukung.
Skor 3: Bekerja sama dengan baik dan mampu bergantian peran secara tertib.
Skor 2: Kerja sama kurang harmonis, mendominasi salah satu peran.
Skor 1: Tidak mau bekerja sama dengan pasangan yang ditentukan.
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah,
Sri Anggriyani, S.Pd.
NIP. 198004152008012016
 
Situbondo, ___________2026
Guru Kelas,
Didik Sadi, S.Pd.
NIP. 198406162025211130