IDENTITAS MODUL
| Satuan Pendidikan | : | SD Negeri 1 Wringin Anom |
| Nama Guru | : | Didik Sadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | : | Bahasa Indonesia |
| Kelas / Fase | : | Kelas V / C |
| Semester / Tahun Ajaran | : | Ganjil / 2026/2027 |
| Materi / Topik | : | Manfaat Membaca Buku dan Ekosistem Perbukuan (Penulis, Penerbit, dan Pembaca) |
| Alokasi Waktu | : | 6 x 35 menit (2 Pertemuan @ 3 x 35 menit) |
| Karakteristik Peserta Didik | : | Gaya belajar dominan visual; belum memahami konsep dasar ekosistem buku dan peran elemen di dalamnya |
| Model Pembelajaran | : | Inquiry Learning (Pembelajaran Berbasis Penyelidikan) |
| Pendekatan Pembelajaran | : | Pembelajaran Mendalam (Deep Learning: Mindful, Meaningful, Joyful Learning) |
| Diferensiasi & Kearifan Lokal | : | Diferensiasi sumber bacaan literasi (infografis visual, buku fisik, cerita digital); Pengangkatan kearifan lokal minat baca masyarakat Wringin Anom |
ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN
Profil Peserta Didik
Berdasarkan hasil asesmen diagnostik non-kognitif dan kognitif awal, mayoritas peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom menunjukkan gaya belajar visual yang kuat. Mereka lebih mudah menyerap informasi melalui gambar, tayangan video, infografis, dan ilustrasi berwarna. Namun, secara kognitif awal, peserta didik masih berada pada tingkat pemahaman dasar (berada di tingkat belum memahami konsep). Sebagian besar belum mengetahui bagaimana sebuah buku diproduksi, siapa saja aktor di balik layar perbukuan (penulis, editor, ilustrator, penerbit), serta bagaimana kegiatan membaca berpengaruh terhadap fungsi otak dan pengembangan diri secara mendalam.
Konteks Lingkungan Lokal
Masyarakat Wringin Anom memiliki budaya tutur dan beberapa sudut baca desa yang mulai berkembang. Pembelajaran ini mengintegrasikan pengamatan terhadap kebiasaan membaca masyarakat setempat untuk menumbuhkan rasa kebanggaan lokal serta kesadaran pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengidentifikasi manfaat literasi bagi pengembangan diri melalui teks informasi, serta memahami fungsi dan hubungan antarperan dalam ekosistem perbukuan (penulis, ilustrator, editor, penerbit, dan pembaca) guna menumbuhkan kegemaran membaca dan pemikiran kritis.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Pertemuan 1: Manfaat Membaca Buku Bagi Pengembangan Diri
- Melalui pengamatan tayangan visual interaktif pada Smart TV, peserta didik dapat menemukan setidaknya 4 manfaat utama membaca buku bagi otak dan pengembangan diri dengan tepat.
- Melalui kegiatan penyelidikan mandiri, peserta didik dapat mengaitkan manfaat literasi dengan pengalaman kehidupan sehari-hari di lingkungan Wringin Anom secara logis dan kritis.
Pertemuan 2: Peran Penulis, Penerbit, dan Pembaca dalam Ekosistem Perbukuan
- Melalui eksplorasi materi visual dan penelusuran struktur anatomi buku, peserta didik dapat menjelaskan peran penulis, editor, ilustrator, penerbit, dan pembaca dalam proses terciptanya sebuah buku secara runtut.
- Melalui diskusi kelompok berbasis Inquiry Learning, peserta didik dapat menganalisis alur kerja ekosistem perbukuan serta menyajikan hasil bagan alur hubungan antarperan dengan kreatif dan percaya diri.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Membaca bukan sekadar melafalkan kata-kata, melainkan sebuah proses yang mengubah dan memperluas kapasitas berpikir manusia. Sebuah buku yang ada di tangan kita merupakan hasil karya kolaboratif berbagai pihak mulai dari penulis yang membawa ide, penerbit yang mengolah karya, hingga pembaca yang menghidupkan makna buku tersebut dalam kehidupan nyata.
PERTANYAAN PEMANTIK
- Mengapa ada orang yang bisa cerdas dan memiliki banyak ide hanya dengan duduk diam membaca buku?
- Pernahkah kalian berpikir, dari mana asal sebuah buku sebelum sampai di perpustakaan sekolah kita di Wringin Anom?
- Siapa saja orang-orang hebat di balik terbuatnya sebuah buku cerita bermutu yang sering kalian baca?
- Apa yang akan terjadi pada dunia jika tidak ada lagi orang yang mau menjadi penulis atau penerbit?
PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN
Profil Pelajar Pancasila
- Bernalar Kritis: Mengolah informasi, menganalisis alur pembuatan buku, serta merefleksikan manfaat membaca.
- Mandiri: Bertanggung jawab atas tugas pengamatan dan penyusunan hasil penyelidikan secara individu.
- Gotong Royong: Berkolaborasi dalam kelompok untuk memecahkan masalah inquiry terkait alur perbukuan.
Kompetensi Abad 21 (4C)
- Critical Thinking: Menganalisis keterkaitan antarperan dalam ekosistem perbukuan.
- Collaboration: Bekerja sama menyusun bagan proses pembuatan buku.
- Communication: Mempresentasikan hasil penyelidikan kelompok di depan kelas.
- Creativity: Menyajikan hasil inquiry dalam bentuk infografis atau peta konsep visual yang menarik.
MATERI PEMBELAJARAN
Manfaat Membaca Buku bagi Pengembangan Diri
- Melatih Otak dan Daya Ingat: Membaca seperti berolahraga bagi otak, menjaga saraf otak tetap aktif.
- Menambah Kosakata dan Pengetahuan: Memperluas pemahaman bahasa dan informasi global.
- Meningkatkan Empati dan Imajinasi: Memahami perasaan tokoh cerita dan melatih kreativitas berpikir.
- Melatih Fokus dan Konsentrasi: Membiasakan diri untuk tekun memperhatikan detail.
Ekosistem Perbukuan dan Peran di Dalamnya
- Penulis: Sosok yang menciptakan gagasan, naskah, atau cerita awal.
- Ilustrator: Sosok yang membuat gambar/visual pendukung cerita agar lebih menarik (sangat relevan bagi pemelajar visual).
- Editor: Sosok yang memeriksa, mengoreksi, dan merapikan tulisan penulis agar mudah dipahami.
- Penerbit: Lembaga/perusahaan yang mengurus hak cipta, merancang cetakan, dan memproduksi buku secara massal.
- Percetakan: Pihak yang mencetak naskah menjadi fisik buku menggunakan mesin.
- Toko Buku/Perpustakaan: Pihak yang menyalurkan buku kepada masyarakat.
- Pembaca: Pihak yang menikmati, mengambil manfaat, dan menghidupkan ide dari buku tersebut.
MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran
Inquiry Learning (Pembelajaran Berbasis Penyelidikan) dengan tahapan:
- Orientasi Masalah
- Merumuskan Hipotesis/Pertanyaan Penyelidikan
- Mengumpulkan Data (Pengamatan Visual & Literasi Digital)
- Menganalisis Data
- Merumuskan Kesimpulan & Mengomunikasikan
Pendekatan Pembelajaran
Deep Learning (Pembelajaran Mendalam):
- Mindful Learning: Mengajak peserta didik sadar penuh saat mengamati materi visual dan memahami proses belajar yang sedang dijalani.
- Meaningful Learning: Mengaitkan materi perbukuan dengan keberadaan buku-buku di sekolah dan minat baca warga Wringin Anom.
- Joyful Learning: Pembelajaran yang menyenangkan melalui media digital interaktif, Smart TV, dan aktivitas penjelajahan kelompok.
ASESMEN
Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)
- Asesmen Non-Kognitif: Kuesioner gaya belajar visual dan pemetaan minat baca peserta didik.
- Asesmen Kognitif Awal: Tes lisan singkat mengenai siapa yang membuat buku dan apa manfaat membaca.
Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran)
- Observasi sikap spiritual dan sosial (Profil Pelajar Pancasila) selama diskusi.
- Penilaian kinerja proses inquiry pada LKPD 1 dan LKPD 2.
- Cek pemahaman berkala melalui pertanyaan lisan di pertengahan kegiatan.
Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)
- Tes Tertulis berbentuk pilihan ganda kompleks dan uraian kontekstual pada akhir Pertemuan 2.
- Penilaian Produk: Bagan Visual Alur Perbukuan (Tugas Kelompok).
RUBRIK PENILAIAN
Rubrik Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila)
| No | Aspek yang Dinilai | Skor 1 (Perlu Bimbingan) | Skor 2 (Cukup) | Skor 3 (Baik) | Skor 4 (Sangat Baik) |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Bernalar Kritis | Belum mampu mengidentifikasi informasi dari tayangan visual tanpa bantuan penuh guru. | Mampu mengidentifikasi sebagian kecil informasi dengan sedikit bantuan. | Mampu mengidentifikasi dan menganalisis informasi visual dengan mandiri. | Sangat kritis dalam menganalisis informasi visual dan mampu memberikan ide/tanggapan mendalam. |
| 2 | Gotong Royong | Pasif dalam kerja kelompok dan tidak mau berbagi tugas. | Mau terlibat dalam kelompok hanya jika diperintah oleh teman/guru. | Aktif bekerja sama dan menjalankan peran kelompok dengan baik. | Sangat aktif, memimpin kolaborasi, dan membantu anggota kelompok lain yang mengalami kesulitan. |
| 3 | Mandiri | Mudah menyerah dan bergantung sepenuhnya pada orang lain saat mengerjakan tugas. | Mengerjakan tugas mandiri dengan sering meminta petunjuk guru. | Mengerjakan tugas mandiri dengan tekun hingga selesai tepat waktu. | Sangat mandiri, menunjukkan inisiatif tinggi, dan menyelesaikan tugas secara rapi dan sistematis. |
Rubrik Penilaian Keterampilan (Bagan Alur Ekosistem Perbukuan)
| No | Aspek yang Dinilai | Skor 1 (Perlu Bimbingan) | Skor 2 (Cukup) | Skor 3 (Baik) | Skor 4 (Sangat Baik) |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Kelengkapan Peran Ekosistem | Mengidentifikasi kurang dari 2 peran dalam ekosistem perbukuan. | Mengidentifikasi 3 peran dalam ekosistem perbukuan secara tepat. | Mengidentifikasi 4-5 peran dalam ekosistem perbukuan dengan tepat. | Mengidentifikasi seluruh 6-7 peran dalam ekosistem perbukuan secara lengkap dan akurat. |
| 2 | Kejelasan Alur dan Keterkaitan | Alur antarperan acak-acakan dan tidak menunjukkan hubungan proses. | Alur antarperan sebagian besar membingungkan. | Alur antarperan jelas dan menunjukkan hubungan logis. | Alur antarperan sangat sistematis, terstruktur, dan menggambarkan alur industri buku secara utuh. |
| 3 | Estetika Visual (Gaya Visual) | Tampilan bagan tidak rapi, tanpa warna, dan sulit dibaca. | Tampilan bagan kurang rapi meski ada unsur visual sederhana. | Tampilan bagan rapi, menarik, dan memanfaatkan elemen warna/gambar dengan baik. | Tampilan bagan sangat kreatif, memikat secara visual, rapi, dan komunikatif. |
Rubrik Penilaian Pengetahuan (LKPD & Evaluasi Written)
| No | Aspek yang Dinilai | Skor 1 (Perlu Bimbingan) | Skor 2 (Cukup) | Skor 3 (Baik) | Skor 4 (Sangat Baik) |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Pemahaman Manfaat Membaca | Menjelaskan 1 manfaat membaca dengan penjelasan yang kurang tepat. | Menjelaskan 2 manfaat membaca dengan penjelasan singkat. | Menjelaskan 3 manfaat membaca dengan penjelasan yang jelas dan relevan. | Menjelaskan 4 atau lebih manfaat membaca disertai contoh konkrit bagi pengembangan diri. |
| 2 | Pemahaman Tugas Penulis & Penerbit | Tidak dapat membedakan tugas antara penulis dan penerbit. | Mampu membedakan penulis dan penerbit namun pemahaman peran masih tertukar pada aspek detail. | Mampu membedakan tugas penulis, editor, dan penerbit secara tepat. | Mampu menganalisis pentingnya keterkaitan fungsi penulis, penerbit, dan pembaca secara mendalam. |
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
PERTEMUAN 1 (3 x 35 menit): Manfaat Membaca Buku Bagi Pengembangan Diri
Kegiatan Awal (15 Menit)
- Pembiasaan dan Orientasi: Guru membuka pelajaran dengan salam hangat, mengondisikan kelas agar rapi, dan memimpin doa bersama (Mindful Learning).
- Apersepsi Visual: Guru menayangkan sebuah klip video animasi singkat tentang perjalanan sebuah ide menjadi tindakan hebat berkat membaca buku melalui Smart TV.
- Pertanyaan Pemantik: Guru mengajukan pertanyaan: "Siapa di sini yang rajin membaca cerita? Apa yang kalian rasakan pada pikiran kalian setelah selesai membaca?"
- Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktivitas penyelidikan yang akan dilakukan hari ini.
Kegiatan Inti (80 Menit)
- Tahap 1: Orientasi Masalah (Inquiry)
- Guru memperlihatkan dua poster di Smart TV: Poster A (Anak yang gemar membaca dengan imajinasi luas) dan Poster B (Anak yang malas membaca dan kesulitan menemukan kata-kata saat berbicara).
- Peserta didik diminta mengamati secara rinci perbedaan kondisi kedua anak dalam poster (Visual Learning).
- Tahap 2: Merumuskan Hipotesis
- Guru memandu peserta didik merumuskan pertanyaan penyelidikan: "Mengapa membaca buku bisa membuat seseorang menjadi lebih kreatif, fokus, dan memiliki banyak pengetahuan?"
- Tahap 3: Pengumpulan Data melalui Eksplorasi Visual & Digital (Mindful & Meaningful Learning)
- Guru membagikan lembar pengamatan dan mengarahkan peserta didik menyimak infografis interaktif "Superpower dari Membaca Buku" yang ditampilkan pada Smart TV.
- Peserta didik mengakses sumber bacaan bergambar (diferensiasi konten berdasarkan tingkat pemahaman visual) untuk mengumpulkan fakta manfaat membaca.
- Guru mengajak peserta didik menghubungkan manfaat membaca dengan fakta minat baca di SD Negeri 1 Wringin Anom dan lingkungan sekitar.
- Tahap 4: Analisis Data dan Diskusi Kelompok
- Dalam kelompok kecil (4-5 siswa), peserta didik memilah dan mengelompokkan data manfaat membaca ke dalam 4 kategori: Otak/Pikiran, Bahasa/Kosakata, Emosi/Empati, dan Masa Depan.
- Tahap 5: Merumuskan Kesimpulan dan Menyajikan (Joyful Learning)
- Setiap kelompok membuat "Pohon Manfaat Membaca" bergambar pada kertas karton yang disediakan.
- Perwakilan kelompok mempresentasikan pohon manfaat mereka di depan kelas. Kelompok lain memberikan apresiasi dan tanggapan.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
- Refleksi Terbimbing: Guru memandu peserta didik menyimpulkan poin-poin penting dari pembelajaran.
- Umpan Balik: Guru memberikan pujian atas usaha dan ketelitian peserta didik dalam penyelidikan.
- Tindak Lanjut: Guru memberikan tugas amatan sederhana di rumah: "Carilah 1 buku cerita di rumah atau perpustakaan, lalu catat judul dan nama penulis yang tertera pada sampulnya!"
PERTEMUAN 2 (3 x 35 menit): Peran Penulis, Penerbit, dan Pembaca dalam Ekosistem Perbukuan
Kegiatan Awal (15 Menit)
- Pengondisian Suasana Kelas: Guru menyapa peserta didik, memeriksa kehadiran, dan melakukan aktivitas pernapasan sejenak untuk memfokuskan perhatian (Mindful Learning).
- Apersepsi & Review: Guru menanyakan hasil tugas amatan rumah. "Siapa nama penulis buku yang kalian temukan di rumah? Lalu, apakah penulis itu mencetak bukunya sendiri?"
- Menyampaikan skenario pembelajaran Inquiry hari ini tentang perjalanan rahasia buku sampai ke tangan pembaca.
Kegiatan Inti (80 Menit)
- Tahap 1: Orientasi Masalah (Inquiry)
- Guru membawa 3 buah buku fisik (Buku Cerita Bergambar, Buku Pelajaran, Buku Novel) dan membongkar pemahaman peserta didik tentang anatomi buku (Sampul, Halaman Hak Cipta, Isi).
- Guru mengajukan masalah: "Bagaimana naskah berupa ketikan ketikan di laptop penulis bisa berubah menjadi buku bagus yang tercetak ribuan eksemplar di perpustakaan kita?"
- Tahap 2: Pengumpulan Data & Penyelidikan Berbasis Media Smart TV
- Guru menayangkan video dokumenter singkat berdurasi 5 menit tentang "Dapur Pembuatan Buku: Dari Penulis Hingga Penerbit".
- Peserta didik mengamati secara visual peran masing-masing aktor: Penulis, Ilustrator, Editor, Penerbit, Percetakan, Toko Buku/Perpustakaan, dan Pembaca.
- Tahap 3: Pengolahan Data & Pembuatan Bagan Alur (Diferensiasi Proses & Produk)
- Peserta didik bekerja dalam kelompok terdistribusi.
- Tugas Kelompok: Menyusun "Bagan Alur Perjalanan Buku" mengurutkan kartu peran (Penulis -> Editor -> Ilustrator -> Penerbit -> Percetakan -> Pembaca) disertai penjelasan visual singkat.
- Bagi kelompok yang belum memahami konsep dasar, guru memberikan scaffolding berupa diagram alur berpetunjuk gambar visual (Diferensiasi).
- Tahap 4: Verifikasi & Diskusi Mendalam (Meaningful & Joyful Learning)
- Peserta didik menguji kebenaran urutan alur perbukuan yang telah disusun melalui simulasi "Panggung Ekosistem Perbukuan". Setiap anggota kelompok berperan sebagai Penulis, Editor, Penerbit, dll., dan memperagakan tugas masing-masing secara bergantian.
- Tahap 5: Generalisasi dan Komunikasi
- Setiap kelompok memajang hasil karya bagan alur di dinding kelas (Galeri Belajar).
- Menerapkan metode Gallery Walk: Setengah anggota kelompok menjaga stan bagan untuk menjelaskan, setengahnya lagi berkeliling menyimak karya kelompok lain.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
- Evaluasi Tertulis Ringkas: Peserta didik mengerjakan soal tes sumatif singkat berupa pilihan ganda kompleks dan uraian.
- Refleksi Pembelajaran: Guru meminta peserta didik mengekspresikan perasaannya selama mengikuti seluruh rangkaian proses inquiry.
- Penutupan: Doa bersama dan salam penutup.
PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM
Mindful Learning (Belajar Bermakna Kesadaran Penuh)
- Peserta didik diajak untuk mengamati buku secara fisik dan digital bukan sekadar benda mati, tetapi sebagai hasil pemikiran mendalam manusia.
- Latihan fokus diawali dengan mengamati detail visual ilustrasi sampul dan halaman hak cipta buku untuk menumbuhkan rasa hormat pada karya cipta.
Meaningful Learning (Belajar Relevan dan Bermakna)
- Menghubungkan peran penerbit dan penulis dengan keberadaan sudut baca di Wringin Anom. Peserta didik menyadari bahwa mereka pun bisa menjadi bagian dari ekosistem ini sebagai pembaca yang aktif atau bahkan menjadi penulis masa depan dari Wringin Anom.
Joyful Learning (Belajar Menyenangkan)
- Penggunaan simulasi peran (roleplay) ekosistem perbukuan dan metode pameran karya Gallery Walk memberikan ruang gerak aktif, interaksi sosial yang menyenangkan, dan mengikis kebosanan.
STRATEGI DIFERENSIASI
Diferensiasi Konten (Sumber Bacaan Literasi Visual)
- Kelompok Peserta Didik Belum Memahami Konsep Dasar: Diberikan bahan ajar berupa komik infografis visual warna-warni yang kaya gambar dan penjelasan singkat berbintang.
- Kelompok Peserta Didik Memahami Sebagian: Diberikan teks informasi sederhana yang dikombinasikan dengan diagram alur.
- Kelompok Peserta Didik Mahir: Diberikan artikel informasi kompleks mengenai tantangan dunia perbukuan digital dan proses penerbitan modern.
Diferensiasi Proses
- Kelompok visual-rendah mendapat bimbingan intensif dari guru (direct instruction dan pemanfaatan kartu bergambar konkret).
- Kelompok mandiri bergerak secara berpasangan melakukan inquiry mandiri menggunakan perangkat Smart TV atau laptop sekolah yang terhubung internet.
Diferensiasi Produk
- Peserta didik memproduksi bagan ekosistem perbukuan dalam bentuk pilihan: Poster Bergambar Manual, Peta Pikiran (Mind Map), atau Infografis Sederhana bagi yang berminat menggunakan media teknologi.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI
- Smart TV: Mengontrol dan menampilkan media pembelajaran visual beresolusi tinggi, video animasi perjalanan buku, serta tayangan infografis interaktif.
- Laptop & Internet: Digunakan guru untuk memutar materi multimedia dan diakses peserta didik secara terbatas untuk penelusuran fakta perbukuan.
- Platform Storyweaver / Let's Read: Menampilkan contoh-contoh buku digital berlisensi terbuka guna menunjukkan secara langsung nama penulis, editor, dan penerbit pada halaman digital.
MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
- Media Visual & Konkret:
- Koleksi buku cerita anak beragam ukuran dan genre (buku bergambar, buku teks, novel anak).
- Set Kartu Peran Ekosistem Perbukuan (Penulis, Editor, Ilustrator, Penerbit, Percetakan, Pembaca).
- Kertas karton manila, spidol warna, stiker indikator alur.
- Media Digital:
- Slide Presentasi Interaktif Canva Education.
- Video Animasi: "Proses Dapur Pembuatan Buku".
- Sumber Belajar Utama:
- Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas V Kurikulum Merdeka (Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi).
- Lingkungan sekitar: Data minat baca sudut baca SD Negeri 1 Wringin Anom.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 1: MENELUSURI SUPERPOWER MEMBACA BUKU
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Peserta Didik | ........................................................... |
| Kelas / No. Absen | V (Lima) / ....... |
| Tanggal Pelaksanaan | ........................................................... |
Petunjuk Kerja
- Amatilah tayangan infografis "Superpower Membaca" yang ditampilkan oleh guru pada Smart TV di depan kelas.
- Lakukan diskusi bersama teman kelompokmu untuk mengidentifikasi manfaat membaca bagi pengembangan diri!
- Isilah tabel analisis di bawah ini sesuai dengan hasil penyelidikan kelompokmu!
Tabel Penyelidikan Manfaat Membaca
| No | Manfaat Membaca Buku | Bagian Diri yang Berkemban (Otak / Bahasa / Perasaan / Masa Depan) | Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari di Wringin Anom |
|---|---|---|---|
| 1 | Menambah kosakata baru | Bahasa | Saya jadi bisa menyusun kalimat yang santun saat berbicara dengan guru dan teman. |
| 2 | ................................................... | ................................................... | ................................................... |
| 3 | ................................................... | ................................................... | ................................................... |
| 4 | ................................................... | ................................................... | ................................................... |
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 2: BAGAN EKOSISTEM PERBUKUAN
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Kelompok | Kelompok: ............................................... |
| Anggota Kelompok | 1. ........................................................ 2. ........................................................ 3. ........................................................ 4. ........................................................ |
| Kelas / Tanggal | V (Lima) / ............................................. |
Petunjuk Kerja
- Gunting dan tempelkan Kartu Peran yang telah disediakan guru ke dalam urutan alur pembuatan buku yang benar pada kotak bagan di bawah!
- Hubungkan antarpetak menggunakan garis panah!
- Tuliskan penjelasan ringkas mengenai tugas utama tiap peran tersebut pada bagian bawah kartu!
Format Bagan Kerja Ekosistem Buku
`
[ Aktor 1 ] ---> [ Aktor 2 ] ---> [ Aktor 3 ]
v v
[ Aktor 6 ] <--- [ Aktor 5 ] <--- [ Aktor 4 ]
`
Tabel Analisis Peran Ekosistem Perbukuan
| No | Peran Ekosistem | Tugas Utama dalam Pembuatan Buku | Apa yang Terjadi Jika Peran Ini Tidak Ada? |
|---|---|---|---|
| 1 | Penulis | Memuat ide, cerita, dan naskah awal. | Tidak ada cerita atau ilmu yang bisa dibaca. |
| 2 | Editor | ................................................... | ................................................... |
| 3 | Ilustrator | ................................................... | ................................................... |
| 4 | Penerbit | ................................................... | ................................................... |
| 5 | Percetakan | ................................................... | ................................................... |
| 6 | Pembaca | ................................................... | ................................................... |
REMEDIAL
Sasaran
Peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) pada tes evaluasi akhir (skor < 70).
Bentuk Kegiatan Remedial
- Bimbingan Perorangan melalui Penyelidikan Ulang: Guru mendampingi peserta didik menggunakan media buku bergambar fisik berukuran besar (big book).
- Guru membimbing peserta didik menandai secara langsung nama Penulis, Editor, dan Penerbit pada halaman depan buku tersebut.
- Peserta didik diminta melengkapi kembali LKPD sederhana yang hanya berfokus pada 3 peran utama (Penulis, Penerbit, Pembaca) dan 2 manfaat membaca mendasar.
PENGAYAAN
Sasaran
Peserta didik yang telah mencapai KKTP dengan sangat baik (skor >= 90).
Bentuk Kegiatan Pengayaan
- Proyek Mini "Menjadi Penulis dan Ilustrator Cilik Wringin Anom": Peserta didik diminta membuat satu naskah cerita pendek bergambar (3-5 halaman) mengenai kearifan lokal atau keindahan alam Wringin Anom.
- Peserta didik berperan ganda sebagai Penulis sekaligus Ilustrator, kemudian membubuhkan identitas penerbit buatan mereka sendiri di halaman sampul belakang.
REFLEKSI GURU
| No | Pertanyaan Refleksi | Hasil Evaluasi Guru | Rencana Tindak Lanjut |
|---|---|---|---|
| 1 | Apakah penggunaan tayangan visual di Smart TV berhasil meningkatkan pemahaman peserta didik yang belum memahami konsep dasar? | Sebagian besar peserta didik visual sangat antusias dan lebih cepat memahami alur materi dibanding hanya dengan penjelasan lisan. | Memperbanyak variasi infografis bergerak dan ilustrasi interaktif pada modul berikutnya. |
| 2 | Bagaimana keterlibatan peserta didik dalam diskusi kelompok saat melakukan inquiry alur perbukuan? | Peserta didik aktif berdiskusi, tetapi 2-3 siswa masih terlihat didominasi oleh teman kelompoknya yang lebih mahir. | Memperjelas pembagian peran individual di dalam kerja kelompok pada pertemuan mendatang. |
| 3 | Apakah alokasi waktu 6 x 35 menit sudah mencukupi untuk menyelesaikan seluruh tahapan inquiry dan pembuatan bagan? | Waktu mencukupi, namun pada tahap Gallery Walk di Pertemuan 2 sedikit terburu-buru. | Memperketat batasan waktu (timer) untuk setiap tahap penyusunan karya bagan kelompok. |
| 4 | Sejauh mana pendekatan pembelajaran mendalam (Deep Learning) terealisasi dalam kegiatan ini? | Peserta didik merasakan kebermaknaan saat mengaitkan buku cerita yang mereka baca dengan pembuat buku tersebut secara nyata. | Menjadwalkan kunjungan singkat atau sesi berbagi dengan penulis/pengelola sudut baca lokal jika memungkinkan. |
REFLEKSI PESERTA DIDIK
| No | Pertanyaan Refleksi | Jawaban dan Perasaan Saya |
|---|---|---|
| 1 | Bagian mana dari pelajaran hari ini yang paling kamu sukai? | .......................................................................................................... |
| 2 | Apakah kamu sekarang tahu siapa saja orang-orang hebat yang membuat buku ceritamu? Sebutkan salah satunya! | .......................................................................................................... |
| 3 | Setelah tahu manfaat membaca, berapa buku yang ingin kamu baca dalam minggu ini? | .......................................................................................................... |
| 4 | Kegiatan mana yang menurutmu paling sulit dilakukan? | .......................................................................................................... |
| 5 | Tuliskan satu kata yang menggambarkan perasaanmu setelah belajar hari ini! | .......................................................................................................... |
BAHAN BACAAN
Teks Bacaan untuk Peserta Didik
"Rahasia di Balik Sebuah Buku Cerita"
Pernahkah kalian memegang sebuah buku cerita bergambar yang indah? Sebelum buku itu sampai di mejamu, ada perjalanan panjang yang dilaluinya.
Semuanya bermula dari seorang Penulis. Penulis adalah orang yang memiliki gagasan, imajinasi, dan menuliskan kata-kata cerita. Namun, tulisan saja kadang belum cukup menarik. Oleh karena itu, seorang Ilustrator hadir untuk menggambar karakter-karakter lucu dan pemandangan indah agar cerita semakin hidup.
Setelah naskah dan gambar selesai, ada seorang Editor yang bertugas membaca kembali buku tersebut. Editor seperti 'dokter kata' yang memperbaiki ejaan yang salah agar cerita nyaman dibaca.
Setelah rapi, naskah diserahkan kepada Penerbit. Penerbit adalah pihak yang mengurus izin hak cipta, mengatur tata letak buku, lalu mengirimkan naskah ke mesin Percetakan modern untuk dicetak dalam jumlah ribuan.
Akhirnya, buku tersebut dijual di toko buku atau dikirim ke perpustakaan sekolah kita di SD Negeri 1 Wringin Anom. Di sanalah kamu, sebagai seorang Pembaca, menemukan buku tersebut. Membaca buku tersebut akan membuat otakmu semakin cerdas, menambah pengetahuan barumu, dan melatih daya konsentrasimu. Tanpa pembaca seperti kalian, karya penulis dan penerbit tidak akan ada artinya!
Teks Bacaan untuk Guru
Ekosistem perbukuan adalah suatu jaringan kerja kolaboratif yang melibatkan rantai nilai kreatif, produksi, distribusi, hingga konsumsi literasi. Berdasarkan UU No. 3 Tahun 2017 tentang Perbukuan, terdapat 7 pelaku utama perbukuan: Penulis, Penerjemah, Penyadur, Editor, Ilustrator, Desainer, dan Pencetak. Dalam pembelajaran Fase C Sekolah Dasar, pemahaman ekosistem ini disederhanakan menjadi 4 elemen utama dasar (Penulis, Editor/Ilustrator, Penerbit, dan Pembaca) untuk menguatkan pemikiran kritis (critical thinking) siswa tentang bagaimana sebuah karya diproduksi dan dikonsumsi. Melalui pendekatan visual dan Inquiry Learning, peserta didik diajak memahami bahwa kegiatan literasi tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan kontribusi sosial dan intelektual yang bernilai tinggi bagi peradaban.
GLOSARIUM
- Ekosistem Perbukuan: Jaringan hubungan saling bergantung antara pihak-pihak yang terlibat dalam penciptaan, penerbitan, penyebaran, dan pemanfaatan buku.
- Penulis: Orang yang menciptakan karya tulis berupa naskah fiksi maupun non-fiksi.
- Editor (Penyunting): Orang yang bertugas mengedit, mengoreksi, dan menyelaraskan isi serta bahasa naskah agar siap terbit.
- Ilustrator: Seniman visual yang menciptakan gambar, sketsa, atau dekorasi untuk memperjelas dan memperindah isi buku.
- Penerbit: Perusahaan atau lembaga yang memproses pengadaan naskah, penggandaan, serta penyebarluasan buku ke publik.
- Percetakan: Industri yang mencetak tulisan dan gambar dari bentuk digital menjadi bentuk cetak fisik pada media kertas.
- Literasi: Kemampuan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.
- Hak Cipta: Hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata.
DAFTAR PUSTAKA
- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2018). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) V. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
- Verawaty, & Zulqarnain. (2021). Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek.
- Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
- Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2017 tentang Perbukuan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
LAMPIRAN
LEMBAR OBSERVASI SIKAP PESERTA DIDIK (PROFIL PELAJAR PANCASILA)
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor (1-4) | Skor |
|---|---|---|---|
| 1 | Bernalar Kritis | Skor 1: Tidak mengajukan pertanyaan dan tidak mampu mengolah informasi visual. Skor 2: Mengajukan pertanyaan sederhana tetapi membutuhkan bantuan penuh guru untuk menganalisis. Skor 3: Mengajukan pertanyaan logis dan mampu mengidentifikasi informasi visual secara mandiri. Skor 4: Sangat kritis, mampu menganalisis secara mendalam, dan menghubungkan informasi visual dengan fakta lingkungan. | ..... |
| 2 | Gotong Royong | Skor 1: Pasif, tidak berkontribusi pada kelompok, dan mengganggu jalannya diskusi. Skor 2: Terlibat dalam kelompok hanya jika diminta secara langsung oleh teman kelompok. Skor 3: Aktif bekerja sama, berbagi peran, dan menyelesaikan tugas kelompok dengan baik. Skor 4: Proaktif memimpin kolaborasi, membantu teman yang kesulitan, dan menjaga keharmonisan kelompok. | ..... |
| 3 | Mandiri | Skor 1: Bergantung sepenuhnya pada bantuan guru/teman untuk menyelesaikan tugas paling sederhana. Skor 2: Mengerjakan tugas dengan pengawasan ketat dan petunjuk guru berulang kali. Skor 3: Mengerjakan dan menyelesaikan tugas mandiri tepat waktu tanpa arahan berulang. Skor 4: Menunjukkan inisiatif tinggi, menyelesaikan tugas lebih cepat dengan hasil yang rapi dan terstruktur. | ..... |
LEMBAR EVALUASI PENGETAHUAN (SOAL SUMATIF PROCESS & CONCEPT)
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor (1-4) | Skor |
|---|---|---|---|
| 1 | Pemahaman Manfaat Literasi | Skor 1: Jawaban salah atau tidak menjawab sama sekali. Skor 2: Menuliskan 1 manfaat membaca tanpa penjelasan logis. Skor 3: Menuliskan 2-3 manfaat membaca dengan penjelasan yang tepat. Skor 4: Menuliskan 4 manfaat membaca secara lengkap disertai contoh relevan bagi pengembangan diri. | ..... |
| 2 | Pemahaman Fungsi Aktor Ekosistem | Skor 1: Tidak mampu menentukan fungsi Penulis, Penerbit, maupun Pembaca. Skor 2: Hanya mampu menjelaskan fungsi Penulis namun membingungkan fungsi Penerbit. Skor 3: Mampu menjelaskan fungsi Penulis, Penerbit, dan Pembaca secara benar. Skor 4: Menjelaskan secara presisi fungsi seluruh aktor termasuk Editor dan Ilustrator serta keterkaitannya. | ..... |
| 3 | Analisis Alur Pembuatan Buku | Skor 1: Urutan alur pembuatan buku acak/salah secara keseluruhan. Skor 2: Urutan alur pembuatan buku benar kurang dari 50%. Skor 3: Urutan alur pembuatan buku benar lebih dari 80%. Skor 4: Urutan alur pembuatan buku 100% benar dan runtut dari Penulis hingga ke Pembaca. | ..... |
LEMBAR PENILAIAN UNJUK KERJA (PRESENTASI GALLERY WALK)
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor (1-4) | Skor |
|---|---|---|---|
| 1 | Kejelasan Penyampaian (Vokal & Bahasa) | Skor 1: Suara sangat pelan, tidak terdengar, dan menggunakan bahasa yang membingungkan. Skor 2: Suara cukup terdengar namun penyampaian terbata-bata. Skor 3: Penyampaian jelas, artikulasi baik, dan mudah dipahami penonton. Skor 4: Penyampaian sangat percaya diri, lantang, komunikatif, dan menguasai isi presentasi sepenuhnya. | ..... |
| 2 | Penguasaan Media Bagan Visual | Skor 1: Tidak menggunakan media bagan saat menjelaskan. Skor 2: Membaca keseluruhan tulisan yang ada pada bagan tanpa menjelaskan konteks. Skor 3: Menggunakan bagan visual sebagai acuan penjelasan secara runtut. Skor 4: Memanfaatkan bagan visual secara interaktif, mampu menunjukkan detail alur secara mahir. | ..... |
| 3 | Keharmoniskan dan Kerjasama Tim | Skor 1: Hanya 1 anggota yang dominan berbicara, anggota lain tidak peduli. Skor 2: Pembagian bicara kurang merata, ada anggota yang pasif. Skor 3: Pembagian bicara merata di antara seluruh anggota kelompok. Skor 4: Menunjukkan kerja sama tim yang luar biasa, saling melengkapi dan mendukung saat menjawab pertanyaan penonton. | ..... |