IDENTITAS MODUL
| Satuan Pendidikan | : | SD Negeri 1 Wringin Anom |
| Nama Guru | : | Didik Sadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | : | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | : | C / V (Lima) |
| Semester / T.A. | : | Ganjil / 2026/2027 |
| Topik / Materi | : | Alur Pembuatan Buku (Ide, Penulisan, Penyuntingan, Hingga Percetakan) |
| Alokasi Waktu | : | 6 x 35 menit (2 Pertemuan @ 3 x 35 menit) |
| Target Peserta Didik | : | Peserta Didik Reguler (Gaya belajar dominan visual, belum memahami konsep dasar materi) |
| Model Pembelajaran | : | Direct Instruction (Instruksi Langsung) |
| Pendekatan Pembelajaran | : | Pembelajaran Mendalam (Deep Learning: Mindful, Meaningful, Joyful Learning) |
ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN
Profil Peserta Didik
Peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom memiliki karakteristik dominan sebagai pembelajar visual. Mereka menyerap informasi dengan lebih efektif melalui tayangan gambar, ilustrasi berwarna, alur bagan, dan tayangan video interaktif. Berdasarkan hasil pemetaan awal, sebagian besar peserta didik belum memahami konsep dasar mengenai bagaimana sebuah buku diproduksi. Mereka umumnya menganggap buku langsung dicetak oleh penulis tanpa melalui serangkaian proses penyuntingan, ilustrasi, penataan letak (layout), hingga distribusi penerbitan.
Kebutuhan Pembelajaran
Dikarenakan peserta didik belum memiliki pemahaman mendasar dan membutuhkan visualisasi yang kuat, strategi pembelajaran diorganisasikan menggunakan model Direct Instruction (Instruksi Langsung) yang dipadukan dengan pendekatan Deep Learning. Guru memegang peranan kunci pada tahap awal untuk memberikan pemodelan yang eksplisit, mendemonstrasikan tahapan kerja industri perbukuan melalui media Smart TV, serta membimbing siswa secara bertahap dari konsep konkret menuju pemahaman abstrak.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu merinci tahapan kerja penulis, editor, ilustrator, hingga buku sampai ke pembaca secara runtut dan mendalam, serta memahami peran masing-masing profesi dalam ekosistem perbukuan nasional.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Pertemuan 1
- Melalui pengamatan bagan alur visual pada Smart TV, peserta didik dapat mengidentifikasi 4 peran utama dalam pembuatan buku (penulis, editor, ilustrator, percetakan) dengan tepat.
- Melalui pemodelan oleh guru, peserta didik dapat menjelaskan tugas dan tanggung jawab penulis serta editor dalam alur pembuatan buku secara rinci.
Pertemuan 2
- Melalui demonstrasi media interaktif, peserta didik dapat mengurutkan 6 tahapan proses pembuatan buku mulai dari ide hingga sampai ke tangan pembaca secara tepat.
- Melalui latihan terbimbing dan mandiri, peserta didik dapat membuat peta pikiran (mind map) visual tentang alur pembuatan buku secara kreatif dan sistematis.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Sebuah buku yang dibaca bukan hanya sekadar kertas berisikan tulisan, melainkan hasil karya kolaboratif yang melibatkan proses panjang, ketelitian, dan kerja keras berbagai profesi. Dengan memahami alur ini, peserta didik belajar menghargai setiap karya cetak, menumbuhkan rasa ingin tahu akan dunia literasi, serta membangun kesadaran akan pentingnya proses penyuntingan dan penyempurnaan karya dalam kehidupan sehari-hari.
PERTANYAAN PEMANTIK
- Tahukah kamu dari mana asal ide cerita dalam buku cerita kesukaanmu?
- Apakah seorang penulis bekerja sendirian sampai buku tersebut bisa ada di toko buku atau perpustakaan sekolah kita?
- Apa yang akan terjadi jika sebuah buku dicetak tanpa ada yang memeriksa kesalahan ketiknya terlebih dahulu?
PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN
Profil Pelajar Pancasila
- Bernalar Kritis: Mampu mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi terkait fungsi dan peran tiap profesi dalam pembuatan buku.
- Gotong Royong: Bekerja sama dalam diskusi kelompok terbimbing untuk memecahkan masalah alur penerbitan.
- Mandiri: Mampu menyusun kembali urutan proses pembuatan buku secara tepat dalam tugas individu.
- Kreatif: Menyajikan peta pikiran visual alur pembuatan buku dengan susunan estetis dan informatif.
Dimensi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
- Mindful Learning: Peserta didik secara sadar menyimak alur demonstrasi dan fokus mengamati perbedaan peran dalam pembuatan buku.
- Meaningful Learning: Peserta didik menghubungkan proses pembuatan buku dengan pengalaman membaca buku harian mereka di sekolah.
- Joyful Learning: Peserta didik menikmati proses pembelajaran melalui tayangan media visual menarik pada Smart TV dan aktivitas penyusunan kartu alur interaktif.
MATERI PEMBELAJARAN
Pengertian dan Ekosistem Perbukuan
Buku adalah sekumpulan kertas berbahan dasar serat kayu atau sintetis yang dijilid menjadi satu dan berisi tulisan atau gambar. Proses terciptanya buku melibatkan ekosistem perbukuan nasional yang diatur demi menjaga kualitas informasi dan edukasi.
Profesi dalam Pembuatan Buku
- Penulis / Pengarang: Sosok yang menemukan ide, mengumpulkan bahan bacaan, dan menuliskan naskah awal (draf).
- Editor / Penyunting: Sosok yang membaca ulang naskah, mengoreksi ejaan, tata bahasa, alur cerita, serta memastikan isi buku layak dibaca.
- Ilustrator / Penggambar: Sosok yang membuat gambar atau ilustrasi penjelas agar teks dalam buku menjadi lebih menarik dan mudah dipahami, khususnya pada buku anak.
- Layouter / Penata Letak: Sosok yang mengatur tata letak posisi teks dan gambar agar rapi dan nyaman dibaca.
- Percetakan / Pencetak: Pihak mesin industri yang mencetak naskah digital menjadi lembaran kertas dan menjilidnya menjadi buku fisik.
- Distributor dan Toko Buku / Perpustakaan: Pihak yang menyalurkan buku dari pabrik cetak hingga sampai ke tangan pembaca.
Tahapan Alur Pembuatan Buku
- Tahap 1: Pencarian Ide dan Penulisan Naskah oleh Penulis.
- Tahap 2: Pengajuan Naskah dan Penyuntingan (Editing) oleh Editor.
- Tahap 3: Pembuatan Ilustrasi dan Penataan Letak oleh Ilustrator dan Layouter.
- Tahap 4: Pemeriksaan Akhir (Proofreading) dan Persetujuan Cetak.
- Tahap 5: Proses Pencetakan dan Penjilidan di Pabrik Percetakan.
- Tahap 6: Pendistribusian Buku ke Toko Buku, Perpustakaan, dan Pembaca.
Konteks Local Content / Perbukuan Nasional
Pengenalan lembaga perbukuan sejarah nasional seperti Balai Pustaka serta peran Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) dalam menjaga mutu bacaan anak di Indonesia.
MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Model Pembelajaran | Direct Instruction (Instruksi Langsung) |
| Tahapan Sintaks | 1. Orientasi dan Penyiapan 2. Demonstrasi / Pemodelan Guru 3. Latihan Terbimbing 4. Umpan Balik dan Koreksi 5. Latihan Mandiri dan Transfer |
| Pendekatan Pembelajaran | Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning) |
| Metode Pembelajaran | Ceramah Interaktif, Visual Modeling, Tanya Jawab, Penugasan LKPD |
ASESMEN
Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)
- Teknik: Asesmen Non-Tes (Tanya jawab lisan dan pengamatan gambar awal).
- Instrumen: Pertanyaan singkat mengenai pemahaman awal bagian-bagian buku dan pembuatnya.
Asesmen Formatif (Proses Pembelajaran)
- Teknik: Observasi Kinerja dan Lembar Kerja Terbimbing.
- Instrumen: Lembar Observasi Sikap/Keterampilan dan LKPD 1 (Latihan Terbimbing Alur Profesi).
Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran/Pertemuan 2)
- Teknik: Tes Tertulis dan Penilaian Produk.
- Instrumen: Soal Isian Singkat/Uraian dan Rubrik Penilaian Peta Pikiran (Mind Map) Alur Buku.
RUBRIK PENILAIAN
Rubrik Penilaian Pengetahuan (Soal Uraian / Isian)
| Skala / Kategori | Kriteria Penilaian Pengetahuan |
|---|---|
| Skor 4 (Sangat Baik) | Peserta didik mampu menjelaskan seluruh alur pembuatan buku (6 tahap) dan peran 4 profesi dengan runtut, rinci, dan tanpa kesalahan konsep. |
| Skor 3 (Baik) | Peserta didik mampu menjelaskan 4-5 alur pembuatan buku dan peran 3 profesi dengan tepat dan terdapat kesalahan kecil. |
| Skor 2 (Cukup) | Peserta didik mampu menjelaskan 2-3 alur pembuatan buku dan peran 2 profesi, konsep masih terbolak-balik. |
| Skor 1 (Perlu Bimbingan) | Peserta didik hanya mampu menyebutkan 1 alur/profesi dan belum memahami konsep dasar pembuatan buku. |
Rubrik Penilaian Keterampilan (Produk Peta Pikiran / Mind Map)
| Kriteria Penilaian | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Kelengkapan Alur | Memuat 6 tahapan alur secara sistematis dan runtut. | Memuat 4-5 tahapan alur secara sistematis. | Memuat 2-3 tahapan alur namun kurang runtut. | Hanya memuat kurang dari 2 tahapan alur. |
| Kualifikasi Gambar Visual | Gambar visual sangat jelas, menarik, berwarna, dan sesuai topik. | Gambar visual jelas dan sesuai dengan topik. | Gambar visual kurang jelas atau kurang sesuai topik. | Tidak menyertakan gambar visual pendukung. |
| Kejelasan Informasi Teks | Teks penjelasan ringkas, padat, mudah dibaca, dan tanpa ejaan salah. | Teks penjelasan mudah dibaca, terdapat 1-2 kesalahan ejaan. | Teks sulit dibaca atau terlalu panjang tanpa poin jelas. | Teks tidak sesuai dengan tahapan alur. |
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan 1 (3 x 35 Menit)
Topik: Mengenal Profesi dan Peran dalam Pembuatan Buku
Kegiatan Awal (15 Menit)
- Guru menyapa peserta didik, memeriksa kerapian kelas, serta memimpin doa bersama.
- Guru melakukan presensi kehadiran peserta didik.
- Guru melakukan Apersepsi: Guru menunjukkan sebuah buku cerita fisik berwarna-warni dari perpustakaan SD Negeri 1 Wringin Anom dan menanyakan: "Siapa yang membuat buku hebat ini?".
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan pentingnya memahami alur pembuatan buku (Mindful Learning).
Kegiatan Inti (80 Menit)
- Sintaks 1: Orientasi dan Penyiapan
- Guru menayangkan tayangan gambar ilustrasi berukuran besar di Smart TV tentang ruangan kerja seorang penulis dan penyunting buku.
- Peserta didik diminta mengamati dengan teliti detail gambar tersebut.
- Sintaks 2: Demonstrasi / Pemodelan Guru
- Guru secara eksplisit mendemonstrasikan tahapan pertama hingga kedua: bagaimana ide cerita muncul, ditulis menjadi naskah draf, lalu diserahkan kepada editor.
- Guru menampilkan contoh naskah mentah yang dipenuhi coretan revisi berwarna merah oleh editor pada Smart TV, agar siswa visual memahami secara nyata arti proses "penyuntingan".
- Guru menguraikan fungsi editor dan ilustrator melalui bagan pembanding visual.
- Sintaks 3: Latihan Terbimbing
- Guru membagikan LKPD 1 kepada peserta didik.
- Peserta didik secara berpasangan dengan teman sebangku mencocokkan kartu gambar profesi (penulis, editor, ilustrator, layouter) dengan teks deskripsi tugasnya.
- Guru berkeliling kelas SD Negeri 1 Wringin Anom memberikan bantuan langsung bagi peserta didik yang masih bingung (Scaffolding).
- Sintaks 4: Umpan Balik dan Koreksi
- Guru bersama peserta didik mendiskusikan hasil pencocokan kartu di depan kelas menggunakan Smart TV interaktif.
- Guru memberikan koreksi langsung terhadap pemahaman siswa yang masih keliru mengenai perbedaan tugas editor dan penulis.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
- Guru dan peserta didik membuat kesimpulan bersama mengenai profesi penting dalam pembuatan buku.
- Guru memberikan penguatan atas usaha belajar peserta didik (Joyful Learning).
- Guru menyampaikan gambaran kegiatan untuk pertemuan berikutnya (proses pencetakan dan penyusunan mind map).
- Berdoa dan penutup kelas.
Pertemuan 2 (3 x 35 Menit)
Topik: Merinci Tahapan Alur Pembuatan Buku dari Ide Hingga Pembaca
Kegiatan Awal (15 Menit)
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan pengecekan kebersihan kelas.
- Guru mereview materi pertemuan sebelumnya dengan permainan visual singkat "Tebak Profesi Perbukuan" di Smart TV.
- Guru menyampaikan alokasi waktu dan target produk akhir pembelajaran hari ini (Peta Pikiran Alur Buku).
Kegiatan Inti (80 Menit)
- Sintaks 2: Demonstrasi / Pemodelan Guru lanjutan
- Guru menayangkan video animasi pendek tanpa suara tentang alur masuknya naskah ke mesin cetak hingga didistribusikan oleh truk ke toko buku.
- Guru memberikan narasi penjelasan (voice over) langsung secara jelas, menghubungkan tahap penulisan, penyuntingan, ilustrasi, layout, pencetakan, hingga distribusi.
- Guru mendemonstrasikan cara membuat peta pikiran (mind map) visual alur pembuatan buku di papan tulis dan Smart TV.
- Sintaks 5: Latihan Mandiri dan Transfer
- Peserta didik menerima lembar kerja gambar bertema "Perjalanan Sebuah Buku".
- Secara mandiri, peserta didik menyusun peta pikiran visual yang menggambarkan 6 tahapan alur pembuatan buku dari ide sampai pembaca.
- Peserta didik diberi kebebasan mewarnai dan menambahkan gambar visual pendukung sesuai gaya belajar mereka (Diferensiasi Produk).
- Guru memantau pelaksanaan tugas mandiri dan memastikan peserta didik fokus dan memahami instruksi secara mendalam.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
- Beberapa peserta didik mempresentasikan hasil peta pikiran alur buku di depan kelas secara singkat.
- Guru memberikan umpan balik positif dan apresiasi terhadap karya visual peserta didik.
- Guru bersama peserta didik melakukan refleksi pembelajaran.
- Doa bersama dan penutup pembelajaran.
PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM
Mindful Learning (Pembelajaran Bermakna dan Sadar)
Peserta didik secara aktif diajak mengamati naskah tulisan yang dipenuhi coretan revisi editor. Guru mengarahkan perhatian siswa pada detail bahwa membuat karya bagus membutuhkan perbaikan berulang kali, sehingga siswa sadar bahwa kesalahan dalam proses belajar adalah hal yang wajar dan penting.
Meaningful Learning (Pembelajaran Pembentukan Makna)
Peserta didik menghubungkan buku-buku pelajaran dan buku cerita yang ada di perpustakaan SD Negeri 1 Wringin Anom dengan kerja keras belasan orang di baliknya. Hal ini mengubah cara pandang siswa terhadap buku fisik dari sekadar benda menjadi sebuah karya bernilai tinggi yang harus dijaga.
Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)
Penggunaan tayangan visual menarik di Smart TV, aktivitas memadukan kartu berwujud visual, serta kebebasan menggambar dan mewarnai dalam pembuatan peta pikiran (mind map) memberikan pengalaman belajar yang ceria, bebas dari ketakutan akan kegagalan.
STRATEGI DIFERENSIASI
Diferensiasi Konten
- Bagi peserta didik yang belum memahami konsep dasar: Guru menyediakan kartu petunjuk visual bertuliskan urutan angka dan ikon visual pemandu di tiap tahapan alur.
- Bagi peserta didik yang sudah lebih siap: Guru memberikan teks pengayaan berisi detail teknis pekerjaan seorang layouter dan penyunting bahasa.
Diferensiasi Proses
- Kelompok Visual Rendah/Butuh Bimbingan: Diberikan bimbingan langsung (Direct Modeling) oleh guru menggunakan contoh tiruan miniatur buku mentah dan bantuan bagan alur berfokus tinggi.
- Kelompok Visual Mandiri: Melakukan analisis alur kerja secara mandiri berdasarkan skema diagram kompleks yang ditampilkan di Smart TV.
Diferensiasi Produk
- Peserta didik diberikan kebebasan menyajikan peta pikiran: dapat dominan teks singkat berdampingan dengan gambar alur, atau bagan visual berwarna-warni yang disertai simbol alur panah bergambar.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI
| Media Teknologi | Bentuk Pemanfaatan dalam Pembelajaran |
|---|---|
| Smart TV | Menayangkan slide infografis visual berdefinisi tinggi, video animasi proses percetakan buku, serta demonstrasi pembuatan mind map secara langsung. |
| Laptop Guru | Mengelola aplikasi tayangan presentasi interaktif dan memutar video edukasi perbukuan nasional. |
| Internet Dedicated | Mengakses sumber gambar nyata dari industri percetakan Balai Pustaka / Penerbitan Nasional untuk diperlihatkan kepada siswa. |
MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
Media Pembelajaran
- Display Smart TV dan Laptop.
- Infografis Berwarna "6 Langkah Buku Diciptakan".
- Kartu Bergambar Profesi Perbukuan (Penulis, Editor, Ilustrator, Layouter, Pencetak, Toko Buku).
- Contoh Naskah Asli (Draf mentah) dan Buku Jadi dari Perpustakaan Sekolah.
- Lembar Kertas Gambar A4 dan Alat Mewarnai.
Sumber Belajar
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Buku Panduan Guru dan Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas V: Bergerak Bersama. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
- Panduan Ekosistem Perbukuan Nasional dari Badan Bahasa dan Pusat Perbukuan.
- Lingkungan sekitar SD Negeri 1 Wringin Anom (Koleksi Perpustakaan Sekolah).
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD 1 - Pertemuan 1)
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Peserta Didik | ....................................................................... |
| Kelas / No. Absen | V (Lima) / ........................................................... |
| Tanggal Pelaksanaan | ....................................................................... |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Topik / Materi | Mengenal Profesi dalam Pembuatan Buku |
Petunjuk Kerja LKPD 1
- Amati gambar profesi pada kolom sebelah kiri dengan cermat.
- Tariklah garis lurus untuk menghubungkan gambar profesi tersebut dengan deskripsi tugasnya yang tepat pada kolom sebelah kanan!
| Gambar Profesi (Deskripsi Visual) | Pasangan Garis | Deskripsi Tugas dan Peran |
|---|---|---|
| [ Gambar 1: Orang mengetik komputer ] | O ----------- O | A. Mengoreksi ejaan, kalimat, dan merapikan isi cerita naskah. |
| [ Gambar 2: Orang mencoret naskah dengan pena ] | O ----------- O | B. Menjual dan menyalurkan buku kepada pembaca di toko atau perpustakaan. |
| [ Gambar 3: Orang menggambar lukisan karakter ] | O ----------- O | C. Menciptakan ide cerita dan menuliskan naskah awal buku. |
| [ Gambar 4: Mesin besar mencetak kertas ] | O ----------- O | D. Membuat gambar ilustrasi menarik sesuai dengan cerita buku. |
| [ Gambar 5: Toko dan rak buku ] | O ----------- O | E. Mencetak naskah digital menjadi ribuan buku kertas. |
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD 2 - Pertemuan 2)
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Peserta Didik | ....................................................................... |
| Kelas / No. Absen | V (Lima) / ........................................................... |
| Tanggal Pelaksanaan | ....................................................................... |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Topik / Materi | Menyusun Peta Pikiran Alur Pembuatan Buku |
Petunjuk Kerja LKPD 2
Buatlah Peta Pikiran (Mind Map) visual alur pembuatan buku pada kotak di bawah ini! Pastikan memuat 6 tahapan penting:
- Ide & Penulisan Naskah
- Penyuntingan oleh Editor
- Pembuatan Ilustrasi & Layout
- Pemeriksaan Akhir
- Percetakan
- Distribusi ke Pembaca
Gunakan warna, gambar penjelas, dan panah alur agar peta pikiranmu terlihat rapi dan menarik!
`
================================================================================
| [ KOTAK AREA PEMBUATAN PETA PIKIRAN VISUAL ] |
|---|
================================================================================
`
REMEDIAL
Program remedial ditujukan bagi peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), terutama yang masih belum memahami konsep dasar urutan alur pembuatan buku.
Kegiatan Remedial
- Guru memberikan bimbingan ulang secara individual (One-on-One Direct Coaching).
- Guru menggunakan media kartu bergambar berukuran besar yang sudah diberi nomor urut 1 sampai 6 untuk melatih visualisasi siswa secara langsung.
- Peserta didik mengerjakan ulang tugas menyusun urutan alur pembuatan buku dengan pendampingan.
Lembar Tugas Remedial
| No | Gambar Tahapan | Tugas Peserta Didik | Status Ketercapaian |
|---|---|---|---|
| 1 | Gambar Penulis | Tuliskan nama profesi dan 1 tugas utamanya secara ringkas. | Belum / Sudah Tuntas |
| 2 | Gambar Editor | Tuliskan nama profesi dan 1 tugas utamanya secara ringkas. | Belum / Sudah Tuntas |
| 3 | Gambar Mesin Cetak | Tuliskan apa yang terjadi pada tahap ini secara ringkas. | Belum / Sudah Tuntas |
PENGAYAAN
Program pengayaan ditujukan bagi peserta didik yang telah mencapai KKTP dengan kriteria Sangat Baik untuk memperdalam pemahaman literasi perbukuan mereka.
Kegiatan Pengayaan
- Peserta didik diminta melakukan wawancara singkat dengan petugas perpustakaan SD Negeri 1 Wringin Anom mengenai bagaimana buku-buku baru ditata, dicatat, dan dirawat.
- Peserta didik membuat ulasan singkat (book review) mengenai salah satu buku favorit mereka, meliputi: Judul, Penulis, Editor (jika ada), Ilustrator, dan Penerbitnya.
Lembar Tugas Pengayaan
| No | Unsur Analisis Buku Pengayaan | Hasil Pengamatan Peserta Didik |
|---|---|---|
| 1 | Judul Buku Cerita yang Dipilih | ....................................................................... |
| 2 | Nama Penulis / Pengarang | ....................................................................... |
| 3 | Nama Ilustrator / Pelukis Gambar | ....................................................................... |
| 4 | Nama Penerbit & Tahun Terbit | ....................................................................... |
| 5 | Pendapatmu tentang Kualitas Gambar dan Cerita | ....................................................................... |
REFLEKSI GURU
| No | Pertanyaan Refleksi Guru | Catatan Hasil Refleksi Guru |
|---|---|---|
| 1 | Apakah penggunaan model Direct Instruction dengan media visual Smart TV berhasil membantu siswa yang belum memahami konsep dasar? | Guru mencatat bahwa tayangan naskah mentah bercoret merah sangat efektif membantu siswa visual memahami fungsi penyuntingan secara cepat. |
| 2 | Apakah seluruh peserta didik aktif terlibat selama pembelajaran berlangsung (Mindful dan Joyful)? | Sebagian besar siswa sangat antusias saat mencocokkan kartu profesi dan mewarnai peta pikiran alur buku. |
| 3 | Kendala apa yang dihadapi selama proses pembelajaran di kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom? | Beberapa siswa membutuhkan waktu lebih lama saat menggambar peta pikiran secara mandiri pada pertemuan kedua. |
| 4 | Langkah perbaikan apa yang akan dilakukan pada pertemuan atau materi selanjutnya? | Menyediakan templat garis bentuk dasar peta pikiran bagi siswa yang keterampilannya menggambar visualnya masih terbatas. |
REFLEKSI PESERTA DIDIK
| No | Pertanyaan Refleksi Peserta Didik | Ya | Tidak |
|---|---|---|---|
| 1 | Apakah aku sudah tahu siapa saja orang yang bekerja dalam membuat sebuah buku? | Ya | Tidak |
| 2 | Apakah aku dapat menyebutkan urutan alur pembuatan buku dari ide sampai dicetak? | Ya | Tidak |
| 3 | Apakah penjelasan visual yang ditayangkan Guru di Smart TV membantuku memahami materi? | Ya | Tidak |
| 4 | Apakah aku merasa senang saat membuat peta pikiran alur buku hari ini? | Ya | Tidak |
BAHAN BACAAN
Bahan Bacaan Guru
- Memahami Ekosistem Perbukuan: Industri perbukuan di Indonesia merupakan rangkaian proses sistematis yang melibatkan berbagai profesi kreatif dan teknis. Proses pembuatan buku dimulai dari ide penulis yang dituangkan dalam bentuk draft naskah. Naskah tersebut kemudian melewati tahap akuisisi penerbit dan masuk ke meja editor. Editor bertanggung jawab atas substansi, bahasa, dan keterbacaan. Selanjutnya, perancangan visual ditangani oleh ilustrator dan penata letak (layouter) hingga naskah siap cetak (ready-to-print). Setelah melewati tahap percetakan skala industri, buku fisik disalurkan melalui sistem distribusi nasional menuju toko buku, perpustakaan, dan tangan pembaca.
- Strategi Pembelajaran Visual: Peserta didik pada tahap operasional konkret menuju abstrak yang memiliki gaya belajar visual memerlukan pemodelan eksplisit (explicit instruction). Penggunaan media Smart TV untuk menampilkan bukti otentik draf naskah dan animasi produksi terbukti menaikkan pemahaman konsep dasar perbukuan secara signifikan.
Bahan Bacaan Peserta Didik
Tahukah kamu bagaimana sebuah buku cerita yang kamu baca bisa sampai ke perpustakaan sekolah kita? Perjalanannya sangat panjang dan seru!
Pertama, seorang Penulis menemukan ide cerita hebat lalu menuliskannya di komputer. Setelah selesai, tulisan itu belum jadi buku, lho! Tulisan itu dibaca dulu oleh seorang Editor. Editor bertugas memeriksa ejaan yang salah dan merapikan bahasanya.
Selanjutnya, Ilustrator membuat gambar-gambar indah agar bukunya makin seru dibaca, dan Layouter mengatur tata letak tulisan dan gambar tersebut. Kalau sudah rapi, file buku dikirim ke pabrik Percetakan untuk dicetak memakai mesin besar beribu-ribu lembar! Setelah dijilid rapi, buku tersebut diantar oleh kendaraan distribusi ke toko buku atau perpustakaan SD Negeri 1 Wringin Anom tercinta agar bisa kamu baca.
GLOSARIUM
- Alur: Urutan tahapan atau jalan proses dari awal hingga akhir.
- Draf: Rancangan atau konsep tulisan awal yang belum disunting atau disempurnakan.
- Editor (Penyunting): Orang yang bertugas mengoreksi, merapikan, dan menyempurnakan tulisan atau naskah sebelum dicetak.
- Ilustrator: Seniman yang membuat gambar, lukisan, atau visual penjelas untuk mendampingi teks dalam buku.
- Layouter (Penata Letak): Orang yang mengatur tata letak posisi teks, gambar, dan nomor halaman agar rapi dan enak dipandang.
- Percetakan: Industri atau pabrik tempat mencetak tulisan dan gambar ke media kertas dalam jumlah banyak.
- Distributor: Pihak atau agen yang bertugas menyalurkan dan mendistribusikan barang (buku) dari produsen ke penjual atau pembaca.
- Proofreading: Proses pembacaan ulang tahap akhir untuk memastikan tidak ada lagi kesalahan ketik sekecil apa pun sebelum cetak massal.
DAFTAR PUSTAKA
- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2018). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) V. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
- Pusat Kurikulum dan Perbukuan. (2021). Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas V Bergerak Bersama. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
- Pusat Kurikulum dan Perbukuan. (2021). Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas V Bergerak Bersama. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
- Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
LAMPIRAN
Lembar Observasi Penilaian Sikap dan Keterampilan Peserta Didik
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor (1-4 dengan keterangan tiap skor) | Skor |
|---|---|---|---|
| 1 | Bernalar Kritis (Identifikasi Peran Profesi) | Skor 4: Sangat mampu menganalisis dan membedakan seluruh peran profesi perbukuan secara tepat tanpa ragu. Skor 3: Mampu membedakan sebagian besar peran profesi perbukuan dengan sedikit bantuan. Skor 2: Kurang mampu membedakan peran profesi, sering tertukar antara editor dan penulis. Skor 1: Tidak mampu mengidentifikasi peran profesi pembuatan buku sama sekali. | 4 |
| 2 | Kemampuan Visual (Pembuatan Mind Map) | Skor 4: Peta pikiran sangat rapi, urutan alur 1-6 sangat lengkap, warna dan gambar penjelas sangat sesuai. Skor 3: Peta pikiran rapi, memuat 4-5 alur, gambar penjelas sesuai. Skor 2: Peta pikiran kurang rapi, alur tidak runtut (hanya 2-3 alur), gambar sedikit. Skor 1: Peta pikiran tidak selesai, tidak menunjukkan alur proses pembuatan buku. | 4 |
| 3 | Keaktifan & Ketelitian (Mindful Learning) | Skor 4: Sangat fokus menyimak demonstrasi guru di Smart TV, teliti mengerjakan LKPD tanpa ada poin terlewat. Skor 3: Fokus menyimak penjelasan, mengerjakan LKPD dengan teliti dan ada 1 kesalahan kecil. Skor 2: Kurang fokus menyimak demonstrasi, mengerjakan LKPD tergesa-gesa sehingga banyak salah. Skor 1: Pasif, tidak menyimak tayangan, dan tidak menyelesaikan lembar kerja. | 4 |
| 4 | Kemandirian (Tugas Latihan Mandiri) | Skor 4: Menyelesaikan seluruh tahapan tugas alur buku secara mandiri tanpa meminta bantuan berlebih. Skor 3: Menyelesaikan tugas mandiri dengan sesekali bertanya konfirmasi kepada guru. Skor 2: Menyelesaikan tugas mandiri hanya jika didampingi terus oleh guru. Skor 1: Tidak mampu menyelesaikan tugas secara mandiri meskipun telah didampingi. | 4 |