IDENTITAS MODUL
| Satuan Pendidikan | : | SD Negeri 1 Wringin Anom |
| Nama Guru | : | Didik Sadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | : | Bahasa Indonesia |
| Kelas / Fase | : | Kelas V / C |
| Semester / T.A. | : | Ganjil / 2026/2027 |
| Topik Pembelajaran | : | Mengembangkan Gagasan Tertulis tentang Suka Duka dan Proses Menekuni Suatu Hobi |
| Alokasi Waktu | : | 6 x 35 menit (2 Pertemuan @ 3 x 35 menit) |
ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN
Kebutuhan dan Karakteristik Peserta Didik
Peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom secara umum memiliki modalitas belajar dominan visual dan kinetik. Mereka sangat responsif terhadap tontonan tayangan bergambar, video interaktif, dan sajian grafis. Namun, berdasarkan asesmen awal, peserta didik masih mengalami kesulitan dalam menguraikan ide tertulis secara runtut. Pemahaman mengenai perbedaan kalimat deskriptif (menggambarkan objek/suasana) dan naratif (menceritakan urutan kejadian) masih terbatas. Sebagian besar peserta didik cenderung hanya menuliskan satu atau dua kalimat pendek saat diminta menceritakan pengalaman pribadi.
Konteks Kearifan Lokal
Lingkungan Wringin Anom kaya akan aktivitas keseharian anak-anak yang bernilai budaya lokal, seperti membuat dan menerbangkan layangan, memancing di aliran sungai desa, membuat kerajinan anyaman daun kelapa (janur), serta berlatih seni bela diri tradisional. Kearifan lokal ini diintegrasikan sebagai stimulus konteks nyata agar pembelajaran terasa dekat, relevan, dan bermakna bagi peserta didik.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu menyusun kalimat deskriptif dan naratif yang menceritakan kegiatan hobi secara detail, rinci, serta runtut dengan memperhatikan struktur teks dan kaidah bahasa Indonesia yang baik.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran Pertemuan 1
- Melalui pengamatan tayangan video visual hobi lokal di Smart TV, peserta didik mampu mengidentifikasi unsur-unsur kalimat deskriptif dan naratif dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik mampu menguraikan pengalaman suka dan duka dalam menekuni hobi ke dalam bentuk peta pikiran (mind map) visual secara runtut.
Tujuan Pembelajaran Pertemuan 2
- Melalui model Project Based Learning, peserta didik mampu menyusun draf cerita tertulis tentang hobi menggunakan gabungan kalimat deskriptif dan naratif yang bervariasi.
- Melalui kegiatan proyek "Buku Mini Hobi Saya", peserta didik mampu menyajikan gagasan tertulis yang dilengkapi ilustrasi visual secara kreatif dan mempresentasikannya di depan kelas.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Menulis tentang hobi bukan sekadar menceritakan kegiatan yang disukai, melainkan sebuah proses refleksi diri atas perjuangan, ketekunan, kegagalan (duka), dan keberhasilan (suka). Keterampilan menceritakan pengalaman ini membantu manusia menyampaikan gagasan secara terstruktur, membangun rasa empati, serta menghargai setiap proses belajar dalam kehidupan.
PERTANYAAN PEMANTIK
- Mengapa sebuah hobi kadang membuat kita merasa senang, namun di saat lain bisa membuat kita merasa sedih atau lelah?
- Bagaimana cara menceritakan kegiatan favoritmu agar teman yang membaca seolah-olah dapat melihat dan merasakan langsung kegiatan tersebut?
- Apa perbedaan antara menggambarkan benda yang digunakan saat berhobi dengan menceritakan urutan kejadian saat kamu melakukan hobi tersebut?
PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN
Profil Pelajar Pancasila
- Bernalar Kritis: Menganalisis pengalaman pribadi serta membedakan fungsi kalimat deskriptif dan naratif.
- Kreatif: Menuangkan gagasan tertulis ke dalam bentuk Buku Mini Hobi yang dilengkapi tata letak visual menarik.
- Mandiri: Menyusun draf tulisan berdasarkan pengalaman pribadi tanpa bergantung penuh pada orang lain.
- Gotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok saat mengkritisi dan memberikan masukan terhadap draf tulisan teman.
Kompetensi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
- Mindful Learning: Peserta didik menyadari emosi suka dan duka yang dialami saat menekuni hobi melalui perenungan mendalam.
- Meaningful Learning: Peserta didik menghubungkan materi penulisan narasi-deskripsi dengan pengalaman nyata aktivitas lokal Wringin Anom.
- Joyful Learning: Peserta didik merasakan kegembiraan dalam merancang proyek visual berbentuk buku mini.
MATERI PEMBELAJARAN
Teks Deskriptif dan Naratif dalam Cerita Hobi
- Teks Deskriptif: Teks yang melukiskan suatu objek, tempat, atau suasana secara terperinci menggunakan pancaindra. Contoh: "Layang-layang buatanku berwarna merah menyala dengan ekor pita sepanjang dua meter yang meliuk-liuk di udara."
- Teks Naratif: Teks yang menceritakan serangkaian peristiwa berdasarkan urutan waktu (kronologis). Contoh: "Mula-mula aku mengikat bambu dengan benang, lalu meletakkan kertas minyak, dan akhirnya menerbangkannya di lapangan desa."
Mengurai Suka dan Duka Menekuni Hobi
- Unsur Suka: Kepuasan saat berhasil, kegembiraan bermain bersama teman, atau rasa bangga menghasilkan karya.
- Unsur Duka: Kesulitan mencari bahan, rasa lelah, kegagalan saat mencoba (misalnya benang layangan putus atau kail tersangkut), serta alokasi waktu yang menyita tugas sekolah.
Kaidah Kebahasaaan
- Penggunaan kata sifat untuk deskripsi (indah, rumit, tangguh, tajam).
- Penggunaan konjungsi urutan waktu (sebelumnya, setelah itu, kemudian, akhirnya).
- Penggunaan kata kerja aktif (merakit, memancing, berlari, menganyam).
MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN
- Model Pembelajaran: Project Based Learning (PjBL)
Sintaks PjBL:
- Pertanyaan Mendasar
- Mendesain Perencanaan Proyek
- Menyusun Jadwal Pembuatan
- Memonitor Keaktifan dan Perkembangan Proyek
- Menguji Hasil
- Evaluasi Pengalaman Belajar
- Pendekatan: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Culturally Responsive Teaching (CRT).
- Metode: Pengamatan visual, diskusi kelompok, pemetaan pikiran, penulisan kreatif, unjuk kerja (pameran karya).
ASESMEN
Asesmen Diagnostik (Awal Pembelajaran)
- Asesmen Non-Kognitif: Kuesioner pemetaan minat hobi dan gaya belajar visual peserta didik.
- Asesmen Kognitif: Kuis singkat mengidentifikasi kalimat deskriptif dan naratif melalui tayangan gambar di Smart TV.
Asesmen Formatif (Proses Pembelajaran)
- Lembar observasi partisipasi diskusi dan kelengkapan Peta Pikiran (Mind Map).
- Catatan anekdot pendampingan penyusunan draf tulisan (proses revisi dan umpan balik sejawat).
Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)
Penilaian Produk: Penilaian teks cerita hobi pada proyek "Buku Mini Hobi Saya" menggunakan rubrik analitis yang mengukur kelengkapan struktur, kedetailan deskripsi, alur narasi, serta kerapian visual.
RUBRIK PENILAIAN
Rubrik Penilaian Proyek Buku Mini Hobi Saya
| Kriteria | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Struktur Teks (Deskriptif & Naratif) | Menggabungkan kalimat deskriptif dan naratif dengan sangat runtut, jelas, dan memuat unsur suka duka secara mendalam. | Menggabungkan kalimat deskriptif dan naratif dengan runtut dan memuat unsur suka duka. | Kalimat deskriptif dan naratif sudah ada namun alurnya kurang runtut dan belum memuat duka secara jelas. | Tulisan belum membedakan kalimat deskriptif dan naratif, tulisan sangat singkat tanpa struktur. |
| Kedetailan Gagasan | Menguraikan proses hobi sangat detail, menggunakan kosa kata variatif dan analogi pancaindra yang tepat. | Menguraikan proses hobi secara jelas dengan kosakata yang baik. | Menceritakan proses hobi namun masih bersifat umum dan belum terperinci. | Ide cerita sangat terbatas dan tidak menggambarkan proses hobi. |
| Penggunaan Bahasa & Ejaan | Tidak ada kesalahan ejaan, tanda baca, dan menggunakan konjungsi waktu secara tepat. | Terdapat 1-3 kesalahan ejaan atau tanda baca, namun tidak mengganggu makna. | Terdapat 4-6 kesalahan ejaan dan penggunaan konjungsi kurang tepat. | Banyak kesalahan ejaan, huruf kapital, dan tanda baca sehingga sulit dipahami. |
| Visual dan Kreativitas | Tampilan buku mini sangat rapi, ilustrasi visual mendukung cerita, dan pewarnaan sangat menarik. | Tampilan buku mini rapi, ilustrasi sesuai dengan cerita. | Tampilan buku mini cukup rapi namun ilustrasi kurang relevan. | Tampilan kurang rapi, tidak dilengkapi ilustrasi visual. |
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan 1 (3 x 35 Menit) - Topik: Eksplorasi Gagasan dan Pemetaan Pikiran Hobi
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran peserta didik.
- Guru melakukan pengondisian suasana belajar yang nyaman dan memotivasi peserta didik.
- Apersepsi: Guru menayangkan video singkat berdurasi 3 menit melalui Smart TV yang menampilkan kearifan lokal anak-anak SD Negeri 1 Wringin Anom sedang bermain layangan hias dan memancing di sungai desa.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Apa yang membuat kalian merasa sangat senang saat melakukan kegiatan tersebut? Pernahkah kalian mengalami kejadian mengesalkan atau sedih saat menjalankan hobimu?"
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan garis besar kegiatan proyek yang akan dikerjakan.
Kegiatan Inti (80 Menit)
Sintaks 1 PjBL: Pertanyaan Mendasar
- Peserta didik mengamati contoh Teks Deskripsi dan Narasi tentang "Suka Duka Memuat Layangan Pegon" yang ditampilkan di Smart TV.
- Guru memandu analisis bersama: Peserta didik mengidentifikasi mana bagian yang menggambarkan bentuk layangan (deskripsi) dan mana bagian yang menceritakan urutan pembuatan hingga jatuh saat diterbangkan (narasi suka duka).
- Guru memberikan masalah mendasar: "Bagaimana cara kita membukukan pengalaman suka duka hobi kita agar menjadi cerita visual yang menarik dan dapat dibaca oleh teman-teman di perpustakaan sekolah?"
Sintaks 2 PjBL: Mendesain Perencanaan Proyek
- Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok heterogen (setiap kelompok terdiri dari 4-5 anak berdasarkan tingkat kemampuan membaca-menulis).
- Guru membagikan lembar perencanaan proyek "Buku Mini Hobi Saya".
- Peserta didik mendiskusikan alat, bahan (kertas karton, pewarna, spidol, gambar rujukan), serta pembagian tugas dalam kelompok.
Sintaks 3 PjBL: Menyusun Jadwal Pembuatan
- Guru dan peserta didik menyepakati tahapan dan linimasa penyelesaian proyek selama dua pertemuan.
- Pertemuan 1 disepakati untuk pembuatan Peta Pikiran (Mind Map) suka duka hobi dan draf tulisan awal.
- Pertemuan 2 disepakati untuk finalisasi penulisan, pewarnaan buku mini, dan pameran presentasi.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
- Peserta didik bersama guru melakukan umpan balik atas pemahaman materi peta pikiran cerita hobi.
- Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok.
- Guru menginformasikan perlengkapan yang perlu dibawa untuk Pertemuan 2 (alat mewarnai, perlengkapan menghias).
- Doa penutup dan salam.
Pertemuan 2 (3 x 35 Menit) - Topik: Penyusunan Proyek Buku Mini dan Pameran Karya
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, berdoa, dan memeriksa kesiapan alat serta bahan proyek peserta didik.
- Guru melakukan kaji ulang singkat mengenai draf peta pikiran yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya.
- Guru menyampaikan instruksi kerja dan indikator keberhasilan penyelesaian Buku Mini Hobi Saya pada pertemuan ini.
Kegiatan Inti (80 Menit)
Sintaks 4 PjBL: Memonitor Keaktifan dan Perkembangan Proyek
- Peserta didik membuka draf tulisan berdasarkan peta pikiran yang telah dibuat pada Pertemuan 1.
- Peserta didik mulai menuliskan cerita utuh pada lembar kerja Buku Mini Hobi Saya dengan memadukan unsur deskriptif (peralatan/suasana) dan naratif (kronologi suka duka).
- Guru berkeliling melakukan pendampingan intensif (scaffolding), memberikan masukan langsung terkait ejaan, tanda baca, serta variasi kata.
- Peserta didik menambahkan gambar ilustrasi visual sesuai dengan modalitas belajar visual mereka untuk memperjelas narasi cerita.
Sintaks 5 PjBL: Menguji Hasil
- Setiap kelompok/peserta didik menyelesaikan penataan akhir Buku Mini Hobi Saya.
- Diadakan kegiatan "Galeri Walk / Pameran Karya Desk": Peserta didik menata Buku Mini milik mereka di meja masing-masing.
- Peserta didik saling berkunjung ke meja teman secara bergiliran, membaca cerita hobi teman, dan memberikan umpan balik positif berupa catatan kecil (sticky notes).
- Dua perwakilan peserta didik membacakan cerita hobinya di depan kelas secara lisan dengan penuh percaya diri.
Sintaks 6 PjBL: Evaluasi Pengalaman Belajar
- Guru memfasilitasi diskusi reflektif tentang hambatan yang dihadapi selama proses menulis dan merakit buku mini.
- Peserta didik membagikan perasaannya saat berhasil menumpahkan perasaan suka dan duka menjadi sebuah karya tulis visual.
- Guru memberikan penguatan materi mengenai pentingnya ketelitian dalam menggunakan kalimat deskriptif dan naratif.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
- Peserta didik menyimpulkan poin-poin penting pembelajaran hari ini bersama guru.
- Guru menyampaikan hasil asesmen secara umum dan memberikan penguatan nilai-nilai karakter (pantang menyerah, jujur, kreatif).
- Guru mengumpulkan seluruh karya Buku Mini Hobi Saya untuk dipajang di pojok baca kelas/perpustakaan SD Negeri 1 Wringin Anom.
- Doa penutup dan salam.
PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM
Mindful Learning (Pembelajaran Bermakna Kesadaran Diri)
Peserta didik diajak duduk hening sejenak sebelum menulis untuk mengingat kembali emosi yang dirasakan saat hobinya berhasil atau gagal (misalnya rasa sedih saat layangan tersangkut di pohon atau rasa bangga saat ikan berhasil dipancing). Kesadaran ini membantu peserta didik mengenali emosi dan menuangkannya secara jujur ke dalam teks cerita.
Meaningful Learning (Pembelajaran Relevan Kontekstual)
Materi tidak diajarkan secara abstrak, melainkan dihubungkan langsung dengan aktivitas riil anak-anak SD Negeri 1 Wringin Anom. Penggunaan kearifan lokal membuat peserta didik merasa bahwa pengalaman hobi mereka berharga untuk didokumentasikan dalam bentuk karya sastra anak.
Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan)
Integrasi kegiatan seni rupa dalam merakit Buku Mini, proses pameran karya "Galeri Walk", dan pemberian umpan balik antar teman menciptakan suasana belajar yang bebas dari tekanan, menyenangkan, serta merayakan setiap hasil karya peserta didik.
STRATEGI DIFERENSIASI
Diferensiasi Konten
- Kelompok Dasar: Disediakan panduan kata kunci, template struktur kalimat deskripsi dan narasi, serta pemantik visual yang lebih terstruktur.
- Kelompok Menengah: Disediakan lembar peta pikiran standar untuk menguraikan 3 alur suka duka hobi.
- Kelompok Mahir: Disediakan tantangan untuk memperkaya cerita dengan kosakata emotif, majas sederhana, dan penambahan dialog antartokoh.
Diferensiasi Proses
- Peserta didik visual dibantu dengan pemicu gambar visual, diagram warna-warni, dan contoh fisik buku mini.
- Guru memberikan bimbingan individual (one-on-one coaching) yang lebih intensif pada peserta didik yang mengalami hambatan perangkaian kata.
Diferensiasi Produk
- Peserta didik dibebaskan memilih bentuk akhir Buku Mini (Buku Lipat Pop-up, Buku Saku Komik, atau Buku Cerita Bergambar Hias) sesuai minat dan tingkat keterampilan estetik masing-masing, selama memuat unsur teks deskriptif dan naratif yang dipersyaratkan.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI
- Smart TV: Digunakan untuk menampilkan tayangan video pemantik audio-visual mengenai kearifan lokal hobi anak-anak desa, slide materi pembelajaran interaktif, dan contoh-contoh tata letak buku mini.
- Laptop Guru: Digunakan untuk mengolah data asesmen diagnostik, mengelola tayangan media, dan menyusun pustaka digital karya siswa.
- Internet: Digunakan untuk mengunduh rujukan gambar visual hobi lokal yang relevan sebagai inspirasi menggambar bagi peserta didik.
MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
Media Pembelajaran
- Video liputan hobi anak-anak Wringin Anom (bermain layangan, memancing, pencak silat).
- Salinan fisik (hardcopy) contoh "Buku Mini Hobi Saya" buatan guru.
- Kertas karton manila berwarna, kertas HVS A4, spidol warna-warni, stiker dekoratif, dan sticky notes.
Sumber Belajar
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama Kelas V, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, 2021.
- Lingkungan alam dan sosial masyarakat desa Wringin Anom.
- Teks cerita anak tentang hobi dari pustaka digital Modul Ajar Kurikulum Merdeka.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Peserta Didik | ..................................................... |
| Kelas / Fase | V (Lima) / Fase C |
| No. Absen | ..................................................... |
| Tanggal Pelaksanaan | ..................................................... |
Judul Kegiatan: Merancang dan Menyusun Buku Mini "Suka Duka Hobiku"
Petunjuk Kerja:
- Pikirkan satu hobi yang paling kamu tekuni di sekitar rumah atau sekolahmu (contoh: menerbangkan layangan, memancing, membuat kerajinan, bermain bola).
- Lengkapilah Peta Pikiran (Mind Map) pada Bagian 1 di bawah ini untuk mengumpulkan ide ceritamu.
- Buatlah draf paragraf deskripsi dan narasi pada Bagian 2.
- Salinlah tulisanmu ke dalam Lembar Lipatan Buku Mini dan lengkapi dengan gambar hiasan yang menarik!
Bagian 1: Peta Pikiran Hobiku
- Apa nama hobimu?
Jawab: ....................................................................................................
- Deskripsi Peralatan/Tempat (Bagaimana bentuk, warna, atau suasana saat kamu berhobi?):
Jawab: ....................................................................................................
- Momen Suka (Hal apa yang paling membuatmu bahagia saat melakukan hobi ini?):
Jawab: ....................................................................................................
- Momen Duka/Tantangan (Kesulitan atau kesedihan apa yang pernah kamu alami?):
Jawab: ....................................................................................................
Bagian 2: Draft Penulisan Cerita
Paragraf 1: Pengenalan dan Deskripsi Hobi (Gunakan Kata Sifat dan Pancaindra)
................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................
Paragraf 2: Menceritakan Proses dan Pengalaman Suka Duka (Gunakan Urutan Waktu)
................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................
Paragraf 3: Penutup dan Kesan/Pelajaran yang Didapat
................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................
REMEDIAL
Bagi peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal dalam menyusun kalimat deskriptif dan naratif (Skor Rubrik < 2):
- Pendampingan Khusus (Bimbingan Perorangan): Guru memberikan latihan terbimbing menggunakan kartu kalimat (Sentence Cards).
- Peserta didik diminta memisahkan kartu kalimat mana yang merupakan kalimat deskripsi (misal: "Joran pancingku terbuat dari bambu kuning yang lentur") dan mana yang merupakan kalimat narasi (misal: "Tiba-tiba umpan dipatok ikan lalu aku menariknya perlahan").
- Peserta didik menyusun ulang 3 kalimat sederhana menjadi satu paragraf cerita hobi berpandukan matriks isian singkat.
PENGAYAAN
Bagi peserta didik yang telah mencapai kriteria sangat baik dalam menulis cerita hobi (Skor Rubrik = 4):
- Peserta didik diberikan peran sebagai "Editor Cilik" untuk membantu memberikan masukan koreksi ejaan dan tanda baca pada karya teman kelompoknya.
- Peserta didik diberikan tantangan menulis cerita hobi tingkat lanjut dalam bentuk Teks Narasi Informatif/Feature sepanjang 4-5 paragraf yang memuat unsur dialog langsung antar tokoh dan kalimat bermajas (misalnya personifikasi: "Angin sore menyapa layanganku di udara").
REFLEKSI GURU
| No | Pertanyaan Refleksi | Hasil Evaluasi / Catatan Guru |
|---|---|---|
| 1 | Apakah pilihan media visual dan konteks hobi lokal berhasil meningkatkan pemahaman awal peserta didik? | Seluruh peserta didik tampak antusias saat tayangan video lokal diputar, pemahaman awal meningkat dibanding pembelajaran verbalis. |
| 2 | Bagaimana efektivitas model PjBL dalam membantu peserta didik menyusun tulisan yang terstruktur? | Langkah peta pikiran sangat membantu peserta didik visual mengurai ide sebelum menulis teks utuh. |
| 3 | Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan mampu memfasilitasi perbedaan kemampuan peserta didik? | Diferensiasi kompleksitas tulisan berjalan baik, siswa kelompok dasar terpandu tanpa merasa berkecil hati. |
| 4 | Kendala apa yang paling dominan muncul selama proses pembuatan proyek Buku Mini Hobi? | Pengaturan alokasi waktu saat tahap penulisan draf dan pewarnaan visual membutuhkan pengawasan lebih ketat. |
| 5 | Langkah perbaikan apa yang akan dilakukan untuk pembelajaran topik berikutnya? | Memberikan pembatasan waktu yang lebih jelas pada tiap lembar pembuatan dan menyediakan lebih banyak contoh konjungsi visual di papan tulis. |
REFLEKSI PESERTA DIDIK
| No | Pertanyaan Refleksi | Tanggapan Peserta Didik |
|---|---|---|
| 1 | Bagian mana dari kegiatan menulis cerita hobi yang paling kamu sukai? Mengapa? | Saat mewarnai dan menggambar ilustrasi layangan pada buku mini karena sangat seru. |
| 2 | Pengalaman duka atau kesulitan apa yang kamu temukan saat merangkai kalimat ceritamu? | Kesulitan menemukan kata yang tepat untuk menceritakan rasa sedih saat tali pancing putus. |
| 3 | Apa hal penting yang kamu pelajari tentang cara pantang menyerah saat menekuni hobimu? | Bahwa kegagalan saat mencoba hobi adalah hal biasa yang justru membuat kita semakin mahir. |
| 4 | Apakah saran dan masukan dari teman saat pameran karya membantu memperbagus tulisanmu? | Ya, teman memberi saran agar aku menambahkan tanda titik dan koma yang lupa kutulis. |
| 5 | Jika diberi nilai 1 sampai 5 bintang, berapa bintang yang kamu berikan untuk usahamu sendiri hari ini? | 5 Bintang, karena aku berhasil menyelesaikan buku miniku tepat waktu dan rapi. |
BAHAN BACAAN
Bahan Bacaan Guru
- Teks Deskripsi dan Narasi: Panduan Praktis Menulis Kreatif untuk Sekolah Dasar, Penerbit Pusat Bahasa.
- Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dan Penerapan Deep Learning pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Fase C.
- Ragam Kearifan Lokal Budaya Permainan Tradisional Anak Desa Wringin Anom.
Bahan Bacaan Peserta Didik
- Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas V "Bergerak Bersama" Bab 1: Aku yang Unik (Hobi dan Kegemaranku).
- Koleksi Teks Cerita Pendek "Kisah Layang-Layang Pantang Menyerah" di Pojok Baca Kelas.
GLOSARIUM
- Deskriptif: Penggambaran suatu objek, tempat, atau benda secara jelas dan terperinci sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, atau merasakannya sendiri.
- Naratif: Penguraian karangan yang menceritakan urutan kejadian atau peristiwa secara kronologis berdasarkan urutan waktu.
- Hobi: Kegemaran atau aktivitas rekreasi yang dilakukan pada waktu luang untuk menenangkan pikiran dan memperoleh kesenangan pribadi.
- Suka Duka: Perasaan senang (suka) dan perasaan sedih/kesulitan (duka) yang dialami dalam suatu pengalaman hidup.
- Mind Map (Peta Pikiran): Diagram visual yang digunakan untuk merepresentasikan kata-kata, ide, atau tugas yang dihubungkan di sekitar kata kunci utama.
- Konjungsi Tempus: Kata hubung yang menunjukkan urutan waktu terjadinya suatu peristiwa (contoh: kemudian, setelah itu, lalu).
DAFTAR PUSTAKA
- Eviningrum, S., & Lestari, R. (2021). Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek.
- Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
- Nurgiyantoro, B. (2018). Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi. Yogyakarta: BPFE.
- Wijaya, H. (2023). Pengembangan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Bahasa dan Sastra Indonesia di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 12(2), 115-128.
LAMPIRAN
Lembar Observasi Keterampilan Menulis Teks Deskriptif-Naratif
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor (1-4 dengan keterangan tiap skor) | Skor |
|---|---|---|---|
| 1 | Kelengkapan Unsur Teks | Skor 4: Memuat unsur pembuka, deskripsi alat/suasana, kronologi suka duka, dan penutup secara lengkap. Skor 3: Memuat 3 dari 4 unsur teks secara jelas. Skor 2: Memuat 2 dari 4 unsur teks secara terbatas. Skor 1: Hanya memuat 1 unsur teks atau tulisan tidak terstruktur. | |
| 2 | Penggunaan Kalimat Deskriptif | Skor 4: Menggunakan lebih dari 3 kalimat deskriptif yang sangat jelas menggambarkan objek pancaindra. Skor 3: Menggunakan 2-3 kalimat deskriptif yang menggambarkan objek. Skor 2: Hanya menggunakan 1 kalimat deskriptif yang masih umum. Skor 1: Tidak terdapat kalimat deskriptif sama sekali. | |
| 3 | Penggunaan Kalimat Naratif Kronologis | Skor 4: Menggunakan konjungsi waktu secara tepat untuk menceritakan urutan suka dan duka secara teratur. Skor 3: Menceritakan urutan kejadian suka duka namun konjungsi waktu masih terbatas. Skor 2: Urutan kejadian suka duka meloncat-loncat dan kurang teratur. Skor 1: Kejadian ditulis acak tanpa alur waktu yang logis. | |
| 4 | Ketepatan Ejaan dan Tanda Baca | Skor 4: Penggunaan huruf kapital, tanda titik, dan koma 100% tepat. Skor 3: Terdapat 1-3 kesalahan penggunaan ejaan/tanda baca. Skor 2: Terdapat 4-6 kesalahan penggunaan ejaan/tanda baca. Skor 1: Terdapat lebih dari 6 kesalahan ejaan dan tanda baca yang mengganggu pembacaan. | |
| 5 | Tampilan Visual Buku Mini | Skor 4: Bersih, rapi, dekorasi visual sangat mendukung isi cerita, penataan warna serasi. Skor 3: Rapi, terdapat ilustrasi visual yang mendukung cerita. Skor 2: Cukup rapi, ilustrasi visual kurang sesuai dengan cerita. Skor 1: Tulisan tidak rapi, kotor, dan tidak memiliki ilustrasi visual. |
Lembar Observasi Sikap (Profil Pelajar Pancasila)
| No | Aspek Sikap yang Dinilai | Kriteria Skor (1-4 dengan keterangan tiap skor) | Skor |
|---|---|---|---|
| 1 | Bernalar Kritis | Skor 4: Aktif menganalisis perbedaan kalimat, bertanya kritis, dan mengevaluasi tulisan mandiri. Skor 3: Mampu mengidentifikasi perbedaan kalimat deskripsi dan narasi saat dipicu pertanyaan. Skor 2: Membutuhkan bimbingan berulang untuk membedakan jenis kalimat. Skor 1: Pasif dan tidak menunjukkan usaha menganalisis teks. | |
| 2 | Kreativitas | Skor 4: Menghasilkan desain buku mini yang unik, ilustrasi sangat variatif, dan gagasan cerita orisinal. Skor 3: Menghasilkan desain buku mini rapi dengan ilustrasi buatan sendiri. Skor 2: Meniru desain teman secara dominan dalam pembuatan buku mini. Skor 1: Tidak menunjukkan kreativitas dan tidak menyelesaikan tampilan fisik produk. | |
| 3 | Mandiri | Skor 4: Menuntaskan seluruh tahapan tugas dari peta pikiran hingga penulisan tanpa bergantung pada orang lain. Skor 3: Mampu bekerja mandiri namun sesekali meminta dorongan guru. Skor 2: Sering berhenti bekerja jika tidak didampingi guru atau teman. Skor 1: Tidak menunjukkan kemandirian, tugas diselesaikan sepenuhnya oleh bantuan teman. | |
| 4 | Gotong Royong | Skor 4: Sangat aktif membantu teman kelompok, berbagi alat, dan memberikan umpan balik positif. Skor 3: Bekerja sama dengan baik dalam kelompok dan mau berbagi alat belajar. Skor 2: Kurang acuh terhadap diskusi kelompok dan berfokus hanya pada tugas sendiri. Skor 1: Menolak bekerja sama dan mengganggu ketenangan teman dalam kelompok. |